Cerita Sejenis:

Sudah 13 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
Titah menanggapi pada tanggal April 13th, 2007 jam 4:47 pm

Hallo Indah,

Turut prihatin atas sakit yang diderita ayahmu. Sungguh sedih ya ketika orangtua menderita kanker sedang biaya yang dimiliki untuk pengobatan pas-pasan. Memang kanker adalah penyakit yang mahal. Dari biaya pemeriksaan sampai pengobatan serba mahal, belum lagi pengobatannya memerlukan waktu yang lama dan menimbulkan efek samping yang membutuhkan perawatan khusus.

Lendir dan darah yang keluar dari dubur, lubang kolostomi maupun saluran kencing ayahmu adalah produk yang dibuat oleh sel-sel kanker, yang menunjukkan bahwa kondisinya memang cukup serius. Tentang pengobatan apa yang masih memungkinkan, dokter yang merawatnya pasti lebih tahu.

Indah jangan mengatakan bahwa kemoterapi yang dijalani ayah tidak ada hasilnya. Ukuran keberhasilan pengobatan kanker itu macam-macam lho. Yang paling bagus pastilah sel kankernya hilang sama sekali, tes darah menunjukkan tumor markernya tidak ada lagi, begitu juga hasil foto rontgent, kolonoskopi, dan sebangsanya.

Kalau hasil itu tidak dapat dicapai, ukuran “keberhasilan” berikutnya adalah jaringan kankernya mengecil, atau paling tidak bisa dilokalisir sehingga tidak bertambah besar atau menyebar ke mana-mana. Dengan demikian, diharapkan umurnya bisa diperpanjang.

Kalau ini pun tidak bisa dicapai, maka ukuran “keberhasilan” yang terakhir adalah kalau kualitas hidup penderita bisa dipertahankan atau bahkan ditingkatkan. Ukurannya bersifat subyektif, misalnya hilangnya rasa nyeri, penderita tidak stres, dapat beraktivitas senormal mungkin, dapat beribadah, dapat makan dan tidur dengan normal, dsb.

Menurut Prof. dr. Sunaryadi Tejawinata SpTHT (K), pada penderita stadium lanjut seperti ayahmu sebaiknya pengobatan tetap dilanjutkan tetapi jangan dipaksakan, apalagi dalam kondisi ketiadaan biaya. Tetapi terapi paliatif harus dilanjutkan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Di RSU Sanglah ada kok Klinik Paliatif, cobalah berkonsultasi ke sana.

Tentang berapa lama lagi beliau dapat bertahan, rasanya kita bisa sepakat bahwa hanya Tuhan yang tahu hal itu. Okay? Daripada menghabiskan energi untuk mengkhawatirkan hal itu, lebih baik manfaatkan saja kesempatan yang masih ada dengan sebaik-baiknya untuk menikmati kebersamaan, saling memberi perhatian, saling mengungkapkan kasih-sayang, mendorong ayah meningkatkan ibadah, dan sebagainya.

Sedang tentang pengobatan alternatif, sorry saat ini saya belum siap membahasnya di sini (apalagi menyebut nama, takut disangka promosi :-) ) Kalau Indah mau nanti saya kirimi email teman anggota MLM yang memiliki produk antikanker.

Omong-omong, ibu mertua saya juga menderita penyakit yang sama dengan ayahmu lho, stadiumnya juga sama, pakai kolostomi juga. Kalau Indah mau, bisa ngobrol dengan adik ipar saya yang tinggal tidak jauh dari rumah Indah di Denpasar. Dia punya teman yang bisa mengirim bawang putih dari gunung Rinjani, seperti yang dikonsumsi ibunya. Nanti saya kirim nomor teleponnya ke email Indah ya.

mygif
firda menanggapi pada tanggal April 25th, 2007 jam 8:03 pm

saya berumur 24thn,saya mempunyai penyakit kaker otak.saya sedang menjalankan chemo therapy..menurut dokter bagus tdk dan saya bisa sembuh tidak dengan menjalankan chemo therapy??dan klo sakit saya kumat sakitnya terkadang saya smp muntah2 dan mata saya juga keluar air terus karna saking pusingnya.saya mau tau ada jalan lain ga selain saya chemo therapy dok?? terima kasi atas perhatiannya dan solusinya…

Rgrds

firda

mygif
Titah menanggapi pada tanggal April 26th, 2007 jam 3:10 pm

hallo firda, gimana keadaanmu hari ini? semoga baik ya…
saya percaya dokter yang merawatmu pasti telah memilih alternatif terbaik untuk pengobatanmu berdasarkan kondisimu saat ini, kondisi kankermu, dan berbagai pertimbangan lain. kalau sekarang beliau memberikan kemoterapi, pasti kemoterapi itulah pilihan terbaik untuk saat ini.

apakah kemoterapi bagus? yah… memang kemoterapi ada sisi bagus dan sisi tidak bagusnya. bagusnya dia bisa membunuh sel-sel kanker, menghambat penyebarannya, atau membersihkan sisa-sisanya (kalau kamu dioperasi/diradiasi). tidak bagusnya, kadang sel-sel sehat ikut terganggu. tapi sel kanker lebih mudah rusak/mati oleh obat kemoterapi dibanding sel sehat, jadi boleh dibilang hitung-hitungannya masih “untung”-lah (kalau tidak, mana mungkin kemoterapi dipakai secara luas, ya ga?)

apakah firda bisa sembuh dengan kemoterapi? bisa saja… tetapi ada banyak faktor lain yang mempengaruhi tercapainya kesembuhan. apakah ga ada jalan lain? coba tanyalah doktermu (karena beliau yang tahu persis kondisimu) mengapa beliau memilih kemoterapi dan bukan terapi lainnya? kalau firda ragu dengan pendapatnya, ga apa-apa kok untuk minta pendapat (second opinion) dokter lain atau RS lain.

kalau firda mau mencoba pengobatan-pengobatan alternatif, boleh juga sih. lakukanlah bersamaan dengan pengobatan medis, karena bisa saling menunjang. tapi jangan lupa untuk mengatakannya pada dokter ya, supaya beliau bisa memberi petunjuk cara yang aman menjalani berbagai pengobatan bersama-sama.

untuk saat ini yang bisa firda lakukan adalah menjaga supaya kondisi tubuh dan jiwamu selalu bagus dan siap menerima pengobatan, misal dengan (memaksakan diri) makan makanan yang bergizi dan tepat (kalau perlu ditambah vitamin/suplemen), istirahat cukup, melepaskan diri dari stres. rajin berdoa juga besar pengaruhnya lo!

sabar dan ikhlas ya firda, semoga Tuhan memberimu kekuatan….

mygif
Rahma menanggapi pada tanggal April 26th, 2007 jam 3:28 pm

aku itu dulu sakit kanker otak masih stadium awal jadi ya alhamdulillah masih mudah untuk sembuh, ya kemungkinan besare gitu!!!

dulu aku juga sempat ngejalani kemoterapi tapi ya hanya 1 tahun karena memang aku bilang sama pak dokter pokoke aku harus segera sembuh karena masih banyak aktivitas yang harus aku kerjakan to buat hati ortuku senang. apapun hasile ya aku sudah siap yang penting ku sudah usaha, tinggal doa saja, hanya TUHAN yang kan tentukan. akhirnya aku operasi.

to saudara yang menderita sakit yang sama kalau memang dokter menyarankan to kemoterapi ya jalani aja tapi emang ya butuh biaya yang sangat banyak. itu juga yang aku rasakan, apalagi ortuku. pokoke jangan pernah menyerah dengan sakit itu. penyakit itu harus kita lawan. tetap semangat ya.

mygif
Windy De Zahra menanggapi pada tanggal July 3rd, 2007 jam 8:11 pm

Hai aku Windy. Gini, aku mau minta info. Kakekku kan sekarang kata dokter kena kanker kelenjar getah bening yg sudah menjalar dan harus dilakukan kemoterapi. Menurut info yg aku dapat, biaya kemo itu sangat mahal sekali. Barangkali untuk satu atau dua kali, ayahku dan saudara-sadaranya dapat membiayainya, tetapi kalo harus dilakukan terus-menerus, kemungkinan akan dirasa cukup berat sekali oleh ayahku dan saudara-saudara ayahku lainnya. Melalui obrolan kanker ini, barangkali ada informasi mengenai obat alternatif yg dapat dipergunakan sebagai pengganti dari kemoterapi yang harus dilakukan oleh kakekku, atau setidak-tidaknya adakah solusi lain yang dapat membantu memperpanjang umur kakekku ini.

Salam,
Windy

mygif
Rio R. Lado menanggapi pada tanggal July 11th, 2007 jam 9:01 am

Dear Indah,

Saya turut prihatin atas sakit yang sedang dialami Ayah anda, kalau boleh saya menyarankan apabila pengobatan medis tidak banyak membantu ada baiknya mempertimbangkan pengobatan secara alternatif dengan menggunakan metode pengobatan base on agama dan kepercayaan masing2 dan secara mengkonsumsi obat2an herbal, di Indonesia banyak sekali pengobatan alternatif sebagai referensi dan sangat mudah dicari infonya di internet, sakit datang dari Tuhan YME dan sebaik-baiknya meminta kesembuhan adalah meminta kepada sang pemberinya….

mygif
filli menanggapi pada tanggal August 7th, 2007 jam 8:27 am

saya juga prihatin atas penyakit ayah anda.opa saya juga mendapat penyakit kanker colon. sebenarnya sih mau dioperasi tapi karena kondisi opa yang kurang memungkinkan oleh sebab itu sampai saat ini belum melakukan operasi.trus sekarang lagi minum obat tradisional.dan sekarang ini keadaan opa saya sudah mulai membaik sepert saat buang air besar sudah tidak berdarah,rasa nyeri yang sudah mulai menghilang.tapi makanannya juga harus dikontrol supaya pencernaannya lancar.kalo mau tau lha banyak lagi nanti kamu boleh telepon ke nomor hp aku 085256177005 {manado}

mygif
yudha menanggapi pada tanggal November 21st, 2007 jam 12:22 pm

hallo Indah,
Saya turut prihatim terhadap kondisi ayah kamu tetapi tetaplah bersabar untuk mencapai hasil yang lebih optimal ,sesungguhnya segala macam penyakit itu datangnya dari kita sendiri namun untuk kesembuhan seluruhnya mutlak karena Allah, mungkin ini suatu cobaan dari Allah untuk ayah kamu dan juga untuk keluarganya namun Allah akan memberikan suatu hasil apabila hambanya sudah berusaha sungguh-sungguh jadi jangan menyerah terhadap penyakit ambil hikmahnya dan cari jalan keluarnya.Mudah-mudahan Allah memperingan penyakit ayah kamu. Amien

mygif
Je menanggapi pada tanggal February 25th, 2008 jam 3:36 am

halo Indah
salam kenal, saya turut prihatin terhadap kondisi ayah anda, dan berharap keadaan ini segera membaik. saya juga penderita kanker otak, dan dulu pernah salah seorang dokter kalau saya tidak akan bertahan hidup selama 3 tahun kedepan, buktinya sampai detik ini saya masih bernafas dan sehat-sehat saja. “selagi masih ada kemauan untuk sembuh jangan pernah ada rasa untuk menyerah dari kanker itu” ini adalah pesan dari salah seorang dokter sekaligus ahli pengobatan alternatif (alm) saya menjalani berbagai terapi dan pengobatan (dari saya masih duduk di smu sampai kuliah 1996-2004) tidak ada kata untuk menyerah, saya selalu mencari obatnya, setiap ada orang memberikan info untuk pengobatan alternatif selalu saya kunjungi. hingga pada suatu hari doa saya terkabul, saya sembuh dari kanker itu walaupun sampai sekarang belum sembuh total namun setidaknya hidup mulai terasa lebih normal dan menyenangkan tanpa rasa sakit yang sangat-sangat amat di kepala.

jadi selama saya berobat (kurang lebih 8 th) saya juga selalu berdoa menurut agama dan kepercayaan saya, (alhamdulillah saya seorang muslim).

intinya dari cerita saya di atas untuk indah dan ayah tercinta “teruslah berusaha dan berdoa, mungkin sekarang ini masih proses untuk penyembuhan, seperti menaiki sebuah menara kita harus meniti anak tangga satu persatu agaar bisa mencapai puncaknya”

semoga lekas sembuh… amin

sekali lagi berdoa lah (menurut agama dan kepercayaan kamu)

mygif
Liana menanggapi pada tanggal January 14th, 2009 jam 10:41 pm

Hari ini sy baru dapt kbr, bahwa kakak perempuan saya divonis kanker getah bening, setelah menjalankan operasi d singapura. Menurt Dr sudah stadium 2. Dan harus menjalankan bbrp tahap yang harus dijalani termasuk kemoterapi brkali2, suntik obat selama 12 bln dgn harga selangit, dan hrs rutin makan obat min 5 thn. Itupun tingkat ksembuhannya 70 persen.
kakak sy sangat takut mjalankan kemo krn banyak yg bilang kemo itu mnyakitkan. Apakah ada yg tau Dr. yg pernah menangani kanker getah bening dgn tingkat kberhasilan sangat baik di Indonesia?

mygif
Ani menanggapi pada tanggal January 15th, 2009 jam 5:14 pm

Hi Liana….sohibku namanya Agnes Emi, sudah hampir 5 tahun melewati peperangannya bersama Kanker Getah Bening. Liana bisa hubungi dia di 08164858360, bilang dari Aniroh-cisc ya…. Yakinlah semua akan baik-baik saja. Do’a kami menyertai….

mygif
indah hartono menanggapi pada tanggal March 13th, 2010 jam 2:09 pm

saya 28thn bru 4 bln divonis stadium 3.skrg dlm tahap kemoterapy. prediksi sisa umur yg begitu pendek, tp membuat saya tetap optimis, akan ada keajaiban dari tuhan

mygif
Titah menanggapi pada tanggal March 19th, 2010 jam 6:53 pm

dear indah,
Tuhan selalu beserta orang2 yg optimis dan penuh semangat. jangan percayai prediksi sisa umur itu (mereka yg memprediksi itu bukan Tuhan koq), yakinlah kamu pasti sembuh. kemoterapi akan membuat sel-sel kanker mati, tapi juga menurunkan kondisi tubuh. untuk itu kamu perlu membangun kembali daya tahan tubuhmu dengan banyak makan sayuran beserta kuahnya & buah segar. atur pola makannya, semakin dekatkan diri pada Tuhan, dan tertawalah setiap hari. kamu pasti sembuh! :)

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)