Cerita Sejenis:

Sudah 79 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
Titah menanggapi pada tanggal April 8th, 2007 jam 10:43 pm

Garlis sayang,

Waduh pasti sedih banget ya, pacar divonis kanker otak dan sudah menyerah pada keadaan? Lebih sedih lagi dia pengin mutusin Garlis karena ingin pergi dengan tenang tanpa Garlis tangisi. Padahal mba yakin seandainya dia benar-benar pergi, Garlis akan lebih sedih lagi kalau ga boleh mendampingi dia sampai saat-saat terakhirnya, ya kan?

Memangnya kankernya udah stadium berapa Garl? Udah terminalkah? Dan gimana saran dokter untuk pacarmu itu? Apa dia masih menjalani pengobatan? Pengobatan alternatif, mungkin?

Mendampingi penderita kanker yang udah terminal rasanya emang serba salah banget. Penginnya kita ngobatin dia dengan segala macam cara biar sembuh, faktanya kadang pengobatan udah ngga efektif lagi. Di sisi lain si penderita udah menderita banget (kesakitan) akibat aktivitas sel-sel kankernya, ditambah segala macam pemeriksaan dan pengobatan selalu menimbulkan efek samping yang nambah penderitaannya. Dan itu udah setahun dia jalani tanpa ada perbaikan, kebayang deh rasa bosan dan “capek”-nya, lantas dia menyerah pada keadaan.

Huh, sedih banget n pengin banget maksa dia ya? Mba juga ngerasain hal yang sama, karena saat ini anggota keluarga mba juga ada yang sedang menderita kanker stadium IV. Tapi Garl, kalo kita baca lagi tentang prinsip-prinsip perawatan paliatif, ternyata kita ga berhak maksa2 dia untuk berobat ini-itu. Karena yang sakit adalah dia, tubuhnya, jadi dia dong yang paling berhak mengambil keputusan….

Eh kamu udah baca tentang cara-cara penanganan kanker stadium lanjut kan? Itu yang nulis dokter spesialis yang udah profesor, pernah 15 taun mengepalai klinik paliatif (klinik khusus untuk penderita kanker terminal) di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Mba sebagai keluarga penderita kanker, mules banget deh ngebaca semua tentang paliatif itu! Tapi yang ditulis di situ bener juga yah? Jadi saat ini, mba belajar juga untuk menerima keadaan dan bersikap realistis, seperti yang diajarkan orang-orang paliatif itu. Itu bukan berarti nyerah loh!

Untuk kamu dan pacarmu, saran mba begini:
1. Bersikaplah tegar. Jangan tunjukin kesedihanmu ke dia. Katakan bahwa kamu pingin mendampingi dia dan berjanjilah bahwa kamu tidak akan menangis kalo dia pergi (hiks…!)
2. Sebisa mungkin bawa dia ke suasana ceria atau religius.
3. Kalo dia suka main game, coba download-in game dan joke-joke di Kankertainment. Bagus-bagus tuh.
4. Beliin buku “Enam Strategi Jitu Melawan Kanker” karangan Anne J. Frahm dan David J. Frahm, pelajari bareng-bareng, dan coba lihat apa yang bisa kalian tiru dari buku itu. Buku itu bagus banget loh!
5. Terusin pengobatan, tapi jangan dipaksain. Dia yang paling berhak nentuin pengobatan apa yang mau dijalani.
6. Kalo di RS kotamu ada klinik paliatif, bergabunglah.
7. Sampaikan salam, genggam tanganku, juga senyum kasihku untuknya ya Garl. Dan peluk sayang untukmu :-)

mygif
je menanggapi pada tanggal May 2nd, 2007 jam 4:17 pm

dear Garlis,
kenalin yach, aku je.., aku juga bersukur bisa nemuin situs ini di saat aku putus asa, g tau harus bagaimana lagi, Aku juga divonis kanker otak seperti pacar kamu. o y, umurku 28 tahun. sebelum itu aku juga menderita sirosis. Aku cuma ingin berbagi aja sama kamu, mungkin kisahku ini ada mirip2nya, soalnya aku juga gak tau ke mana harus berbagi…
Aku juga punya pacar, waktu aku sakit itu dia malah ninggalin aku, waktu tu dia belum tau sakitku yang sebenarnya,alasannya pingin konsen kuliah dulu. tapi ternyata dia malah balik sama mantannya, itupun aku tau setelah beberapa waktu kemudian, bahwa dia brbohong, mempermainkan aku. Setelah itu aku kembali masuk RS, dan ternyata aku divonis kanker otak.

Seandainya saja aku punya pacar seperti kamu yang masih pingin menemani pacarmu saat sakit seperti itu.. ;-( ( seandainya lho..); tapi ternyata saat ini aku harus sendiri, menikmati kesendirian,bener2 sendiri, jauh dari sanak keluarga, tanpa harus tau mau gimana lagi. Bersyukur juga masih ada teman2 yg mau peduli, sedikit berbagi..
Satu hal yang aku syukuri, aku masih mampu bekerja layaknya orang normal, sehingga aku bisa menikmati duniaku sekarang ini dengan satu keyakinan aku bisa sembuh ..!!. Aku tau aku emang butuh kasih sayang dari orang spesial di hatiku..tapi aku jalani apa yang ada, sambil menikmati “waktu-waktu terakhir” dengan optimisme..
Garlis,..
kamu tetap temani dia ya..walapun dia menolak, kamu harus pahami itu.Dia tetep butuh kok perhatian dari kamu sebagai orang istimewa di hatinya, butuh kasih sayang dari kamu, genggaman tanganmu. Penolakan itu berasal dari dalam dirinya yang belum bisa menerima keadaannya. Namun lambat laun dia akan tau, bahwa dia membutuhkan kamu. aku percaya dan yakin.. ( pacarmu sungguh beruntung, punya pacar seperti kamu.. ;-) )..

…Lihat juga ya, apa yang dikatakan mb Titah…. ;-)

ok, thanks ..semoga pacarmu lekas sembuh .God Bless You
….
….

mygif
Titah menanggapi pada tanggal May 2nd, 2007 jam 10:15 pm

*menikmati “waktu-waktu terakhir” dengan optimisme…*

hai je,
sepenggal kata-katamu di atas menimbulkan inspirasi baru buatku. ya. menikmati waktu dengan optimisme. penderita kanker –stadium berapa pun– dan keluarganya harus tetap optimis. dan untuk mewujudkan adanya optimisme itu, alangkah bagusnya kalau kita semua punya proyek pribadi. ya. proyek pribadi. tidak perlu terlalu muluk. yang penting sesuatu yang bermanfaat. bagi diri sendiri. bagi orang lain. bagi siapa saja.

ok, sementara kamu mempersiapkan proyekmu, aku persiapkan satu halaman khusus untuk proyek pribadi kita semua ya…
makasih je untuk inspirasinya, dan untuk kesediaanmu kasih support ke garlis.

PS tuk garlis: email addressnya koq ga bisa dikirimi non?

mygif
vina menanggapi pada tanggal June 4th, 2007 jam 1:56 pm

hai semua, salam kenal ya… salut buat Titah yang bikin blog ini, bisa sharing bareng ttg kanker.

Saya Vina, F, 30. Memang bukan saya yang kena kanker tapi pacar saya yg divonis mengidap kanker kolon usus stadium 3B. Waktu kami mendengar kabar tentang vonis tsb rasanya berat buat hubungan kami berdua, apalagi hubungan kami baru beberapa bulan dan antar benua tapi sejak awal hubungan kami sudah serius untuk berniat ke jenjang berikutnya. Saya bertekad untuk tetap mendampingi dia dan saya tahu bahwa disaat tersulit ini, justru dia sangat butuh dukungan dari orang-orang terdekatnya.

Selama 5 minggu pacar saya menjalani paket kemo dan radio terapi dan rencananya akan dioperasi pertengahan Juli 2007. Hal terberat yang kami rasakan adalah ketika dokter bedah mengatakan bahwa kemungkinan besar pacar saya harus di-ostomi dan menjadi pasien stoma permanen. Belum lagi pasca operasi harus menjalani paling tidak 4 bulan terapi lagi.

Sampai detik ini tidak terbesit pun keinginan saya untuk meninggalkan pacar saya, tapi sejujurnya, saya tidak tahu apakah saya bisa tetap bertahan dan sabar dengan keadaan tidak menentu ini.

Melalui blog ini saya ingin mendapat info sebanyak2nya dari keluarga yg menderita penyakit kanker khususnya yg menjalani stoma. Apa2 saja yang harus saya persiapkan kelak, secara psikologis dan psikis.

Terima kasih bnyak buat sharingnya…

mygif
Titah menanggapi pada tanggal June 4th, 2007 jam 11:53 pm

Dear Vina,
Saya jadi ingat kisah teman sekost saya waktu masih gadis. Tanpa ada gejala yang disadari sebelumnya (kecuali suara agak bindeng yang tadinya dikira flu, dan benjolan di leher yang muncul kemudian), tiba-tiba diketahui teman saya (gadis cantik yang rapih dan periang, 22 tahun) menderita kanker nasofaring stadium 4. Dokter memperkirakan umurnya tinggal tiga bulan lagi.

Waktu itu baru sekitar 6 bulan ia menjalin hubungan dengan pacarnya. Tanpa membuang waktu sang pacar segera melamar dan menikahinya, “Untuk membahagiakan dia di hari-hari terakhirnya.” Empat puluh hari setelah menikah kawan saya berpulang di pangkuan suaminya.

Okay, kembali ke Vina….
Saya tidak mengerti apa yang Anda maksud dengan “saya tidak tahu apakah saya bisa tetap bertahan dan sabar dengan keadaan tidak menentu ini”. Apa yang dimaksud dengan “keadaan tidak menentu”? Mendampingi dan merawat penderita kanker memang berat, berat dalam segala hal, terlebih pada stadium cukup lanjut. Saya pun pernah punya keraguan yang sama. Satu hal yang membuat saya kuat, yaitu kesadaran bahwa, “seberat-beratnya beban saya mendampingi dia, masih jauh lebih berat beban dia sebagai penderita.”

Tentang stoma, kebetulan keluarga saya juga ada yang memiliki stoma permanen. Yup, masalah terbesar memang pada “penerimaan diri” terhadap adanya stoma itu. Jika kenyataan ini bisa diterima dengan lapang dada, kehidupan akan berjalan dengan normal. Kalau tidak, si pemilik stoma akan menyesali keadaan, merasa cacat/berbeda, tidak beruntung, menarik diri dari pergaulan, dan ini berpotensi menimbulkan stres lebih besar yang berdampak buruk pada situasi secara keseluruhan.

Memang memiliki stoma terasa kurang nyaman, dan nantinya ada hal-hal “kecil” yang harus dihadapi. Pada kolostomi misalnya kulit di bawah colostomy bag yang gatal/lecet, keharusan mengganti colostomy bag dan merawat stoma beberapa kali sehari (jangan lupa untuk “kursus” sejelas-jelasnya tentang hal ini pada dokter/perawat), kadang bekas operasi agak berkerut sehingga colostomy bag tidak bisa menempel dengan sempurna, atau angin (maaf, kentut) yang tiba-tiba keluar tanpa bisa diprediksi sebelumnya.

Wajar jika penderita sedikit uring-uringan pada awalnya. Tetapi dengan pengertian dan dukungan penuh pihak keluarga, pemilik stoma akan menyadari bahwa stoma itu bukanlah musuhnya, melainkan “juru selamat”-nya, “sahabat” yang telah membuatnya hidup lebih lama bersama orang-orang yang dikasihi dan mengasihinya.

NB: catatan alamat dari situs Yayasan Kanker Indonesia berikut mungkin ada gunanya:

Klinik Stoma YKI
Jl. Dr. Sam Ratulangi 35-37,
Jakarta 10350
Telp. (021) 327.464

Sekretariat Indonesian Ostomy Association (InOA) Yayasan Kanker Indonesia
Jl. Dr. Sam Ratulangi 35, Jakarta 10350
Telp. : (021) 315.2603 – 315.2606 Fax : (021) 392.0568 – 310.8170
E mail :inoayki@hotmail.com

mygif
rahma menanggapi pada tanggal June 5th, 2007 jam 2:30 pm

maaf sebelumnya boleh kan kita kenalan dulu.aq rahma 20 tahun aq dulu juga pernah mengalami sakit yang sama yaitu kanker otak tapi alhamdulillah aq masih diberi kesempatan untuk bisa sembuh meskipun demilkian aq harus selalau waspada harus tetap hati-hati menjaga kondisiq.mengenai permasalahan yang sedang kamu hadapi yaitu pacar kamu yang sedang mengidap sakit itu tololng selalu kasih support ke dia agar ia tetap optimis jangan menyerah jika dia memang masih percaya akan kebesaran TUHAN yakinkan ini merupakan sebagian kecil ujin hidup yang diberikanb NYA karena dia masih sangat lebih beruntung jika dibandingkan dengan oprang lain.untuk kamu untuk ttp ada saat dia membutuhkan jangan tumjukkan kesedihan kamu selalu terpancarkan senyum tertawa bahagia karena saya yakin jika kamu terlihat sedih olehnya pasti dia akan semakin sakit dan akan semakin kurang rasa semangatnya maka berikan yang terbaik untuknya.bilang juga ke dia untuk selalau rajin berdoa lepadaNYA selalau meminta pertolongan permohonan ampunan dosa yang terbaik untuk hidupnya.oce,maaf ya karena aq terlalu banayk komentar semoga ini menjadi manfaat bisa memberikan support untuk orang lain , terima kasih

mygif
Vina menanggapi pada tanggal June 5th, 2007 jam 5:28 pm

Dear Titah n Rahma,
Terima kasih banyak buat komen dan infonya. Sangat berguna banget :-D

“Keadaan tidak menentu” yang saya maksud sebenarnya adalah saya dan pacar saya saat ini dipisahkan oleh jarak dan waktu. Kami tidak tahu berapa lama waktu yg harus kami tunggu karena pacar saya sekarang sedang menjalani pengobatan di luar negeri (kebetulan dia bekerja USA). Thanks GOD, company-nya bertanggung jawab untuk pengobatan medis sampai dinyatakan sembuh dan dipulangkan kebali ke Indonesia), tapi rencana kami menikah tahun ini mungkin akan tertunda. Kendala lainnya yg saya rasa paling berat adalah saya mulai mendapat tekanan psikologis dari lingkungan yg beranggapan bahwa saya menjalani hubungan yg tidak realistis. Makanya saya bilang saya tidak tahu… saya cuma bisa pasrah dan terus berdoa.

Sampai hari ini saya tetap memberikan dukungan doa dan semangat untuk pacar saya. Malah sekarang dia yang lebih optimis dan lebih religius ;-)

mygif
Titah menanggapi pada tanggal June 6th, 2007 jam 9:08 pm

Wah syukurlah pengobatan pacar Vina dilakukan di USA, ditanggung penuh oleh perusahaan pula. Salah satu masalah terbesar pengobatan kanker terpecahkan sudah. Bahkan kalau mau bisa ikut clinical trials yang sesuai untuk mendapatkan pengobatan paling mutakhir.

Tentang rencana pernikahan, kayaknya itu sepenuhnya wilayah pribadi Vina & pacar. “Tekanan lingkungan” (mm… bersifat masukan saja saya kira, semata-mata karena mereka sayang pada Vina) juga dialami pacar teman saya, tetapi ia memilih keputusannya sendiri. Andai Vina memilih untuk jalan terus, menurut saya pengobatan tidak perlu dijadikan alasan penundaan. Justru pada masa-masa pengobatan ia membutuhkan dukungan langsung yang sangat besar.

Orang yang memiliki stoma bisa hidup normal seperti orang kebanyakan kok, asal dia bisa menerima keadaannya secara positif.

mygif
cine menanggapi pada tanggal June 18th, 2007 jam 11:28 am

BuWaT gArLiS
hi kenalan dulu yag.. namakuw cine.. cine umur 20 tahun.. and sekarang lagi study di FAU (prancis).. ngambil jurusan fashion design.. cine punya penyakit kanker otak stadium 4.. dan dokter blg umur cine ga bisa lebih dari setahun..

cine punya pacar namanya olan.. dia semangat cine buat bertahan.. cine cerita semua ttg keadaan cine ke olan.. tapi hal itu ga membuat olan ninggalin cine.. dia malah ngasih cine semangat.. ngasih cine harapan.. dan doain cine biar cepet sembuh..

keadaan cine skr jauh dari kata cantik.. tapi olan bisa menerima cine dalam keadaan apapun cine.. dia pernah bilang kalo dia ngerasa cinta dia buat cine adl benar2 cinta sejati.. dia sampe nangis waktu blg hal ini ma cine..

sampe hari ini cine takut.. takut banget.. takut ninggalin olan.. takut dia sedih.. takut dia kecewa.. cine akan terus semangat buat olan.. janji cine buat menjadi cine na olan.. sampe tua.. akan cine buktiin..

garlis.. tetap doa buat pacar kamu.. tetap contact sama dia.. tunjukin bahwa garlis ga mau kehilangan dia.. tunjukin bahwa garlis mau dampingin dia.. cine yakin hati dia.. bisa luluh liat semua usaha kamu buat nyemangatin dia.. sama seperti olan yang selalu nyemangatin cine..

kalo mau ngomong menikmati hari2 terakhir dengan optimisme.. cine setujuh.. jangan pernah menyerah.. jangan pernah kecewa dengan keadaan kita.. karna semua cobaan yang dikasih sang pencipta.. adalah baik adanya buat kita.. selalu senyum.. selalu tertawa.. cinta dan kasih.. membuat kehidupan cine sempurna..

ciNe na oLan

mygif
alin menanggapi pada tanggal July 6th, 2007 jam 8:40 pm

alin 21,hyy semua…….aku baru aja nemuin situs ini…tunangan aku kena kanker otak sta4,tau nya baru 2minggu yang lalu,parahnya lagi dokter bilang ke dia waktu nya tinggal 6bln lagi n kalau di operasi pun cuma 10% kemungkinan buat sembuh,tapi kalo ga di operasi malah 0.01%,sekarang dia gak mau herobat apapun,,,,malah dia nyuruh aku buat ninggalin dia n dia juga gak mau kalo aku ngasi tau ma ortu nya, dia gak mau keluaga nya sedih n susah mikirin biaya prawatannya,,,,,,,,,,,,aku sedih banet,,padahal aku pengen banget ada disisi nya pada saat ini,aku juga kesal ma sikapnya yang begitu cepat pasrah ,,,tanpa mau berusaha…..tolongin akau donk,,,,, aku sedih banget

mygif
Titah menanggapi pada tanggal July 6th, 2007 jam 11:06 pm

@ cine
cine na olan yang cantikkkk… aku senang kamu begitu positif, semangat, dan optimis menghadapi keadaanmu. tetap bersikap positif ya sayang… :-)

@ alin
aku bisa mengerti kalau kamu dan tunanganmu saat ini merasa sedih sekali menghadapi kanker otak stadium 4 yang baru diketahui 2 minggu lalu, terlebih dengan kata-kata dokter yang begitu menohok.

alin sayang, saranku yang pertama untukmu adalah: tenangkan dirimu. dengan doa, meditasi, perenungan, dan iman yang penuh. karena kalau kamu tidak tenang, tidak ada yang bisa kamu lakukan untuk membantu tunanganmu.

lalu, setelah kamu tenang, pahamilah kondisinya.
ia sedang sangat terpukul oleh keadaannya. ia sedang marah dan bingung pada keadaannya. ini wajar. seiring dengan berjalannya waktu, semoga ia semakin bisa menerima kenyataan. yang bisa kamu lakukan adalah bersabar. biarkan ia melampiaskan kemarahannya, tapi kamu jangan ikutan marah atau kesal ya. ajak ia bicara pelan-pelan untuk mengeluarkan semua bebannya. ini adalah saat ketika ia sangat membutuhkan dukungan orang-orang di sekitarnya: kamu sebagai tunangannya, orang tuanya, sahabat-sahabatnya, dan orang-orang lainnya.

kalau perlu alin bisa minta obat antidepresan pada dokter untuk membantu tunangan alin melewati saat-saat sulit ini.

setelah tahu kondisinya, lalu dia tidak mau berobat apa pun. wah, sedih dong ya? tapi begitulah, itu merupakan hak otonomi pasien yang merupakan bagian dari etika pengobatan juga. dia berhak untuk memutuskan mau menjalani pengobatan atau tidak, berhak juga untuk memilih pengobatan mana yang dimaui dan mana yang tidak. bantulah dia dengan berbagai pertimbangan dan masukan, kemudian hormatilah keputusannya. jangan-jangan keputusannya untuk tidak menjalani pengobatan bukannya cerminan sikap pasrah/putus asa, tapi justru cerminan sikap realistis?

tetaplah dampingi dia, alin. tetapi kamu perlu memahami bahwa adakalanya dia butuh waktu untuk menyendiri, untuk merenung, mengendapkan perasaan, dan menata ulang pikiran-pikirannya. berikanlah apa yang dia butuhkan dengan sabar dan ikhlas. okay? hayo, senyum dulu…. nah, cantik gitu loh. pasti dia lebih suka lihat kamu tersenyum, kan? ;-)

mygif
r3d.z0n3 menanggapi pada tanggal July 7th, 2007 jam 2:08 am

……………….TuruT BerduKa Cita………………..Atas KepeRgian Cine ..Moga Arwah DiTerima Disisi Tuhan YME..amieen

mygif
Titah menanggapi pada tanggal July 7th, 2007 jam 1:30 pm

@ r3d.z0n3
benarkah?
entah kenapa feelingku bilang anda (yang nulis pesan ini) tak lain dan tak bukan adalah cine sendiri…
anyway jika benar cine telah menghadap Tuhan, semoga Tuhan membuat arwah cine selalu senyum.. selalu tertawa.. penuh cinta dan kasih.. membuat kehidupan cine sempurna…

mygif
Angela menanggapi pada tanggal July 27th, 2007 jam 12:40 am

Garlis…
aku juga sama kayak kamu…
cowo aku minta putus sama aku gara2 dia pny pnyakit itu…
awalnya aku sama skali ga pcaya…
aku pikir klo mank dia mau putus ya putus aja..
jgn ngarang cerita, awal nya bgtu…
sampe tadi, adek ny blg ke aku..
dia lagi koma, n uda hmpr sminggu dia ga sadar…
aku ga bisa lagi buat ga pcayaa…
aku juga blg ma cowo aku, klo aku mao nemenin dia smpe kapan pun..
aku jga ga tao mau ngapain lg..
aku cm bisa doa n doa…
dari dulu dia ga pnah kase tau aku soal pnyakit dia…
n tb2 skrg smua dateng bgini aza….

mygif
wust menanggapi pada tanggal September 11th, 2007 jam 10:35 am

salam kenal semuanyaaa……:)

saya punya teman yang katanya sich dia terkena kanker otak,dia sangat menderita karena dari keluarga nya gak ada yang mensuport dia, dia selalu bilang klo dia ingin mati aja dari pada menanggung semua ini.
mungkin dia bilang kayak gitu di karenakan tidak ada suport dari keluarganya.
saya mohon bantuan nich gimana bikin dia selalu ceria dan sabar dalam menghadapi semua ini, terus terang saya gak tega melihat dia kayak gitu, dan satu lagi sikap yang bagai mana seharus nya di lakukan oleh orang tua jika ada salah seorang anak nya terkena kanker otak??
oh ya teman saya itu namanya ajeng dia tinggal di bekasi.
yang sabar ya jeng semoga kamu di berikan kesembuhan oleh Allah.
amiiiiiiin

mygif
Titah menanggapi pada tanggal September 14th, 2007 jam 8:59 pm

@ Angela
Gimana kabar cowo kamu, Angela? Semoga lekas baik lagi, ya.
Jangan kecil hati, doa adalah support yang paling simple tapi besar sekali artinya…

@ Wust
Sedih juga ya kalau teman Anda sakit dan tidak mendapat support dari keluarga? Kenapa masalahnya? Mungkin komunikasinya kurang berjalan baik, sehingga keluarga tidak tahu persis sakit yang diderita Ajeng? Atau mungkin bentuk support yang diharapkan Ajeng dan support yang bisa diberikan keluarga berbeda? Atau sudut pandangnya berbeda?

Apa pun yang terjadi, jangan biarkan Ajeng putus asa. Ajaklah dia melihat sisi-sisi positif dari sakitnya. Bahwa itu adalah sebuah wujud sentuhan Tuhan, yang ingin Ajeng lebih mendekatkan diri kepada-Nya, misalnya. Bahwa setiap penderitaan, kalau diterima dengan ikhlas, akan dibalas dengan pahala yang banyak dan ampunan. Dan sebagainya. Anda sebagai temannya, pasti lebih tahu dong apa yang bisa membuat dia ceria? Mungkin tidak bisa kesedihannya hilang sekaligus, tetapi keceriaan-keceriaan kecil setiap hari perlahan akan membuatnya ceria kembali. Yakinlah.

mygif
anggren menanggapi pada tanggal December 23rd, 2007 jam 7:55 pm

Hai smw….
Wah trnyata q gk sndrian Y.Aku anggren 17tahun.
Pengalamanku gak jauh beda sama kalian semua.Q punya pacar yang juga lagi menderita kanker otak stadium4, umurnya 19tahun.
Dia baru tahu penyakitnya waktu umur pacaran kami baru 1bulan.Itupun setelah dia mengalami kecelakaan mobil waktu mau ketemu sama aku.Kaki dia hampir lumpuh tapi alhamdulillah banget masih bisa dioperasi dan bisa jalan lagi.Kebayang gak gimana perasaan kami saat itu,padahal benih-benih cinta baru mulai bersemi diantara kita.
Awalnya dia gak mau jujur, akhrnya dia crita juga ke aku.Waktu itu aku merasa Tuhan gak adil sama kita berdua.Dia cinta pertama aku dan juga sebaliknya.Lambat laun aku sadar kalau ini memang takdir Tuhan.Aku selalu ngasih semangat buat dia.Kira-kira 2 bulan yang lalu dia minta kita putus, dia gak mau lihat aku sedih kalau seandainya dia pergi.Tapi untuk pertama kalinya aku mohon ke dia buat ngijinin aku selalu mendampingi dia dan mengisi hati dia.Sampai saat ini hubungan kami masih berjalan.Sudah 1 bulanan dia koma tapi terakhir kali dia janji ke aku,setelah aku lulus SMA tahun 2008 bsk, kalau Tuhan masih ngasih kesempaatn buat aku untuk membahagiakan dia dan mendampingi dia, kami akan menikah.Ortu kami sudah tau rencana kami ini, mudahan aja Tuhan ngasih kesempatan hidup ke2 buat dia.Aku bener2 cinta mati sama dia, aku gak bisa kehilangan dia.Tapi aku akan selalu siap atas semua kemungkinan yang bakal trjadi.
Satu hal yang aku sesali aku gak bisa mendampingi dia karena tuntutan sekolah, karena sebentar lagi aku mau ujian.Tapi februari 2008 aku mau ke malaysia buat mendampingi dia menjalani operasinya.Andi, tunggu Anggren disana Y.Anggren pasti datang buat nemenin Andi.Anggren akan selalu ingat janji-janji Andi ke Anggren.Anggren akan selalu berusaha untuk gak ngecewain Andi.
Buat tmen2 semua kita saling mendoakan aja Y,mudahan aja Tuhan ngasih jalan terbaik buat kita semua dan orang-orang yang kita sayangi.
ohtya minta doanya Y,mudahan setelah lulus besok Anggren jadi nikah sama Andi.Amiiin.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal December 23rd, 2007 jam 9:03 pm

Tuhan menjadi saksi ketulusan hati Anggren buat Andi, dan Tuhan pasti memberikan yang terbaik buat kalian berdua. Semoga ujian dan operasinya sama-sama sukses ya Anggren, nikahnya juga… :)

mygif
Anggren menanggapi pada tanggal December 24th, 2007 jam 10:20 am

Makasih Y kak Titah

Oh ya kak,sebenarnya Anggren takut juga kalau Andi ninggalin Anggren.Soalnya dulu Andi pernah bilang kalau umurnya gak lebih dari 6bulan.Dan kalau boleh itung2an y desember ini udah masuk bulan ke6 setelah vonis dokter itu.Anggren bener2 takut, padahal semakin lama Anggren semakin cinta sama Andi tapi tetep aja Anggren belum siap nrima kenyataan pahit yang mungkin bakal terjadi.
Tapi 1 hal yang buat Anggren bener2 salut sama Andi, dia gak pernah terlihat sedih padahal Anggren yakin banget jauh di lubuk hati Andi yang terdalam dia pasti merasakan ketakutan yang besar banget.Harapan Anggren moga aja Tuhan selalu mendengar doa anggren&Andi selama ini.Mamahku juga selalu doain Andi lho Kak.Kayaknya ortu juga dah sayang banget sama Andi layaknya anak kandung sendiri.Andi yang sekarang beda banget sama yang dulu.Dia harus kehilangan kebersamaan dengan temen2nya,tim basketnya,bandnya.Belum lagi kebersamaan dengan ortunya, dia juga harus berhenti kuliah gara2 kondisinya yang gak memungkinkan buat tetep kuliah.Padahal dia pingin banget jadi dokter.Dia itu orangnya pinter&mandiri lagi.tapi semenjak penyakit itu ada dia sering merasa menjadi orang yang gak berguna, karena sekarang dia selalu membutuhkan orang lain dalam segala hal.

Gimana ya caranya biar Andi bisa selalu terbuka sama kondisi dia sebenarnya?Belum lagi mood dia yang gampang berubah jadinya dia gampang ngedrop g2.Padahal tiap dia ngedrop kondisi dia semakin menurun drastis.Ohya sekarang kabar kak Titah sendiri gimana?Kakak masih tetep mendampingi pacar kakak itu gak?

mygif
Titah menanggapi pada tanggal December 26th, 2007 jam 9:46 pm

Anggren sayang,
Memang sedih membayangkan Andi harus berhenti kuliah, kehilangan kebersamaan dengan teman-temannya, tim basketnya, bandnya, juga membayangkan betapa cowok yang pintar dan mandiri itu kini harus tergantung pada orang lain hampir dalam segala hal. Tetapi Anggren harus bisa melupakan semua itu. Hadapilah kenyataan yang ada dengan tegar, dan sikapilah secara positif.

Mendampingi penderita kanker stadium 4, selain mengupayakan pengobatan (kalau memungkinkan), yang terpenting adalah membuatnya merasa senyaman mungkin, baik fisik maupun psikis. Usahakan selalu bersikap manis dan positif di hadapan Andi. Biarkan dia menentukan apa yang ingin dilakukannya. Saat ia ingin bicara, dengarkanlah tanpa banyak menyela. Saat ia ingin diam dan sendiri, biarkan ia sendiri. Jangan memaksakan sesuatu, termasuk soal bicara, makanan, maupun pengobatan.

Tentang mood yang naik turun, itu “wajar” untuk penderita kanker. Tapi kalau depresinya cukup berat, bisa minta obat antidepresan pada dokter.

Sedang tentang hitung-hitungan 6 bulan itu, cobalah untuk tidak terlalu memikirkannya. Umur manusia adalah milik Tuhan, rahasia Tuhan, dan tidak ada manusia yang berhak menentukannya (dokter itu bahkan tidak bisa meramalkan umurnya sendiri kan?). Lagipula, yang terpenting dalam hidup manusia itu bukan seberapa panjang/pendek umurnya, tapi seberapa banyak ia mengisinya dengan ibadah kepada Tuhan dan memberi manfaat kepada orang lain. Tetap sabar dan berdoa pada Tuhan ya Anggren?

mygif
Dira menanggapi pada tanggal January 2nd, 2008 jam 12:31 am

Hai, kenalin nama saya Dira. Saya sudah hampir 11 thn pacaran dengan mantan sya (Alif,23 thn), dan sudah 3 bln yang lalu kami putus. Alasan putus adalah krn saya merasa sudah tidak cocok lagi dan ada sedikit unsur kekerasan pada saat kami pacaran.

Selama 3 bln putus kami jarang kontak sampai 2 minggu yg lalu Alif menghubungi saya dan kita ketemuan. Dia memberitahu saya, bahwa saat ini dia sedang menderita leukemia, dia sdri baru tau setelah periksa lengkap di RS. Sebetulnya saya sudah agak curiga karena 8 bulan terakhir dia sering mimisan dan meriang2. Dulu dia prnh berobat ke dokter, tp dokter cm blg dia kecapean dan panas dalam aja. saya sering memintanya untuk berobat lengkap ke dokter krn menurut saya ga mungkin mimisan trs2an cuma krn kecapekan.

Akhrnya sebulan yang lalu dia berobat, dan dokter blg dia memiliki gejala leukemia. Alif tdk mau cerita lengkap ke saya ttg diagnosa dokter, dia Cuma blg bahwa penyakitnya blm parah. Skr tiap bulan dia menerima pengobatan dari dokter, tp saya ga tau apa jenis pengobatan yang ia lakukan. Alif melarang saya menceritakan pada siapapun ttg penyakitnya termasuk keluarganya. Saya sangat sedih karena selain saya masih mencintainya juga krn tidak ada seorang pun yang tau ttg penyakitnya.

Alif berasal dari keluarga sederhana dan broken home. Pasti dia merasa sangat kesepian.setelah tau ttng penyakitnya, saya kembali dekat spti pd saat pacaran dl dgn Alif walaupun status kami sdh putus. Tapi Kemarin Alif bilang bahwa hub kami tdk bs seperti ini terus menerus, dia minta saya utk meninggalkannya krn tdk ingin melihat saya sedih. Saya bingung harus bagaimana, sebenarnya saya ingin sekali mendampingi dia, bukan karena kasihan tp krn saya masih mencintai dia, masalahnya adalah orang tua saya tidak setuju pada hub kami dl, apalagi kalau sampai mereka tau bahawa Alif sedang sakit. Mereka pasti akan melarang keras hub kami. Mbak Titah apa yang harus saya lakukan? Akhir2 ini dia sring kali mimisan, dan setiap pagi badannya lemas. Saya sungguh sedih dan bingung. terima kasih tanggapannya.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal January 3rd, 2008 jam 8:06 pm

Dira sayang,
Inilah bukti bahwa kanker itu sesuatu yang kompleks, bukan semata soal penyakit, tetapi menyangkut soal material, psikis, dan sosial juga. Ada beberapa persoalan yang terungkap dari ceritamu, yang kesemuanya harus diselesaikan: (1) sakitnya Alif dan upaya pengobatannya, (2) hubungan kalian , (3) latar belakang Alif dari keluarga sederhana dan broken home, (4) keinginan Alif untuk mengatasi sendiri penyakitnya.

Dari sisi Dira, yang harus diselesaikan lebih dulu adalah status hubungan kalian. Setelah 11 tahun pacaran, Dira tetap saja tidak berhasil mendapatkan restu orangtua, bahkan akhirnya putus karena adanya unsur kekerasan. Dan kini, selain menderita leukemia, Alif pun meminta Dira meninggalkannya (ingat, saat ini status kamu bukan lagi pacar Alif lho). Yakinkah kamu ingin melanjutkan kembali hubungan itu, dengan segala konsekuensinya? Mungkinkah?

Kalau sekedar ingin mendampinginya, kamu bisa mendampinginya sebagai seorang teman dekat. Itu pun kalau Alif tidak keberatan. Jadi menurut saya status hubungan ini perlu diperjelas dulu.

Kemudian soal pengobatan. Kanker adalah penyakit yang membutuhkan biaya besar dan pengobatan terus-menerus. Selain itu juga akan menggerogoti kondisi tubuh, sehingga –sebelum sembuh– ada saatnya kondisi tubuh sangat drop. Sekarang aja dia sering mimisan dan lemas kan? Pada saat seperti itu Alif membutuhkan dukungan orang lain. Kalau dia tidak ingin sakitnya diketahui oleh keluarganya, siapa yang akan membiayai pengobatannya dan memberikan dukungan lain (perawatan, dll)? Cobalah mengingatkan dia akan hal ini, sebelum keadaannya menjadi semakin kompleks.

Bagaimanapun dia adalah seorang pribadi dewasa yang mandiri. Kamu hanya bisa memberi masukan dan menawarkan bantuan, tapi tidak berhak memaksakan pendapatmu untuk menjadi keputusannya. Kalau dia tidak ingin penyakitnya diketahui orang lain (termasuk oleh Dira)_itu adalah haknya yang harus kita hormati. Okay? :-)

mygif
Dira menanggapi pada tanggal January 5th, 2008 jam 5:52 pm

Dear mbak Titah,
Terima kasih banyak atas tanggapannya, berharga banget buat aku. Dira sudah memikirkan dan berdoa terus menerus tapi blm mendapat keyakinan apakah Dira harus balik lagi atau menjauhi Alif. Alif sering blg lebih baik Dira pergi selama2nya dari Alif dan tdk usah peduli lagi pada kondisi Alif kalau Dira menolak untuk balikan, sedangkan aku udah berulang2 blg kalau kemungkinan kita utk balikan lagi kecil krn Dira jg ga pengen mengorbankan ortu Dira dan mebuat mereka sedih, dan itu hambatan terbesar Dira. Sebenarnya Dira ingin sekali mendampinginya, tapi Alif menolak, dia blg “buat apa, lo kan bukan siapa2 gw”. Tp Dira tau di lubuk hatinya yg paling dlm, dia pgn skali balikan lagi dgn Dira. Alif blg 3 mggu terakhir ini setelah kt dkt lagi, Dia merasa bahagia dan optimis menjalani hidup. Tapi setelah kemarin scra tidk lngsg Dira blg kalau tdk mgkn utk balikan krn ortu, dia jadi udah ga peduli dgn penyakitnya, dan semakin malas berobat.Oh ya perkembangan terbaru dari Alif, hampir tiap hari pusingnya kumat tiba2 kalau memikirkan hub kami. Duh mbak Titah, gimana ini? Dira tau, Dira hrs segera berbuat sesuatu.

mygif
Tedi menanggapi pada tanggal January 10th, 2008 jam 9:44 pm

Mbak titah…., saya ingin tanya, pemeriksaan apa yang harus dilakukan untuk memastikan kena kanker otak? soalnya saya menderita sakit kepala udah lama ga sembuh2. bawaannya kepala terasa berat terus. kadang2 mata terasa ditarik2 kedalam.
Thanks

mygif
Titah menanggapi pada tanggal January 11th, 2008 jam 4:42 pm

Hai Ted, sakit kepala banyak penyebabnya, belum tentu kanker otak. Yang paling “sepele” dan sering terjadi misalnya karena kurang tidur, flu, kurang darah, atau stres berkepanjangan. Tapi kalau Tedi ingin memastikan kena kanker otak atau tidak, coba datang ke ahli onkologi ya…

mygif
Titah menanggapi pada tanggal January 18th, 2008 jam 10:24 pm

Hallo Dira, maaf yah baru balas, habis aku sendiri ikut bingung harus gimana :D
Ehm… mungkin aku kurang tepat ngasih saran ke Dira sebelum ini. Maksud aku memperjelas status hubungan Dira & Alif itu tetapkan aja dalam hati Dira sendiri, jadi kamu enggak terombang-ambing, tapi jangan dulu diungkapkan secara frontal dalam kondisi psikologis Alif yang masih kaget dengan sakitnya dan kondisi tubuh lemah. Tapi udah terlanjur sih yah…

Coba sekarang hindari dulu deh pembicaraan soal hubungan kalian kalau prospeknya kurang bagus. Kalau Alif ngajak bicara soal itu lagi, Dira bisa berkelit sambil senyum manis, “Udah jangan dipikirin dulu, yang penting Alif sehat dulu yah. Mau aku kupasin apel?” Pokoknya tetap bersikap manis, kasih perhatian, fokus ke pengobatan Alif, sambil berpikir-pikir lebih lanjut tentang hubungan kalian, okay?

mygif
Dira menanggapi pada tanggal January 22nd, 2008 jam 8:52 pm

hai mbak titah, apa kabar? semoga sehat ya. hmmm…aku juga udah lama ga on line, krn sibuk ma kerjaan. Mbak, aku udah ga tau mesti gimana, tiap hari aku berdoa, tp blm ada jln keluarnya.
Mbak aku mau tanya: Apakah kondisi psikologis seperti stres akan sangat mempengaruhi kondisi penderita kanker? Apakah bisa mempercepat penyebaran sel2 kanker dlm tubuh penderita?
Mbak, dokter menyarankan agar Alif dirawat tetapi Alif menolak krn banyak faktor seperti biaya, lagi pula ia memikirkan bagaimana nanti pkekerjaan dan kuliahnya. Saat ini Alif bekerja sambil kuliah. Beberapa minggu belakangan dia sampai tidak masuk kerja dan kuliah karena kondisinya sangat drop, pdhl sebelumnya ia tdk pernah smpai tdk msk kerja. Apakah penderita leukimia stadium 1 bisa sembuh.
Tolong bagi teman2 yang punya pengalaman seputar leukemia spya berbagi.
Terima kasih.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal January 22nd, 2008 jam 11:02 pm

Bener Dira, stress sangat berpengaruh pada kesehatan, bukan hanya pada kanker tapi juga pada penyakit-penyakit lainnya. Untuk mengetahui hubungan antara kanker dan stress, coba baca artikel ini dan ini juga yah. Semoga membantu…

mygif
dida menanggapi pada tanggal January 29th, 2008 jam 1:04 pm

Hai mbak titah, pa kabar. Aku mau nanya mbak,apa bedanya CT Scan biasa dengan CT Scan+Contras.(untuk kepala) Bilamana CT Scan+Contras harus dilakukan?
Terima kasih jawabannya mbak.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal January 31st, 2008 jam 9:56 am

Dida, pemeriksaan (apa pun) dengan contrast akan memberikan hasil yang lebih jelas daripada tidak menggunakan contrast, dengan begitu kemungkinan kesalahan diagnosa semakin kecil. Untuk kepala, CT scan + contrast biasanya digunakan untuk mendeteksi kanker/tumor, tapi konon masih kalah sensitif dibandingkan dengan pemeriksaan MRI (magnetic resonance imaging).

mygif
Rizal menanggapi pada tanggal March 10th, 2008 jam 4:50 pm

Hai Mbak Titah, Maaf mengganggu mbaknya. Saya ingin berbagi cerita juga dengan kawan2 yang lain. Saya juga mempunyai masalah yang sama dengan Garlis. Dimana pacar saya saat ini telah di vonis mengidap kanker otak. Saya mengetahui bahwa pacar saya mengidap kanker otak, saat dia berbicara kepadaku ingin putus waktu aku tanya alasannya kenapa. Dia mengatakan bahwa dia mengidap kanker otak. Saya sedih mendengarnya dan kaget sekali. Dia takut saya akan sedih dan kenapa – napa. Tetapi akhirnya kami tidak jadi putus. Sekarang permasalahannya adalah saya tidak mengetahui sedikit pun tentang kanker otak. Dan itu yang membuat saya jadi bingung. Saya khawatir banget dengan pacarku itu mbak. Setiap kali aku tanya tentang penyakitnya itu dia tidak pernah memberitahu aku sedikit pun kadang – kadang dia mengalihkan pembicaraan. Padahal aku ingin sekali mengetahui perkembangannya. Yang aku tahu hanya setiap bulan dia selalu suntik kayak anti bodi dan selalu membawa obat. Katanya itu adalah kemoterapi. Yang saya takutkan itu kalau ada apa – apa mbak. Kapan lalu saya kaget waktu dia mimisan waktu saya dengan dia pergi. Dan juga dia sering pingsan. saya Takut sekali mbak. Dan bingung. Saya hanya bertanya bagaimana caranya mengetahui perkembangan dari penderita kanker otak dan saya juga ingin mengetahui apa saja tentang kanker otak? Begitu saja mbak maaf klo ada salah. Tolong ya mbak! Saya tunggu jawabannya. Terima Kasih Sekali sebelumnnya.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal March 11th, 2008 jam 9:03 pm

Rizal,
Wajar kalau kamu sangat mengkhawatirkan keadaan pacarmu. Kamu selalu ingin tahu keadaannya, sayangnya dia tidak mau bersikap terbuka kepadamu. Pendapatku, kamu harus menghormati kemauannya, mungkin dia punya alasan tertentu untuk tidak bersikap terbuka kepada kamu. Walaupun kamu pacarnya, kamu dan dia tetap punya privasi masing-masing yang nggak boleh dilanggar lo! Kalau masih pengin tau juga, coba minta ijin ke dia, boleh nggak kalau kamu tanya ke keluarganya?

Kalau ingin tahu lebih jauh tentang kanker otak, bisa baca di sini dan di sana. Lengkap deh.

mygif
Rizal menanggapi pada tanggal March 12th, 2008 jam 5:22 pm

Terima kasih mbak atas jawabannya. Saya masih penasaran mbak sampai saat ini. Dan Terus terang saya bingung dan sedih sekali harus bagaimana sekarang. Saya melihat dia sakit tetapi saya tidak bisa membantu apa2!. Saya kapan lalu secara tidak sengaja bertanya kepada ibu dari pacarku itu. Tetapi ibu pacarku itu sepertinya menutupi. Padahal saya terus memaksa untuk mengetahui tetapi saya tidak bertanya secara langsung. Tetapi bertanya dengan memancing ibunya pacarku untuk memberitahu. Karena takut orang tuanya sedih. Tetapi masih saja tidak di jawab. Aku takut kalau ternyata penyakitnya itu telah stsdium parah!!! Sekarang hari – hariku hanya terfokus ke pacarku. Keluarga, kuliah, temen – temen ku semua urusan yang tidak penting aku tinggalin semua sekarang. Aku Sudah mulai putus asa sekarang. Saya benar – benar putus asa. Harus berbuat apalagi sekarang. Sekarang dia mulai agak lupa dengan apa yang telah dilakukannya mbak. Dan dia sering bilang kepadaku secara tidak sengaja bahwa di setiap malam dia bermimpi dia itu telah mati. Ibunya pun juga sering katanya bermimpi seperti itu. Aku harus berbuat apa sekarang mbak. Bagaimana caranya memberi dia semangat dan caranya dia tidak terlalu sedih dengan penyakitnya juga sikap dan perbuatan saya kepada dia? Terima kasih sebelumnya mbak. Maaf klo ada salah dan maaf klo merepotkan mbaknya. Sekali lagi terima kasih.

mygif
micka menanggapi pada tanggal March 13th, 2008 jam 2:16 pm

Aduh..turut prihatin dengan cerita dik Rizal (aku panggil dik aja ya..). tapi dik Rizal ga boleh sedih gitu sampai urusan lain ditinggalin. padahal itu kan demi masa depan adik. jangan deh..nanti pacarmu tambah sedih. kalau kamu bersikap kaya gitu, kamu ga bakalan bisa kasih support ke dia. padahal supportmu penting banget. jadi tunjukkan ketegaranmu.oke.tetap berjuang tetap semangat.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal March 13th, 2008 jam 4:51 pm

Benar yang dikatakan Micka, Rizal. Kalau kamu bertanya apa yang harus kamu perbuat sekarang, pertama-tama adalah: tolonglah dirimu sendiri menyingkirkan rasa putus asa, sedih, dan bingung. Kendalikan emosimu, tenangkan dirimu, dan bersikaplah positif.

Pengobatan kanker bukanlah sebuah proses singkat yang selesai dalam satu-dua hari, jadi kamu tidak boleh meninggalkan semua urusanmu hanya demi pacarmu. Kamu harus bisa mengaturnya sedemikian rupa sehingga semuanya dapat berjalan bersama-sama.

Banyak kok yang bisa Rizal lakukan walaupun tidak mengetahui kondisinya secara persis, misalnya mengantar ke dokter kalau dia tidak keberatan. Menemaninya ngobrol tentang hal-hal yang menyenangkan (sangat mungkin dia bosan bicara tentang penyakitnya), membawakan buah dan membuatkannya jus (romantis juga kan?), berdoa bersama, mengajaknya mencari sisi-sisi positif dari penyakitnya (coba baca tentang Ketenangan Hati).

Mm… memangnya apa yang akan Rizal lakukan seandainya sakitnya parah? Lakukan aja sekarang, kenapa nunggu sakitnya parah dulu? :)

mygif
Rizal menanggapi pada tanggal March 14th, 2008 jam 10:14 am

Ya terima kasih banget buat saran dan support dari mbak micka dan mbak titah. Aku coba sekarang ngelakuin semua yang dikatakan mbaknya. Karena tidak semudah itu mbak. Tapi pasti aku coba kok mbak. Pada malam td (hari kamis malam) waktu menemani dia maen. Dia tiba2 muntah darah. Dan muntahnya lumayan banyak terus dia bilng juga dadanya terasa sakit dan sesak untuk bernafas. Langsung malam itu juga aku bawa dia pulang. Tetapi orang tuanya secara gampang hanya mengatakan itu sudah biasa. Maksud dari perkataan orang tuanya itu apa? Apa gara – gara ada aku disitu sehingga orang tuanya bilang tidak apa – apa?!!! Ingin menutupi itu semua!!! Dan langsung malam itu juga papanya pergi ke dokter untuk periksa malam itu juga. Tetapi tidak jadi karena dokternya sedang ada seminar di luar kota. Dan bisanya itu hari senin besok. Dengan nada agak membentak aku bilang ke dia dan orang tuanya bahwa aku ingin ikut nemenin dia periksa dan konsultasi ke dokternya itu. Dia hanya menjanjikan iya nanti boleh ikut. Apa salah mbak aku berbuat demikian?!!!
Klo seumpama sakitnya telah parah dan tidak ada harapan untuk sembuh. Aku sudah mempunyai rencana mau ninggalin kuliah aku dan mau menikahi pacarku itu. Dengan atau tanpa restu orang tua aku!!! Sekarang hidup aku sudah bener – bener seutuhnya untuk dia mbak. Qpengen membahagiakan dia. Qmau nemenin dia sampai saat – saat terakhirnya.

mygif
C kEmBaR ImOuTzxZz menanggapi pada tanggal March 17th, 2008 jam 7:05 pm

wAt rIzAl yAnG SaBaR AjA yA….
qT AkAn cObA BanTu deNgAn dOa,,
rIzAl tYuZ BeRdOa sAmA TuhAn sUpAYa dIbeRi kekuatAn uNtUk meNgHaDaPInYa,,,
tEtEp sEmAnGaT Y wAt kAlIaN bEr2..
CaH YOoO…!!!!
^_^

mygif
Rizal menanggapi pada tanggal March 24th, 2008 jam 12:32 pm

Terima kasih atas saran dari mbak ” C Kembar Imout”
Sekarang Aku tidak pernah berhenti untuk selalu bersamanya. Setiap hari aku selalu maen ke rumahnya. Ya sekarang hari – hariku bersama dia terus. Alhamdulilah sekarang aku agak mendingan menyikapi penyakit pacarku itu. Semoga Aku dapat bertahan mendampingi dia… (^_^)

mygif
Rizal menanggapi pada tanggal April 4th, 2008 jam 11:53 am

Halo semuanya sudah lama saya tidak Online. Halo mbak bagaimana kabarnya? Semoga selalu baik – baik saja bersama keluarga. Mbak saya mau tanya pacarku giginya itu setiap hari kok mengeluarkan darah ya? Setiap kali makan, gosok gigi, dll. Pokoknya di sentuh sedikit langsung berdarah? Saya tunggu jawabannya mbak. Terima kasih maaf telah merepotkan. (^_^)

mygif
Titah menanggapi pada tanggal April 7th, 2008 jam 8:09 pm

Rizal, pada orang “sehat”, gusi berdarah bisa disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin C (diatasi dengan banyak makan buah-buahan segar) atau banyaknya karang gigi di dekat gusi (bisa dibersihkan oleh dokter gigi). Tapi pada pacarmu, bisa jadi itu merupakan efek samping pengobatan yang dijalaninya. Coba konsultasikan pada dokter ya…

mygif
ika menanggapi pada tanggal June 28th, 2008 jam 7:16 pm

hi semua….
untuk semua yg org yg sedang terkena kanker berapun stadiumnya dan meskipun sudah metastase sekalipun, kalian harus yakin bahwa keluarga akan terus optimis dan berdoa untuk kesumbuhan mu.

Karena itu yg saya dan kell alami.
meskipun dokter sudah angkat tangan akan penyakit adik saya, kami sekeluarga tetap optimis, karena keoptimisan kell dan perhatian kell dan org2 terdekat lah, yg pling membuat adik saya bahagia.

mribka25@yahoo.com

mygif
ZeN LuV iTha menanggapi pada tanggal September 9th, 2008 jam 10:50 pm

malem ni begitu hening….tanpa dia gar…
biasanya ku selalu tmnenin dia tiap mlem karena dia pasti g bisa tidur karena tiap malem hiduungnya keluar darah karena penyakit leukimia..aku juga ingin berbuat sesuatu untuk dia..karena ku yakin penyakit nya tetap akan isa di obatin…aku coba hubungin kakak ku yang kuliah di kedokteran jerman…kakakku ingin bicara dengan dokter yang nanganin dia..tp tangisan yang aku dapetin…dan hubungan pun putus…..aku sayang ma dia….tapi aku tak kan pernah menyerah dengan semua ni….ngomong-ngomong air zam-zam isa ngobatin si dia g ya??? ato cinta ni bisa sembuhin dia…(Gila dech………..)Luv U so ****

mygif
Rizal menanggapi pada tanggal September 11th, 2008 jam 3:59 pm

Hai semuanya…
Halo Mbak Titah bagaimana kabarnya? Sudah lama saya tidak online.
Mbak apakah seorang penderita kanker otak juga bakalan bisa terkena penyakit lainnya?
Karena beberapa waktu ini pacar aku merasa sakit semua tulang – tulangnnya serta gejala – gejala seseorang yang mengidap kanker darah (leukemia)dan kapan lalu tes darah dan urine. Dan hasilnya semuanya normal tetapi sel darah putihnya lebih banyak dari pada sel darah mearhnya. Dan dokter bilang itu tidak apa – apa. Apakah itu juga gejala kanker darah (leukemia)?
Saya tunggu jawabannya mbak. Terima Kasih.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal September 11th, 2008 jam 9:48 pm

@ZeN LuV iTha
Coba air zamzamnya ditambah doa, cintanya ditambah doa, doanya yang khusuk… pasti besar kok pengaruhnya ke dia… ya ZeN? Moga dia cepet baik lagi…

@ Rizal
Sudah pasti penderita kanker otak bisa menderita penyakit lainnya, sedang orang sehat saja akhirnya bisa menderita penyakit kok. Tapi sel darah putih tinggi bukan selalu berarti leukemia. Sel darah putih meningkat kalau tubuh sedang mengalami infeksi, gunanya adalah untuk melawan infeksi itu. Mungkin pacarmu lagi menderita infeksi tertentu, yang bisa jadi salah satu gejalanya terasa sakit semua tulang-tulangnya. Kalau dokter bilang tidak apa-apa ya tidak apa-apa, kan beliau sudah menyuruh periksa darah dan urine, dan melihat hasilnya secara lengkap. Kalau dokter mencurigai sesuatu yang lain, pasti beliau menyarankan pemeriksaan lanjutan. :)

mygif
ghe-ghe menanggapi pada tanggal October 20th, 2008 jam 9:01 pm

hai…
aku cew usia 17 ton,aku juga di vonis kanker otak. aku menderita sakit udah selama 4 tahun. tapi 2 tahun terakhir ini aku tambah parah. saat ini aku cuma minum obat penahan sakit dosis tinggi dan rutin kemo. terkadang aku nyerah dengan hidup ku…
aku semakin terpuruk di saat aku di t5inggalin pacar ku setelah dia tahu aku sakit kanker. saat itu aku down dan langsung drop. teman… saat ini aku tidak peduli lagi dengan cinta, aku pengen di saat-saat terakhir ku aku sendiri menghadapinya tanpa adanya cinta. aku tidak mau orang-orang yang ku sayangi menagisi aku di saat aku pergi nanti. sebenarnya aku pengen banget ada orang yang special di hatiku nanti di saat terakhir ku…
di dalam pikiran ku sampe saat ini aku hanya ingin bahagia meskipun itu hanya sebentar saja. mungkin xan tahu seperti apa kekacaun hatiku…..
tapi aku yakin Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk ku…. amien..
GOD BLESS WE ALL…

mygif
Titah menanggapi pada tanggal October 21st, 2008 jam 9:13 pm

hai ghe-ghe,
dalam menghadapi kanker ikhlas dan pasrah adalah sikap yang baik dan menunjang kesembuhan, tapi jangan sampai berubah jadi menyerah ya. usahakan kamu tidak terus-menerus memikirkan kematian, karena kematian itu tidak akan datang sebelum waktunya, lebih baik kamu menjaga semangatmu untuk bisa sembuh, sembuh, sembuh.

kalau memang hatimu kacau, bicaralah dengan orang yang kamu percaya, khususnya ortumu, itu akan sangat membantu. juga, kebahagiaan macam apa yang kamu inginkan saat ini ghe? coba utarakan pada orang-orang terdekatmu, mungkin mereka bisa membantu mewujudkannya. tapi orang lain hanya bisa MEMBANTU, ghe sendirilah yang harus mewujudkannya. kebahagiaan akan muncul dari sikap positif kita dalam memandang/menyikapi sesuatu.

doaku untukmu, semoga mendapat pengganti “orang spesial” yang lebih baik, dan cepat sehat lagi ya ghe…

mygif
Ghe-Ghe menanggapi pada tanggal October 22nd, 2008 jam 9:21 pm

makasih yah mbak…
Ghe gak tau mbak apa yang bisa buat Ghe senang. perasaan di dunia ini gak adah yang bisa ngertiin Ghe pah dah nah Ghe. memang sih kemrin Ghe sempet putus asa mbk. tapi Ghe sadar Ghe masih punya orang tua en keluarga Ghe yang pasti nya mereka sayang dan cinta mah Ghe.
Banyak orang yang pengen buat Ghe senang mbak. tapi Ghe GAK YAKIN itu…..
muah itu uma plsu dn hanya sesaat sja. tolong mbk bantu Ghe dalam mecahin masalah ini….
Thanks… GBU

mygif
Titah menanggapi pada tanggal October 23rd, 2008 jam 1:16 pm

Wah aku jadi takut nih Ghe, pengin bantu mecahin masalahmu ntar disangka cuma palsu en pura-pura? Hehe… jangan marah, cuma becanda kok Ghe…

Gini yah Ghe, kalau kamu pengin bahagia, coba hati dan pikiranmu dibikin selalu positif. Buang jauh semua prasangka buruk. Selalulah berprasangka baik pada semua orang, dan selalu temukan hal-hal positif dari semua keadaan yang Ghe hadapi. Jadi kalau ada orang yang pengin buat Ghe senang… terima dengan tulus dan senang hati dong! Untung banget yah punya banyak teman dan saudara yang pengin buat Ghe senang?! Nikmatin aja! Jangan malah diprasangkai kalo semua itu cuma palsu ato sesaat! Kalo kamu slalu mikir gitu, emang hati gak akan pernah ada bahagianya…

Pokoknya kalo ada yang pengin nyenengin hati Ghe, nikmatilah & syukurilah… banyak lo orang lain yang bener2 gak punya siapa-siapa lagi & gak punya apa-apa lagi buat nyenengin hatinya, ah… bahkan perut lapar aja gak punya sesuatu buat dimakan!
Lah kalau ada yang nyuekin Ghe, gak usah bingung juga, anggap aja dia lagi banyak masalah, bingung, pusing, atau sakit perut, hehe….

Mau tau cara untuk bikin kamu lebih senang lagi? Mau? Caranya: buatlah orang lain jadi senang, dan senanglah melihat kegembiraan orang lain. Lho? Kok malah bikin orang lain senang? Emang! Coba aja, boneka-boneka yang udah enggak kamu pakai berikan pada anak-anak miskin atau anak-anak yatim di sekitar rumah; lihatlah matanya yang berbinar gembira, lihatlah senyumnya yang merekah tulus, rasakan betapa bahagianya mereka, maka kamu akan bener-bener bahagia…

Okey Ghe, met bahagia yah… bahagia akan buat Ghe jadi sehat juga :)

mygif
ghe-ghe menanggapi pada tanggal October 23rd, 2008 jam 6:58 pm

HEEEEMMM…
ayah mahkasuh yah mbak..
mbak Ghe pengen cerita mah temen-temen yang lain yang sesama penderita kayak Ghe mbak..

mygif
Titah menanggapi pada tanggal October 25th, 2008 jam 9:19 pm

okeh…
boleh aja cerita2 di sini, atau ntar aku undang temen2 yang sama2 kanker otak untuk kenalan ma kamu yah? tapi nggak tau mereka sempet atau enggak loh :)

mygif
Nesya menanggapi pada tanggal October 28th, 2008 jam 6:05 pm

Hai nm ku Shreen Wanda Nesya Virgin ixsel. Panggil ja ak Nesya ak uda skt leukemia uda stdium akhir ak gx punya tmn.. Papi kerja trus.. Mami gx peduli ma aku.. Ak pengen curhat ni mulai sekarang ak uda mulai mlz kemo, cuci darh, mnm obat… Ak lg trauma ni

mygif
Ani menanggapi pada tanggal October 30th, 2008 jam 9:28 am

Hai Nesya….jangan merasa tidak punya teman sayang….kami semua temanmu. YOU’RE NOT ALONE. Kalo boleh tau Nesya ada dimana ya….kalau di jakarta ada Cancer Information & Support Center. Kami suka berkumpul tiap 2 minggu sekali di Imam Bonjol & RS. Mitra Kelapa Gading. Ada emailnya : ancerclubcisc@gmail.com. atau telp ke 5328149.

So…Nesya sayang, ortu kamu mungkin bukan tidak peduli, tapi mereka punya alasan sendiri mengapa mereka sibuk. Coba bicara dari hati ke hati sayang, dan….saya jadi sedih kalo Nesya sudah mulai malas berobat. Nesya masih pengen sehat kan? Jangan putus asa…Tuhan tidak suka hambanya yang putus asa. Ada di CISC namanya Mas Tulus, dia leukimia sejak kecil(3 tahun), so…sekarang sudah kuliah dan sehat-sehat saja, bahkan dia sangat suka membantu teman sesama penderita. Ok…meski kita menderita kanker, tidak ada halangan untuk menjadikan hidup kita berarti….do’a kami menyertai…

mygif
Titah menanggapi pada tanggal October 30th, 2008 jam 9:57 pm

Hai Nesya,
Bener yang dikatakan Mbak Ani, di sini kita saling berteman & saling curhat, jangan merasa sendirian ya… Tentu saja Papi kerja terus, kan Papi pengen Nesya sembuh, Papi harus cari uang buat ngobatin Nesya dong! Mungkin Mami juga melakukan hal yang sama. Kalo Nesya pengen dapat perhatian dari Papi-Mami, ada caranya. Nesya hrs bicara jelas n spesifik sama mereka supaya mereka ngerti apa maumu. Daripada ngeluh “Papi kok kerja terus…” (Papi jadi bingung, kalo gak boleh kerja trus mesti ngapain dong?) lebih baik Nesya bilang gini, “Pi, ntar malem sebelum tidur pijitin Nesya ya…” Nah, sambil dipijitin Nesya kan bisa curhat sama Papi. Begitu jg sama Mami, boleh aja sekali-sekali Nesya manja dikit minta disuapin, minta ditemenin nonton tivi, ato minta sesuatu yang lain… pokoknya ngomongnya harus jelas. Kalo emang gak lagi sibuk, Mami pasti mau kok.

Kenapa Nesya kok mulai mlz kemo, cuci darah (eh… masa sih kemo sekaligus cuci darah? kalo cuci darah biasanya enggak boleh kemo deh), mnm obat? Trauma krn apa? Kalo kita baca cerita org-org yg sembuh dari kanker, semua punya semangat tinggi yang tak kenal menyerah. Nesya jg donk! Ayuk! :)

mygif
Na menanggapi pada tanggal November 5th, 2008 jam 5:30 pm

ky’y sedih bgd ia pacar qt mendrita kanker
Na jg pnya pcr dy jg kn kanker rasa’y sedihhhhh bgd klw ampe qt khilangn or9 yg qt saiian9..
V sabar aja Allah g mungqn ngsih coba”n m qt dluar bataz kmampuan qt..
bwd Garlis sabar aja ea,,bqn dy seneng aj j9n ngun9qt” mslh itt

mygif
emily menanggapi pada tanggal November 11th, 2008 jam 3:54 pm

mba titah,,brp lama org yang mengidap kanker otak stadium 4 bisa bertahan,,??karna pacar aq mengidap penyakit kanker otak sudah 3-4th,,dia sudah berobat alternative maupun dokter…malah sempat dia coba berobat k singapore,,apa msh ada kesempatan untuk sembuh,,di luar dari kuasa-Nya??aq tetap berikan dia semangat meskipun aq baru pacaran 5 bulan dengan dia… best regards

mygif
Titah menanggapi pada tanggal November 11th, 2008 jam 10:13 pm

Hai Emily, sorry saya nggak bisa menjawab tentang berapa lama orang yang mengidap kanker otak stadium 4 bisa bertahan. Jawabannya sangat tergantung kondisi pacar kamu, sudah sejauh mana kankernya menyebar, badaimana kondisi umum tubuhnya, apakah ada komplikasi dengan penyakit lain, bagaimana kondisi kejiwaannya, pengobatan apa yang dipilihnya, bagaimana gaya hidupnya, bagaimana pola makannya, dll. Banyak banget faktor yang mesti diketahui lebih dulu. Dokternya akan menjawab lebih jelas kalau kamu tanyakan hal ini pada beliau.

Mm… apa sih yang kamu maksud dengan “apa msh ada kesempatan untuk sembuh,,di luar dari kuasa-Nya??” Memang ada di dunia ini sesuatu yang bisa terjadi di luar kuasa-Nya?

mygif
Ana menanggapi pada tanggal November 18th, 2008 jam 2:47 pm

Iyh,ak jg sdh bgd.thun lalu ak pny ttm..dy smpt ska ma aq. Dy mgdp leu kimia stdium akhr.ak g tw pa yg harus lakuin? Skrg dy ud prgy? Dan skrg ak jg pny pcr yg mgdp pnykt jg?jd,apa yg harus lakuin bwt dy?rasa’y sbwh smgt aj ga ckup buat dy..

mygif
Ani menanggapi pada tanggal November 19th, 2008 jam 7:00 pm

Hi Emily and Ana…
Jangan pada loyo dan pesimis dong….jangan juga berpikir yang negatif. Rugi, rugi, rugi dan rugiiiii banget. Lahir, hidup dan mati kita ada di seutas tali takdir. Dan yang tau cuma Tuhan. Apapun yang kita hadapi termasuk apa yang dialami oleh orang-orang yang kita cintai….pasrahkan sama Tuhan, PLUS usaha kita jangan berhenti. Oke? harus oke….Terkadang hidup ini terasa tidak adil. Tapi mungkin ini yang terbaik dari Tuhan, dan ini adil menurutNya. Berprasangka baiklah padaNya.

mygif
sely menanggapi pada tanggal January 29th, 2009 jam 1:59 pm

hai semuanya…
salam kenal…saya sely,saya berumur 21thn. saya sudah berhubungan dengan seseorang selama 3tahun,tapi diakhir tahun ke 3 dia terkena kanker darah meiloblastik kronik(ada yang tau gta tentang kanker itu?????)…
terus terang saya sedih sekali medengar berita tersebut..padahal kami ingin melanjutkan hubungan kami menjadi lebih serius..hiks!!!
sekarang hari-hari saya penuh dengan kesedihan tapi saya bertekad untuk selalu mendampinginya..
walaupun tidak mudah menghandle emosinya yang menjadi lebih temperament…
(kenapa ya setelah divonis kanker darah pacar saya jadi sedikit emosional dan temperament????ada yang ngerti???…)
apakah ada peluang untuk sembuh saya belum tau..
tapi saya optimis selama banyak cinta yang dicurahkan pada pacar saya…dari keluarga, teman-teman dan saya sendiri..memberikan dukungan moril yang mgkn jauh lebih besar dibandingkan dengan pengobatan itu sendiri…
saya tidak mau sampai terjadi apa-apa sama dia..
tapi klopun memang sudah kehendak Allah s.w.t..
doakan saya ya teman-teman untuk bisa menerimanya…hiks..hiks…hiks….
(ada yang tau ga dengan apa mengobati leukemia????? ditunggu kabar selanjutnya ke sely.fitria@yahoo.com)

mygif
sely menanggapi pada tanggal January 29th, 2009 jam 2:11 pm

mba titah ap yang sebaiknya saya lakukan utnuk menghandle sikap temperament pacar saya?

mygif
boy menanggapi pada tanggal March 10th, 2009 jam 11:08 am

thnxz bgt iah mba’ da bikin blog ini..knlin nm saya boy,saya pny ce iang nm ny dita.Ce saya itu mengidap sakit leukemia stadium 3,wktu prtma saya tau dia skt itu kls 1 sma.sampai skrg kita msh jadian,tp iang saya takutkan.dokter bilang umurny ga akan pnjg lagi,kira2 2 bln lagi..saya ngerasa sedih bgt dengar itu smua..tapi skrg dia malah lebih sering mimisan,sakit kepala,pingsan,..dan lebih anehny dia sering menyendiri di kamar..
Saya ngersa takut klo2 dia prgi bgtu aja..,saya minta doa dari smua iah..mdh2n tuhan berikan iang terbaik utk pacar saya..

amiiiiiiiin….

mygif
Titah menanggapi pada tanggal March 12th, 2009 jam 3:01 pm

@ sely
soriii… lama sekali baru balas. gimana kabar pacar kamu sel? sudah nggak temperamental lagi? semoga ya. kalaupun dia masih agak temperamental, itu wajar ‘kali ya. selain karena bawaan penyakitnya, bisa juga karena dia merasa tertekan banget setelah tau kena leukemia. kayaknya sely yang mesti banyak mengalah, sambil tetep memotivasi dia untuk bangkit, semangat, n ceria lagi. jangan memaksakan kehendak sely walaupun maksud kamu baik, karena bagaimanapun yang menjalani adalah dia. jadilah pendamping dan pendukung yang baik, pahami perasaannya, dan berikan cinta yang banyak, itu sangat berarti buat dia. tapi sely sendiri gak boleh sedih… kan mesti bisa senyum sama dia…?

@ boy
jangan percaya gitu aja pada ramalan dokter yang 2 bulan itu, takutnya malah bikin sedih, drop, dan akhirnya malah jadi kenyataan. pokoknya jalani aja sambil berusaha semaksimal mungkin, jangan putus asa siapa tau ada mukjizat. apa pun yang terjadi pasti itu yang terbaik menurut Tuhan.

n kalo dia pengin menyendiri biarkan saja, berikan waktu untuk itu. kadang seseorang memang butuh menyendiri, mungkin dia lagi pengen merefleksikan hidupnya, lagi pengin berdialog sama Tuhan, lagi pengin menata batinnya, atau apa entahlah. mendampingi itu memahami kebutuhannya, bukannya harus lengket terus seperti perangko. :)

mygif
raditya menanggapi pada tanggal March 18th, 2009 jam 3:30 pm

hmf mbak saya raditya
hallo mba saya pen tau gmana cranya bikin orang thu smangat lagi utuk hidup??
coz orang yang saya sayangi mengidap SIROSIS dia baru tahu tentang penyakitnya it barusan@ nih. Tapi pada saat dia sakit aku gag ada didekatnya soalnya aku ada di puncak dan dia ada di jogja. Kita cman bisa smsan doang! Gimana ya mbak biar saya bisa nyuport dia tapi dgan jarak jauh. Karna dia bener2 udah putus asa sampai-sampai obatnya dia buang. N dikeluarganya juga lagi ada masalah jadi dia pen mati and kayaknya keluarganya gag ada yang ngasih syupoprt buat dia jadi dia gag mau hidupn lagi. hmf gimana ya mbak caranya biar dia semangat lagi buat hidup????

mygif
Titah menanggapi pada tanggal March 18th, 2009 jam 10:04 pm

radit, memang perlu waktu untuk membuat seseorang bisa menerima penyakitnya dengan tenang. tapi kalo orang yang kamu sayangi itu segitu putus asanya sampai dia pengin mati dan obat pun dia buang, itu artinya memang dia butuh bantuan orang lain untuk menghadapinya.

saran aku, kalo memang kamu sayang dia, tengoklah dia ke jogja barang 1-2 hari. kalo itu nggak memungkinkan, telepon dia sesering mungkin. kalo telepon terasa mahal, beli aja kartu yang sama, kan jadi murah banget tuh. tapi waktu telepon jangan langsung kasih nasehat macem-macem, biarin aja dia curhat banyak-banyak, ikuti alur pikirannya, pahami perasaannya, tapi pelan-pelan tetep diarahkan ke arah yang lebih positif. ajak dia becanda, ngobrol hal-hal yang lucu & fun, biar dia ceria lagi n tumbuh lagi semangatnya.
trus kalo dia suka cokelat, paketin cokelat spesial buat dia, cokelat itu bisa ngilangin stres loh! good luck ya! :)

mygif
Ani menanggapi pada tanggal March 19th, 2009 jam 6:46 am

Dear Radit & Mba Titah….

Itu namanya masa “denial”. Banyak teman-teman yang tidak mampu melewati masa itu. Tapi kebanyakan dari survivor yang bertahan lama adalah “penerimaan diri”. Jangankan si pasien, orang di sekitarnya pun “denial”. Saya mengalaminya. Tidak mudah memang,tapi yang sangat membantu saya saat itu adalah “spiritual”. Ingatkan untuk kembali kepada Tuhan. Apapun kondisinya. Berdialog denganNya, menangis, merintih,mengeluh,marah atau apapun itu semua jika dikembalikan pada Tuhan rasanya menjadi seringan kapas. Semua dan setiap yang hidup akan berpulang.Jalannya kita tak pernah tahu, tapi dengan kita diingatkan dengan sakit, tentunya kita secara sadar akan memilih jalan yang baik dan lebih baik, amin

Untuk teman-teman yang sekiranya membutuhkan buku saya “Nobody Happy With Cancer BE BRAVE & SMART” bisa menghubungi saya di ani@solusimedia.co.id. Saya bagikan secara gratis sebagai syukuran bahwa saya masih diberi kesempatan hidup memasuki tahun ke-3 terhitung sejak saya menerima vonis kanker pada Maret 2006, alhamdulilah.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal March 20th, 2009 jam 9:24 pm

Hee… baru sekarang aku tahu ada yang memperingati “ulang tahun” vonis kanker. Dengan disyukuri begitu semoga kankernya nggak berani balik lagi ya, An! :)

mygif
Ani menanggapi pada tanggal March 21st, 2009 jam 9:35 am

He-he-he…aneh ya. Penyakitan kok disyukuri. ya iyalah Mbakyu…kalo nggak disyukuri nanti jadi kufur nikmat. Tidak mudah memang, tapi bagiku setiap hari adalah rasa syukur. Alhamdulillah….
jadi buat teman-teman yang masih depresi dengan Kanker, terapi syukur atas apapun pemberianNya insya Allah akan membantu kita untuk semakin baik dalam banyak hal, amin.

mygif
kkia menanggapi pada tanggal June 2nd, 2009 jam 2:29 pm

hai semuanya, knllindd, ggue kkiaa.. shhabat ggue jugga leukemia, ddah staddium 4 , mau nanyaa, gmnna ggue harus perlakkuinnd ddia ??

mygif
kkia menanggapi pada tanggal June 2nd, 2009 jam 5:52 pm

bales iiaa…… tolonnggg banggeeddd

mygif
kkia menanggapi pada tanggal June 2nd, 2009 jam 5:53 pm

mmbba titaah .. bales yuaa

mygif
Titah menanggapi pada tanggal June 13th, 2009 jam 12:09 am

kkia, perlakuin sahabat kamu seperti sebelumnya, seperti sebelum kamu tahu dia kena leukemia. tetep temani dia, dukung dia, bersenang-senang ma dia, telepon dia, dengerin curhat dia. sepanjang fisiknya mampu, orang sakit lebih senang diperlakukan seperti orang sehat, dan itu akan membuat dia lebih sehat! okey…!

mygif
kkia menanggapi pada tanggal June 17th, 2009 jam 12:13 pm

makasih mba , dia baru aja pulang dari singapur , abis pengobatan . dan ga lama lagi dia mau transplantasi sumsum, tapi itu harus dilakuin di negara mana? apa di indonesia bisa? masalahnya dia ga mau jauh jauh . Aku juga asih inget , dia pernah bilang kalo hidup aku lebih enak dibanding hidup dia yg tiap hari ngelawan penyakitnya . Aku juga terus support dia , tapi dia suka ngeluh . malah di ulang tahunnya yg ke 17 , dia harus ngerayain di rumah sakit, jujur, aku ga tega. Sampe aku nangis . Oh ya mba , gimana caranya biar dia semangat terus? Ga ngeluh. dokter bilang, kalo shbt aku ga boleh punya beban pikiran, pacarnya selalu ngingetin itu, tapi dia malah jawab “gimana ga ada beban , tiap hari gue cuma bisa pasrah , gue cuma bisa mikirin penyakit gue” . mungkin dia belum bisa nerima semua ini. Dulu, dia gadis yg ceria, aktif di sekolah, dan dia pintar. tapi, dia udah jarang masuk sekolah, karna dia harus dirawat di rumah sakit, menurut mba, apa lebih baik dia home schooling? thanks mba

mygif
kkia menanggapi pada tanggal June 17th, 2009 jam 12:19 pm

mba , bales ya . kia tunggu

mygif
kkia menanggapi pada tanggal June 17th, 2009 jam 12:20 pm

mba. mau nanya lagi, leukemia disebabkan saama apa?

mygif
Sondang menanggapi pada tanggal October 9th, 2009 jam 3:11 pm

saya punya seorang sahabat penderita kanker, seorang buruh out-sourcing berpenghasilan pas-pasan dengan satu istri dan 2 anak yang masih kecil-kecil. untuk mengobati penyakitnya dia sudah melakukan banyak hal dari mulai tindakan medis hingga alternative tp belum berhasil.
diawali dari suara yang sering serak, diobati dengan obat-obat bebas dipasaran, hingga akhirnya di vonis kanker sudah meluas diseluruh pita suara, PITA SUARA HARUS DIPOTONG,UNTUK BISA BERNAFAS “LEHER SUDAH DIBOR DIPASANGI SEJENIS KATUP YG BISA DIBUKA TUTUP, kanker terus meluas hingga kini timbul benjolan sebesar kepalan tangan orang dewasa disebelah kiri leher. rasa sakit yang luar biasa disekitar LEHER yang menjalar hingga pinggang membuatnya tidak lagi bisa bekerja,
RASA SAKIT YANG HANYA BISA DITAHAN DENGAN AIRMATA, PASRAH & DOA.
RASA SAKIT YANG HANYA DAPAT SEJENAK DILUPAKAN SAAT MELIHAT TAWA CANDA ANAK-ANAK YG MASIH BELIA.
RASA SAKIT BERCAMPUR BAHAGIA KETIKA TAU ISTRI TERCINTA TIDAK PERNAH KEHILANGAN ASA BERUSAHA.
KEMANA LAGI HARUS MERENTANG ASA KETIKA SEGALANYA TERASA HAMPA ?
Mohon pencerahan atas masalah seorang sahabat.

mygif
Ani menanggapi pada tanggal October 11th, 2009 jam 9:22 am

@Sondang….
Banyak saya menemukan teman-teman seperti itu…bahkan ada yang lebih parah lagi. Lepas dari semua usaha…kekuatan do’a adalah kekuatan yang luar biasa karena itu adalah kuasa Tuhan. Mintalah yang terbaik, insya Allah….Tuhan akan mengabulkannya. Amin. Do’aku menyertai…..

mygif
Titah menanggapi pada tanggal October 11th, 2009 jam 10:31 pm

@ kkia
aduh kkia… sorry ya baru bisa njawab pertanyaanmu. gimana kabar sahabatmu sekarang? semoga transplantasi sumsum tulangnya berhasil ya…

kkia, nyaris mustahil menyuruh seorang pejuang kanker untuk tidak punya beban pikiran. bebannya sangat berat, memang. yang bisa kkia lakukan untuk ngebantu dia adalah setia mendengarkan keluhan2nya (gak enak banget emang…), biarkan dia ngeluarin segala uneg-uneg & bebannya, itu yang akan buat bebannya jadi ringan.

soal home schooling, kalau itu dimungkinkan (sekolahnya mengijinkan), dan sahabat kamu mau/mampu menjalani, oke kok…

@ Sondang
Saya doakan semoga Tuhan memudahkan usaha & kesembuhan sahabat Sondang dengan cara-Nya. Sambil terus berusaha mencari kesembuhan, rasa sakitnya juga perlu diatasi, supaya semangatnya tetap tinggi. Silakan dimintakan obat antinyeri khusus untuk kanker pada dokter ya, Pak. :)

mygif
kkia menanggapi pada tanggal June 10th, 2010 jam 9:16 am

mksih mba , trnyata shbt ak emg kuat,skrg kita dh lulus sma mba .
skrg tiap hari aku jngukin dia ke rs , dngerin curhatannya . emang berat ngedengernya , sbg. shbt aku ngrasain apa yg dia rsain .
aku ga tega mba,dia kan punya pcr . kayanya pacarnya itu emosional banget .
aku srng bgt dgrn curhatan dia yg srng bgt berantem sm pcrnya . gmna cranya aku jlsin k pcrnya ? klo shbt ak sbnrnya butuh bgt perhatian sm dorongannya ? mksih .

mygif
Titah menanggapi pada tanggal June 12th, 2010 jam 3:53 pm

dear kkia,
sering ada saatnya ketika keluarga, sahabat, atau pasangan/pacar seorang pejuang kanker merasa “capek”, sekian lama harus terus-menerus memberikan support yang entah ada ujungnya atau nggak. begitu juga yg dialami sahabatmu & pacarnya, mereka berdua sama-sama capek; sahabatmu capek ngerasain sakitnya n menjalani semua proses pengobatan dgn segala efek sampingnya, pacarnya capek pacaran di rumah sakit melulu ~pastilah dia pengin ngerasain senengnya pacaran seperti teman2nya… jalan2 ke mall kek, nonton kek, camping kek…

kalo kamu ada waktu bolehlah ngajak bicara pacar sahabatmu itu. tapi sebelum kamu sampaikan kebutuhan2 sahabatmu akan dukungan pacarnya, sebaiknya kamu tanya2 dulu keadaan si pacar itu, dia lagi dalam kondisi bagaimana, sibukkah, kondisi keluarganya baik-baikkah, ada masalah atau tidak di tempat kuliah/kerjanya atau tidak, dll. mungkin dia butuh curhat ttg suatu masalah, yang hal itu tidak bisa dilakukan kepada sahabatmu…

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)