Saya adalah wanita berusia 50 tahun, penderita kanker payudara IV, sudah dioperasi, sudah dicangkok, dan sudah dikemotherapy. Kanker saya sudah berkembang (metastase) ke paru-paru stadium IV. Desember 2006, saya divonis mati. Tetapi berkat kekuatan Tuhan, saya masih hidup sampai sekarang.
Kondisi saya tidak terlalu buruk. Saya selalu mensyukuri saja. Ketika divonis mati, saya bersyukur tidak akan kesakitan lagi, ketika berat badan saya turun 20 kg, saya bersyukur karena untuk turun 1 kg saja sangat susah. Ketika suami, saudara, dan anak2 tidak ada yang memperhatikanku, saya bersyukur masih ada teman dan Tuhan, ketika sudah tidak bisa pergi kemana-mana, saya bersyukur bisa asyik main internet.
Yang penting buat sesama penderita kanker, bukan orang lain yang membuat kita kuat, tetapi diri kita sendiri dan Tuhan, karenanya ciptakan kondisi nyaman dan terus berdoa, minimal kalau mati masuk surga.
Triesiany


Cerita Sejenis:
Sudah 25 sahabat yang menanggapi
Sungguh sulit untuk bisa bersyukur dalam segala keadaan seperti Ibu Trie, saya ikut bersyukur Ibu dikaruniai keistimewaan seperti itu oleh Tuhan. Karena saat mencapai kondisi psikis dan spiritual seperti Ibu, itulah saat kita berada dalam kondisi tak terkalahkan dalam arti yang sebenar-benarnya. Sudah diteliti secara ilmiah, kepasrahan total dan rasa syukur pada Tuhan membuat tubuh lebih kebal penyakit dan daya tahan tubuh lebih kuat. Buktinya Ibu yang sudah divonis mati sejak 2006 malah panjang umur kan? Semoga Allah selalu menambahkan nikmat-Nya pada Ibu
ya,kita memang harus mensyukuri segala apapun yg diberikan dan digariskan ole Allah,tdk ada kata sengaja dalam kehidupan manusia agamais,apapun yg diberikan dan digariskan oleh NYA,kita harus pasrah,tawakal.dan selalu berdoa hanya dgn pertolongannya ,dengan nikmat yg masih kita miliki bersyukur itu adalah hal yg terindah yg masih diberikan ALLAH KPD KITA UMATNYA..saya jg penderita tumor di lever..spt kata Dokter saya yg selalu memberi semangat kpd saya dibalik ini ada Rahasia Allah yg kita tdk ketahui,Dia yg memberi dan Dia jg yg akan memberi jalan keluar…terus berdoa ,pasrah ,ikhtiar dan semoga semangat kita berjuang dpt mengalahkan segalanya atas ijinNYA….AMIN
Luar biasa !!!,… hanya kata itu yang bisa saya ucapkan sebagai apresiasi terhadap ketabahan Bu Triesiany.
Bu,.. saya juga menderita cancer colorectal. Rasanya saya ingin banyak belajar Ilmu Keikhlasan dari Ibu. Jika tidak keberatan bisakah Ibu menghubungi saya di as_umam@yahoo.com. Atas balasannya saya ucapkan terima kasih
Salam
Ketabahan yang didapat merupakan salah satu hikmah dari cobaan kehidupan. Rasa syukur atas segala nikmat yang telah kita peroleh selama ini akan memberikan hasil yang positif atas segala perjalanan kehidupan didunia ini. melalui orang-orang yang terpilih akan kesabaran dan kebesaran hati seperti Ibu, menjadi tanda-tanda kebesaran Tuhan.
Semoga media ini menjadi media yang bermanfaat bagi seluruh manusia.
Desi : ad_indra04@yahoo.com
Terimakasih dan salam buat teman-teman yang ada disini yang menyediakan ruang dan waktu untuk berbagi.
Blog ini saya peroleh dari adik saya. Karena sangat besar manfaatnya bagi saya yang sedang down, maka saya langsung membaca-baca disini. Mohon dorongan dan semangat dari teman-teman yang telah mengalami proses vonis stadium IV, seperti yang dialami istri saya.
Ia baru saja divonis menderita kanker rahim stadium IV, yang telah mengganggu usus dan paru-parunya.
Rencana mau dibawa ke RS Dharmais dari Padang.
Terimakasih kembali teman-teman yang ada forum ini.
Email saya : heranof@gmail.com
@ Heranof Firdaus
Semoga Tuhan memberikan kesabaran dan keikhlasan yang banyak kepada anda sekeluarga, khususnya istri anda. Wajar jika anda down sesaat mendengar kabar itu, tapi bagus sekali anda segera bangkit dan berencana membawa istri ke Jakarta. Untuk lebih membesarkan hati, silakan berkunjung ke blog Sima, seorang penderita kanker stadium 4 yang tetap aktif, positif, dan “tidak menghiraukan” penyakitnya. Dia juga banyak pengalaman berobat di berbagai RS di Jakarta, termasuk Dharmais.
Salam untuk istri anda ya Pak, semoga cepat sehat kembali
Salam ibu Triesiany
aduh begitu kuat ketabahan ibu, saya sangat kagum.
saya juga sudah menjalani operasi bulan Juni 2007, saya tidak bisa membayangkan kalau sampai saya divonis mati apakah saya bisa setegar ibu. Mudah-2 an doa-doa kita selalu didengar dan dikabulkan TUHAN.
Untuk pak Heranof,
semoga bu Heranof bisa kuat menjalaninya, kita rasanya tidak sendiri koq.
Salam tabah
Saya adalah bagian dari kelarga saya yang terkena kanker payudara baru mendengar untuk dioperasi dan diangkat serta hal-hal berkenaan dengan penyembuhan paska operasi saja sudah gak bisa ngomong ( Bingung mungkin harus ngapain ).
Tapi setelah membaca kisah Ibu ini saya jadi sadar ternyata saya tidak sendiri banyak keluarga, saudara yang kita cintai sudah lebih dulu mengalaminya dan sangat biasa dalam menerima kenyataan ini. Salam untuk semua pembaca mari terima kenyataan ini dengan hati yang lapang dada.
Mak kasih
Soal mati itu hak Alloh SWT, kalo dokter memfonis mati, itu bukti keterbatasan hambaNya. Kalo kita lagi dicoba dengan penyakit apapun olehNya berarti Dia masih sayang kepada kita, dan semoga kita selalu ingat dengan tulus dan ikhlas semoga cobaan ini menjadi sarana yang diberikan Alloh untuk menghapus dosa dosa kita. Tapi jangan lupa bahwa kita diberi aqal olehNya untuk mensukuri nikmatNya dengan cara ikhtiar sebagai bentuk ibadah kepadanya. Semoga Alloh SWT memberikan kesembuhan kepada anda yang sedang mengalami cobaan ini, Maha besar Alloh dengan segala kekuasaanNya, amiin,,,
wonder woman…
makasih ya bu sudah berbagi melalui website ini..ibu sungguh luar biasa saat mengalami hal yang terburuk dalam hidup sekalipun selalu mensyukuri apa yang ibu alami..Puji Tuhan, makasih bu memberikan kekuatan baru buat saya yang skrg ini sedang bergumul bersama dgn suami saya (39 thn) yang skrg dalam proses kemoterapi kanker di saluran empedu (senin,28 April kemoterapi yg kedua) Makasih Tuhan Engkau selalu ada buat kami..kalau ibu tidak keberatan untuk berbagi dgn saya via email nella_petro@yahoo.com
GBU..
Luar biasa…. itu yg saya ucapkan ketika membaca kesabarandan ketabahan ibu dlm mengahadpi smuanya. ternyata gak cuma keluarga saya yg mendapat vonis mati. karena Ayah saya juga mendapat vonis mati dr dokter slm 1 bln, tp alhamdulillah skrg dah 10 bln msh bertahan melawan penyakit kanker hati stadium lanjutnya. klo ibu gak keberatan saya ingin sharing sama ibu melalui email : keysa_r@yahoo.com.
ma ksh
memang tidak ada obat yang lebih luar biasa selain DOA !!! Tidak ada yang bisa menandingi keampuhan DOA. Ibuku juga sekarang sedang menderita kanker payudara stadium IV dan udah metastasis ke paru-paru. Kalo pas sakitnya datang, ibu menangis, hati ini rasanya teriris-iris karena aku sendiri gak tau bagaimana mengurangi penderitaannya. Dari sini aku tau bahwa KESABARAN ITU HARUS TIDAK ADA BATASNYA !!! Jadi salah kalo orang ngomong bahwa sabar itu ada batasnya, ternyata SABAR ITU HARUSNYA TIDAK ADA BATASNYA !!! Aku selalu mengajak pada diriku sendiri, pada ibuku dan juga pada orang sekitarku untuk tidak pernah bosan merengek pada Allah untuk meminta kesembuhan, sampai-sampai mungkin Allah yang bosan mendengarkan kita dan akhirnya mengabulkan permintaan kita. Amiiin. Selama kita masih diberi kesempatan untuk berikhtiar, ikhtiar terus untuk mencari kesembuhan.
@ farida
walaupun begitu, seharusnya ibu tidak perlu menangis kesakitan, karena seberat apapun rasa sakitnya, itu bisa diatasi dengan obat yang tepat. mintalah resep obat nyeri pada dokter paliatif yang merawat ibu, yang harus diminum teratur tiap hari dan selalu taat jadwal.
benar, yang namanya sabar itu seharusnya memang tidak ada batasnya. karena kalau kita sampai di titik batas, itulah saat kita tidak sabar lagi
Halo mbak Trie…
Memang semua harus disyukuri. Semua orang cepat atau lambat akan mati. Live in dignity, die with dignity.
Saya juga stadium IV dan bersyukur masih dapat menjalani hidup dengan baik.
Saat ini istri saya sedang menderita kanker. Namun dengan membaca komentar/pendapat dari ibu serta rekan2, kami memperoleh penguatan. Sikap positip, iklas terhadap penyakit yang diderita ibu bagi kami sungguh luar biasa. Trimakasih Bu
Istri saya saat ini sedang menderita kanker. Trimkasih Bu serta rekan2 sekalian. Komentar2 yang ada dalamm forum ini membuat kami merasa tidak sendiri. Trims Bu /rekan2
Ibu Trie.. terimakasih untuk sharing pengalaman dan kepasrahan ibu. Ibu saya saat ini sedang menjalani kemoterapi untuk kanker paru-paru yang diderita.. pengalaman ibu sangat membantu membangkitkan semangat dan pelajaran yang sangat berharga tidak hanya untuk ibu saya, tetapi juga untuk kami orang-orang yang mencintainya. Kepasrahan total kepada Tuhan. terimakasih ibu. GBU
Subhanallah..
Kebesaran jiwa yang luar biasa yang diberikan kepada manusia terpilih.
Membaca tulisan bu tri membuat kami merasa tidak sendiri. Budhe-ku menderita tumor liver stadium lanjut, saat ini sudah tdk bisa beraktivitas apa2 dan sudah tdk punya semangt bertahan hidup. bagaimana membangkitkan semangat hidup budhe agar mampu melawan kanker?mohon bantuan dari semuanya..
PERFECT.
Jangan biarkan penyakit menang.Lawan trus…….
Luar biasa. Membaca tulisan ibu membuat saya lebih kuat untuk berperang melawan penyakit saya.Apa kita bisa berbagi cerita lewat e-mail ?
enyarijanto@yahoo.com.
tks atas tanggapan semuanya. jujur saya juga mendapatkan kekuatan dari sharing diberikan. Kalo ingin ngobrol bisa ke email saya : renatagia_pelawi@yahoo.com. Mari kita nikmati indahnya rencana Allah dalam hidup kita dengan cara yakin bahwa segalanya terjadi sepengetahuan Dia.
Bu,saya ikut prihatin dan maaf karena memang di stadium 4 belum banyak yang bisa dikerjakan oleh dokter baik di sini ataupun di luar.
Saya selalu mengatakan pada pasien bahwa melalui Aisyah ra, Rasulullah mengatakan bahwa bila Ia mencoba seseorang dengan mengambil matanya maka akan digantiNya dengan surga. Nah saya hanya bisa mendoakan ibu agar tawakkal dan memperoleh surga karena Ia selalu menepati janjiNya. Amin
halo ibu trie, apakah saat ini ibu masih sehat walafiat?
saat ini orang yang saya sayangi sedang terkena tumor namun menjalar ke liver, sya sangat sedih, bisakah saya cari alternatif supaya sembuh
SEMANGAT !!!!!
Bagi penderita,keep smile n selalu yakin klo qt pasti menang melawan penyakit ini.Allah tdk akan memberi cobaan melebihi kemampuan qt.Selalu mensyukuri n ikhlas menerima ini semua.
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)