Aha, kali ini giliran saya yang curhat. Bukan tentang kanker, tapi tentang email yang akhir-akhir ini sering masuk ke inbox saya.
Sebenarnya saya senang sekali menerima surat. Mulai SMP saya sudah suka surat-suratan. Sejak jaman belum ada hape, telepon pun sekampung cuma ada satu di markas Polsek (jangan lagi email), saya sudah suka surat-suratan, pakai pos yang suratnya baru sampai dua minggu setelah dikirim… Lha apa lagi kini kirim surat sebegitu mudahnya, tinggal klik, seketika sampai ke alamat yang dituju. Dalam sehari kadang puluhan email saya terima dan saya balas.
Entah kenapa, rasanya seneng banget kalau terima surat/email. Kecuali satu. Menerima email dari Mail Delivery System. Subject-nya selalu sama. “Mail Delivery Failed: returning message to sender”. Atau “Delivery Status Notification (Failure)”. Sekali, dua kali, saya mengernyitkan dahi. Ketika makin sering, lama-lama saya merasa jengkel saat melihat si dia di inbox saya. Rasanya pengin marah. Tapi harus marah pada siapa?
Saya tidak tahu, ini persoalan teknis atau kesengajaan perorangan. Yang saya tahu, email itu selalu mengabarkan bahwa email yang saya kirimkan ke suatu account di yahoo.com atau yahoo.co.id gagal terkirim. Pesannya begini:
SMTP error from remote mail server after end of data:
host e.mx.mail.yahoo.com [216.39.53.1]: 554 delivery error:
dd Sorry your message to seseorang@yahoo.co.id cannot be delivered. This account has been disabled or discontinued [#102]. -mta407.mail.re4.yahoo.com
Kalau nggak begitu, begini:
SMTP error from remote mail server after end of data:
host f.mx.mail.yahoo.com [209.191.88.247]: 554 delivery error: dd This user doesn’t have a yahoo.com account (alamatpalsu@yahoo.com) [0] -mta282.mail.mud.yahoo.com
Lah, apa urusannya hal itu dibahas di sini? Ada, saudara-saudara! Karena email-email yang gagal terkirim itu adalah email yang saya kirimkan kepada orang-orang yang saya anggap sahabat saya, mereka yang dirinya atau keluarganya terkena kanker, yang curhat kepada saya, yang ingin informasi atau pendapat saya, yang sedang panik dan minta balasan saya segera…
Betapa betenya saya melihat email saya tidak terkirim! Dan itu cukup sering terjadi. Sekitar seminggu atau dua minggu sekali.
Jika kegagalan itu disebabkan kesalahan teknis di server Yahoo!, betapa betenya membayangkan sahabat-sahabat saya menunggu-nunggu balasan emailnya, balasan yang sangat mereka harapkan, tapi tidak pernah mereka terima. Pasti mereka sedih sekali. Lebih sedih lagi jika sampai mereka mengira saya tidak peduli, tidak mau membalas emailnya. Padahal setiap kegalauan yang mereka ceritakan menjadi kegalauan saya juga, dan saya dengan segenap ketidakmampuan saya, sepenuh hati berusaha untuk membalasnya.
Jika kegagalan itu disebabkan oleh suatu kesengajaan, sungguh tidak bisa saya mengerti kenapa ada orang yang tega melakukan hal itu pada saya. Tidakkah dia berpikir, bagaimana saya harus membalas kalau alamat email yang dicantumkannya palsu atau tidak sah? (Hal ini dimungkinkan kalau email dikirimkan lewat website). Tidakkah dia membayangkan bahwa dengan perbuatan itu dia merugikan saya, karena harus melakukan pekerjaan yang berakhir dengan kesia-siaan? Padahal saya berniat melakukannya untuk kepentingan dia?
Indikasi kesengajaan itu bukannya tidak ada. Terutama dari orang-orang yang ingin saya membalasnya melalui telepon. Ada kok yang terang-terangan menulis, “Jangan balas ke email ini, telepon saja ke HP saya nomor xxxxxx, karena sesudah ini alamat email saya tidak aktif lagi.” Dan benar saja, ketika email saya balas sepuluh menit setelah saya terima, ternyata tidak terkirim! Aduh, aduh, sungguh maaf beribu maaf kepada para sahabat yang minta saya telepon, bukannya saya tidak mau menelepon, tapi terus terang belum ada anggarannya. Kalau anda ingin bicara dengan saya lewat telepon, silakan saja, nomornya sudah saya cantumkan di Rumah Kanker kok.
Pernah juga terjadi email tidak sampai karena sebuah human error yang tidak disengaja. Yaitu, salah mencantumkan alamat email. Yang semestinya alamat@yahoo.co.id tercantum sebagai alamat@yahoo.com. Please lain kali lebih teliti ya…
PS:
Maaf ya kalau curhatnya sedikit kelewatan…. Just to let you know aja kok, siapa tahu anda termasuk salah satu yang tidak menerima balasan saya.


Cerita Sejenis:
Sudah 4 sahabat yang menanggapi
Wah sorry, ternyata bukan hanya akun Yahoo! yang mengembalikan email saya, tapi juga beberapa akun dari provider lain. Contohnya seperti ini:
terus ini
ada juga yang begini
atau begini
Yang paling banyak penolakannya memang dari Yahoo! sih…
Alhamdulilah itu sdh bgs
that’s not your fault, no feeling guilty mba…
keep doing your great job!
thank you brothers
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)