halo, nama saya berthie, laki-2, umur 48 th, status kawin dengan 2 anak. bulan desember 2005 saya divonis kena kanker paru akibat ROKOK (saya merokok sehari 60 batang), sementara saya mantan atlit nasional cabang softball di era 1980-1990.
tgl 27 des 2005 saya menjalani operasi pengangkatan paru sebelah kanan atas dan hasil PA stadium 3B. 2 bulan setelah operasi paru, saya merasakan sakit di bagian perut dan setelah diperiksa ternyata ada lagi kanker di usus besar (juga disebabkan karena ROKOK). tgl 3 maret 2006 saya menjalani operasi pemotongan 2/3 dari usus besar saya dipotong, alhamdulillah bisa disambung kembali.
setelah itu saya menjalani pengobatan kemoterapi dan baru selesai pada akhir desember 2006, selama pasca operasi dan dalam pengobatan kemoterapi saya mengalami stres berat, di mana berat badan saya habis sampai-2 seperti tengkorak hidup. tapi saya bersyukur berada dalam lingkungan yang memberi semangat hidup yang tinggi terutama istri dan kedua anak saya.
alhamdulillah sekarang saya sudah kembali seperti sebelum sakit dan sudah kembali berolahraga. kunci dari semua itu hanyalah saya pasrah akan keadaan saya waktu itu dan yang penting juga kita harus mempunyai semangat hidup yang besar. jangan lari atau menghindar dari penyakit itu apabila kita telah divonis oleh dokter, hadapi kenyataan dan periksalah ke dokter.
mudah-mudahan sedikit pengalaman saya ini berguna bagi pembaca. saya ingin menjadi relawan Rumah Kanker gimana ya?
salam
Berthie Sompie


Cerita Sejenis:
Sudah 45 sahabat yang menanggapi
syukurlah pak berthie sudah sehat kembali, semoga bisa menjadi inspirasi dan dorongan bagi sahabat-sahabat yang lain.
tentang relawan Rumah Kanker, karena banyak yang menanyakan, nanti saya buat post tersendiri deh. tunggu ya…
selain pengobatan kemoterapi dan obatmedis dari dokter apa anda juga mengkomsumsi obat lain seperti pengobatan alternatif ato yang lain
Pak Berthie,
Senang mendengar seseorang seperti Anda yang tetap mempunyai semangat hidup yang tinggi adan berkobar-kobar. Saya ingin menanyakan, pada waktu Bapak di vonis harus menjalani operasi pengangkatan kanker paru dan paru sebalah kanan atas, Bapak berobat di mana? Saya mempunyai ayah yang menderita kanker paru stadium 4, selama ini dengan kemoterapi dan cyroablation, tetapi hasil test CT scan terakhir menunjukkan bahwa 2 metode tersebut sudah tidak efektif lagi, dan dokter menyarankan pengangkatan kanker parunya (6cm) yang terletak di paru sebelah kiri atas. Papa saya saat ini berobat di China. Mohon petunjuk dan saran Pak Berthie dan rekan-rekan lain yang dapat membantu saya.
trima kasih sebelumnya.
ayah saya saat ini udah diVonis dokter kena kankerparu 3b..,2thn yg lalu pernah dioprasi paru..gara2 paru2 banyak lobang dan sudah dijahit dgn baik.,pada waktu itu dokter sudah curiga kok ada benjolan sebesar telur puyuh..,tp blm dinyatakan klau itu kanker paru.,sebulan yg lalu br ketahuan kalau itu kanker stadium 3b..,yg akan saya tanyakan :Apakah obat yg diminum ayah saya berupa TARCEVA dicampur dgn obat cina LING SHEN YAO..tidak ada efek samping..? sdng ayah saya berumur 71tahun dan kata dokter..tidak boleh diKemoterapi…trima kasih
Saya mw tanya, kira2 thn 2006 ayah saya pernah dioperasi kanker usus besar sudah stadium 3B. Setelah itu sempat menjalani kemoterapi slama 6x.
Sampai skrg blm pnh mlakukan check up ke RS lagi. Ayah saya g mw di teropong lagi karena dia pny pnykt ambeien, jd takut u/di teropong lagi.
Dan smpai skrg ayah saya msh sering mrokok, pdhl sklwrga sdh nasihatin.
Mungkin ga yah, wlaupun sdh dioperasi kankernya mlh menyebar?
pgn cuek aj tp sy ttp aj worry ma keadaan ayah saya.
any advice?
thx..
Dear Nas, setelah menjalani operasi dan kemoterapi kemudian dinyatakan sembuh, biasanya pasien tetap kontrol berkala untuk memantau perkembangan kesehatannya. Karena kemungkinan sel kanker tumbuh lagi itu masih tetap ada. Kalau ayah tidak mau menjalani kolonoskopi, bisa cek melalui pemeriksaan darah CEA dan CA 19. Pemeriksaan berkala biasanya dilakukan satu bulan sekali pada awalnya, kalau baik-baik saja diperjarang menjadi tiga bulan sekali, lalu enam bulan sekali, selanjutnya (kalau hasilnya bagus terus) cukup setahun sekali. Coba ayah dibujuk lagi, ya?
ok ntr di coba lg dh.
Thx yah..
mba Titah, aku mau curhat nih. Tepatnya dua minggu yang lalu ayahku divonis dokter terkena kanker paru stadium 3. Kami sekeluarga shock mendengarnya. Padahal ayah saya sudah lama sekali berhenti merokok. kira2 sudah 15 tahunan. Waktu bulan kemarin diopname satu minggu dan di ambil cairan di paru2nya. Hasil tes labnya ada kanker diparunya. Apa karena ayah saya bekerja sebagai tukang las ya di perusahaannya dulu. Sekarang ayah saya sudah pensiun dini. Usianya sekarang 55 tahun. Kata dokter hrs di kemoterapi. Tapi dengan biaya 80 juta terus terang kami ga ada. Kami mencoba pengobatan alternatif ke Gus Muh. Ya baru berjalan 2 minggu sih. Tapi kami ga tega tiap malam ayah saya batuk2 terus. Kepalanya pusing terus sampi ga tahan. Kalau tidur sudah tidak bisa rebahan seperti biasa. Jadi bantal agak sedikit tinggi. Nafsu makannya juga berkurang. Berat tubuhnya dari 80 kg sekarang menjadi 64 kg. Ada ga ya obat herbal buat ayah saya? Perlu mba ketahui, ayah saya jarang sakit. Tapi kalau tidur senangnya tidur di ubin. katanya enak, dingin. Karena kalau ngelas badannya hawanya panas. Pernah sih setahun yg lalu masuk RS karena ada cairan ditulang pipinya (sinusitis)dan sudah dioperasi. Tolong info apapun yg bisa meringankan penderitaan ayah saya. Terima kasih untuk kebaikan hati semua.
Dear Rahmah,
Memang kanker itu munculnya tidak seketika, tetapi mulai berproses bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun sebelum gejala pertama muncul. Jadi mungkin saja kanker ayah sudah muncul sejak masih aktif merokok dulu, tapi baru terdeteksi sekarang.
Kalau ayah ingin menjalani kemoterapi tapi ga ada biaya, bisa coba mengurus surat keterangan tidak mampu mulai dari RT/RW/kelurahan tempat tinggal ayah, trus dibawa ke puskesmas untuk minta rujukan ke rumah sakit. Nanti bisa dapat kemoterapi gratis.
Obat herbal mestinya ada, tapi saya ga berani referensikan sesuatu (takut salah). Soalnya obat herbal pun “cocok-cocokan” (ada yang cocok untuk kanker jenis tertentu, ada yang tidak). Lebih baik Rahmah datang ke klinik yang melayani pengobatan herbal di kota Rahmah, tapi pastikan di sana ada orang yang benar2 ahlinya.
om saya mengidap kanker lambung sejak november tahun 2007.Namun demikian pada bulan2 pertama semangatnya untuk sembuh sangat besar.berobat kemana2,alternativ pun sudah dicoba.Tetapi lama kelamaan mungkin karen melihat pengobatan yang dilakukannya tidak membuahkan hasil.Semangatnya semakin menurun, apalagi dokter telah angkat tangan terhadap om saya.Berat badan nya pun semakin menurun (badan tinggal tulang saja).Bahkan sekarang sudah semakin parah.Yang saya ingin tanyakan, bagaimana cara saya memotivasi om saya agar memiliki semangat dan memiliki kepasrahan akan apa yang terjadi.karena sepenglihatan saya om saya ini seperti sudah malas mendengar nasihat dari keluarga.kalau ada info mengenai obat2an yang efektif menyembuhkan kanker lambung tolong di infokan ya.thanks before.
Dear Linggom,
Menghadapi kanker memang seperti ikut lomba lari maraton, harus pandai-pandai mengatur kecepatan dan menjaga stamina serta daya tahan, karena pengobatannya butuh waktu bertahun-tahun. Kalau di awal2 sudah “sprint”, terlalu bersemangat, dikhawatirkan malah “kehabisan tenaga” sebelum pengobatannya selesai.
Juga, yang dinamakan “pengobatan” bukan hanya medis, tetapi harus memperhatikan juga aspek nonmedisnya. Faktor kejiwaan harus mendapat perhatian khusus, begitu juga aspek spiritual dan sosialnya. Saya rasa Om anda perlu pendamping yang bisa diterima olehnya (bisa pendamping spiritual, keluarga, atau sahabat), yang bisa mendengar keluh kesahnya dan memahami perasaannya, untuk kemudian secara perlahan bisa memotivasi dirinya. Untuk kondisi seperti Om, hindarkan memberi nasehat secara frontal.
Perawatan yang tepat untuk Om anda adalah perawatan paliatif. Memang tidak bertujuan untuk menyembuhkan, melainkan mempertahankan atau meningkatkan kualitas hidup Om, baik secara lahir maupun secara batin. Semoga dengan demikian Om anda bisa bangkit lagi semangatnya.
hai semua…papa saya terdiagnosa kanker limfoma (kelenjar getah bening) stadium dini. walaupun masih stadium dini namun dokter sudah menganjurkan untuk kemo menggunakan obat yang cukup mahal. Mabtera. setelah menjalani 8 kali terapi tidak ada pengurangan sel kanker yang signifikan sehingga dicari obat lainnya yang konon dengan biaya tidak lebih murah. yang memprihatinkan adalah efek kemo yang parah. beliau adalah komandan perang dengan pangkat terakhir kolonel. miris sekali melihat keadaanya dengan efek kemo seperti itu. fyi, beliau tidak percaya ttg pengobatan alternatif.
saya mohon, apabila ada saran atau informasi, boleh saya diberitahukan. makasih.
Hai Cece….
Saya punya sahabat yang menderita limfoma, Puji Syukur dia sangat sehat saat ini kurang lebih sudah memasuki tahun ke 4 sejak pengobatan. Namanya Agnes Emi, dia juga aktif di CISC dan membantu teman-teman, silahkan kontak dia di 98672298.Orangnya sangat terbuka dan sangat senang membantu teman-teman penyintas kanker
Hai Cece…
Efek kemo pada tiap orang berbeda, ada yang sangat berat/parah, ada juga yang nyaris tanpa efek samping. Sayang anda tidak menceritakan efek yang bagaimana yang dialami oleh papa anda. Tapi kalau yang anda maksud adalah rambut rontok, mual/muntah, kulit gatal dan menghitam, sariawan, badan lemah/lemas, dll, itu semua akan hilang setelah kemoterapi dihentikan. Yang penting kondisi jantung, paru-paru, ginjal, hati, dan organ penting lainnya terjaga dengan baik. Tak apa ya… semoga obat kemo yang sekarang bekerja dengan baik dan papa sehat kembali.
Tapi kalau anda khawatir melihat keadaan papa, bicaralah dengan dokter, dan tanyakan bagaimana mengatasinya.
Okay Ce, salam buat papa. Sudah biasa perang, kalau cuman perang melawan kanker aja Pak Kolonel pasti menang dong!
Hai semua, saya ingin sedikit menanyakan,kepada bapak/ibu, yg pernah mengalami pengobatan kanker.yg ingin saya tanyakan efek dari pasca oprasi pengangkatan kanker, apakah betul akan bertambah ganas?. terimakasih
Hai Arief,
Jawabannya “tidak” kalau operasi itu bisa mengangkat habis seluruh sel kanker yang ada dalam tubuh. Tapi jawabannya bisa “ya” kalau masih ada sel kanker yang tersisa di sana. Masalahnya sel kanker itu kan kecil sekali ya… kadang ada sisa yang tak terlihat oleh mata, makanya operasi kanker biasanya dilanjutkan dengan kemoterapi atau radiasi untuk membasmi sisa-sisa yang mungkin ada.
mau nanyaa soal kanker hati doong.. truss.. pengobatan alternatif yg bagus dmn? sayaaa mau coba ke gus muh. tapi blm adaa gambaran nyaa.. thanks.
Mba Titah, nama saya Budy, ada yang ingin saya tanyakan tentang ayah saya, kejadiannya berawal kurang lebih pd tahun 2007, ayah saya menderita serak2 dan batuk selama kurang lebih 1 tahun, sembuh sebentar lalu serak lagi, mungkin disebabkan oleh rokok, tetapi ayah saya ke dokter THT (yang saya tidak perlu sebutkan identitasnya di sini, untuk menjaga kode etik) diperiksa dan diharuskan utk melakukan rontgen paru2,MRI dan CT Scan, dan dinyatakan tidak apa2 hanya serak biasa, tetapi serak dan batuk tidak kunjung sembuh, sampai akhirnya kita pindah2 dokter tetap tidak ada kemajuannya, akhirnya pada bulan Maret 2008, ayah saya ke dokter Tri (DI RS Pluit) dan dinyatakan Tumor pita suara, saya sekeluarga kaget, karena oleh dokter yg lain dinyatakan srak biasa, lalu saya membawa ayah saya ke Singapura, utk mencheck kondisi ayah saya, dan di sana dinyatakan CA Larynx, stage 4, tanpa penyebaran, dan dipasang tracheostomy tube dan disarankan utk di operasi, tetapi ayah saya menolak karena ayah saya takut kehilangan suaranya, akhirnya kita berobat secara alternatif, dan pada bulan Oktober 2008, ayah saya mau menjalani radiotherapy di RSPP sebanyak 35 x , lalu pada bulan Januari 2009 kita kembali konsultasi ke dokter dan dinyatakan tumor sudah hilang, tetapi tracheostomy belum bisa di cabut dengan alasan agar belajar bernafas dulu. Lalu di janjikan pada bulan April ini untuk dicabut tracheostomy tube nya, lalu kita pergi lagi bulan April ini ke Singapura, dan betapa kagetnya saya, karena ayah saya dinyatakan tracheostomy tube tidak bisa dicabut karena ada pembengkakan dan kankernya telah melebar ke paru2, dengan stage 4, dan diharuskan chemotherapy. Tetapi kita cari second opinion ke dokter Didid, dan dokter Didid bilang ayah saya tidak memungkinkan utk Chemotherapy, dia mnyarankan utuk makan obat Irresa. Apa efek samping dari obat ini, apakah ada alternatif lain selain obat ini ? Terima kasih atas tanggapannya.
Hai Budy,
Tentang Irresa teman-teman kita pernah bertukar pengalaman di sini, mudah-mudahan bisa sedikit membantu. Setulusnya saya doakan semoga ayah Budy segera mendapat obat yang tepat, amin…
hallo mbak titah & semua pengujung web site ini
Ibu saya terkena kanker paru-paru stadium 2b, kata dokter ahli bedah tumor yang menanganinya diharuskan mengikuti kemoterapi sebanyak 6x, tetapi ada dokter ahli paru2, sebelumnya yang berkata untuk melakukan operasi & kemoterapi 2x..pada akhirnya ibu saya akan mengikuti saran dari dokter ahli bedah tumor, untuk dilakukan kemoterapi sebayak 6x. yang ingin saya tanyakan apakah hanya dengan Kemotrapi cukup dapat menghancurakn sel kanker tumor paru2? ramuan herbal apa yang dapat mengurangi efek negatif dari kemoterapi? saat ini ibu saya sedang memakan kunyit putih dan pil thyponium plus(keladi tikus) apakah ramuan tersebut dapat menguragi efek negatif dari kemoterapi? atau apakah justru ramuan tersebut malah menguragi khasiat/ manfaat dari kemoterapi?? mohon penjelasan dari teman2 yang sudah mempunyai pengalaman ini. terimakasih
david, apakah kemoterapi akan dapat menghancurkan sel tumor ibu atau tidak, itu tidak bisa diprediksi sebelumnya; karena respons pada tiap orang berbeda-beda. sedang untuk mengurangi efek negatif kemoterapi, yang terpenting adalah menjaga kondisi tubuh ibu supaya tetap prima, antara lain dengan banyak makan sayur dan buah-buahan segar serta makanan bergizi lainnya, dan cukup istirahat. sayur-sayuran dan buah-buahan juga berkhasiat obat lho, dan itu lebih baik daripada minum herbal yang takarannya cuma sedikit dan sudah dikeringkan pula.
@david
saya setuju dengan mba Titah, respon setiap orang berbeda-beda dalam penanganan setiap penyakit. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana menjaga tubuh agar tetap kondisi prima. Yang saya alami, kemoterapi juga menghancurkan sel-sel yang sehat, dan obet-obatan kimiawi itu sendiri sangat merusak (toxic) Buah-buahan dan sayuran yang segar sangat (bebas pestisida tentunya) sangat membantu untuk detoksifikasi tubuh kita yang mana sel sehatnya juga telah tercemar obat-obatan kimiawi. Di Websitenya mba Titah ada artikel “membuat dan meminum jus” silahkan di baca, bagus sekali itu….semoga bermanfaat.So…pesan saya jangan yang sakit saja yang diperhatikan betul makanan dan kesehatannya, yang mendampingi dan mengurus si sakit juga penting dan harus menerapkan pola hidup sehat jua.
Hai semua,bpk saya baru diketahui terkena kanker hati dan kanker paru-paru,ktnya 4 cm dan 2 cm.Baru pemeriksaan awal lwt CTscan.
Mohon info dan sharingnya,alternatif,ramuan herbal di bandung.Kebtulan bpk diabetes serta perokok berat juga dan dia hanya mau
pgbtn alternatif.Mohon bantuannya,terima kasih
@Lani…
Pengobatan alternatif banyak sekali macamnya, di sini juga banyak di bahas, sekarang tinggal bagaimana yang diinginkan ayah Lani, karena baik alternatif ataupun medis semuanya ada konsekwensinya. Tinggal bagaimana kita meminimalisir setiap efek samping. Pesan saya, alternatif/medis jangan terlalu menghamburkan biaya di awal, karena pengobatan kanker tidak ada yang instant. Jangan juga terlalu mudah percaya dengan banyak pihak yang berdatangan dengan menawarkan A, B, C dsb. Tanyakan secara detail agar tidak terkecoh, oke?? Tetap optimis, do’a kami menyertai.
saya salut mas Bertie, saya juga terkena kangker nasovaring stadium 4 ini baru selesai kemoterapi ke3 dan memang efek yang muncul adalah sariawan berat, apa yang dapat dikurangi agar tidak terlalu parah sariawannya ya ? soalnya saya masih harus di sinar +/- 30 kali. karena sariawan maka makan jari sangat kurang
Pak Darmadi, coba gosok gigi dengan bersih, kemudian anda kumur dengan 3 tetes H2O2 yang dicampur dengan setengah gelas air putih(beli di apotik H2O2 yang 3% minta di cairkan, beli saja setengah liter, cuma sekitar Rp.5.000)lakukan rutin setelah selesai makan langsung bersihkan dan kumur.
Anda bisa makan bubur atau oatmeal atau makanan berkuah yang dihaluskan. Dulu saya makan dengan sedotan saking byknya sariawan. Silahkan dicoba ya Pak…
wah-wah.. kalo sampai 6o batang rokok sehari itu keterlaluan banget pak… itukan namanya menyamakan mulut dengan tungku bakar..
selamat ya buat bpk yang telah sembuh
ayah saya menderita penyakit kanker penggantung usus, stadium 4.skg dia berada di rumah dan dirawat oleh dokter paliatif. kata dokter kondisinya kankernya sudah menyebar dan tidak bisa dioperasi. saya ingin minta tolong kepada saudara sekalian untuk memberi saya saran kira kira apa ada obat alternatif lainnya yg bisa membantu ayah saya. dia kesakitan dan putus asa.harap saudara mau membantu saya secepatnya. terima kasih banyak.
dear lidya,
dokter paliatif bisa meresepkan obat untuk meminimalkan rasa sakit yg diderita oleh ayahmu, mungkin obat yang ada sudah waktunya diganti. tapi bisa juga rasa sakit itu tak teratasi karena rasa putus asa ayahmu. so, usahakan seluruh keluarga meningkatkan sikap kasih kepada ayah, memberi kesempatan pada ayah untuk mengeluarkan keluhan-keluhannya, dan selalu memberi masukan yang positif. kalau perlu undanglah sesepuh atau tokoh agama yang cukup dekat dan disegani untuk membesarkan hati ayah.
sambil menghilangkan rasa putus asa ayah, carikan obat-obat alternatif yg diberikan oleh dokter/sinshe berpengalaman, sambil diperbanyak minum jus buah segar dan makan sayuran beserta kuahnya. semoga itu semua dapat membantu.
Alhamdulillah..saya ikut bersyukur Bapak bisa sembuh dari cancer kolorektal itu..
Saya punya pengalaman yang sama..Ibu saya (52 tahun) 2hari ini divonis cancer pada usus besar dan sudah menyebar ke hati dan kelenjar..setelah menjalani coloscopy dan CTscan..namun karena kondisi psikis,kami keluarga belum memberitahukan mengenai hal ini pada Ibu..karena baru mendengar harus dioperasi pun..Ibu saya sudah goncang..apalagi mengetahui yang sebenarnya..apakah tindakan kami sudah tepat?dan apa yang bisa membuat Bapak sembuh total??pernahkah Bapak mencoba pengobatan tradisional/alternatif?????apakah jalan operasi itu jalan yang terbaik??juga seberapa menderitanya yang Bapak rasakan saat operasi dilakukan??karena jujur saya tidak tega melihat Ibu saya menderita saat melakkan operasi..saya tidak ingin Ibu saya merasakan sakit..karena saya berfikir bagaimana caranya agar dapat menyembuhkan Ibu saya tanpa menyakiti Beliau..
saya sangat memohon suggestion Bapak dalam hal ini..karena saya berharap Ibu saya dapat mengalami kesembuhan seperti yang dialami Pak Berthie..
Terimakasih..
Salam
Anisa
Anisa sayang,
Kisah selengkapnya perjalanan pengobatan Pak Berthie bisa kamu baca di <a href="http://rumahkanker.com/kisah/profilpejuang/62-cintaku-pada-rokok-berbuah-kanker-paru-dan-kanker-usus-"/artikel rumah kanker ini (ada 3 seri, jangan lupa baca artikel-artikel berikutnya), semoga ada manfaatnya untuk kamu dan ibumu.
Ikut senang bila pak Berthie telah dinyatakan sembuh, semoga tidak mengalami kekambuhan dan tetap sehat…
Buat mb Anisa,
Sy (46Th) juga baru saja usai (3 minggu lalu) menjalani kemoterapi sebanyak 10 kali karena kanker usus besar. Sebelumnya sy juga menjalani operasi pemotongan usus besar pada awal Nov 2009. Baru seminggu lalu hasil pemeriksaan pasca pengobatan dan operasi menunjukkan bahwa saya untuk saat ini telah bebas dan sembuh dari kanker. Alhamdulillah.
Untuk sembuh itu karena kuasa Tuhan, kita manusia harus berikhtiar semaksimal mungkin melalui pengobatan yang kita yakini telah terbukti secara ilmiah. Sy justru yang paling tegar dan ikhlas ketika mendengar vonis kanker dibanding suami dan ortu sy. Justru saya yang minta segera ditangani secepatnya, karena kanker itu sifatnya menyebar dan berkejaran dengan waktu. hanya selang 4 hari setelah diketahui adanya tumor berdasarkan hasil CEA dan kolonoskopi, sy dioperasi untuk memotong sekitar 25 cm usus besar sy. Hasil PA menunjukkan kanker ganas stadium 2B. Mengenai rasa sakit pasca operasi tentu saja ada, namun bisa diatasi dengan obat2an yg diberikan dokter dan semangat untuk sembuh.
Setelah 17 hr dirawat di RS, hal pertama yang saya lakukan adalah banyak menimba ilmu dari berbagai sumber utamanya dari internet. Sy bertekad untuk melawan dan bertahan terhadap kanker karenanya sy harus tau persis apa dan bagaimana termasuk pengobatannya, efek samping dan resikonya. Kuncinya bagi penderita adalah sikap ikhlas, semangat, optimis, besar hati, pantang menyerah dan patuh terhadap setiap terapi dan nasehat yang diberikan oleh dokter. Untuk dapat bersikap demikian tentulah kita penderita harus tau apa yang sesungguhnya kita derita, banyak berdiskusi dengan ahli baik langsung maupun melalui media, banyak membaca buku yang menguatkan secara psikologis, kontak dengan sesama “pejuang”, dekat dgn keluarga yang memberikan support, banyak berdoa, banyak melakukan amalan2 baik dan memperbaiki diri secara spiritual….
Untuk pengobatan alternatif ketika mejalani kemo tidak sy lakukan, karena dokter onkology medik tidak mengizinkan. Beliau hanya menyarankan untuk sebisanya makan makanan bergizi seimbang, mengurangi konsumsi lemak dan daging merah, menghindari stress, dan cukup istirahat. Karena trombosit sy drop ketika kemo, sy mengkonsumsi jus kurma dan spirulina.
Setelah dinyatakan bersih, sy tetap menjalani kontrol rutin yang dijadwalkan 3 bln ke depan, bila baik hasilnya menjadi 6 bln, bila baik menjadi 1 thn dan seterusnya. Sy menyadari walaupun dinyatakan sembuh, kemungkinan kambuh itu selalu ada baik di usus maupun di tempat lain.
Sy ikut mendoakan semoga ibunda mb Anissa bisa segera mendapat penanganan yang efektif, dapat sembuh seperti sedia kala…amin.
Dengan senang hati sy akan berbagi “pengalaman” dengan mb Anissa atau ibu anda, bila memang diperlukan.
Dear Ibu Curie,
Tante sy(50th) juga terkena kanker usus baru 1bulan,awalnya dokter diagnosa kanker usus stadium 1 setelah dioperasi selesai dicek analisa ternyata kanker usus stadium III dan harus melakukan kemoterapi tetapi kami takut kemoterapi akan menyiksa beliau dan juga kami mendengar info bahwa biaya kemoterapi sangat mahal. Apakah saya bisa minta info berapa biaya kemoterapi?Semoga Ibu bisa membagikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami.thanks Bu Curie..
sy(56 th), Akhir bulan Mei kemarin Usus Besar sy dipotong spanjang 20 Cm krn adanya kanker di usus besar dan dipasang kolostomi, kmdian pd akhir bulan Sept kamarin baru dilakukan penyambungan usus kembali ke anus, dari pembicaraan dengan dokter bedah (berdasarkan data emphirik yg ada) ternyata menurutnya saya sudah bersih dan tdk perlu chemo,untuk memastikan hanya perlu USG hati serta photo Thorax
1. Apakah sy memang tdk perlu chemo ?
2. Berdasarkan pengalaman Bpk/Ibu obat / alternativ apa yg perlu saya konsumsi jika sy tidak melakukan chemo
3. Apakah benar ada bbrp Dokter yg kurang suka / tdk setuju dg sistim chemo yg berakibat pada pasien.
Mohon tanggapan serta terima kasih
wing
Dear Pak Wing,
1. Saya ingin tahu, apa yang dilakukan dokter setelah operasi pertama pada bulan Mei yang lalu? Sama sekali tidak ada kemoterapi/radioterapi? Kalau demikian, kemungkinan pemotongan usus anda bukan disebabkan oleh kanker; karena kalau benar kanker, prosedur medisnya sesudah operasi pasti diikuti kemo/radioterapi. Kalau memang dulu sudah kemo, pada operasi kedua memang tidak diperlukan kemo lagi (kecuali memang ada indikasi untuk itu).
2. Mengenai obat alternatif, sebagian contohnya bisa bapak baca di sini. Namun selain itu perlu juga dilakukan berbagai upaya lain. Makan sayur dan buah segar yang banyak, bisa menjadi obat juga lho.
3.Memang ada beberapa dokter yang kurang suka dengan kemoterapi dan menyadari bahaya kemoterapi, namun suka atau tidak suka mereka terikat pada kode etik kedokteran untuk hanya melakukan apa yang telah mereka pelajari (di bangku kuliah) dan tidak berkomentar atas segala sesuatu yang bukan disiplin ilmunya (medis).
Demikian Pak, salam.
teman saya mengeluh sakit nyeri pada dada/ tulang dada sudah sekitar 1 bln,,apakah ini jg tanda tanda terkena kanker????? kalo iya tergolong kanker apa ya…trus gmn solusinya,, sementara ini dia blm pernah memeriksakan diri,karena takut divonis pnyakit yg mematikan itu.makasih….
bagaimana dgn seorang wanita yg sedang hamil dan ternyata wanita itu mengidap pnyakit kanker paru paru? berbahayakah uth janinnya???
dear r. indah,
ada banyak sekali gangguan tubuh yang menimbulkan nyeri, jadi kalau gambaran yang diberikan hanya “nyeri pada dada” sudah tentu belum bisa disimpulkan itu tanda kanker atau bukan. jadi untuk sementara buang jauh-jauh deh gambaran tentang kanker itu, lebih baik temani temanmu itu periksa ke dokter umum langganannya ya, biar dia tidak takut…
tentang wanita hamil yang mengidap kanker paru, yang berbahaya bagi janinnya adalah (efek samping) pengobatan kanker itu. tapi dokter tahu apa yang harus dilakukan, beliau pasti memberikan pilihan terbaik bagi keduanya.
Dear ibu curie..bisa kah saya minta no.hpnya.setelah membaca cerita ibu curie..jika diperkenankan saya ingin berbagi cerita dan pengalaman mengenai kanker usus besar dgn ibu.saya tunggu no.hpnya loh..
Dear Titah,
Saya mempunyai nenek yg mengalami kanker usus stadium 4. 2 tahun yg lalu sudah dioperasi dan sudah sembuh. Tapi tahun lalu begitu check up lagi, ternyata kankernya masih ad dan sudah menyebar ke hati. Sekarang kondisinya sangat kurus dan lemas serta merasa nyeri terutama di bagian pingggang. Masalahnya kami tidak memiliki cukup biaya untuk kemo hingga akhirnya dialternatif dengan dipijat akhir desember lalu. Tapi kini kondisinya semakin lemah.
Pertanyaan saya, apakah penyyakit nenek saya ini sudah tidak bisa disembuhkan lagi dengan kondisi sekarang ini?
Ap memang tidak ad pengobatan yg bisa menyembuhkan penyakit ini apabila sudah menyebar ke organ tubuh yg lain?
Kl dioperasi ato dikemo pun sepertinya susah karena kondisinya sudah lemah dan tidak memungkinkan melakukan perjalanan jauh.
Terima kasih.
Dear Dyan,
Agak sulit menjawab apakah penyakit nenekmu itu bisa disembuhkan atau tidak? Karena hak menyembuhkan itu ada di tangan Tuhan. Kita sebagai manusia hanya wajib berusaha. Tuhan telah menyediakan banyak jalan kesembuhan, tugas kitalah untuk menemukan jalan yang mana yang sesuai untuk nenek Dyan. Kalau operasi dan kemo tidak memungkinkan, dan pijat tidak memberikan hasil yang baik, bisa dicoba dengan pengobatan herbal. Herbal pun banyak macamnya, salah satu yang terbaik yang saya tahu adalah buah noni. Mau coba?
aslmkm,,
hasil ct scan mama saya menunjukkan carcinoma type perifer dengan central necrosis yang menimbulkan erosi pleura (T3N0M0-Stadium IIB).
mohon penjelasan ttg pernyataan itu, dokter sudah memberitahu saya kalau mama mengidap kanker paru”, slasa depan d bronkoskopi tapi kami sbg klg tdk setuju dgn alasan kalau sudah d pegang medis maka kelanjutannya akan operasi dan kami sangat menghindari hal itu,perlu diketahui mama saya juga mengidap diabetes, hypertensi, anemia, dan maag. Tidak ada gejala yg menunjukkan kalau mama saya mengidap kanker paru” sampai saat ini, hanya saja jika mama saya kecapean maka dada nya akan terasa sesak.
Mohon tanggapannya, terimakasih.
wa alaikum salam dini,
sudah jelas pernyataan dokter, kanker paru-paru stadium 2B; kankernya tumbuh di tepi paru dan memproduksi cairan (sehingga sering menimbulkan sesak napas). bronkoskopi akan membuat gambaran yang tampak samar2 di CT scan menjadi lebih jelas dan pasti. memang kanker sering tidak menunjukkan gejala apa-apa lho, apalagi kalau masih stadium dini. namun walau masih dini tetap saja perlu tindak lanjut yg serius dan segera. kalau keluarga dini menghindari pengobatan medis, carilah pengobatan lain yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan, ya! semoga mama cepat sehat lagi.
Salam kenal semua saya Meita, dimana ayah saya 71 thn jg baru saja di vonis kanker paru2 stad 3b dan ada TBC..kaget tentu saja. Sebelumnya ayah saya adl penderita diabetes dan jantung sudah di ring. saat ini ayah sdh diperbolehkan pulang krn yg diobatin TBC nya..kt dokter fisik ayah saya tidak memungkinkan untuk di kemo.
Kenudian saya pikir karena obat2an adl tetap obat kimia, saya ingin ayah makan makanan yg sehat.
Mohon info mbak Titah..makanan antioksidan tinggi apa yg bagus utk ayah sy. Dan apa yg harus dihindari.
Sy punya keyakinan bahwa makanan sehat dapat meringankan penyakit.
Demikian, terima kasih
dear meita,
tentang makanan yang baik/tidak untuk penjuang kanker, secara garis besar bisa dibaca di rumahkanker.com. Silakan..
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)