Bulan Juni kemarin ayah saya terdeteksi dari hasil lab. tingkat CEA nya tinggi sampai 100. Tetapi setelah dilakukan CT Scan, endoskopi, dan gastroskopi, tidak diketemukan adanya kanker… Dan disarankan untuk melakukan pemeriksaan ulang. Lalu kami pindah ke dokter lain untuk second opinion, dokter kedua menyarankan langsung ke Singapore, karena disana pemeriksaannya lebih canggih.
Kemudian kami pindah dokter lagi, karena tidak yakin apakah perlu sampai ke Singapore. Oleh dokter yang ketiga ini kami diminta terus memantau level CEA-nya, sambil diberi obat untuk lambung dan vitamin. Karena menurut beliau CEA tinggi belum tentu kanker. 1-2 bulan kami terus periksa setiap minggu CEA-nya dan juga kontrol ke dokter, tetapi kadar CEA masih tetap tinggi, sempat turun dan naik tetapi tetap jauh di atas normal.
Karena kami merasakan tidak menemukan solusi, akhirnya kami memutuskan untuk berangkat ke Singapore. Di Sing, ayah saya menjalankan pemeriksaan PET Scan, gastroskopi, dan endoskopi oleh gastroenterologi spesialis. Dan juga bronchoscopy oleh respiratory spesialis. Dari hasil pemeriksaan itu semua, tetap tidak diketemukan adanya kanker. Tetapi luka (seperti sariawan di lambung) yg sudah terdeteksi dari pemeriksaan di Jakarta, dan diberi obat. Dan dari respiratory, ayah saya positif menderita TB. Lalu diberi obat (Pyrazinamide dan Ethambutol) untuk 2 bulan, sebelum balik ke Singapore.
2 bulan hampir berakhir, kemarin ayah saya periksa kembali CEA-nya, dan hasilnya ternyata CEA naik menjadi 190.
Saya jadi khawatir, sebenarnya apa penyebab dari CEA tsb. karena dari PET Scan tidak diketemukan kanker, sedangkan dari konsumsi obat TB tetap tidak menurunkan CEA nya.
Saya mohon bantuannya, karena terus terang saya bingung harus berbuat apa dan kemana….
Terima kasih banyak sebelumnya….
Sisca


Cerita Sejenis:
Sudah 48 sahabat yang menanggapi
Saya setuju dengan pendapat dokter ketiga Anda, yang mengatakan kadar CEA tinggi belum tentu kanker. Itu sebabnya untuk mendiagnosis suatu penyakit (termasuk kanker) perlu pemeriksaan macam-macam, untuk memastikan. Yang pernah saya baca, kadar CEA tinggi selain karena kanker juga dapat disebabkan oleh penyakit paru-paru kronik, merokok, luka pada saluran pencernaan, diabetes, gangguan liver, dan berbagai radang/infeksi kronik maupun akut. Mungkin CEA tinggi ayah Anda karena penyakit TB atau luka di lambung itu.
Tentang CEA yang masih tinggi setelah menjalani pengobatan 2 bulan, saran saya untuk sementara wait n see saja sambil meneruskan pengobatan, kan pengobatan untuk TB masih lama, minimal 6 bulan? Sementara itu sebaiknya ayah Anda menjalani
general check up untuk mendeteksi kemungkinan penyakit-penyakit lainnya, kalau ada. Jadi fokusnya bukan hanya pada kanker. Ok?
Semoga ayah lekas sehat kembali ya Sisca…
saya cmn memberikan commant bhw hasil pemeriksaan dr lab yg menyatakan CEA tinggi itu tidak menjamin adanya kanker.
krn ibu saya brsan ditest darah & semua hsl CEA nya menunjukkan normal, dr hsl diagnosa MAMOGRAFI & USG pun menyatakan bhw efek dr operasi lama (kebetulan prn mengidap kanker payudara), tetapi dr pemeriksaan dokter spesialis lain dinyatakan ada kanker yg terkontaminasi ke paru2.
makanya mnrt saya semua itu tdk menjamin.
untuk lbh pstnya memank benar harusnya ayah anda melakukan general check up. krn bs saja terinfeksi penyakit lain.
semoga segera menemukan jawaban dr penyakit ayah anda & menemukan pengobatan yg terbaik. juga lekas sembuh.
Gbu & daddy
saat memeriksakan darah di laboratorium, kadar cea saya 2,30 dari batas tertinggi
Saya sependapat dengan Mba Titah dan Valentine. Pada saat saya terdeteksi CA MAMAE, CEA saya normal, begitu juga dengan CA 153. Jadi jangan terlalu mempercayai satu pemeriksaan. Pengalaman teman saya juga sama dia CEA dan CA 15-3 nya tinggi di atas ambang batas, tetapi ternyata hasil tes yang lain tidak memberikan tanda-tanda kanker sama sekali. Saran saya juga sama dengan yang lain, lebih baik General Check up. So….jika hasil PET-SCAN tidak terdeteksi kanker,tambahin do’a yang kuat dan berserah pada Tuhan agar Tuhan benar-benar menunjukkan yang terbaik (mungkin ini cara Tuhan memberitahu apa yang telah diusahakan-BAHWA ITU BUKAN KANKER-amin)
Saya sangat kagum dengan dokter ayah Sisca yang mau merekomendasikan untuk berangkat ke Singapur. Jarang lho dokter kita yang begitu. Seringkali yang saya temui sinis terhadap dokter dan peralatan di negeri seberang.Bahkan ada yang mengatakan ke saya…”lagi punya uang ke Singapura, giliran dananya habis mohon-mohon ke kita”…beruntung ayah kamu Sisca….do’a kami semoga Tuhan menjaga Sisca & keluarga. Amin
Dear all,
alhamdulillah, hasil pemeriksaan Ibu saya CEA 4.9 jadi dibawah normal yang 5. tetapi sayang kerabat saya sampaii 892.8 saya benar-benar terkejut sampai minta di cek ulang oleh Lab. tersebut karena satu tahun yang lalu CEA dalam waktu Feb. 2007 hanya 1 dan Juli naik 7 dan sekarang November 2008 mencapai ratusan jadi berapa ribu persen kenaikannya? saya menyarankan untuk ke dokter dan periksa di lab lainnya. Kerabat saya algi pikir-pikir. Ibu saya juga pasien di RS SIngapore dan alhamdulillah pengobatannya berhasil. Saya setuju kalau para dokter INdonesia sering sinis terhadap kita pasien yang berobat ke Singapore. MEreka lupa berpikir mengapa kita samapi mau ke SIngapore? padahal kita juga apda dasarnya tidak mau akrena nomor satu biaya, tempat tinggal dan jauh dari keluarga. karena kita pernah mengalami kekecewaan dan tidak mau memproses untuk menuntut yah sudah kita cari alternatif di tempat lain atau dengan bahsa Agama kita harus berikhtiar dan bertanya ekpada akhlinya. Ibu saya mengalami over treatment yang diberikan dengan over dose. jadi pengobatan pertama memperbaiki overdose baru penyakit lain. Alhamudlillah, Ibu saya berobat sejak tahun 1993 sampai dengan sekarang. Yah itu lah ikhtiar kita hanya allah SWT yang tahu bagaimana suaha kita mengobati orang tua kita sebagaimana beliau dulu menjaga kita waktu masih kecil jika sakit. kita juga tidak tahu bagaimana Orang tua mengusahakan segala daya upaya mungkin pinjam, mungkin berjualan sesuatu guna mendapatkan dana pengobatan bagi kita? nah sekarang giliran kita sebagai anak-anak ini merupakan ajaran orang tua bagaimana mendidik anak. ‘Insya Allah kalau kita minta bimbingan Allah akan dapat jalan yang halal merawat orang tua yang sakit adalah ujian bagi kita sebagai anak. mudah-mudahan teman-teman semua termasuk anak-anak yang sholeh dan sholehah, amin. yang akan berkumpul kembali dengan orang tua di akhirat nantinya dengan suasana jannah. amin.
salam kenal untuk semuanya
Amin Allahumma amiinn… salam kenal juga Nadjmatul Faizah. Terima kasih telah mengingatkan dan mendoakan kita semua untuk selalu menjadi anak-anak yang sholeh dan sholihah. Semoga ibunda selalu sehat dan kerabat anda juga segera diberi kesehatan yang barokah, amin..
salam kenal….
dari yang pernah saya dapatkan. CEA memang adalah marker untuk Tumor terutama tumor di saluran pencernaan. biasanya Ca Colon (adeno Ca). Namun bukan berarti kadar CEA tinggi pasti menderita Tumor. Kadar CEA tinggi juga didapatkan pada perokok berat.
CEA Ibu saya 1,76 (Normal bukan perokok 0-3 ng/ml), namun dari hasil cek COLON IN LOOP ada kesan DIVERTICULOSIS DAN MASSA COLON DESCENDENS PROXIMAL (CA COLON).
Apakah itu berarti beliau terkena Kanker Usus Besar? Sampai saat ini hasil cek darah & ronsen colon belum dibawa ke Internist/Onkologist karena beliau tidak mau
Mohon pengalaman rekan lainnya.
Hii Livia, saya boleh ya menjawab sedikit… dari beberapa istilah yang saya sedikit tahu CA Colon bisa diartikan kanker usus besar.
Saran saya….sebaiknya segera dikonsultasikan kepada ahli ongkologi. Jika Ibunda Livia tidak berkenan, ada baiknya Livia atau yang lainnya membawa hasil lab itu ke ongkologi. Mengapa demikian? saya beranggapan bahwa ini penting karena untuk mendapatkan informasi yang jelas dari ahlinya. Setelah informasi diperoleh, Livia dan keluarga terdekat bisa menyampaikan kepada ibunda dengan cara yang bijaksana dengan tetap mengutamakan kondisi psikis Ibunda sebelum akhirnya mendapatkan langkah yang sekiranya akan ditempuh. Saya sarankan Livia membaca artikel “Hak-hak Pasien Kanker” di http://rumahkanker.com untuk sedikit membantu Livia. Smoga tuhan selalu menjaga kita semua, amin.
Dear Livia,
CEA normal bukan berarti tidak mungkin menderita kanker usus besar, sebaliknya CEA tinggi juga tidak selalu berarti menderita kanker usus. Pada kasus ibu anda, kalau dalam hasil colon in loop sudah jelas tertulis ca colon, berarti memang ibu anda menderita kanker usus besar, hanya sel-sel kanker tersebut belum ada dalam darah, sehingga kemungkinan belum menyebar terlalu jauh. Dengan pengobatan yang baik saya harap sel-sel kanker tersebut dapat segera dimusnahkan.
Mengapa ibu tidak mau ke oncologist?
Sebaiknya ibu diperkenalkan kepada seseorang yang telah sembuh dari kanker, pasti beliau akan mendapatkan masukan dan dukungan moril yang sangat beliau butuhkan saat ini. Saran Ani cukup baik, kalau ibu belum bersedia, sebaiknya Livia atau yang lainnya mewakili mengkonsultasikan hasil pemeriksaan tersebut ke dokter yang mengirimnya periksa CEA dan colon in loop.
Salam untuk ibu ya Liv, semoga cepat sembuh, amin.
Dear all,
Saya seorang pekerja di bidang pengeboran dan diharuskan untuk melakukan medical check up setiap tahun. Pada tahun 2007 hasit test CEA saya adalah 5.3, pada saat itu saya tidak terlalu worry. Tahun berikutnya 2008 nilai CEA saya turn menjadi 3.11 dimana sudah berada di range normal (saya adalah perokok +/- 10btng per hari)namun pada medical check up terakhir feb-2009 nilai CEA saya naik menjadi 6.45 dan disarankan untuk melakukan test ulang dan feses hematest. Dari hasilnya cukup membuat saya panik dimana CEA 6.05 dan hematest tinja menunjukkan positif. Saya belum sempat konsultasi ke dokter ahli karena saat ini saya sedang bekerja di lepas pantai (pengeboran). Kiranya bapak2 atau ibu2 di forum ini memiliki pengalaman seperti saya dapat memberikan sedikit pencerahan, karena terus terang ini sangat mengganggu konsentrasi saya. Apakah saya bisa dikatakan terkena kanker usus hanya dengan dua indikasi dimana nilai CEA yang tinggi dan hematest pada tinja positif???
Atas saran dan pencerahannya saya ucapkan terima kasih.
Dear Pak Krisma…..
Pemeriksaan untuk deteksi kanker sebenarnya sangat bervariasi dan tidak berhenti pada tes darah dan feses hematest. Sepertinya di atas sudah dijelaskan oleh Mba Titah.Saran untuk melanjutkan pemeriksaan sebaiknya dipertimbangkan, karena menurut saya lebih cepat adalah lebih baik. Satu hal yang ingin saya tegaskan adalah BERHENTILAH MEROKOK. Saya yakin anda tahu bahayanya merokok. Mulailah mengubah pola hidup dan kebiasaan anda menjadi POLA HIDUP SEHAT selagi anda masih memiliki kesempatan yang lebih baik dan lebih banyak lagi.
Dear Krisma,
Seperti dikatakan Ani, CEA di atas normal dan hematest positif belum bisa dijadikan indikator kanker usus, mungkin saja sekedar gangguan usus biasa. Untuk lebih jelasnya, setelah sempat “turun ke kota” sebaiknya periksa kolonoskopi ke dokter spesialis penyakit dalam. Jangan terlalu kuatir, tetapi berhati-hati ada baiknya. Semoga sehat selalu, ya.
Dear all..
awalnya sy tdk mengerti istilah CEA dan kedokteran lainnya. namun krn suami divonis dokter menderita CA Colon dan telah dioperasi akhir bln lalu, akhirnya sy mulai belajar mengenal istilah2 ini. suami diketahui menderita CA Colon berdasarkan hsl kolonoskopi dan CT Scan. sebelum operasi kadar CEA 11,5 dan setelah operasi 2,5. Saran di kolonoskopi, krn 1 bulan terakhir suami mengalami anemia HB rendah hanya 6 dan mengalami diare, kemudian ditransfusi namun kembali turun setelah 2 minggu. Dokter kemudian menyarankan untuk dikolonoskopi. Alhamdulillah, sumber penyakitnya segera diketahui. saat ini masih menjalani kemoterapi. alhamdulillah, siklus pertama telah dilalui dgn aman dan tidak seseram yang diceritakan banyak orang. Support dr keluarga sangat membantu pasien.
Salam Mbak Ryanti
Alhamd,.. Penyakit Kanker/tumor Colon suami anda telah berhasil dioperasi dan kondisi suami anda yang terus membaik. Hanya ingin berbagi dan saling mengingatkan bahwa kanker adalah penyakit yang memiliki potensi untuk kambuh (relaps). Dan seringkali ketika sudah kambuh, kompleksitas permasalahan yang dihadapi akan menjadi semakin rumit. Untuk itu mohon untuk selalu menjaga pola hidup, diet yang sehat. Selalu memantau perkembangan kesehatan melalui USG abdomen, CEA, dan kontrol ke Dokter secara berkala. Smoga sehat selalu ya Mbak,…
Saya menderita ca colon stadium dukes B. Sdh dioperasi dan menjalani kemoterapi 10 kali, terakhir dilakukan bulan Mei 2010. Sebelum operasi CEA menunjukkan angka 28 dan setelah operasi dan kemo menjadi 1,8 dan hasil kolonoskopi dan CT scan menunjukkan “bersih” dan tdk ada metastase. Hari ini adalah jadwal kontrol 3 bulanan, ternyata hasil uji CEA saya 3,2 apakah ini pertanda telah terjadi kekambuhan? terima kasih atas jawabannya
kaka ipar saya dideteksi oleh dokter patalogi anatomi kemungkinan 75% tumor ganas kelenjar getah bening n hasil cek cea 0,89 jauh dibawah ambang normal. apa memang ada kemungkinan penderita kanker dengan cea rendah??
sudah di cek ulang di dokter lain hasilnya cuma infeksi paru2.
sekarang benjolan2 di leher dan perut sudah tidak ada (tdk pernah operasi) tapi kondisi semakin drop setiap hari selalu merasa panas di bagian dada dan telapak tangan, berat badannnya juga semakin menurun.
terakhir sudah 2 kali transfusi darah karena hb sangat rendah dan disarankan dokter untuk di cek ulang ke surabaya karena dokter pun bingung dengan kadar hb yang terus menurun. tolong saran teman-teman, terima kasih sebelumnya.
apa boleh penderita kanker minum air kemasan (AQUA)???
@ Curie
Naiknya kadar CEA perlu diwaspadai sebagai tanda-tanda awal kekambuhan. Segera introspeksi diri apakah yang perlu diperbaiki lagi, mungkin pola hidup & pola makan, kondisi kejiwaan, spiritualitas, hubungan sosial dengan orang lain, dll.
@ erni
dalam menilai sebuah kasus penyakit, dokter tidak hanya melihat pada satu indikator (nilai CEA) namun juga memperhatikan hal-hal lain berdasar hasil wawancara, kondisi klinis (“kelihatannya bagaimana”), pemeriksaan langsung, dan juga hasil foto dan laboratorium. sangat bisa kanker dengan CEA rendah. mungkin beliau menduga kanker kelenjar getah bening dari hb yang terus menurun. maka seyogyanya lakukan saran beliau untuk pemeriksaan lebih lanjut. ya?
@ sadha
aqua kemasan mungkin dari asalnya kualitas airnya bagus, tapi dalam interaksinya dengan kemasan plastik, apalagi kalau sempat kena suhu agak panas (waktu diangkut pakai truk misalnya), hal itu bisa menjadikannya kurang sehat baik bagi pejuang kanker maupun orang lain.
@Titah
terimakasih buat jawabannya. Semangat!!!!!!!!!!
salam kenal bt smua…smoga kita semua selalu diberi nikmat sehat..amin.awalnya saya juga tidak mengenal CEA..tp sejak ibu saya terkena ca mamae(dan sudah dioperasi)..saya slalu mencari info ttg itu.kita hrs slalu kontrol kadar CEA dalam darahnya…hasilnya sempat turun(3 bln setelah operasi)…namun sekarang CEAnya naik trus (tp knaikan hanya 0,5) dan masih dalam batas normal(sesuai rujukan)..setelah konsul ke dokter,bliau bilang tidak ada masalah…itu memang harapan saya,tp saya selalu bertanya2 knaikan CEA itu apa artinya ya?menunjukkan apa ya?mohon info dan bantuannya ya…terima kasih
nisa,
kenaikan CEA selama masih dalam batas normal nggak usah dipikirkan. naik turun sedikit itu wajar, mungkin karena efek samping obat, karena menghirup banyak polusi, dll. banyak sekali parameter yg bisa menaikkan kadar CEA.
CEA ibu saya angkanya 578.50 ng/mL, beliau divonis kanker rektum. Artinya angka tersebut di atas apa ya?
pak deddy,
CEA itu salah satu “tumor marker” untuk mendeteksi kanker rektum. angka normalnya adalah < 2,5 (kurang dari 2,5). makin tinggi CEA berarti makin tinggi juga kandungan tumor marker dalam darah, yang berarti makin tinggi juga kemungkinan penyebarannya. sebaliknya penurunan CEA bisa menjadi indikator terkontolnya penyebaran kanker. semoga ibu lekas sembuh ya, pak deddy..
sy sdh dioperasi kanker rektum th 2003.bln des 2011 dan mart 2012 sy cek cea.hasilnya 3.5.Sebelumnya sll 2.5?Tanya apkh bahaya.
Anonymous,
sedikit peningkatan nilai CEA tidak otomatis mengindikasikan hadirnya kanker, karena nilai CEA dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari asap rokok, polusi, obat2an yg dikonsumsi, dll. coba ajak cek lagi 3 bukan mendatang dan bandingkan hasilnya..
mohon konsultasi ,
saya th 2010 divonis dokter kanker payudara. dan diharuskan operasi. saya tidak berani dan juga ridak ada dana. saya mencari alternatif lain seperti keladi tikus, jinten hitam dll. payudara kiri yang kena kanker semakin habis kedalam dan hitam (seperti kebakar) lalu payudara kanan juga berubah keras seperti batu dan mulai seperti payudara kiri. kemarin saya periksa CEA hasil 4, can CA 15-3 hasil 24,62. apakah kanker tersebut makin ganas? saya masih bis melakukan aktifitas kerja seperti biasa hanya kadang CA kiri kanan terasa nyeri. terimakasih infonya
halo berti,
kalau setelah sekian waktu payudara kiri semakin habis ke dalam dan menghitam, bahkan payudara kanan mulai membatu juga, tentunya ini perkembangan yang kurang baik. boleh dikata kondisi berti semakin memprihatinkan karena kankernya sudah menyebar ke payudara sebelahnya. walaupun sekarang berti masih bisa melakukan aktivitas kerja seperti biasa, segara lakukan tindakan besar untuk memberantasnya. padukan herbalnya dengan pengobatan medis, atau gantilah dengan herbal lain yang lebih ampuh. kondisi yang masih baik adalah modal besar untuk melakukan pengobatan terbaik, jangan tunggu kondisinya semakin buruk lagi say…
mohon penjelasannya,
sy terdiagnosa CA rektum(hasil kolonoscopy),namun tdk perna cek CEA dsb. Sy hanya mengkonsumsi produk2 herbal dan “rasanya” ada kemajuan untuk stamina dan keadaan badan,misal tdk lg terasa pegal2 di kaki, namun untuk BAB masi terasa sulit tp tdk sakit spti sebelumnya. sy bingung apakah keadaan sy ini membaik atau mlh tdk baik. Kalau sy mau periksa Lab,apa saja yg hrs sy periksa (misal: CEA atau apa saja lainnya)…mohon sarannya karena kalau sy ke dokter,rekomendasi operasi dan colostomy..ini yg tdk sy inginkan.
ibu tristy yth,
sudah berapa lama minum produk herbal bu? kalau sudah 3 bulan boleh dilihat perkembangannya, dalam hal ini colonoscopy cukup membantu. CEA tidak selalu terdeteksi kalau stadiumnya belum tinggi (belum stadium 4), jadi tidak bisa dijadikan ukuran..
saya menderita kanker usus stadium 4 n menggunakan kolostomi bag sementara.bln 4 kmrn sy operasi pengangkatan ovarium krn sudah menyebar ke sana.tiap bulan sy cek rutin CEA tetapi ada kenaikan dr bln sebelum nya.dari 5,80 menjadi 7,30.slma ni sy menkomsumsi obat herbal.apakah ni pertanda kanker nya meningkat?kasus sprti sy apakah bs sembuh total?mkanan apakah yg baik n tdk baik untuk sy komsumsi?mohon petunjuk nya
dear rosan,
peningkatan CEA pada pejuang kanker usus stadium 4 perlu diwaspadai & dijadikan sarana evaluasi ya, apa selama ini pengobatannya sudah tepat? gaya hidupnya sudah tepat? tidak adakah rasa marah/benci/kecewa yang tertendam? tentang makanan yang baik dan tidak baik bisa dilihat di sini: http://rumahkanker.com/pencegahan/pencegahan/52-diet-untuk-pejuang-kanker ya.. tetap semangat & berdoa!
mamaku menderita kanker payudara stadium 3 dan uda dioperasi dan menjalani kemo sebanyak 4kali krn tubuhnya ga tahan efek kemo maka dokternya menyuruh berhenti dulu dikemo lalu saya beri dia minum sarang semut, tgl 2 agust 2012 mamaku dicek darahnya CEA-nya 5,3 apa berarti sel kankernya masih ada? CA 15.3-nya 2,9, apa mamaku masih perlu dikemo?
hello enny
CEA dan CA 15.3 tidak cukup akurat untuk mengetahui masih ada sel kanker atau tidak. tapi mungkin kemo sudah tidak diperlukan lagi, ganti saja dengan pola hidup yang benar-benar sehat.
kk ku baru 14 juli kmrn operasi pengangkatan tumor usus yg katanya stadium lanjut…paska operasi CEAnya 4,5 trus dokter menyarankan buat kemo sbnyk 8 kali…tp kk menolak lntrn biaya dan efeknya…
paska operasi kk mengkonsumsi sarang semut dan baru kmrn cek darah CEAnya turun jd 2,3,…trombosit normal cmn hbnya yg msh 10,7…normalnya 13 ke atas apa msh perlu dikemo ?
dear penny,
satu setengah bulan minum obat herbal terlalu cepat untuk diambil kesimpulan. lanjutkan dulu konsumsi sarang semutnya, dan lakukan pengecekan rutin selama minimal enam bulan atau setahun, baru bisa dikatakan apa sarang semut benar2 efektif sehingga tidak diperlukan kemo lagi.
dear titah
kemarin mama saya general check up, stelah konsultasi dengan dokter, dokter bilang semuanya bagus, hanya saja tensi tinggi dan asam urat juga agak tinggi……..
namun stelah saya amati, ternyata CEA mama 9 (untuk normalnya <5)
apakah itu maksudnya mama saya pengidap tumor/kanker usus?
dear melodya,
CEA naik sedikit (di bawah 10) belum tentu disebabkan oleh kanker usus, tapi bisa juga karena pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi mama. untuk memastikan ada masalah di usus atau tidak sebaiknya dilakukan pemeriksaan kolonoskopi pada dokter penyakit dalam.
Assalamualaikum wr wb
Mau nanya nih
Saya operasi payudara setahun lalu kata dokter hanya operasi FAM setelah seminggu kemudian dokter menyarankan untuk operasi ulang dengan pembersihan kalenjer getah bening dan kemo sebanyak 6 kali karena saya takut dengan operasi apalagi kemo sy putuskan dilanjutkan dengan pengobatan herbal. Bulan Agustus 2012 (setelah 10 bulan kemudian payudara sakit tapi tidak ada benjolan di payudara saya) parahnya lagi dua bulan lalu tiba2 payudara besar sebelah dan seperti tulang keras di bawah payudara dan hampir 3 bulan ini saya menahan sakit dan sakitnya sampai ke punggung belakang dan tidak bisa tidur. Tapi saya lihat secara phisik payudara saya hanya bengkak dan tidak ada ruam2 seperti jeruk dan putingnyanya juga masih normal sepertinya saya cari diinternet kayaknya infeksi payudara karena operasi yg lalu. Dan payudara saya juga tidak mengeluarkan cairan seperti nanah atau darah. kemudian minggu lalu saya kembali ke dokter dan info dokter untuk dibiopsi ulang paling tidak di kemo 6 kali dan di sinar sebanyak 32 kali apalagi biayanya cukup tinggi. Sedih rasanya mend
engar dokter tapi apa mau dikata.
Kemudian saya periksa di lab prodia dan hasil lab penanda tumor CEA 5,79 u/ml dengan nilai rujukan < = 5u/ml hanya naik 0,79 u/ml dan CEA 15-3 saya 32,4 dengan nilai rujukan < 30 naik sekitar 2,4.
Mohon pencerahannya karena kondisi payudara saya bengkak dan sakit … ohya hampir selama satu tahun saya kosumsi herbal.
tks
Mohon informasinya,
Suami saya baru saja meninggal akibat Ca paru. saat ini kami memiliki 2 anak yang masih kecil-kecil. Karena ada info, bahwa ada kemungkinan pengaruh genetis maka saya agak kuatir dengan anak-anak saya. Untuk itu kemarin saya coba anak-anak periksa CEA. Anak pertama (perempuan-8thn) CEAnya 2 sedangkan anak kedua (laki-laki-6 thn) CEAnya 0,78 . Mohon ini artinya apa ya…. terutama untuk anak pertama saya? apakah pemeriksaan lanjutan yang harus saya lakukan untuk meyakinkan kondisi kesehatan anak-anak saya….
Thx
Ibu Chimmy, tumor marker itu akurasinya hanya kurang dari 35%. yang sering terjadi adalah False positive atau negative. Yang sakit dibilang sehat, dan yang sehat dibilang sakit. Pemakaian tumor marker perlu dikombinasikan denganc ara lain yang aman, misalkan USG, yang tidak menimbulkan radiasi. Satu2nya cara yang lebih akurat sekarang ini adalah Navarro Test, dengan memeriksakan air seni. Anda bisa lihat di internet. Tidak dapat dilakukan di Indonesia, tetapi di Phillippine dan sampel dapat dikirim kesana. Untungnya harga pemeriksaan nya malah lebih murah daripada di Indonesia. Bila anda perlu info lebih lanjut, bisa kontak saya. Tabik
wa alaikum salam wrwb ibu halimah,
mohon jangan terlena dengan angka CEA dan Ca 15-3, karena untuk kondisi ibu saat ini penanda tumor belum bisa dijadikan patokan. biasanya penanda tumor baru berubah nilainya pada kanker stadium 4, yang itu berarti sudah sangat terlambat. dokter menyuruh kemo dan radiasi tentunya karena beliau melihat payudara anda perlu penanganan serius dengan segera.
kalau anda memilih pengobatan herbal, mungkin herbalnya kurang cocok atau takaran minumnya selama ini kurang memadai, terbukti sudah setahun minum herbal tetapi kondisinya semakin kurang bagus. harusnya minum herbal rutin selama setahun itu (kalau cocok) sudah ada perkembangan baik. herbal atau medis yang anda pilih, haruslah disertai dengan perubahan gaya hidup secara total. karena kalau sampai ada kanker tumbuh, pasti ada yang salah dengan gaya hidup anda, entah dalam hal pola makan, pengaturan ritme hidup, pola pikir, emosi, spiritual, dll. tolong semuanya diperbaiki ya bu.
dear mbak Chimmy,
pemeriksaan genetika soal ada-tidaknya gen kanker dalam putra-putri mbak bukan dengan CEA, melainkan dengan tes DNA khusus. karena CEA itu hanya menunjukkan ada-tidaknya sel kanker dalam darah, dan itu hanya terjadi pada pejuang kanker stadium 4. padahal jelas putra-putri mbak saat ini sehat-sehat saja bukan? pengaruh genetika pada penyebaran kanker kemungkinannya hanya 10%, sedang 90%-nya lebih dipengaruhi oleh pemilihan pola hidup sehari-hari. jadi, alih-alih mengkhawatirkan kemungkinan mereka terkena kanker seperti papanya, lebih baik ajak mereka untuk membiasakan diri dengan pola hidup yang sehat dan seimbang. buang saja semua kekhawatiran dan ketakutan, jalani hidup dengan enjoy dan bahagia, itu bisa menjadi “antibody” yang luar biasa untuk mencegah timbulnya kanker. okay?
saya kena kanker payudara stadium 3b dan kelenjar getah bening.sudah diangkat,kemo 8 paket,radiasi 5 minggu.kontrol,hasil lab CEA tinggi dan divonis kanker hati dan disuruh kemo lagi.apa penyebab CEA tinggi?sebenarnya test apa yg bs tahu ada sel kanker/tdk.makanan sudah bnyk pantang.terima kasih
assalamualaikum wr wb
saya menderita kanker usus,setiap bulan CEA nya selalu mengalami peningktn. dn skrg sdh 120. pdhl sy sdh oprasi dan menghindari makann pemicunya dan slalu minum herbal. kira2 sy stadium brp ya? mhon sharingnya bagi yg punya pengalaman? terima kasih
Dear all,
Saya kemaren tes darah untuk nengetahui radikal bebnas gtu.. nah trus tuh dokter itu menyuruh saya untk melakukan tes sbgi brkt:
* CEA
* CA-125
* APO – B
* small dense LDL
Kira kira apakah saya tekena kanker? Dan brpa kira kira tes tes tersebut? Apakah mahal? Dan dimana?
Terima kasih all
Suami saya november kmren habis menjalani operasi ca colon kemarin setelah saya melakukan test cea naik 6.1 dan terdapat masa di ligamen batas bawah sudah seminggu ini beraknya susah dan perut kembung dilambungnya terasa seperti diremas remas dan kaki kanan lemas apakah ini pertanda adanya kekambuhan lagi mohon bantuannya
saya mau tanya CEA tinggi itu disebabkan oleh apa sih?
kemudian CEA itu sendiri rata2 kadarnya berapa untuk yg normal?
tolong dibantu ya
terima kasih
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)