Saya Shinta,
Baru sekitar 2 minggu lalu mama divonis kanker rahim stadium IB oleh dokter di Samarinda, 2 hari berikutnya mama dan papa saya langsung ke Surabaya atas saran dokter di Samarinda. Di sana dirawat oleh dr. Suhatno di RS Husada Utama. Lima hari kemudian rahim diangkat dan kira2 4 hari sesudahnya menjalani kemoterapi selama 3 hari.
Setelah itu kata dr 7 hari kemudian boleh pulang ke Samarinda krn dokter mau melihat reaksi kemoterapi. Sekarang pun dampak kemo sudah dirasakan: mual, badan sakit, sakit menelan, lemes… Bagaimana ya??? Saya bingung dan takuuut banget, saya trauma lihat keluarga saya yang kena kanker (sudah stadium lanjut sih…), dikemo dan akhirnya meninggal.
Apa yang harus saya lakukan? Apa2 saja yang harus saya sajikan ke mama supaya kuat dan bagaimana saya menata mental saya yang selalu menangis memikirkan mama. Please help me, siapapun yang pernah seperti saya, saya benar2 perlu nasehat dan saran….thanks…


Cerita Sejenis:
Sudah 58 sahabat yang menanggapi
Hi Shinta, saya turut prihatin atas musibah yang sedang dialami, tapi jangan larut dalam kesedihan ya, tetap semangat! coz saya juga sedang menjalani kemoterapi karena kanker payudara, setelah sebelumnya menjalani operasi n radioterapi. memang efek samping dari kemo itu mual, badan nyeri dan rambut brudul (bukan rontok lagi). saya pun mengalaminya. tapi harus terus dicoba untuk makan n minum, karena kalau sedang kemo trombositnya harus terus bagus, kalu tidak badan jadi tambah drop.Alhamdulillah sampai saat ini saya masih bisa menjalankan aktifitas seperti biasa, saya masih bisa bekerja dan bermain bersama keponakan2, bahkan orang2 pun heran kenapa saya tidak terlihat seperti orang sakit, itu semua karena doa yang tulus, ikhlas, n semangat yang luar biasa dari orang2 disekitar saya, saya katakan pada mereka bahwa jangan pernah menangis didepan saya, karena hal itu akan membuat saya jadi lebih drop! ibu saya awalnya sangat sedih begitu tau saya kena kanker, tapi karena saya berkeyakinan penuh bahwa Allah akan menyembuhkan saya, n saya tidak ingin mengecewakan orang2 yang telah memberi saya semangat untuk sembuh, maka Alhamdulillah ibu sekarang fine2 aja n saya bisa menjalani hidup seperti orang lain. jadi, jangan pernah nyerah untuk terus memberi semangat ibu untuk sembuh, ya! Yakinlah bahwa setiap kejadian pasti ada hikmahnya! Salam untuk ibu, semoga ibunya lekas sembuh ya! (“,)
Dear Shinta,
Saya juga punya ayah yang menderita kanker.Kami sekeluarga pasrah dan berusaha menerima bahwa penyakit adalah hal yang biasa dalam kehidupan manusia.Terpenting disini selalu optimis dan bersemangat menolong si penderita.Jangan memperlakukan si penderita layaknya orang yg patut dikasihani.Tidak memperlihatkan emosi berlebihan kepada sipenderita misalnya sedih,mengeluh,marah .Semoga mama kamu cepat sehat ya..!
hai shinta,jangan terlalu sedih dan dipikirkan nantinya mamamu tambah sakit.Saya juga penderita kanker waktu saya cek kedokter sambil menunggu giliran saya pas duduk bersebelahan dgn pasien yg kena kanker payudara 8 tahun lalu dia juga hanya follow up saja,beliau banyak bercerita bahwa dia 8 tahun lalu divonis kanker setelah dioperasi dikemo diradiasi puluhan kali banyak yang mengatakan bahwa dia hanya bisa bertahan 3 tahun tapi dia tidak menyerah dan membuktikan pada semua orang,beliau bukannya orang yang mampu untuk pergi kemo saja mesti naik bus sendiri sampai rambut botakpun tak dihiraukan tapi dia memang tegar karena harus menyara keluarganya sedangkan suaminya tak mampu bekerja,pulang dari kemo atau radiasi dia langsung pergi kerja sebagai pembantu direstoran.Yang bikin saya salut sama beliau ialah semangat hidupnya dan tekadnya karena walaupun dia kena kanker dan miskin dia mampu menyekolahkan anak anaknya sampai sarjana semua![kalau tak salah 3 orang]itu 8 tahun yang lalu, waktu saya ketemu beliau dia udah jadi nenek datang dengan putri bungsu dan cucunya,beliau menasehati saya jangan dipikirkan dan dihiraukan musuhmu itu maka dia akan menyerah kalah, turuti semua yg dikatakan dokter untuk cek up,walaupun beliau kehilangan kedua payudaranya dan menyandang gelar kanker tapi beliau saya lihat seperti orang yang sehat dan bicaranya yg penuh semangat.sekarang saya selalu terbayang kata katanya untuk semangat dan bertekad…..
Shinta,
Saya yakin tiga penjelasan sebelum ini pasti sangat membantu untuk menguatkan hati bukan? Itulah hidup, dan begitulah kita sebagai manusia. Ada yang tegar, ada yang rapuh, dan macam-macam lagi. Tiga contoh kisah sebelum ini cukup mewakili. Bukankah cerita-cerita itu penuh dengan semangat?
Saya pikir (semoga tidak keliru) saya bisa mengerti bagaimana perasaan Shinta hari-hari belakangan ini. Karenanya saya hanya ingin meneruskan salahsatu pesan suami kepada saya (yang juga sedang mengalami derita akibat kanker).
“….Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, biasanya Tuhan membukakan pintu yang lain. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup, sehingga tidak memperhatikan pintu lain yang terbuka…..”
Semoga Shinta kembali ceria, dan Ibunda cepat sehat, ya?
Salam manis.
Hi, Shinta. yg pernah saya lakukan terhadap ibu saya setelah di kemoterapi, keesokan harinya di Refleksi. dan ibu saya merasakan lebih berkurang Mualnya dan sakitnya, sehingga ibu bisa makan walaupun belum normal.
Mudah2an membantu yha.
dear sinta,
sakit kanker memang menakutkan, tapi semua itu harus dijalani dengan ikhlas, karena hanya Allah yang memberi cobaan dan hanya Allah yang bisa menyembuhkan, yaitu kita harus semangat dan berjuang untuk selalu optimis sembuh karena semangat yang kuat adalah obat yang sangat ampuh, dan tentunya harus mengkonsumsi obat/herbal yang bisa menyembuhkan kanker, dan yang sangat penting penderita kanker harus selalu imun karena kalau menjalani kemoterapy maka penderita kanker akan kehilangan selera makan, dan itu sangat tidak baik, karena itu diusahakan keluarga harus memberikan semangat, karena ujian tersebut tidak hanya yang sakit, dan yang sehatpun juga diuji, doakan mudah-2an penderita kanker diberi kesembuahn karena do’a sangat penting dalam kesembuhan bagi penderita kanker, lebih dekat kepada Tuhan Yang Maha Esa, Amin.
hi…sinta…
mama saya juga terkena kanker 8 tahun lalu dan skrg sudah meninggal.Kadang kita manusia hanya bisa berusaha tetap Tuhan sendiri yg menentukan. Tuhan pasti kasih yang terbaik buat kita Umatnya yang mau hidup mengandalkan kekuatan dari-Nya. Kala Tuhan tutup pintu dia pasti buka jendela…kalaupun Tuhan tutup jendela Dia pasti buka atap buat kita…
Skrg kamu berdoa..minta Tuhan kasih yang terbaik buat semuanya…Saya juga ikut berdoa buat kesembuhan mamu kamu..
Jangan kwatir Tuhan pasti buka jalan..
Tuhan memberkati
Shinta sayang,
Maaf ya, baru belakangan saya menanggapi. Tak lain karena saya juga sedang berusaha menata mental (susah juga ya…) memikirkan adik saya yang menderita kanker serviks stadium 4 sejak 10 bulan yang lalu, dan sampai kini langkah pengobatannya belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saya sering tidak bisa tidur memikirkan hari depan anak-anaknya yang baru menginjak remaja dan sangat dekattt dengan ibunya.
Akhir pekan kemarin saya menengoknya, menginap di rumahnya selama 4 hari. Ternyata kondisi mental adik saya sangat bagus, dia bilang dia ikhlas menerima cobaan hidupnya, walaupun perkembangan kondisinya tidak menentu (kadang baik kadang buruk). Sebagai antisipasi, sekarang dia giat mempersiapkan kedua anak perempuannya untuk bisa hidup mandiri, mengajarkan berbagai ketrampilan, dll.
Di rumahnya saya bisa merasakan adanya atmosfir yang positif, ikhlas, dan suasana yang serba tenang. Mungkin karena setiap hari mereka selalu menyirami rohani dengan mendengarkan pengajian dari radio/TV, berturut-turut sejak jam 04.30-05.00, lalu jam 05.00-06.00, dilanjutkan jam 06.00-07.00. Melihat itu saya jadi malu dengan kegelisahan saya…
Saat ini dia punya keinginan untuk didoakan kesembuhannya di Baitullah. Berhubung kondisi keluarga kami belum memungkinkan untuk pergi ke sana, jika ada sahabat yang melaksanakan ibadah haji/umrah dalam waktu dekat, mohon adik saya didoakan supaya sembuh ya…
O ya, untuk kekuatan ibu Shinta, yang sudah pernah dipraktekkan oleh sepupu saya adalah minum STMJ (susu, telur, madu, jahe) tiap hari pagi-sore di antara waktu-waktu kemoterapi, alhamdulillah dia menjadi kuat dan berhasil sembuh sampai sekarang.
Terima kasih banyak…..atas semua saran dari teman2.Alhamdulillah kami sekeluarga makin optimis dan semangat agar mama bisa sembuh.memang kanker bukan cuma penyakit bagi si penderita,tapi keluarga dan kerabat juga ikut sakit….membaca cerita teman2 disini membuat saya yakin dan percaya bahwa segala sesuatu pasti ada hikmahnya,bukan derita yang diberi olehNya tapi suatu Rahmat bahwa kami sekeluarga makin mensyukuri nikmatNya,makin mendekatkan diri padaNya dan punya teman2 baru di rumah kanker…thanks a lot….
Hi… shinta…
Awalnya mengetahui diagnosa dokter itu sangat membuat shock pasien dan keluarganya. seperti yang juga terjadi pada mama, kanker rahim std IIb. tapi dari awal aku udah berjanji tidak akan lagi menangis di depan mama. aku berusaha keras untuk menjaga perasaan beliau. membesarkan hatinya, memotivasinya, bahwa sakit itu ada obatnya, jadi selain pengobatan medis kemoterapi (kamis pekan ini mama akan menjalani kemoterapi yang ke 3), selain itu mama juga minum obat herbal juga. moga mama shinta dan mamaku cepat diberi kesembuhan dan dihilangkan penyakitnya oleh Allah. tetap semangat , tidak boleh putus asa, dan berdo’a.
hai shinta,salam kenal,sy seorang penderita kanker payudara,pernah kemoterapi dan mengalami apa yang dialami ibu kamu.Selama kemo memang berat,tapi semangat yang penting,beri makan apa yang dia suka,perbanyak jus ,ajak makan bersama,cari komunitas kanker dikota anda,ajak ibu anda bergabung disana,disana banyak teman senasib,bisa saling tukar cerita,saya sendiri sekarang aktif di perkumpulan kanker di bandung,itu menambah semangat hidup dan melupakan sakit yang saya derita,ikuti juga kegiatan rohani dan gaul dan kunjungi penderita kanker yang lain,itu saja pengalaman saya.
yanti, boleh tahu tidak alamat perkumpulan kanker di bandung, barangkali ada sahabat yang membutuhkan? please bagi infonya ya…
Hi…
Saya mau tanya, stlh operasi radikal hysterectomy dan dinyatakan sembuh. Tapi baru kemaren ini tiba2 saya melihat ada bercak2 darah keluar walaupun tidak banyak. Saya sendiri tidak merasakan sakit. Kira2 ada ngga teman2 seperjuangan yg tau/ pernah mengalami hal ini? Apa karena diet? Krn saya sudah stop makan daging stlh mengetahui terkena kanker.terima kasih.
Hi Anggie, sebaiknya segera ke dokter lagi untuk confirm dari mana asalnya bercak darah itu. Dugaan saya, masih ada sel-sel kanker di leher rahim Anggie. Kapan Anggie operasi? Dan bagaimana hasil PA (pemeriksaan patologi anatomi) waktu itu?
Adik saya pernah mengalaminya, dua minggu setelah histerektomi (dgn diagnosa mioma uteri) dia menemukan bercak darah di celana. Saat dibawa ke dokter yang mengoperasinya, dia hanya dikuret dan diberi obat semprot, perdarahan pun berhenti. Tapi empat bulan kemudian muncul benjolan besar di dalam perut.
Ternyata dokternya lalai tidak melakukan PA (tapi tidak jujur, ketika ditanya soal hasil PA mengatakan “tidak apa-apa, tidak ada keganasan kok”), sehingga tidak tahu (atau pura-pura tidak tahu untuk tidak memperpanjang urusan ya?!) bahwa yang diderita adik saya ternyata adalah kanker stadium 4.
Sorry bukan bermaksud menakut-nakuti Nggie, tapi sebaiknya kita bersikap waspada. Jangan segan-segan untuk banyak bertanya pada dokter ya
Hasil PA cervical cancer, adenoma carcinoma stadium 2B. Ohya…kalau boleh tau, apa yg adik mba Titah konsumsi saat ini buat memerangi kanker serviks ini? Kalau boleh saya minta emailnya supaya bisa sharing:) Terima kasih.
Tunggu ya Anggie, nanti saya ceritain lewat email…
saya turut prihatin, bagi yang terkena kanker serviks, tetapi janganlah hanya membahas ttg penyembuhannya saja, bagaimana dengan pencegahan dan penjagaannya.
Mba titah, saya pengen sekali bertemu anda untuk mendiskusikan masalah pencegahan.Lokasi anda dimana?, saya di Jakarta. email saya f_ryan_k2002@yahoo.com dan contact no saya 0878.8888.0025
saya baca di satu artikle bahwa “Menurut WHO salah satu penyebab kanker serviks adalah pemakaian pembalut yang tidak berkualitas”
jadi gak heran, kaloo bnyk sekali kasus kanker serviks, krn yg jadi pertanyaan adakah pembalut yg berkualitas di indonesia??
brian, lokasi saya di surabaya.
saya pengin tahu nih, apa yang anda maksud pembalut berkualitas dan pembalut tidak berkualitas? bagaimana caranya pembalut yang “tidak berkualitas” menyebabkan kanker serviks, dan bagaimana juga pembalut yang “berkualitas” bisa mencegahnya?
titah, saya minta email kamu donk, biar bisa ngobrol lebih lanjut dan detail. thanks
alamat email aku ada di sini. ngobrol detail di sini juga boleh kok, pasti banyak sahabat yang pengin tahu & pengin ikut nimbrung. asal enggak nyebut merek lho ya, kalo nyebut merek harus bayar, haha….
mb, saya boleh tau nggak ciri2 dari kanker yang sebenarnya, dan bagaimana tingkatan kanker itu apabila melihat dari gejala2 yang ditimbulkan? karena ma2 saya mnunjukkan gejala2 terkena kanker,memang hasil lab belum kluar krn baru dikirim samplenya, tetapi cukup membuat saya takut ( mudah2an saja bukan,amiiinnn ).
diagnosa sementara dokter, kemungkinan mioma urteri, atau kanker. apa sih mb, beda miom dg kanker, dan yang mana yang lebih berbahaya?
kira2 apa saja cara penyembuhan kanker tersebut mulai dari stadium yang paling rendah hingga yang paling ganas? apakah apabila operasi penyakit tersebut pasti sembuh?
apabila terkena miom, dan rahimnya akan diangkat, apakah masih bisa terkena kanker rahim juga?
kok bisa, adik mb titah tidak bisa dibedakan terkena miom atau kanker apabila sudah menjalani biopsi?
kira2 obat herbal seperti apa yang dianjurkan bagi penderita miom atau kanker untuk mengurangi penyakit tersebut disamping pengobatan medis.
bagaimana harapan hidup bagi penderita kanker, karena selama ini yang saya tau, kebanyakan cerita2 yang menyedihkan dan membuat saya tambah takut.
kira2 berapa estimasi biaya operasi pengangkatan rahim? dan biaya kempoterapi, mengingat keluarga saya termasuk orang susah ( tetapi kami mempunyai semangat untuk menyembuhkan ma2, krn kami benar2 menyayanginya, bagaimanapun caranya )
apakah ada tempat yang bisa memberikan harga murah untuk menjalani kemoterapi?
Apabila selesai operasi harus terus diperiksa untuk mengetahui perkembangan sel2 kanker tersebut masih ada atau tidak?
Apakah tes pap smear itu untuk semua jenis penyakit kanker atau hanya untuk kanker rahim saja?
saya mohon mb titah mau membantu saya untuk menjawab pertanyaan saya secara lengkap, karena saya benar2 butuh informasi lebih untuk ma2 saya yang paling saya sayangi ddunia ini.
Terima kasih banyak sebelumnya
hi shanti,
saya bisa merasakan kegelisahanmu yang amat sangat, sehingga begitu ingin tahu segala hal dan begitu ingin mengantisipasi segala kemungkinan. saya pernah mengalaminya saat pertama kali tahu ibu saya terkena kanker hati.
tetapi mengingat mamamu sudah menjalani biopsi, sebaiknya kita tunggu dulu hasil PA-nya bagaimana, sehingga nanti pertanyaanmu bisa lebih fokus dan jawabannya juga sesuai dengan keadaan mamamu. untuk sekarang lebih baik shanti tidak usah menebak-nebak dulu, berdoa sajalah semoga Tuhan memberikan yang terbaik bagi mama.
mioma uteri itu tumor jinak di rahim, kalau lokasinya di dinding rahim pengobatannya cukup dikuret saja kok. sedang kalau kanker memang harus diangkat rahimnya terus dilanjutkan dengan kemo atau radiasi.
kasus adik saya sih sebenernya bisa dibilang malpraktek lah, rahim sudah diangkat tapi tidak dikirim ke lab, bahkan dokternya waktu ditanya ngaku sudah dibawa ke lab PA dan hasilnya tidak ganas. padahal yang sebenarnya tidak dibawa ke lab! yah, memang dokter itu sialan banget, tapi saya yakin nggak banyak kok dokter yang seperti dia. mayoritas dokter masih berpegang teguh pada hati nuraninya.
sambil menunggu hasil lab keluar shanti bisa membaca-baca sharing teman-teman di blog ini, atau artikel-artikel lain di rumahkanker.com. gak usah panik ya, shanti nggak sendirian kok. percayalah sama saya, takdir apa pun yang sedang shanti dan mama hadapi, itu hanya bentuk lain dari kasih sayang dan karunia Tuhan. mungkin sekarang belum kita pahami maknanya, tapi nanti pasti kita syukuri adanya.
makasih banget mb tita atas dukunganny
saya juga berharap itu bukan penyakit yang berbahaya. karena sewaktu pertama kali periksa kedokter kandungan memang ada sesuatu yang mencurigakan seperti ada luka didekat mulut rahim yang kalau disentuh sedikit saja bisa berdarah kata doketr kandungan/kebidanan tempat ma2 periksa. maka kami dirujuk untuk dilakukan biopsi.
keesokan harinya, kami membawa ma2 untuk melakukan biopsi, dan tentunya dengan mengambil sample jaringan tersebut, pas di cek oleh dokter tersebut, katanya kayaknya bukan seperti yg ditakutkan pas pemeriksaan kemarin, mungkin cairan yang terus menerus keluar tersebut dan darah waktu tersentuh kemarin hanya karena infeksi akibat adanya daging,sisa melahirkan atau mungkin karena darah menstruasi yang telah beku mengingat ma2 menggunakan KB sebelum menepouse, walaupun biopsi tetap harus dilakukan. tetapi pada hari itu biopsi tidak jadi dilakukan karena ma2 saya sudah terlanjur takut duluan karena daging tersebut harus dikuret, akhirnya dokter menyuruh supaya pengambilan sample untuk biopsi dilakukan keesokan harinya saja.
keesokan harinya setelah dilakukan kuretase dan pengambilan sample tersebut, dokter bilang sepertinya itu bukan infeksi saja, kemungkinan diagnosa sementara ya antara miom atau kanker tadi, dikarenakan tenyata didalam rahim ma2 juga ada sedikit daging.
kira2 itu yang membuat kami bingung.
mab titah, apakah keluarnya cairan secara terus menerus sudah bisa sipastikan kalo itu kanker??
dan apakah pendarahan pertanda kanker tersebut harus ditandai dengan keluarnya darah pada saat bersenggama saja, atau bisa keluar sendiri tanpa bersenggama?
untuk sekadar catatan, ma2 saya tersebut keluar cairan terus menerus 2 tahun terakhir, kadang menimbulakn bau khas, kadang juga tidak, tapi dia tidak pernah bilang pada kami, baru akhir2 ini beliau memberitahu kami. tetapi waktu ditanya apakah ma2 pernah mengeluarkan darah sewaktu bersenggama, ma2 bisa memastikan tidak pernah. untuk diketahui, ma2 sudah mulai memasukki masa menepouse, dimana beliau hanya kadang2 saja masih mendapat menstruasi, 2 atau 3 bulan sekali, itupun tidak lama dan tidak banyak, paling hanya 1 atau 2 hari.
apakah infeksi biasa bisa menyebabkan cairan keluar secara terus menerus?
apabila operasi telah dilakukan maka rahim tersebut wajib dibawa kelaboratorium untuk di cek mb?
terima kasih ya mb, sharingnya.
sangat membantu sekali.
doakan ma2 saya ya mb titah, semoga penyakit beliau sekarang bukanlah seperti yang kami takutkan.
oh ya mb tita,
ada yg ktinggalan, bagaimana si proses biopi tersebut, apakah hanya dengan pengambilan sample dan dibawa ke laboratoirum, atau dengan memasukkan kamrea ke daerah V dan hasilnya difoto, seperti yang saya baca di blog ini yang berjudul pengen dikonisasi dari lanna.
makasih ya mb
dear shanti,
keluarnya cairan dari vagina terus-menerus perlu diwaspadai sebagai gejala kanker, tetapi untuk memastikannya perlu “periksa dalam” dengan pap smear, kolposkopi, IVA, maupun foto USG. keluarnya darah juga tidak selalu pada saat bersanggama, bisa juga berupa perdarahan spontan (tanpa penyebab), misalnya perdarahan di antara waktu menstruasi.
infeksi mungkin saja membuat cairan keluar terus-menerus, tapi tentu nyeri sekali, demam, mana tahan mama membiarkannya sampai 2 tahun?
shanti, kalau nanti memang perlu dioperasi, sebaiknya jaringan dikirim ke lab untuk diperiksa, supaya benar2 jelas penyebab sakitnya mama; dari situ bisa ditentukan langkah2 pengobatan berikutnya dengan tepat.
tentang biopsi, biasanya cukup diambil sedikit contoh jaringan untuk diperiksa di lab. bisa menggunakan kamera (kolposkopi), bisa juga tanpa kamera.
mb titah yg baik…
mungkin shanti ceritanya nggak lengkap yah, begini mb, ma2 juga sempat ngerasain sakit sekali dibawah perutnya kira2 setengah tahun yang lalu, sampai demam beberapa hari, salahnya kami hanya membawa ma2 periksa kedokter umum langganan kami sejak dulu, hasil pemeriksaan waktu itu ma2 didiagnosa terkena infeksi klo gak disaluran pencernaan ya disaluran peranakan, dan cairan yang keluar tersebut hanya efek dari infeksi dan kecapekan, dan diberi obat untuk sakitnya itu, dan memang setelah meminum obat yang diberikan tersebut, sakit perut dan demamnya reda, cuma cairan yang keluar masih ada, dan lagi2 kata dokter itu hanya kecapekan, lalu diberi obat lagi, tetapi memang belum hilang juga.
oh ya mb, kemarin kan ma2 kontrol lagi ke dokter setelah dikuret beberapa hari sebelumnya, kata dokter kandungan tersebut, rahim ma2 sudah bersih dan tidak seperti kemarin yang disentuh sedikit saja bisa berdarah, ini sudah tidak lagi, dan menurut ma2 cairan yang keluar sekarang sudah jauh berkurang. walaupun begitu kami masih menunggu hasil biopsi yang selesai besok, mudah2an tidak ada apa2,amin.
apakah cairan yang keluar itu selalu pertanda kanker mb? atau memang ada benda asing yang membuat daerah kewanitaan menjadi lebih sensitif, sehingga cairna tersebut bisa keluar terus, mengingat sebelum kuret kemarin kata dokter ada sedikit daging mungkin bekas sisa melahirkan yang kurang bersih atau darah mens yang membeku dikarenakan ma2 KB?
mb, apabila hasil biopsi tersebut negatif (aminnn), apakah kita harus langsung pap smear lagi untuk memastikannya, atau hasil biopsi tersebut saja sudah cukup menggambarkan keadaan ma2 saya.
makasih ya mb sharingnya
GBU
shan, pemeriksaan biopsi itu sudah sangat jelas, jauhhh lebih jelas daripada papsmear, jadi kalau sudah dibiopsi, papsmear lagi ya sebulan, 3 bulan, 6 bulan, atau setahun lagi tergantung hasil biopsinya.
so, bagaimana hasil biopsi itu?
dear mb titah,
mb, hasil biopsi ma2 saya sudah ada, dan hasilnya adalah ” mucinus adenoma carcinoma serviks endocervical type “, dimana dokter bag.onkologi memastikan bahwa ma2 saya terkena kanker dg stadium 1 b1,yang ingin saya tanyakan adalah:
1. apa maksud dari ” mucinus adenoma carcinoma serviks endocervical type “?
2. Stadium 1b1 itu maksudnya apa yah mb? dan kira2 penanganan apa saja yang akan diambil untuk kesembuhan ma2 saya sampai dengan selesai? dan tes apa saja yang harus dilakukan sebelum memulai operasi dan sesudah operasi?
3. karena kami orang yg kurang mampu ( mengingat untuk kanker, bukan hanya operasi, tetapi dengan kemo juga ), maka sekarang kami sedang mengurus untuk pengobatan gratis untuk ma2, kira2 berapa lama stadium itu mengalami peningkatan?
4. apakah kesembuhan untuk kanker stadium 1b1 bisa mencapai 100% mb?
5. apakah kanker stadium 1b1 maksudnya telah menyebar? jika ya, kira2 organ apa yang paling cepat diserang?
6. kira2 berapa biaya estimasi untuk penanganan kanker stadium 1b1 menurut pengetahuan mb titah?
7. makanan apa yang baik dan tidak baik untuk ma2 saya baik sebelum dan sesudah penanganan nanti?
8. apa benar jika kanker telah berada distadium 2 tidak bisa dioperasi lg?
9. apakah jika selesai operasi, hasil operasi tersebut masih harus dibawa kelaboratorium untuk diperiksa ulang?
10. kira2 berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan ma2 sampai dengan selesai?
demikianlah pertanyaan dari saya, kiranya mb titah mau menjawab pertanyaan saya, karena saya butuh sekali informasi2 tersebut, untuk membantu kesembuhan ma2 saya.
makasih ya mb bantuannya.
shanti..:)
dear shanti, sorry baru sempat membalas…
1 & 2 pertanyaan no 1 & 2 sebaiknya ditanyakan dokter saja ya shanti, beliau lebih tahu. saya bukan dokter lho..
3. peningkatan stadium tergantung banyak hal, antara lain jenis kankernya, juga bagaimana mama menyikapinya, bagaimana lingkungan serta pola hidupnya, dan lain-lain. tapi masih cukup waktu kok untuk mengurus surat2 yang dibutuhkan…
4. stadium 1b masih cukup dini, masih sangat besar kemungkinannya untuk sembuh 100%, insya Allah.
5. sama sekali belum menyebar.
6. tergantung pengobatan yang dipilih, di mana berobatnya, ada komplikasi/tidak, bagaimana responsnya terhadap pengobatan, dll.
7. tentang makanan, baca artikel di rumahkanker.com ini ya…
8. siapa bilang? bisa kok.
9. betul.
10. nggak bisa diprediksi shan, tergantung banyak hal seperti jawaban no. 3 dan no. 6.
pokoknya tetap semangat dalam mendukung mama, dan banyak-banyak membaca artikel di rumahkanker.com, insya Allah membantu. semoga mama cepat sembuh, ya…
dear mb titah,
makasih mb atas jawabannya, yang membuat saya bertambah semangat.
kemarin mm sy sdh ngejalanin hysterectomy radical, dan puji Tuhan semuanya berjalan dengan lancar. sekarang kami sedang menunggu hasil PA nya, doakan semoga smuanya berjalan dg lancar dan mm bs sembuh total ya mb.
mb, ada sdikit pertanyaan nih mb,
1. apa kanker bisa menular?
2. bagaimana untuk mngurangi efek mual mm sy stelah minum obat?
3. apabila smua pengobatan telah selesai, maka pd waktu kontrol ulang, kira2 proses apa yg akan dihadapi mm ya mb?
4. bagaimana untuk mencegah agar kanker tersebut tidak kembali lg mb?
makasih buannyaaak ya mb bantuannya.
GBUs
dear shanti,
alhamdulillan kalau histerektomi sudah dijalani dengan lancar. mengenai pertanyaanmu apakah kanker bisa menular, jawabannya tidak. obat yang menimbulkan efek mual biasanya oleh dokter sudah dilengkapi obat antimualnya, atau diminum sesudah makan.
tentang apa yang akan dihadapi setelah proses pengobatan selesai ya… belum bisa dijawab sekarang shan. kan kita belum tahu bagaimana hasilnya nanti?
kalau untuk mencegah kanker kambuh lagi, tentunya dengan mempertahankan pola hidup sehat seumur hidup. jangan mentang-mentang sudah sembuh terus seenaknya sendiri melanggar hal-hal yang menjadi pantangan…
support terus mamamu, semoga beliau cepat sehat lagi, ya.
mb titah yg baekkk…
makasih ya mb masukannya..
kalo sudah dinyatakan sembuh nanti ( mdh2an.. amiiinnnn.. ), berapa persen kira2 peluang kanker tersebut kembali lagi mb, krn kanker itu bnr2 nyeremin bgt, gak mw ma2 ngalamin hal ini lg.
apalgi kalo ngeliat pasien laen di tmpt mm drawat, byk bgt yg kena kanker, rt2 kankernya dah pd stadium tinggi smua mb. sedih bgt ngliat mereka smua.
untungnya mb, dkota shanti, palembang, smua pengobatan benar2 gratis!!!!!, ini program bener2 terwujud oleh gubernur baru qt, sesuai dg programnya waktu kampanye dulu. sepeserpun gak ada biaya kluar, paling cuma biaya ft copy aja, sm siap2 cpk, tp gak mslh, smuanya stimpal dg apa yg ddptin mb..
bsyukur bgt sejauh ini mm diberi kelancaran dlm pengobatan. mb, pngobatan kanker itu gak akan berhenti kayaknya ya mb, harus ttp waspada trs. bnr2 was2 trs nih mb.
untung mm gak trlalu yg ngedrop banget, jd smua pngobatan bs berjalan dg lancar mb.
luv u sist
wah, bener2 bersyukur bisa berobat gratis, sebab kalo nggak, pengobatan kanker itu mahal sekali lho! semoga pengobatan mama lancar & hasilnya baik. shanti gak usah berpikir berapa persen peluang kambuhnya, karena pikiran itu besar pengaruhnya lho! lebih baik fokus ke upaya-upaya supaya tidak kambuh saja…
luv u 2
tks ya mb advicenya..
mb, cuma mw tanya sdikit nih gimana buat meringankan efek kemoterapi buat ma2, karena ma2 hrs ngejalanin kemoterapi( 6x @
3 minggu sekali ), karena info dr dokter onkologinya, type kanker (adeno carcinoma) ma2 tu yg paling sering kambuh, sehingga hrs ngejalanin kemoterapi.
masalahnya, baru pertama kali ngejalanin kemo ( tepatnya tanggal 1 july kemarin ), ma2 bener2 ngerasa gak enak, badannya sakit semua, mual, muntah2, pusing, agak sakit kalau bernafas, dan perutnya yang terasa nyeri dan seperti orang maag.
kira2 gimana ya mb buat ngeringanin efek kemo itu.n soalnya kasian sekali ngeliat ma2, sampe nangis..
dtunggu ya mb masukannya..
oh ya mb, kemoterapi itu apakah bagus? karena setelah membaca banyak artikel, sepertinya efek kemo tersebut malah membuat kekebalan tubuh terus menurun, sehingga kemampuan tubuh untuk melawan penyakit pun menurun, dan ini akan memperburuk keadaan pasien, bener nggak mb??
apakah efektifitas kemoterapi sendiri nggak perlu diragukan mb?
berdasarkan informasi dr dokter onkologi, kalo efek dr kemoterapi benar2 terasa itu pertanda obatny sedang bekerja, justru yang ditakutkan apabila tdk ada efek yg berarti dr kemoterapi merupan tanda obatny kurang bekerja?
apa gerson terapi bagus untuk penderita kanker? kira2 dikota saya sudah ada belum ya mb terapi tersebut? dan biayanya mahal nggak?
makasih ya mb..
shanti, efek kemoterapi emang cukup berat, dibutuhkan semangat yang tinggi untuk menaklukkannya. efek itu akan hilang setelah beberapa hari. biasanya dokter juga memberikan obat2 untuk mengurangi efek samping, namun mama juga perlu berperan aktif. antara lain: sebelum dan sesudah kemo mama harus membangun kondisi tubuh sebagus mungkin, antara lain dengan makanan yang bergizi tinggi, sayur dan buah banyak2 untuk membuang racun dari obat kemo dan membangun kembali sel tubuh yang baru, serta cukup istirahat. pikiran mama diupayakan sesantai mungkin, tidak usah berpikir macam2 apalagi takut menghadapi emo. karena kalau takut, efeknya akan semakin berat.
memang kemo akan membuat sistem kekebalan tubuh menurun, tapi jangan lupa kemo juga membuat sel-sel kanker mati. memang ada plus-minusnya. kalau memilih pengobatan dengan kemo, jalani saja dengan mantab, jangan biarkan keraguan merusak efektivitas pengobatan itu. tentang sistem kekebalan tubuh yang turun, bisa dibantu dengan makanan bergizi & cukup istirahat seperti di atas.
gerson therapy menurut saya cukup bagus, sayang di indonesia belum ada kliniknya. pengobatan ini berasal dari mexico. kalau shanti berminat, bisa tanya2 ke pak omri (klik nama “omri samosir” di bawah artikel tentang gerson therapy di rumahkanker.com, akan muncul alamat emailnya). soal biaya mm… mungkin cukup mahal, sih.
@ Shanti
Pertama tama saya turut prihatin atas sakit Ibu mu. Mudah2an cepat sembuh. Kebetulan saya membaca komentar Mbak Titah yang meminta kamu tanya kepada saya mengenai Gerson Therapy [GT] kepada saya, jadi saya tanggapi saja disini, supaya langsung terjawab. GT itu sendiri adalah pengobatan yang menggunakan nutrisi melalui juice buah2an dan sayur untuk memulihkan sistem kekebalan tubuh kita. Mungkin sudah kamu baca pada artikel kita. Therapy ini dilakukan sendiri setelah mengetahui cara cara therapinya. Di Indonesia tidak ada kliniknya, namun mayoritas member kami dapat melakukannya tanpa perlu pergi ke klinik di mexico misalnya. Yang ada adalah GT Club, dimana saya ikut mengurusnya. Sementara ini khusus yang Cancer, ada 4 orang member kami yang sedang Therapy. Satu telah sembuh dan 3 lagi dalam pengobatan. Mengenai biaya, ini relatif, karena mayoritas biayanya adalah pada makanan organik. Kira2 menghabiskan sekitar 5 Juta perbulan dan masa therapy bisa cukup panjang, sampai 2 tahun [walaupun pasien sudah sembuh setelah 8 bulan misalnya]. Tantangannya adalah perlu komitment dari pasien untuk melakukan therapy, karena pasien harus aktif setiap hari melakukan therapy. Bukan seperti ke dokter modern, dimana pasien hanya diam dan hanya makan obat, dioperasi atau di chemo. Komoitmen keluarga juga perlu karena pasien tidak mungkin bisa melakukan ini sendiri tanpa ada bantuan moral dan fisik untuk menyiapkan yang diperlukan. Saya anjurkan untuk membeli buku Gerson Therapy oleh Charlotte Gerson dan Morton Walker di Gramedia. Juga buku The Myracle of Enzyme oleh Hiromi Shinya, juga di Gramedia. keduanya saling mengisi dan dalam bahasa Indonesia. Saya anjurkan juga untuk membaca “Masalah Psikologi pada pasien Kanker” yang saya tulis di rumahkanker.com kita, agar kamu juga mengerti masalah mereka sekaligus membantu kamu sendiri untuk membantu Ibu.
Salam, Omri Samosir
terimakasih pak Omri atas informasinya.
sebetulnya saya sangat tertarik dengan Gerson Therapy tersebut, cuma karena keterbatasan biaya, sepertinya tidak mudah dijalani.
tapi tidak apalah, yang penting intisari dari terapi tersebut sudah cukup saya pahami mungkin.
kesulitan lainnya adalah, mencari sayur2an dan buah2an organik, karena lumayan masih susah dicari.
terima kasih atas semua masukannya, buat mb Titah dan Pak Omri, semoga ma2 saya bisa melewati semua proses pengobatan yang amat sangat berat pastinya buat beliau, dan tidak lupa saya mohon doa, agar semua proses pengobatan dilancarkan, sehingga ma2 saya bisa mencapai kesembuhan yang sempurna, amiiinnn…
Tuhan memberkati.
Dear Shanti….
Sekedar info, mungkin jika sulit cari buah dan sayur organik bisa dicuci pakai H2O2 (ya nggak Pak Omri) dan untuk yang sehat, Enema kopi enak juga lho….seger he-he-he coba sesekali
mksh ya mb ani share-nya.
tp shanti kurang tw H202 itu apa? dan bs didapetin dimana ya mb?
enema kopi jg apa si mb dan bs didapetin dmana?? maklum mb, pengetahuannya terbatas ni
mb ani survivor juga yah??
seneng nih, banyak yang peduli.
makasih ya mb..
Dear Shanti…
H2O2 biasanya orang nyebut peridoxide. Beli di apotik bentuknya cairan….harganya terjangkau, se liter sekitar 25 ribu rupiah. Coba dikau baca artikel di rumahkanker.com tentang “cara membuat & minum juice yang benar” (ditulis oleh Pakde Omri)di situ dijelaskan panjang lebar. nah, untuk ENEMA KOPI, ahlinya juga Pak Omri he-he-he…
Sebagai masukan, coba dikau “nyicil” baca artikel-artikel yang sudah di tulis di sini….pasti lama-lama pinter deh. Pengetahuan di sini banyak sekali, saya juga masih belajar (sejak 2006 serius belajar tentang CA Mamae ha-ha-ha)Kalau pengen tahu riwayat saya…klik aja “siti aniroh” dari google juga bisa (ini sih narsis hua-ha-ha)Tapi kalau saya jelasin di sini ribed deh ha-ha-ha
Selamat belajar ya….jangan segan untuk kontak saya.
dear mb ani..
seneng banget bs share dg mb ani, palagi bukti nyata seorang survivor,
ternyata kanker juga bisa ditaklukkan yah mb..
pasti.. pasti shanti baca setiap artike di rumah kanker ini, smuanya bner2 bermanfaat..
makasih jg udah mw direpotin lho mb…
Tuhan Memberkati..
mb titah..,mb ani, atau yg lainnya..
ada yg tw nggak makna dari hasil PA ma2 setelah radical hysterectomy kmrn, ni hasil PA-nya :
- adenocarcinoma servix utery type endocervical well differentiated invasi ke mioserviks
- hyperplasia endometrium simplex non atipic
- kista folitel pd ovarium kanan
- korpus luteum hypertrofi perdarahan pada ovarium kiri
- salpingitis bilateral
- sinus histiositosis KGB paraliaka kanan & kiri
maksud hasil PA diatas apa ya kira2, ada yg bisa bantu ga?
kira2 berdasarkan hasil PA diatas sdh ada metastasis ke Kelenjar Getah Beningnya blm yah?
bener2 pengen tau, soalny penting banget.
tks ya sharenya..
Tuhan Memberkati
hai shanti,
walah… istilah-istilahnya “medis” banget, lebih baik kamu tanyakan dokter yang merawat mama aja deh ya. gak apa-apa lho tanya-tanya cukup banyak kepada dokter. sepertinya sih, belum menjalar ke kelenjar getah bening kok.
semoga mama cepat sembuh, ya…
dear mb titah…
hhhehehe.. membingungkan yah..
dokternya kurang terbuka sih mb, beliau cuma menyampaikan kalo berdasarkan hasil PA tersebut, tipe kanker ma2 itu (adeno carcinoma) termasuk yg krg bagus, dan kemungkinan kambuh lbh besar dibanding tipe yang skuamosa.
mau tanya lebih banyak ga enak, secara ma2 itu yah gratisan, ntar dikira cerewet lagi
mudah2an mmg belum menjalar ke KGB-nya yah mb.. amiinnn..
kira2 apa sih mb maksud dari well differentiated dlm tipe kanker ma2 tersebut?
makanya shanti seneng banget bs ketemu ni website dan blog-nya, bner2 bisa byk tau…
tau ga mb, hampir setiap hari sy buka ni blog.. siapa tw ada info lain yg bs saya dptkan..
trm ksh ya mb doanya.. amiinnn…
Hii Shanti…beberapa keterangan itu ada jawabannya sih di Buku Ajar Onkologi Klinis, Wan Dessen, Willie Japaries yang diterbitkan fakultas kedokteran UI he-he-he….tapi juga mesti buka kamusnya Pakde Dorland. Ha-ha-ha…lumayan lengkap di situ, cuma….lebih baik dikaw jalankan saran Mbakyu Titah. Tanya sebanyak-banyaknya ke dokternya. Begini…sebelum berangkat konsultasi, dikaw bikin daftar pertanyaan jadi pas ketemu dokter tidak lupa.He-he…lama-lama pinter deh. Maaf ya say…daku tidak yakin menjawabnya, coz daku tidak yakin betul dengan jawaban yang kudapat. Maaffff
mb ani… tks bgt sarannya..
tp blhlah kalo mb ani tw sdikit2 sbgai bahan masukkan, shingga jd refrensi jg bagi sy bwt tanya2 kdktr nanti…
buku2nya itu bisa ddpt dmana ya mb?
plis ya mb, djwb se taunya mb ani aja…
owkehh sist…
tks lo mb..
shanti,
well differentiated itu menggambarkan tipe pembelahan sel kanker mamamu, secara gampangnya kanker yang well differentiated itu keganasannya “biasa aja”, yang lebih ganas disebut moderately differentiated, lha yang paling ganas sebutannya poorly differentiated.
istilah-istilah lain kalau shanti belum punya bukunya, bisa dicari jawabnya di google.com.
oh ya, siapa bilang mamamu berobat gratisan? enggak loh! dokter2 itu dibayar juga, cuma yang bukan shanti, tapi Pemprov Sumsel, ya nggak?
dear mb titah yg baekk….
bener mb…. kitanya yg gratis yah, dokternya kan ttp dibayar… hhehehee…
ya mb, ada bberapa yg udah shanti cari istilahnya di google..
tks ya mb infonya..
Tuhan memberkati
dear mb titah & mb ani..
mb.. mw sharing lg nih..
mm sy kan baru selesai kemo ke 3, dari 6 kali yg direncanakan.. tapi pas mau ke 4, kt dokternya mw dievaluasi dulu, untuk melihat apakah sel2 kanker itu msh ada atw nggak.
kalo udah nggak ada, maka kemo mm di stop smpe ke 3 ini, tp kalo msh, akan diterusin smpe ke 6.
nah, yg jd ganjelan dihati, evaluasi yg dilakukan itu dg cara di biopsi lg mb. emg bnr ya prosedurnya begitu?? sampel jaringannya di PA lg, dan qt lg nunggu hasilnya. ( yg ngelakuin biopsi dokter residen atas perintah dr dokter yg nanganin mm slama ini ).
mb, emangnya kalo stadium 1 b itu, prosedurnya di kemo berapa kali yah mb??
tlg djwb yah mb..
tks bgt..
mb.. dbantu jwb dong pertanyaan diatas…
makasih..
hai shanti,
sorry yah… bukannya saya enggak mau jawab pertanyaanmu, tapi jujur aja saya bingung nggak tau mesti jawab gimana. kan di atas udah saya tulis kalau saya bukan dokter.
kalau shanti bimbang mengenai prosedur pemeriksaan & pengobatan yang ditempuh dokter, lebih baik tanyalah sampai jelas kepada dokter yag bersangkutan; atau shanti bisa minta pendapat dokter lain yang sama-sama kompeten.
menurut pendapat saya yang awam ini, baguslah kalau dokter mamamu berinisiatif untuk mengevaluasi hasil kemo yang baru tiga kali, sehingga kalau memang hasilnya sudah bagus mamamu tidak perlu menempuh kemo terlalu banyak. tentang berapa kalinya, gak bisa dirumuskan, karena tergantung respons tubuh mamamu sendiri; dan itu tiap orang beda-beda….
tks mb.. atas jwbnnya..
gimana org yg ngelakuin tes kadar cea itu mb??
tes trsebut untuk kanker jnis apa aja ya mb?
apakah qt bs mlakukan sndiri tes trsbut tnpa rujukan dr dokternya mb?
hai shanti,
CEA itu tumor marker untuk kanker di saluran pencernaan, kanker paru, dan kanker payudara. aku rasa bisa kok datang langsung ke lab (swasta) tanpa membawa surat dokter.
Mbak Titah, saya mengikuti blog mbak dari mulai sebelum saya operasi histerektomi sampai sekarang saya telah selesai menjalani operasinya. Alhamudillah tidak ada diagnosa kanker, hanya mioma. Tapi tiga minggu pasca operasi saya mengalami down menghadapi perubahan diri saya, ketika saya menyadari bahwa saya sudah tidak bisa haid dan hamil lagi. Mbak, saya merasa sendiri tanpa adanya dukungan dari keluarga saya. Bagaimana caranya mbak2 semua melewati semua cobaan yang pasti lebih berat dari saya.
@ Yesti
Ada dimana? Bergabunglah di Support Group CISC, di sana banyak sekali teman-teman, keluarga dan juga relawan yang senasib sama dengan anda.
Jangan merasa sendiri dengan perasaan yang negatif. Pasti ada hikmah dibalik semua itu. Saya survivor breast cancer dan hanya memiliki satu payudara. Keinginan untuk punya anak lagi sudah sangat tipis, telanjang di depan suami pun ada yang hilang. Tapi ini semua sudah jalan Tuhan untuk saya dan saya meyakini ini yang terbaik.
BAPAK SAYA BARU PERIKSA DAN HASIL PA MENGATAKAN ADENO CARCINOMA MODERATELY DIFFERENTIATED, BAGAIMANA PENGOBTAN DAN PERAWATAN NYA ,,,,,,,,,,TOLONG DIBANTU JAWABANNYA DAN BAGAIMANA KELUARGA HARUS MENANGGAPINYA ,,,,
@ Yesti
Yesti cantik, sorry banget ya aku baru bisa jawab pertanyaanmu sekarang. Syukurlah gangguan di rahimmu “hanya” mioma, yang berarti setelah diangkat tidak lagi mengancam jiwa. Memang tidak mudah menghadapi perubahan ini, tetapi yakinlah apa pun yang digariskan Tuhan itu pasti yang terbaik untuk kita, walaupun tampaknya tidak menyenangkan. Yang penting jangan selalu “melihat ke atas”, justru sering-seringlah “melihat ke bawah”, kamu akan mensyukuri keadaanmu ini.
Tidak haid lagi berarti setiap saat kamu bisa beribadah 100% tanpa “terganggu” kondisi haid, tidak terganggu “kerepotan-kerepotan” haid. Tidak bisa hamil… aku rasa Tuhan telah memilihmu untuk menjalankan rencana hebat-Nya, yang hanya bisa terjadi kalau Yesti tidak direpotkan oleh anak-anak. Jalani saja kehidupanmu dengan iman penuh, selalu isi dengan hal-hal positif, Tuhan akan menuntun Yesti di jalan yang dipilih-Nya secara pribadi. Pada saatnya nanti misteri ini akan terkuak, dan Yesti tersenyum mensyukuri semua yang terjadi, percayalah. Peluk hangatku selalu.
@ MANURUNG
Silakan baca artikel-artikel di rumahkanker.com, dari sana anda akan mendapat jawaban yang gamblang atas pertanyaan anda. Semoga Tuhan menuntun anda dan Bapak menemukan pengobatan yang tepat, amin…
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)