Cerita Sejenis:

Sudah 29 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
Titah menanggapi pada tanggal February 3rd, 2008 jam 8:51 pm

Marta,

Memang kalau menurut prosedur medis, tumor jinak paling gampang dan tidak beresiko kalau dioperasi. Cukup sekali operasi, beres dah. Saya juga menyarankan prosedur ini. Itu kalau memang jinak lo yah! (Please jangan terlalu apriori pada keputusan operasi oleh dokter; mungkin memang ada dokter yg agak “nakal” begitu, tapi tidak banyak. Kalau ragu cari aja second or third opinion.)

Kalau ganas beda lagi, karena habis operasi harus ada follow up kemoterapi dan/atau radiasi. Kalau enggak, memang bisa tambah ganas (bayangin aja kalau Marta memotong dahan pohon, setelah itu segera tumbuh tunas2 baru yang lebih subur kan?) Tapi kemo dan radiasi juga banyak plus-minusnya, Marta harus siap hadapi semuanya.

Kalau sekarang Marta menempuh pengobatan alternatif, gak pa pa juga, asal konsultasi dengan ahlinya dan tetap ada pemantauan. Secara berkala (misal sebulan atau dua bulan sekali) test lab, foto, dsb untuk memantau perkembangannya. Kalau menunjukkan perkembangan bagus, tumor mengecil, bisa diteruskan. Kalau beberapa bulan tidak ada hasilnya, perlu dicari alternatif pengobatan lain.

Tentang pemijitan, sebaiknya hindari pemijitan langsung di area sekitar tumor karena bisa merangsang pertumbuhannya. Kalau Marta suka pijit, pijit di daerah lain aja untuk melancarkan aliran darah keseluruhan tubuh, membuat lebih rileks/nyaman, yang pada gilirannya memudahkan tubuh untuk melawan sel-sel tumor itu.

Tentang ramuan, banyak sih macamnya dan saya nggak terlalu hafal. Tapi seingat saya yang cocok untuk kanker payudara banyak, antara lain mahkota dewa, kunyit putih, dan produk-produk kedelai (sering aja makan tahu, tempe, sari kedelai, dll). Saya sarankan Marta menjalani diet vegetarian, banyak mengkonsumsi buah & sayuran segar (dlm keadaan mentah), dan meminimalkan goreng2an.

Haa… tambah bingung kan? Sudahlah, pokoknya pilih saja metode pengobatan yang paling sreg di hati Marta, jalani dengan mantap, & tetap dipantau perkembangannya. Semoga lekas sehat lagi yaa…

mygif
amin Idris menanggapi pada tanggal February 4th, 2008 jam 3:10 pm

Hi Marta …
Saya ingin berbagi pengalaman dengan anda, seputar pengobatan medis dan alternatif untuk menangani kanker. Memang, kedua model pengobatan itu kontradiktif, menggunakan sudut pandang yang berbeda. Dipaksakan tidak akan ketemu jua. Karena itu sejak tahun 1980-an, para pakar ongkologi di Tiongkok memadukan dua model pengobatan itu kedalam satu sistem pengobatan. Yakni pengobatan kombinasi antara Traditional Chiness Medicine (TCM) dengan Western Medicine.
Pendekatan Pengobatan Tiongkok, benjolan kanker itu diibaratkan sarang lebah. Terusik dia, lebah akan menyebar dan menyerang kemana-mana. Mengusui kanker berarti menyentuknya dengan benda asing, apakah pisau, jarum dan sebagainya. Tindakan biospsi adalah mengambil cairan (sel) kanker untuk diteliti apakah kanker itu tergolong ganas atau tidak. Dalam perspektif pengobatan Tiongkon, itu berarti tindakan yang bisa membuat kanker akan makin ganas, bak lebah, menyerang kemana-mana.
Dalam pengobatan kombinasi, orang yang dibiopsi (di Tiongkok) hanya butuh waktu beberapa jam sudah ketahuan hasilnya. Kemudian, bila ternyata kanker itu ganas, dia langsung dilakukan tindakan operasi. Di Indonesia ? Konon menunggu hasil biopsi saja sampai beberapa hari.
Kanker jangan dipijat. Baik yang di payudara atau yang dimanapun. Pijatan bisa juga membuka peluang penyebaran (metastasis).
Untuk pengobatan alternatif, Marta bisa pilih jenis pengobatan yang terukur dan teruji. Misalnya ada obatnya, meski itu obat-obat herbal. Ada ahlinya, tidak musti dokter. Sinshe atau tabib bisa saja selagi tindakannya bisa dipahami dengan akal sehat. Misalnya, harus steril.
Tindakan medis yang selama ini dikenal untuk mengatasi kanker adalah Kemoterapy, Radioterapy atau operasi. Ketiganya adalah tindakan yang memiliki dampak lingkungan yang sangat berbahaya. Kemo misalnya berakibat rusaknya sistem jaringan sel tubuh. Radioterapy berdampak pada terbakarnya semua sel tubuh. Bahkan berakibat rontok pada rambut dan gosong kulit. Begitu juga operasi, tidak ada yang menjamin sel-sel kanker sekundernya akan bermetastasis menjadi kanker-kanker primer. Siapa bisa jamin?
Karena itu, Marta sebaiknya dalami banyak pengobatan. Kenali pengobatan timur selain pengobatan barat.
Pengobatan herbal memang minim efek samping. Pengobatan medis memang cepat hasilnya. Bagaimana kalau ada gabungan dua model pengobatan itu seperti yang ada di China.
Tulisan ini hanya sebagai sumbang pikir saya buat Marta. Pesan saya, jangan beri peluang bagi kanker anda untuk cepat bertumbuh. Caranya, jalani hidup dengan enteng dan happy, makan hanya makan-makanan pilihan, dan olahraga yang seimbang. Semoga kuliahnya cepat selesai, dan bisa berkarya di tanah air.

AMING

mygif
Marta Silvianis menanggapi pada tanggal February 4th, 2008 jam 8:36 pm

Terima kasih atas saran nya,,,,
Saat ini saya juga sedang mencari data2 tentang penyakit ini di Internet….
Saya akan mencoba untuk diet vegetarian…..
Saya akan kembali melanjutkan pengobatan saya setelah pulang ke Indonesia.

mygif
ridu menanggapi pada tanggal February 6th, 2008 jam 6:12 am

Banyak pengalaman dari masyarakat, ketika mereka sudah putus asa dengan penyakitnya, karena sudah bolak-balik ke dokter, namun blom kunjung sembuh. ketika dicoba ke alternatif, justru menjadi lebih baik.. gak ngerti juga yah kira-kira kita lebih percaya ke yang mana??

mygif
Micka menanggapi pada tanggal February 11th, 2008 jam 5:14 pm

Dear all..
mungkin ada yg bisa ksh solusi. Saya punya kakak ipar yang menderita tumor yg letaknya diantara kedua mata (kening). sebetulnya tidak ganas tapi untuk dioperasi posisinya sulit. mengingat dekat dengan syaraf2 otak.Dan mempengaruhi penglihatan.Alhamdulallah sudah dilakukan opersi dan seteleh operasi penglihatannya 80%. Akan tetapi setelah suaminya meninggal tanggal 18 Januari 2008 lalu, kondisinya drop dan penglihatannya menurun.setelah diperiksa penglihatannya turun, sekarang cuma 40% dan tumor itu tumbuh lagi ditempat yang sama.Oleh dokter dianjurkan operasi lagi sebelum berkembang lebih parah. Yang jadi masalah kakak saya sepertinya trouma dengan pengobatan/operasi kemarin. Yang kata beliau terlalu menyiksa. Untuk bloger rumah kanker, mungkin ada yang punya info untuk kakak saya. terima kasih. Dan salam kompak selalu.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal February 11th, 2008 jam 8:53 pm

dear Micka,
ibaratnya dalam perang, kanker adalah lawan yang berat. menghadapi kanker kita harus bersikap taktis, strategis, total, berstamina & berdaya tahan tinggi untuk bisa menang. agar bisa menetapkan strategi yang tepat, kita harus mengenali dulu apa & bagaimana kanker itu, bagaimana kanker bisa tumbuh (lagi) dan menyebar, dsb. setelah itu kita tahu apa yang seharusnya kita lakukan agar sel kanker “mati kutu” oopss… salah… bener-bener mati! :)

pengobatan medis ala barat hanya menekankan pada upaya menumpas sel kanker, ibaratnya hanya menghadapi lawan dari satu arah dengan moncong bedil dan meriam. memang “pasukan lawan” banyak yang mati dengan cara itu, tapi sangat mungkin masih ada yang tersisa karena melesetnya tembakan. nah, sisa pasukan ini akan menggalang kekuatan untuk menyerang kita lagi saat kita lengah.

coba kalau selain “menembak dari depan” kita juga mengepungnya, membakar lumbung pangannya, memutuskan jalur logistiknya, bersekutu dengan segala kekuatan di sekitar kita untuk seluruhnya memusuhi lawan kita, menyertakan kekuatan Tuhan (berdoa), serta senantiasa waspada, pasti deh lawan kita (baca: kanker) akan benar-benar tumpas.

masuk akal?

itu bisa dilakukan! caranya ada dalam buku “melawan kanker” tulisan anne e. frahm & david j. frahm. kalau kakak ipar anda siap melakukan “perang total” dalam arti yang sebenarnya, carilah buku itu dan carilah ahli/nutritionist yang benar-benar handal (mencari ahlinya ini nih yang susah, saya mencari di seantero jawa timur belum ada) untuk memandu pengobatannya. semoga berhasil ya…

mygif
Susan menanggapi pada tanggal February 12th, 2008 jam 12:46 pm

Dear marta
beberapa bulan yang lalu aku menemukan ada benjolan kecil di payudara kiri ku, bagian bawah.
Jujur aku cemas. Aku takut itu kanker. tapi benjolan itu datang dan pergi. Kadang ada kadang nggak. Aku jadi bingung. Apa marta juga mengalami hal yang sama?
Sampai hari ini aku belum memeriksakannya ke dokter, karena selain aku takut itu benar-benar kanker, aku juga belum punya dana untuk memeriksakannya.

mygif
Adi Patria menanggapi pada tanggal February 13th, 2008 jam 10:20 am

Dear Marta,
Secara Medis ada beberapa cara penanggulangan Kanker antara lain:
• Pembedahan
• Kemoterapi
• Terapi Imun
• Radioterapi
• Terapi Hormon
Secara Tradisional/alternatif banyak sekali cara nya misal dgn ramuan herbal, terapi homeopaty, dll. Tinggal pilih saja mana yang membuat kita percaya dan yakin akan kesembuhan, karena perasaan yakin dan percaya sangat penting dalam membantu kesembuhan. Secara medis angka kesembuhan penderita kanker std lanjut sangat kecil sehingga terapi yang dilakukan kebanyakan adalah memperpanjang usia harapan hidup pasien, jadi keyakinan, kepercayaan dan kepasrahan kepada Tuhan menjadi sangat penting.
Jika penyakit anda masih tergolong jinak memang upaya operasi adalah pilihan dokter dengan harapan setelah dioperasi sel tumor nya akan hilang/bersih, tetapi masalahnya operasi tidak menjamin bahwa sel kanker dapat hilang sempurna, bukan tidak mungkin setelah anda operasi pertama akan diikuti dengan operasi berikutnya..

mygif
Argaza Chatar Naqta menanggapi pada tanggal February 13th, 2008 jam 6:01 pm

Dear Marta and Others,
Menurut prinsip HCVE, Human Core Value Enhancement, yang berbasiskan pada pengertian bahwa “EVERYTHING IS ENERGY”, semua mahluk ciptaan dan alam semesta (universe) adalah energi. Kita adalah energi dan hidup didalam lautan energi. Energi adalah gelombang dan resonansi, Energi positif dengan semua tingkatan dimensinya adalah sebaik — baiknya energi.
Energi mempunyai dimensi, jumlah, kecepatan bergerak, & power. Segala sesuatu yang merugikan dan merintangi kehidupan manusia (termasuk penyakit dalam jenis apapun) adalah dari energi negatif yaitu dari dimensi 1 s/d 7, sedangkan dimensi 8 keatas adalah energi positif.

Dengan segala kasih yang dalam, banyak saudara – saudara kita datang ke pengobatan / penyembuhan diluar metode barat, tidak memperdulikan berbasiskan metode apa penyembuhan tersebut dilakukan. Yang penting sembuh,…hal ini sangat dipahami karena keterbatasan pengetahuan. Perlu untuk diketahui bahwa penyembuhan yang berbasiskan energi negatif (transfer energi / olah nafas) atau bentukan energi negatif (racikan ramuan yang membentuk energi negatif / racikan obat yang membentuk energi negatif) jika sembuh ataupun tidak sembuh, akan membentuk efek negatif (selama tidak dibersihkan) yang dirasakan langsung atau dalam jangka waktu tidak langsung (seperti kesembuhan sifatnya sementara, menimbulkan penyakit lain, membentuk rintangan hidup dlm kehidupan nyata).

Dalam core value therapy, terapi dan penyembuhan dilakukan dengan kombinasi pemanfaatan transfer energi positif berdimensi alam tinggi, terapi air berdimensi tinggi (core values hydrotherapy), pengelolaan pola pikir dan pengelolaan pola nafas. Untuk jarak jauh dan saudara – saudara kita yang kondisinya sudah lemah, bisa hanya melalui foto.

Jadi sdri. Marta, memang banyak pengobatan alternatif, tetapi yang perlu direnungkan adalah berbasiskan apa kekuatan yang dipakai?…memang tidak bisa disalahkan bagi para praktisi tersebut, karena mereka sendiri tidak tahu bahwa energi yang dipakai dari dimensi alam negatif (bagi mereka positif)…hal ini bukan masalah salah atau benar, tetapi dari scope mana dia melihat.

Salam Kasih dan harmoni
Argaza Chatar Naqta

mygif
Suwanto Njoto S.T.,M.M menanggapi pada tanggal February 15th, 2008 jam 9:48 am

Dear Marta,

Sadarilah bahwa, kesembuhan datangnya dari Sang Pencipta… dan tugas kita adalah YAKIN akan MENDAPATKAN KESEMBUHAN dan berusaha dengan semampunya.

Untuk kasus Ibu yang bisa saya sarankan:
1. Banyaklah berdoa dan bersyukur BAHWA IBU SETIAP HARI SEMAKIN SEHAT DAN MEMBAIK hanya karena TUHAN (SANG PENCIPTA ANDA) telah memberikan yang terbaik untuk ANDA.
2. Jagalah pikiran anda untuk tetap senang/gembira dan bersyukur atas segala karunia SANG PENCIPTA.
3. Jagalah makanan anda: Kurangi Daging dan Nasi. Perbanyaknyalah Sayuran (Brocolly, wortel, papaya dan tomat), Minum Jus Brokoli dan wortel setiap pagi dan sore.
4. Hasil penelitian Dr. Otto Wardburg peraih Nobel: Sel kanker, virus, bakteri, dan jamur akan MATI/LEMAH jika berada dalam lingkungan oksigen tinggi… Di dunia kedokteran ada terapi oksigen.
Kondisi tubuh manusia PH idealnya adalah sedikit BASA. Kondisi ini akan didapatkan jika kita banyak mengkonsumsi buah segar dan sayuran segar (organik) tidak dimasak…

Suwanto Njoto
031 70 4000 88

mygif
eta menanggapi pada tanggal February 16th, 2008 jam 11:56 am

saya sudah menjalani operasi pengangkatan tumor di payudara sekitar sebulan lalu dan hasil labnya adalh tumor jinak. tapi seminggu belakangan ini, saya merasakan ada benjolan lain. saya tidak tau apa benjolan ini sudah ada sebelum di operasi ato tidak. letaknya dekat dengan tumor yang telah diangkat. trus terang saya sedikit khawatir. apa harus diangkat lagi ato tidak usah. saya juga masih trauma menjalani operasi. saat ini saya mencoba pengbatn alternatif. minum obat2 cina dan benalu batu.mohon saran lain… terima kasih

mygif
Titah menanggapi pada tanggal February 21st, 2008 jam 11:09 pm

Eta, benjolan barunya sudah diperiksakan ke dokter belum? Coba diperiksakan dulu yah untuk memastikan benjolan itu apa, baru ditentukan pengobatannya.

Kalau Eta memilih pengobatan alternatif, usahakan ada “penanggung jawab”-nya yang benar-benar ahli, jangan jalan sendiri atau sekedar menuruti kata orang lho. Dan jangan lupa selalu dicek perkembangannya secara berkala (tiap 1-2 bulan).

Semoga cepat sehat lagi ya Eta…

mygif
lind menanggapi pada tanggal February 23rd, 2008 jam 10:24 am

hi martha salam kenal,. saya sudah mengalami operasi tiga kali yang pertma kali kiri dan kanan,operasi kedua kanan,opresai ketiga kiri dan saya sekarang tinggal mengatur waktu dengan dokter untuk opresi yang keempat tumbuh benjolan baru disebelah kanan,.
sejauh ini saya belum pernah kealternatif,banyak yang menyarankan untuk itu tapi seperti nya saya belum punya keyakinan untuk itu.pada intinya adalah siapapun dia pasti tidak menghendaki untuk sakit apalagi penyakit yang sama seperti saya dan martha alami,kita pasrahkan saja kepada yang Maha Kuasa dan juga sambil kita berusaha untuk mencari pengobatan yang paling sesuai (baik) dan juga tetap berdoa.

mygif
Francesca menanggapi pada tanggal February 25th, 2008 jam 3:03 am

Dear Martha…
Saya cuma mau share aja, temen saya ada yg menderita sama seperti kamu…
Dia menjalani pengobatan sen she, dan diet vegetarian. Hasilnya dia udah sembuh dalam 6 bulan saja. Tapi yah menderita minum obatnya aja. Dia berobat di daerah Kisaran.
Sekedar info aja, mama aku juga sedang berobat alternatif di Jakarta, dan di sen she tsb banyak juga yang menderita sama seperti kamu (sekedar info kalo tumor payudara sifatnya menurun loh) dan beliau merasakan bahwa benjolannya semakin membaik. Kalo kamu mau tahu alamatnya kamu bisa send msg ke YM saya di deph_312@yahoo.com, nanti akan saya beritahu alamatnya
Semoga kamu cepet sembuh ya…Tuhan memberkati

mygif
INDRA menanggapi pada tanggal February 26th, 2008 jam 9:25 am

SAlam Martha,,,
Kebetulan saya juga dari padang sumatera barat,,
dan kebetulan sekali sekarang juga saya bergaul dengan beberapa kerabat yang juga mengalami penderitaan yang sama. SAya yakin telah banyak tulisan atau saran yang telah martha baca bahkan coba. Namun satu hal yang paralu bana martha paciak, kadar tumor masih jinak berarti masih memungkinkan untuk sembuh dalam waktu cepat, yang kedua umur martha masih muda sehingga masih bisa di tingkatkan ketahanan dari dalam untuk melawan perkembangan sel kanker. kalau indak kebertan martha bisa cubo tindakan nan alah terbukti cegak dari panyakiek tumor. Jangan lupa selalu berfikiran positif dalam menghadap segala cobaan hidup.

mygif
ega menanggapi pada tanggal March 1st, 2008 jam 8:20 pm

saya cuma mau tanya?pa kah ddnia ni nggak da ssuatu yg nggak mngkin dprbwat pa bla kta mnrima suatu cbaan brat??ktika ddnia ni nggak da ssuatu yg nggak dpt mnyelasaikn ssuatu cbaan??tlng kpd siapa ja yg brknan mmbntu prmslahan yg saya rsakn saat ni????

mygif
Titah menanggapi pada tanggal March 2nd, 2008 jam 2:18 pm

aduh ega, suntuk banget sepertinya? memang apa cobaan berat yang kamu rasakan? coba ceritain dulu ya, siapa tahu ada sahabat yang bisa membantu…

mygif
nani menanggapi pada tanggal March 4th, 2008 jam 10:03 am

saudaraku, saya pernah dioperasi tumor 3 kali ,yang pertama tumor sebelah kanan,kemudian sebelah kiri,tengah dan bawah payudara,setelah itu tumor tumbuh lagi dibagian payudara kiri bagian samping,mau dioperasi trauma,akhirnya saya berobat dengan pengobatan alternatif,dengan jamur lingshe,2juta saya habiskan utk membeli obat itu,dan ternyata tumor hilang,kemudian saya berhenti meminum obat tsb.selang 1 tahun tumor tumbuh lagi,karena biaya tdk terjangkau akhirnya memilih obat alternatif “habbasauda”(jinten hitam) selama 3 tahun sampai sekarang,mulai mengecil tumornya,saya pikir yang penting saya bisa beraktifitas, berfikir positif yang paling penting.Bahwa penyakit adalah anugerah dari Allah SWT,saya pasrahkan semuanya pada Allah SWT,sambil berusaha untuk tetap mengobatinya,sekarang usia saya 41 tahun.Menderita tumor sejak saya usia 17 tahun

mygif
lind menanggapi pada tanggal March 5th, 2008 jam 12:21 pm

mba nani ,.saya panggil begitu saja ya mba.
Betul memang penyakit itu bukan satu hal kita mau apalagi kita minta, tapi jika memang itu sudah terjadi mau dikata apa, yang pasti kita berupaya sebaik mungkin spy penyakit yang ada didiri kita bisa sembuh.Dan tidak lupa juga berpikir positif dan selalu berdoa.
Mba Nani saya juga menderita tumor sama dengan mba Nani sudah tiga kali operasi yang pertama kali kiri dan kanan, yang kedua kiri, ketiga kanan. Sekarang ini saya saya sedang mengatur waktu dengan salah satu dr. di JBC salemba untuk operasiyang keempat kali disebelah kiri. Rasa kawatir sich ada, tapi saya berusaha enjoy dan seperti tidak ada apa-apa dengan tubuh saya.
Untuk Marta,. semoga pengalaman saya dan mba Nani bisa memberi manfaat untuk marta.

mygif
antari menanggapi pada tanggal March 25th, 2008 jam 10:12 am

Hallo Martha,

Saya adalah seorang penderita kanker ovarium yang sudah dioperasi 2 kali dimana sekarang saya masih dalam taraf pengobatan.

saya juga menjalani kemoterapi dimana masa pengobatan ini membuat saya sangat menderita mual, muntah-muntah, rambut rontok, sariawan dan kondisi badan sangat lemah.
Menurut teori medis yang saya dengar bahwa kemo ini selain membasmi sel kanker dia juga merusak sel yang sehat itu adalah antara lain yang menyebabkan kondisi kita lemah.

Setelah sekian lama menjalani proses kemo, saya mulai berobat alternatif ternyata pengobatan alternatif nya tidak bertentangan dengan pengobatan medis.
Justru pengobatan alt ini membantu supaya mempertahan kan sel yang sehat dan daya tahan kondisi tubuh kita tambah kuat dalam menjalani proses kemo, saya merasa lebih sehat paling tidak kwalitas hidup saya lebih baik sekarang.
Menurut saya pengobatan medis tetap diperlukan karena lebih terukur dan cari lah pengobatan alternatif yang sejalan dengan dengan pengobatan medis.

Salam semoga cepat sembuh

Antari S Marino
0811 840 765

mygif
echa menanggapi pada tanggal March 25th, 2008 jam 5:48 pm

Anak saya leukemia menjalani kemo dan juga alternatif dimana tujuannya untuk meminimalkan efek kemo dan sudah berjalan semenjak sebelum kemo karna waktu itu hatinya bengkak, limpa agak keras dan SGOT dan SGPT nya cukup tinggi diatas 1000, ttp setelah terapi di alternatif lebih cepat turunnya sehingga segera bisa dimulai untuk kemo krn untuk SGOT SGPT harus dibawah 150 percaya atau tidak..setelah kemo pertama rasa ngilu, sakit dan panas hilang.. dan sekarang kemo baru berjalan 1 tahun.. memang alternatif saya sih menyarankan untuk berhenti kemo ttp saya tetap ingin kedua2nya jalan.. mudah2an cara yang ditempuh ini ada hasilnya..Aamiiin

mygif
go menanggapi pada tanggal May 31st, 2008 jam 9:20 pm

saya merasakan khasiat mahkota dewa joss, saya sakit asam urat dan kolestrol tinggi. apa ada informasi lain tentang obat2 alami ?

mygif
tintaaa menanggapi pada tanggal January 10th, 2009 jam 11:27 am

salam kenal semua….
untuk mbak marta, saya pernah baca&dengar, ada suatu jenis tumor jinak payudara yang paling byk tjd pada wanita usia dewasa muda (awal 20an-30an), kalo tidak salah namanya Fibroadenoma mammae (FAM). sebagai catatan, bbrp thn lalu kakak sepupu saya juga pernah menderita penyakit tsb,setelah dioperasi sekali, tumor menghilang & alhamdulillah sampai sekarang tidak ada keluhan lagi.
untuk FAM ini, menurut yg saya baca, karena jinak&mumnya benjolannya kecil, seringkali tidak mengganggu aktivitas (hanya terasa ada benjolan), karena itu banyak juga dokter yang menyarankan untuk dibiarkan saja. namun apabila dirasa mengganggu dan/ berpotensi untuk berkembang ke arah yg lebih buruk dokter akan menyarankan operasi untuk mengangkat tumor tsb.
saya setuju dengan pendapat yang menyarankan untuk mencari 2nd ato 3rd opinion apabila kita ragu ato pun ingin lebih jelas tentang keluhan kita, karena hal ini akan lebih meyakinkan ato menguatkan dugaan ato opini sebelumnya. memang butuh energi, strategi,&langkah yg benar2 tepat untuk memerangi ini. benar kalo dibilang hrs tau dulu apa/siapa&bgm musuh kita itu.
namun mb.marta, untuk urusan tumor/kanker ini, kita hrs benar2 bertindak sigap&cepat, dlm artian kita hrs bnr2 jelas tentang apa jenis tumor ini (cari info sebanyak2nya), sehingga akan tau apa yang harus dilakukan slanjutnya. karena msg2 tumor ato kanker memiliki kemampuan untuk tumbuh&berkembang (kalo tdk salah istilahnya ‘doubling time’). jadi setiap tindakan pada suatu waktu tertentu akan sangat penting artinya.ibaratnya, kita lebih mudah mencabut suatu tunas daripada setelah nantinya menjadi sebuah pohon besar!
menurut yang saya baca juga, pemijatan pada sebuah tumor justru akan merangsang pertumbuhan sel2nya! jd sebaiknya pemijatan dilakukan di daerah lain untuk merilexkan tubuh.
memang, untuk segala penyakit&masalah, ujung penyelesainnya tergantung diri masing2 & tentunya Allah sebagai Penentu segalanya! bahkan saya pernah dengar , katanya Allah tidak akan menurunkan sebuah penyakit dengan tanpa obatnya! jd jgn khawatir selama kita mau berusaha & berpikiran positif, semua pasti ada jalan keluarnya.
karenanya, jangan pernah apriori terhadap pengobatan secara medis (terutama dokternya–> krn mestinya setiap tindakan mereka sesuai dg prosedur&indikasi, kec. ada dokter yg nakal, hehe….), maupun alternatif.
terus terang, maaf saya tdk dpt berkomentar ttg p.altrntf, krn saya tdk byk tau, hehe….tetapi setau saya pengobatan herbal (asal tepat), banyak mendukung kesehatan! & tdk ketinggalan juga adalah life style yg baik!
oh,ya, nambah sedkit, menurut yg saya baca juga, blm ada penelitian yang membuktikan bahwa, tumor/kanker payudara itu penyakit yang menurun (seperti halnya buta warna ato hemophilia), tetapi akan maningkat resiko terkena (mrpkn faktor predisposisi) pada orang dengan riwayat ada anggota keluarga sblmnya yg merupakan penderita!!
terima kasih.. (maaf, kepanjangan, hehe…)
semoga bermanfaat!!

mygif
Mutmainah menanggapi pada tanggal January 8th, 2010 jam 7:16 pm

Hallo marta..
Aku pny pykt yg sama,ada benjolan d payudara kiri.
Thn 2001 sdh d operasi..dan sy sadari krn pola makanan yg tdk sehat sy jalani 1thn ini,benjolan ini tumbuh, sdh mcoba k dokter..d sarankn operasi..takuT dlm hatiku mjwb.
Tp ku tetap tegar!ke alternatif pun b’usaha ku jalani.
Skrgpun ku binggung hrz bil tindakan operasi atw alternatif.
Tp ku tetep semangat.

mygif
nana menanggapi pada tanggal January 19th, 2010 jam 3:26 pm

Halo semua..
Tanggal 18/01/2010 kemaren, saya baru aja divonis dokter menderita FAM. benjolan kecil itu ada di payudara sebelah kiri saya. Memang udh lama saya rasain, sekitar hampir 1 tahun yg lalu, tapi saya baru periksain ke dr ahli kanker ya kemaren. knp? karena p1, saya pikir itu bukan masalah karena waktu pertama kali merasakan adanya benjolan saya sedang menstruasi, sehingga saya pikir itu wajar saja. dan ketika saya bicarakan dengan kakak sepupu saya yg kebetulan seorang dokter (tp dr.umum se), ktnya itu pembengkakan kelenjar payudara yg normal terjadi ketika sedang masa menstruasi. alasan ke2, krn saya takut, takut akan kenyataan kl ternyata benjolan itu memang tumor (yg akhirnya itu benar2 terjadi sekarang T_T),krn saya pernah punya trauma ketika tante saya meninggal karena kanker payudara dan kebetulan saya ada disana mulai dari alm.didiagnosis kanker payudara oleh dr, operasi, sampai perjuangan beliau ketika kanker itu berhasil menyerang paru-parunya dan akhirnya tante tersayangku ‘menyerah’ setelah tiga tahun berjuang melawan ‘teroris’ itu.
Sekarang, jujur saya stress banget dan makin stress ketika semua orang di lingkungan saya sepertinya tidak menunjukan rasa khawatir sama sekali, seolah-olah vonis FAM itu biasa-biasa aja, dan ga perlu diributkan. bahkan orantua saya dengan enteng bilang kl itu gpp, g perlu oprasi pun ga perlu alternatif. cukup dengan minum ramuan sirih merah saja yg dibuatkan mama tiap pagi dan malam hari. dan oleh dr saya diberi imudator. hanya itu saja.
Yang ingin saya share disni,
1.apa FAM itu betul2 tdk berbahaya jika didiamkan (tdk operasi pun tdk alternatif)?
2.jika akhirnya harus operasi (dr menyarankan saya untuk operasi karena kebetulan mama saya juga menderita kanker payudara, tapi alhamdulillah sudah sembuh berkat suntikan obat dr dr.sugiarta di bogor, setelah sebelumnya dioperasi dan tdk menunjukkan hasil apapun), apakah dijamin benjolan itu tdk akan tumbuh lagi selamanya? dan tidak akan membuat FAM itu justu menjadi ganas karena tersentuh benda2 asing seperti jarum, pisau dll??? karena itu menjadi dilematis buat saya…
3.bagaimana kita tahu kl FAM yang kita derita itu bukan tumor jinak yg mengarah kepada kanker selain dengan biopsi, mammografi dan usg (karena saya tdk diijinkan oleh orangtua saya untuk itu)??
tolong saya diberi informasi, karena saat ini saya benar2 merasa sendirian, sedih, takut, stress… (karena nyatanya, semuanya disni terlihat tenang dan tanpa ada rasa khawatir terhadap saya..). Please, help me… :(

mygif
Titah menanggapi pada tanggal January 28th, 2010 jam 4:06 pm

dear nana,

memang FAM itu tidak bahaya kok, jinak, tidak apa-apa walaupun tidak dioperasi. kecuali kalau benjolannya itu besar dan mengganggu/sakit. mungkin doktermu itu dokter bedah ya… sehingga beliau menganjurkan untuk operasi? coba deh kamu tanya ke dokter lain, apa memang operasi diperlukan?

yang jadi masalah justru stres dan trauma-mu. coba deh trauma itu dihilangkan ya… tiap orang kan kondisi dan takdirnya beda, kamu dan tantemu tidak sama.. terbukti mamamu aja sudah jelas kanker masih bisa sembuh gitu kok… stres yg berkepanjangan justru bisa memicu banyak penyakit, termasuk kanker. so, banyak2 mohon ampun, mendekatkan diri pada Tuhan. percayalah pada mama, karena ucapan mama itu doa bagi anaknya.

setahuku FAM atau bukan hanya bisa dipastikan setelah periksa mammografi, usg, termografi, atau biopsi. heran juga.. dari mana doktermu tahu benjolanmu itu FAM kalau kamu belum pernah periksa itu semua?

udah… gak usah sedih lagi. mending banyak gembira, nyanyi, ketawa… itu semua menyehatkan lho! dan mulai sekarang jangan suka makan di luar, makan makanan rumah aja, banyak makan buah, sayur, cukup tidur, dekat sama Tuhan, happy selalu, olahraga, pasti deh segala penyakit jauuhh…!

mygif
rani menanggapi pada tanggal October 14th, 2010 jam 10:25 pm

hai semua. saya jg pernah menjalani operasi pengangkatan FAM thn 2008 yakni di bagian kiri atas dan bawah payudara sebelah kiri.sebelumnya siklus haidqu ga teratur bangt, prnah ga haid selama 3 bln. tp kt dokterqu ga da kaitannya FAM sm siklus haid. setelah operasi siklus haid kembali normal. 6 bln kemudian, saya merasakan lg adanya benjolan di bawah kiri dan atas masih di payudara kiri. kt dokter kena FAM lg. n sekaarang siklus haidqu kembali kacau, sampe2 sy mengkonsumsi cyclo progynova tuk teraturin haid mpe 3 siklus. tp pas berhenti minum, skrg dah 3 bln ga haid lg. jd bingug ada ga sih kaitan FAM dg siklus haid? sy jg trauma mau operasi lg. pengobatan alternatif sudah pernah dicoba sprt propolis dan lingzi. tp masih belum kelihatan hasilnya. akhirnya pasrah aja daripada pusing mikirnya. berserah diri aja kepada Allah SWT dan berusaha ikhlas.

mygif
rani menanggapi pada tanggal October 14th, 2010 jam 10:30 pm

oh ya kelupaan sy 23 thn skrang. waktu operasi fam pertama berusia 21 thn. ada yang tau ga apa kaitannya FAM dan siklus haid? tq semua.. wasalam.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal October 21st, 2010 jam 6:21 pm

hai rani,
FAM itu sebetulnya kan kelainan pertumbuhan jaringan ikat payudara; semestinya kemunculannya memang tidak ada kaitan langsung dengan siklus haid. tapi ukuran FAM cenderung membesar pada hari-hari sekitar menstruasi karena pengaruh hormon. lingzinya bagus, lanjutin aja, memang butuh waktu untuk melihat hasilnya. kalaupun tidak bisa menghilangkan FAM yang sudah muncul, dia akan mencegah tumbuhnya FAM baru. jangan lupa pola hidup dan pola makannya diatur lebih baik lagi ya. banyakin makan buah dan sayur, kurangi makanan hewani (kecuali ikan), dan jangan suka beli makanan di luar.

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)