Hallo smuanya…
Senangnya bisa menemukan blog ini…
Saya kpengen crita & nanya ke temen2 smua, kali2 aja ada yang punya solusi…
Ibu mertua saya didiagnosa menderita kanker usus besar stadium lanjut, dimana letak kanker adalah dekat sekali dengan anus. Semua dokter yang udah didatengin, bilang kalo harus dilakukan operasi kolostomi (buat lubang di perut sebagai pengganti anus). Dan krn letaknya yang sangat dekat dengan anus, dokter bilang bahwa kolostomi itu akan permanen & tdk bisa dikembalikan lagi seperti biasa…
Masalahnya adalah, ibu mertuaku tdk mau dioperasi krn takut kalo harus hidup dengan kantung kolostomi seumur hidup, belum lg kalo ada kebocoran & jd malah infeksi. Kita semua bingung bgmn cara ngebujuknya, krn kita takut kalo tdk dioperasi lama2 lubang anusnya tertutup & akhirnya tidak bisa (maap…) BAB sama sekali.
Saya mencoba mencari kisah2 di internet tentang orang2 yang bisa bertahan hidup dengan kolostomi permanen, yang kali2 aja bisa jadi semangat & dorongan ibu mertuaku untuk mau diperasi… Tapi sampai saat ini belum menemukannya…
Kali2 aja dari temen2 ada yang pernah denger cerita penderita kanker yang mengalami kolostomi permanen dan baik2 saja (bisa sembuh & bertahan hidup)…. please share…=)
Kya


Cerita Sejenis:
Sudah 56 sahabat yang menanggapi
Hai Kya,
Kebetulan aku pernah merawat ibu mertua yang hidup dengan kolostomi permanen. Orang-orang yang memiliki kolostomi tetap bisa beraktivitas normal seperti orang-orang lainnya kok, asal secara psikis dia ikhlas menerima keadaan barunya dan tetap pede. Toh wujud kolostomi itu sendiri terlindung di balik baju, tidak tampak dari luar…
Asal terpasang dengan benar, resiko bocor boleh dikata tidak ada, begitu juga kalau kolostominya dirawat dengan baik resiko infeksi juga kecil sekali (ibuku tidak pernah mengalaminya). Merawatnya juga tidak sulit, almarhum ibu mertuaku yang waktu itu berusia 69 tahun bisa melakukannya sendiri.
Aku belum pernah ketemu langsung dengan orang lain yang hidup dengan kolostomi, tapi pernah mendengar cerita dari beberapa orang. Mantan tetangga ayahku telah lima tahun hidup sehat dengan kolostomi, dan sehari-hari tetap melakukan aktivitasnya sebagai tukang las. Teman masa kecil adik iparku malah telah memiliki kolostomi sejak kecil (karena kelainan bawaan), dan tetap bisa hidup normal sebagai anak-anak, remaja, anak kuliahan, dan sekarang telah bekerja. Aku juga pernah diceritain perawatnya ibu, salah seorang pasiennya setelah punya kolostomi malah lebih aktif dari sebelumnya: bekerja, ikut berbagai kegiatan sosial, dan berlibur ke mana-mana.
Memang persoalan kolostomi lebih ke persoalan psikis daripada persoalan medis. Kya perlu meyakinkan ibu bahwa hidup dengan kolostomi is okay, bahwa kolostomi akan menjadi salah satu “sahabat sejati” ibu, karena dia memungkinkan ibu ngemong anak-cucu lebih lama…
Coba deh cari di Google “living with colostomy”, ada buanyak sekali jawaban yang mudah-mudahan bisa membantu Kya meyakinkan ibu. Okay, salam untuk ibu mertuamu ya Kya
Hai Kya,..
Kalo ditanya pasti ga ada seorang pun yang mau hidup dengan permanen colostomy. Aku yakin Dokter pun ga ingin melakukan itu (colostomy) kecuali memang kondisinya yang sedemikian sulit dimana posisi kankernya yang dekat sekali dengan anus. Yang ditakutkan adalah bahwa kanker telah menginvasi daerah anus, sehingga mungkin colostomy dilakukan dengan tujuan untuk memperkecil kemungkinan kekambuhan/metastase.
Kya,… aku juga penderita cancer colorectal tepat nya di daerah rectum. Posisinya malah cuma 10 cm dari lobang anus. Gejala yang aku alami juga sama persis dengan apa yang dialami ibu mertua Kya. Konstipasi akut plus bleeding yang bercampur dengan kotoran pada saat BAB. Operasiku juga sempat molor beberapa bulan karena pertimbangan colostomy itu. Tapi kondisi yang semakin memburuk yang membuat aku mau ga mau mengambil resiko ber-kolostomi pasca operasi. Dari semua Dokter spesialis bedah yang aku datangi, hampir semua dokter mengatakan bahwa aku harus dikolostomi. Hanya 1 dokter yang mengatakan bahwa ada kemungkinan setelah jaringan kanker diangkat, usus nya bisa disambung kembali. Itu pun kemungkinannya kecil sekali karena posisi kankernya yang mepet banget dengan lobang anus. Aku pasrah aja kalopun toh akhirnya harus berkolostomi. Alhamdulillah setelah 4 jam waktu operasi, ternyata aku tidak harus dibuatkan anus buatan itu.
Ber-kolostomi atau tidak memang sangat tergantung dengan kondisi sebaran kanker yang baru bisa dilihat setelah proses pembedahan. Tetapi jika memang hanya itu pilihannya, aku pikir benar apa yang dikatakan Mbak Titah, kolostomi tidak akan mengurangi kualitas hidup kita. Kalo Kya ato yang lain terutama temen-temen yang memiliki masalah yang sama pengin share, bisa hub aku di as_umam@yahoo.com. Smoga ibunda cepet sembuh ya Kya,….
Hi Kya,
Ibu saya dioperasi kolostomi permanen pada th 1975 berusia 59 tahun. Sesudah operasi sempat bekerja sebagai perawat selama setahun. Ibu saya wafat pada th 2005 berusia 89 tahun bukan karena sakit penyakit, tetapi sudah lanjut sekali. Saran saya, segeralah operasi agar bisa mengurangi penderitaan ibu mertua anda. Yang penting selalu membuat beliau happy, jaga kebersihan, dan atur pola makan, agar BAB teratur dan normal (tidak cair)
Semua pasti baik2 saja.. Tuhan Melindungi.
Salam,
anna
Siang Kya
Saya sejak januari 2007 menyandang predikat ostomate (Kolostomy) permanen karena kanker usus besar rectum.
Selama 2th ini praktis saya tidak mengalami banyak kesulitan dalam hal perawatan maupun aktifitas. saya bisa beraktifitas seperti biasa. Bahkan hidup saya jauh lebih berkualitas sekarang dibanding dgn sebelum dibuatkan kolostomy.
Lefran
kanker adalah suatu momok penyakit yang menakutkan di Indonesia bahkan didunia sapa yang mau kena penyakit itu tapi jika kita sudah terjabgkit penyakit itu jangan patah semangat nikmatilah hidup dengan gembira chayo
menggunakan kantong kolostomy tidak menakutkan ko, karena om saya sekarang menggunakannya, meskipun belum permanen. om saya menderita kanker usus stadium 4, dan sudah mengalami metatesis, sehingga dokter tidak bisa berbuat apa2 lg.
sekarang beliau sedang mencoba mengkonsumsi makanan herbal dan sudah berjalan 1 bulan ini, hasilnya baik, karena terjadi pembuangan melalui anus, dan hal tersebut membuat dokter tercengang. karena mnrut dokter hal itu tidak mungkin terjadi.
Hallo Kya,
Ayah saya barusan tahu kalau menderita kanker usus dengan posisi dekat anus sama seperti ibu mertua kamu. Bedanya, keluarga kami tidak punya pilihan mau operasi atau tidak untuk membuat lubang colostomy. Saat akan dites laprascopy, ayah saya diminta cuci perut dulu dengan minum air satu botol sekitar 1 ltr. Saat itu kami belum tahu kalau ayah menderita kanker usus. Celakanya, air tersebut tidak bisa keluar karena kanker tersebut sudah membuntu jalan keluar lewat anus. Jadi tindakan paliatif harus dijalankan supaya ayah tidak terlalu menderita. Dibuatlah lubang untuk anus buatan. Saat ini ayah saya masih menggunakan colostomy bag. Problem utama ya.. klasik masalah dana. Karena tiap hari kita harus ganti minimal 2x sehari. Tetapi semua itu bisa kita lalui bila ada persatuan dalam keluarga. Isteri dan anak2 saling membantu untuk mengatasi masalah tersebut. Masalah utama memang masalah psikis karena sang penderita harus menerima vonis dia adalah penderita kanker dan membawa colostomy bag. Tetapi bila kita optimis dan berpikir positif pasti semua bisa diatasi. Setiap datang menjenguk saya selalu kasih semangat ke ayah and “Don’t worry be happy”. Be a positif thinking person
Hallo Kya,…
Ayah Saya di vonis menderita kanker sigmoid stadium lanjut pd tgl 27 April 2008, dan terpaksa harus di operasi untuk membuat saluran buang buatan ( colostomy ) sekarang ayah saya harus memakai colostomy bag tiap hari, walaupun pada awalnya kami juga kerepotan karena harus mengganti tiap 2 jam sekali tetapi lambat laun kita akan terbiasa dengan hal seperti itu.
Yang penting sekarang adalah kita harus memberi suport terus agar orang tua kita dapat semangat dalam menghadapi cobaan tersebut bukan malah menjadi terpuruk.
Hallo semuanya,
Saya senang sekali menemukan blog ini.
Saya memang sedang mencari2nya. Untuk menambah pengetahuan dan utk sharing (curhat).
Mungkin agak basi buat Kya (krn saya baru komen sekarang), tapi saran saya segera saja dioperasi, karena papa saya yang sempat menunda operasi 2 th lamanya (baru dioperasi kemaren 2 Juni 2008) keburu kotoran tidak bisa keluar dari anusnya. Akibatnya ia menderita sakit yang sangat…sehingga tidak bisa tidur sama sekali. Selain itu perutnya jadi kembung yang kencang, spt orang hamil 3 bulan dan sedang kontraksi. Kembung itu cepat sekali membesarnya.
Sakit baru mulai hari Rabu (28 May 2008), saat itu perut masih normal-kempes. Kamisnya makanan sama sekali gak ada yang masuk (muntah jika dipaksa) perut mulai kembung, Jumat pagi dirawat di RS, Sabtu diperiksa dokter, minggu pagi sudah dinyatakan harus dioperasi segera , jadi dioperasi seninnya. Sementara keadaan fisik papa , perutnya bertambah besar, kencang dan tegang (walupun sudah puasa dari masuk RS), kata papa “kayak papan ini perut, keras”.
Nah jadi sebaiknya segera saja dioperasi, cari dokter yang professional, insyaAllah berjalan lancar.
Saat ini kami sedang menunggu operasi berikutnya untuk papa. Yaitu operasi pengangkatan kankernya. Karena penundaan 2 th, kanker sudah menemperl ke kandung kemih, jadi harus dikemo dan disinar dulu.
Penundaan terjadi karena hal yang sama, papa gak siap menghadapi operasi…dan operasi lagi (karena kata dokter bisa 3 kali operasi).
Saya berniat utk memperlihatkan blog ini ke papa agar beliau percaya diri walaupun dengan colostomy bag.
Terima kasih atas tempat sharing ini
@ Budi
Harga colostomy bag memang lumayan mahal, tapi bisa sedikit terbantu kalau kita mau sedikit repot membuat colostomy bag sendiri, dari plastik yg cukup tebal/kuat, ujung2nya direkat rapat, lalu dibuat lubang plus gunakan double-tape.
@ yulianto
Mengapa harus diganti 2 jam sekali? Apa bukan sesuai kebutuhan saja (2-3 kali sehari atau tergantung kondisi saat itu)?
@ Riana
Semoga kemo, radiasi, dan operasi papa lancar ya…
Ternyata saya tidak sendiri….teman-teman yang sharing disini membuat saya lebih optimis. Ibu saya baru kemarin dikolostomi (tgl.23 Juli 2008) karena ada kanker usus…dan sampai sekarang blom BAB (kata dokter belum saatnya karena makanan yang dimakan masih sedikit) apa memang begitu yah? Trus kalau mau beli colostomy bag yang murah tapi kualitasnya juga baik dan steril…kira-kira dimana ya? keliatannya memang kami harus selalu stock barang ini. Terima kasih
Memang colostomy bag merupakan kebutuhan vital yang harus tersedia tiap hari. Kalau Lia pengin yang harga murah harus rajin cari info di berbagai toko alat kesehatan untuk banding-bandingin harga. Syukur2 kalau bisa ketemu distributornya. Pengalaman aku di Surabaya, harganya sangat variatif, untuk merk yang sama di apotik harganya bisa dua-tiga kali lipat.
Kalau Lia mau sedikit repot bikin sendiri, biasanya perawat mau kok ngajari caranya. Semoga ibu cepat sembuh ya Lia
Terima kasih mbak ..kebetulan kemarin saya nganter kakak ipar ke Gambir..udah pesen2 suami pokoknya pulangnya harus mampir ke Pasar Pramuka (dapet info dari temen – di Depok susah dapatnya/blom tau)…Alhamdulillah saya dapat Colostomy bag dengan harga yang sangat variatif dari yang termurah dan termahal….karena belum dapet info banyak, yang jadi patokanku adalah harga CB dari Rumah Sakit, waktu itu di RS Kanker Dharmais harganya sekitar 31 ribu, nah kemarin aku dapet dengan merk sama harganya 28 ribu per pieces tapi ada juga yang terbuat dari kantong plastik biasa harganya 40 ribu se-pak (isi 20 biji) jadi saya beli 2-2nya. Ada juga yang harganya 175 ribu tapi sistem buka/copot bisa dicuci juga dan bisa bertahan untuk 1 bulan…tapi yang ini saya nggak beli…saya nggak tau ini mahal apa murah yah…secara kemarin infonya juga terbatas…belom banyak tanya2…Kalau ada yang bisa bikin CB sendiri boleh juga nih…untuk penghematan..bisa dishare mbak/mas pengalaman bikinnya…Terima kasih
Biar ibu yang menilai lebih nyaman pakai colostomy bag yang mana. Kalo Lia beli banyak (misal 10 pak) biasanya dapat harga khusus, harga “kulakan”, lumayan juga sih…
Trus kalo Lia mau belajar bikin CB sendiri, bisa datang ke:
Klinik Stoma Yayasan Kanker Indonesia
Jl. Dr. Sam Ratulangi 35-37,
Jakarta 10350
Telp. (021) 327.464
Teman mama saya, juga kanker usus dan memakai kolostomi, tapi sekarang dia sudah sembuh.
Baru saja minggu lalu operasi dicopot kolostomi nya, dan skrg sudah bisa normal lg buang air besarnya. Dia berobat menggunakan Tulang Rawan Hiu (Shark Cartilage) beli di sinshe plus diberi beberapa obat godokan lagi.. Mulai sakit ini sejak tahun 2003, tapi saat ini Puji Tuhan dia sudah sembuh. Buat teman2 , terus berusaha, pengobatan untuk kesembuhan kanker memang butuh waktu yg lama, banyak berdoa minta petunjuk dr Tuhan , obat apa yang cocok untuk tubuh kita..
Salam kenal untuk semua.
Suami saya juga penyandang kolostomi permanen sejak operasi kanker rektum stadium 3A pd September 2006 dilanjutkan kemoterapi 6 cycle yang selesai Feb ’07.
Hingga hari ini tidak mengalami keluhan berarti untuk kolostominya. Suami saya beraktivitas seperti biasa, bahkan sering dinas ke kota kecil. Selain jaga makan, air yang dipakai juga harus bersih supaya kolostominya tetap steril.
Di kesmepatan ini ada yang saya mau tanyakan, apakah ada penyandang kolostomi permanen yang mengalam nyeri di bagian dalam sekitar lubang anus yang sudah ditutup?
Sejak beberapa bulan ini suami saya mengeluhkan nyeri yang datang secara berkala seperti otot tertarik. Dokter bedahnya menyarankan MRI dan sdh dilakukan minggu lalu, skrg disarankan konsul ke spesialis radiotherapy. Saya belum sreg kalau harus dilakukan radiasi, dan sedang mencari informasi. Sangat senang jika ada teman-teman di sini yang bisa membantu kami. Salam, Dewanti
Dear Dewanti,
Saya khawatir rasa nyeri yang dialami suami anda merupakan gejala dari tumbuhnya sel-sel kanker baru di sana, makanya dokter menyarankan radiotherapy. Kalau anda masih ragu dengan radiotherapy, bisa coba konsultasi dengan ahli onkologi atau ahli kanker (nonmedis) yang lain, mungkin beliau punya pendapat yang berbeda. Semoga suami anda cepat sehat lagi ya De…
Mbak Titah terima kasih untuk support & masukannya…
Hasil MRI: suggestive reccurent lesion pd daerah tumor bed rektum.
Semula dugaan dokter bedah onkologinya, ada ketegangan otot.
Apakah Mbak Titah atau teman-teman lain ada rekomendasi ahli kanker yang juga paham tentang otot seputar rektum? Saya tinggal di Jakarta.
Kalau ada teman-teman di sini yang keluarganya mengalami hal yang sama, saya berharap dapat sharingkan pengalamannya.
Tuhan memberkati kita.
Aku juga adalah seseorang yang dulu sempat memakai kolostomi bag pada saat usiaku 15th.Tanggal 24 juli 2007 lalu aku dioperasi dan memakai kolostomi karena usus aku tersumbat.Waktu itu aku masih duduk di kelas 3 SMA.Jadi,selama aku pakai kolostomi kemanapun aku pergi,baik itu ke sekolah atau ke tempat2 lain,bahkan aku tetap bisa melaksanakan aktifitas aku dengan baik.Memang ada rasa takut dan waswas saat itu.Aku juga terpukul sekali waktu tahu kondisi aku.Aku sempat stress dan kasihan melihat orang tua aku,apalagi harga kolostomi bag yang mahal banget.Tapi Puji Tuhan,tanggal 24 juli 2008 kemarin aku dioperasi lagi,dan sekarang anus aku udah berfungsi lagi.Walupun sebenarnya aku juga gak tahu resiko apa yang akan aku terima di beberapa tahun ke depan.Aku cuma punya iman yang bikin aku kuat kalau YESUS,TUHAN dan JURUSELAMAT aku udah sediain masa depan yang indah buatku.Buktinya DIA bantu aku dalam ngelewatin operasi dan masalah finansial.Mamaku profesinya sebagai guru SD dan Bapaku dulu cuma sebagai supir angkot,tapi mereka bisa ngebiayain operasi,perawatan,dan obat-obatan aku yang super mahal.Itu ga mungkin ada kalau bukan dari Allah Bapa,Yesus dan Roh Kudus yang selalu bari aku kekuatan.
Jadi,kita gak perlu takut untuk ngadepin apa yang belum tentu akan terjadi.Percayakan semua sama TUHAN,dan yakin bahwa satu-satunya obat untuk nyembuhin penyakit adalah IMAN kita yang besar kepada TUHAN.
bener citra, iman adalah benteng yang kokoh dan jembatan yang membentang yang akan menyelamatkan kita dari kepungan masalah, apa pun bentuknya.
yap, betul. so sweet
salam..
nama saya Rifi,ibu saya kanker usus juga dan sekarang beliau menggunakan CB untuk buang hajat nya,yang jadi persoalan saya untuk mencari CB saya harus ke Bandung untuk mendapat kan nya itu juga dengan harga yang relatif mahal.
kalo boleh minta info untuk CB di daerah Bandung yang murah di mana,ibu saya tinggal di majalalengka jawa barat.
atau yang punya info CB d jakarta,saya kuliah di jakarta.
sebelum nya terima kasih..
Rifi, untuk mendapatkan colostomy bag dengan harga murah kamu harus bisa menemukan distributornya; coba cari alamat distributor alat-alat kesehatan di buku kuning (yellow pages), kamu bisa telpon ke berbagai toko untuk membandingkan harganya. Kalau sempat mampir saja ke:
Klinik Stoma Yayasan Kanker Indonesia
Jl. Dr. Sam Ratulangi 35-37,
Jakarta 10350
di sana selain bisa beli CB kamu juga bisa belajar membuat sendiri. Jauh lebih murah.
saya ingin mendapatkan informasi dimana membeli colostomy bag yang murah
Untuk yang membutuhkan saya ada info alamat penjual CB harga bervariasi tergantung merk dan type iaitu di;ruko duta merlin blok A.35,telp;021-6345933,6345345,6344689 persis di seberang halte harmony.Saya senang bergabung di sini berbagi info,saya udah sering beli alat ini untuk istri saya tp hanya di alamat tsb diatas,jadi saya gak tau harga mereka termasuk murah /mahal,klo ada yang mau bantu saya ingin tau cara membuat cb,mohon maaf sebelum nya saya minta ijin untuk ikut bergabung,Thanks&Salam
Juni, di atas ada teman menginformasikan belinya di Pasar Pramuka. Mungkin Juni bisa coba ke sana juga… kalau beli beberapa pak sekaligus pasti harganya lebih murah. Untuk membuat sendiri Juni cukup meniru colostomy bag yang sudah ada, bahannya dari plastik cukup tebal yang kedua ujungnya direkat rapat, kemudian dibuat lubang sesuai ukuran stoma, dan dipasangi double-tape sebagai perekatnya.
sebelumnya aku gak tau apa itu kolostomi, tapi setelah menumukan blog ini saya jadi bisa mensyukuri tubuh saya. saya sangat terharu membaca cerita2nya…sungguh luar biasa bisa mengatasi masalah ini tanpa merasa minder!!!!
Sy seorang IRT berusia 23thn. Sejak setahun yg lalu sy mengalami masalah saat BAB,mulai dr lendir,darah dan sulit BAB. Bln juli08 sy married dan sbln kmdian sy positif hamil.selama hamil keluhan BAB sy bertambh.sy pkir krn pengaruh janin shg knstipasi sy btmbh berat.pd usia kehamilan5bln sy makin sulit BAB,anus tdk nyaman dokter kandungan bilang kemungkinan ada haemoroid.tp perdarahan tdk bhenti meski sdh dberi obt antihmroid.bbrp wkt yg lalu sy dirujuk ke spesialis bdh digestif dan di diagnosis menderita tumor rectum distal.namun dkter menyarankan utk dibiopsi.skrg sy bingung,smentara sy tengah hamil memasuki bln6. Utk biopsi sy dianjurkan ke jkt(skrg sy domisili di kota kcil di sumatra) krn mslh sy cmplicated dgn kehamilan sy.apakah ada yg bs memberi saran? Tlg informasi RS dan dokter spesialis yg sdh tbukti bs menangani mslh ini bdsrkan pengalaman yg sudah2.krn sy bingung menentkan Rs dan dktdr yg tepat.atas info ny sy ucpkan trmkash.
Dear Fitrian,
Cukup kompleks juga masalahmu, karena adanya tumor diketahui bersamaan dengan kondisi hamil. Sudah tepat kalau Fitri ditangani oleh dokter spesialis bedah digestif. Aku hanya kurang mengerti, di kotamu sudah ada spesialis bedah digestif berarti sudah ada rumah sakit yang cukup besar, kenapa untuk biopsi saja harus ke Jakarta?
Sorry ya Fit, ini saran secara awam saja. Kalau memang Fitri memungkinkan untuk melanjutkan pengobatan di Jakarta, lakukan saja. Yang paling gampang, di Jakarta langsung ke RS Dharmais saja, itu RS pemerintah yang khusus menangani kanker, di sana berkumpul berbagai dokter ahli kanker. Tapi tindakan biopsi biasanya langsung disusul dengan operasi (atau tindakan lain yang ditentukan oleh dokter), artinya mungkin Fitri perlu tinggal di Jakarta cukup lama, tidak bisa segera kembali ke kota Fitri. Apa kamu siap dengan kemungkinan ini?
Mungkin bisa ditanyakan pada dokter bedah digestif yang menangani Fitri, apa memungkinkan kalau tindakan pengobatannya ditunda barang satu bulan lagi. Saat kehamilan menginjak bulan ke-7, mungkin si baby sudah bisa dilahirkan dengan bedah caesar, selanjutnya Fitri bisa konsentrasi untuk pengobatan tumornya. Jangan segan-segan untuk banyak bertanya dan berdiskusi dengan dokter ya Fit, beliau pasti tahu tindakan yang terbaik untuk kamu.
Semoga Tuhan memudahkan jalan untuk kesembuhanmu.
saya punya sahabat yg didiagnosa ada jaringan di rectum…hasil CEA saat ini positif (score 12)…saya sudah berusaha cari treatment utk sahabat saya ini ke konsul Guang chow di kota saya..mereka merekomendasikan tindakan di suntik dari luar anus utk jaringan tsb dibekukan….Apakah ada rekan yg tahu akan hal ini…?? Dokter yg menangani menyarankan operasi dng dipotong daerah rectumnya terus dibuat anus buatan dng colustum bag juga, sementara teman saya tsb lebih memilih jangan dioperasi…saya mohon informasi dan penjelasanya…trimakasih
Nama saya Ignatius Suwardi pengalaman saya seperti sahabat anda dan saya memanhg sempat stres tapi saya langsung memutuskan untuk dioperasi di RS Dharmais Jkt pada tahun 2001 dan alhamdulilah sampai saat ini saya tidak ada keluhan tetap menggunakan colostomi bahkan sekarang saya udah pensiun dari Bank NTB tetap masih dapat beraktivitas seperti biasa termasuk mengajar presentasi seminar dll thanks
@ heru
metode pembekuan jaringan kanker itu disebut cryoablation atau cryotherapy, anda bisa browsing untuk mendapatkan informasi lebih banyak; juga minta pendapat dokter yang merawat sahabat anda untuk mengetahui potensi keberhasilannya.
halo.. mau ikutan tanya2.. yang bagus dan awet itu merk apa ya CB nya..soalnya ak baru beli yang merk dansac cepet banget bocor.. sehari bisa 2-3 x.. ini sich hanya sementara aja puji Tuhan.. pernah ada yang paku merk natura tex ato conva tex ato hollister? beli dimana sich ya? yang hollister sich ada di duta merlin itu, tapi yg selain hollister ada ga sih yang bagus?? aku kemaren beli yang hollister salah ukuran.. kalo ada yang mau kantongnya aja (sistem copot pasang) bilang yach.. aku punya ukurannya 38mm.. thanks GBU
hai, aku mo ikutan curhat ya, papa aku juga baru minggu lalu dioperasi utk dibuatkan kolostomy. Papa aku sudah divonis kanker usus 10 bulan yang lalu (stadium 4 lanjut) karena sudah merembet ke hati. selama 10 bulan ini papa aku tidak ada berobat lagi ke dokter dan hanya minum obat herbal (china) namanya huang`s power serial no.2. menurut aku obat itu cukup bisa membuat papa aku bertahan hingga 10 bulan sebelum perutnya membesar dan ususnya buntu dengan penurunan berat badan +/- 15 kilo (saat ini hanya 50kg shg tdk bisa BAB + kedua kakinya bengkak. saat ini papa aku sdh dioperasi karena memang harus dengan tujuan menyelamatkan hidupnya (sdh tdk bisa makan n minum krn perut sdh kembung kayak hamil 6 bulan). klo ada yang tau boleh minta infonya dimana beli krn aku ada denger info bahwa ada yang jual colostomy bag (ring model klip) lengkap dengan sabuknya harganya kisaran 200rb tapi tempat beli aku nggak tau. memang berat untuk sakit yg diderita papa aku tapi hidup mesti dijalani, tetap semangat sangat diperlukan. trims
saya pake CB merk ALCARE udah 5 th lumayan nyaman dan harga terjangkau.Bagi yang mo ikutan telp aja ke Upi Hp.081310899873 dan bagi yang mo sharing boleh hub saya di 021-5323435.
dear teman2..
saya mau berbagi cerita.. mertua saya juga telah 2 tahun ini memakai calastomy bag.. mertua saya terkena kanker usus besar dan dioperasi sehingga sampai sekarang memakai calastomy bag untuk membuang maaf “BAB” sebenarnya tidak masalah asalkan dijaga pola makan yang sehat..
sekedar masukkan , sebenarnya terbagi 2 yaitu stomadhesive flexible yaitu tempat untuk menempelkan calastomy bag.. memang mahal stomadhesive dan calastomy bag ini… saya biasa beli di distributor untuk stomadhesive 5 buah (1/2
kotak rp. 480.000 dan harus sering ganti, beda dengan calastomy bag yang bisa dipakai berkali2 asal rajin dicuci..’
Terakhir saya di singapura ternyata lebih murah 20
persen ( 1 kotak isi 10 bh cuman 750.000 merk Convatec, ukuran 57 mm) kalo ada teman2 yang mau nitip boleh ke saya merk apa juga boleh nanti saya check harganya asal ada no kode nya, karena saya tiap bulan ada ke singapura karena ada bisnis.. bisa hubungi di 0818954969 dengan Henry.
Thanks.
Dear teman2…
Sekedar berbagi info untuk teman2 sekalian, saya sudah mencari kemana2 untuk CB merk convatec ternyata saya mendapatkan harga termurah menurut saya di apotik kimia farma RSCM sekitar 40 rb an..(mohon info dari teman2 pembaca bila ada tempat lain yg menjual lebih murah).
Thanks.
Ibu mertua saya sejak operasi kanker rektum stadium 3A divonis penyandang colostomy permanen dan hrs memakai CB. Kita biasanya beli CB merek dansac di apotik medika center daerah tanjung duren, coba aja telp di 021-56957245 harga mrk lbh competitve. God Bless you all…..
Halo semua, papa saya jg didiagnosa kanker rectum stadium 3 bulan puasa lalu. akhirnya hari senin kemarin dokter mengoperasi papa dan memutuskan untuk membuat kolostomi permanen. Sesungguhnya hati kami sekeluarga hancur, tp demi papa kita terus berjuang, hari2 pertama memang berrraaat sekali ya? Apalagi sewaktu diajari suster cara mangganti dan membersihkan cb, perasaanku campur aduk antara kasihan dengan papa dan maaf.. Bau dr kotoran.. Tp hari ini aku beranikan untuk mengganti cb papa berdua dengan adikku.. Alhamdulillah.. kekuatan itu datang tanpa disadari, bahkan aku sempat geer cb ‘organized’ by suster dgn punyaku gak kalah kok cakepnya hehehehe sorenya aku nemu website ini, bahagiaaa deh tnyata wawasanku smakin bertambah! Thank you thank you thank you…
Indri, Tuhan selalu memberikan apa yang kita butuhkan. Bener yang kamu bilang, saat kamu butuh kekuatan, kekuatan itu diberikan Tuhan tanpa kamu sadari. So, jangan takut menghadapi apa yang diberikan Tuhan ke tengah-tengah keluargamu. Suatu saat kamu akan mensyukuri kesempatan untuk begitu dekat dengan papamu ini. Salam, n tetep semangat ya!
minta infonya dong,.. beli colostomy bag ukuran bayi merek convatec yang termurah lokasinya dimana ya?? caranya seperti apa,.. untuk bayiku yang berumur 3 bulan..
Terima kasih
Pak Ambudi,
Di atas banyak kawan2 sharing di mana beli colostomy bag, ada yg menginformasikan soal convatec juga. Kalau ukuran bayi tidak ada, mungkin bisa pesan kepada penjual convatec dewasa supaya dipesankan ke distributornya. Bagaimana? Semoga ananda segera diberi kesembuhan oleh Tuhan, ya.
Tolong minta infonya , ada yang tau kalo mau beli CB merk convatec di surabaya dimana ya? ..butuh info secepatnya ..thanks
hai salam kenal semuanya.. saya pula penyandang colostomy.. dokter memperkiraka bahwa colostomy saya permanen tapi dokter digestive bilang kalau anus yang di jadikan pembuangan lewat perut (colostomy) bercabang tidak mungkin permanen,apakah colostomy yang di derita mertua saudara itu bercabang atau tidak…
saya nyaman dengan derita ini karna saya bisa menyikapinya… jika saudara ingin tau silahkan saja hubungi
buat bag colostomy yang bisa di pake trus tanpa harus ganti-ganti ada yang jual,tempatnya di RS.Hasan Sadikin Bandung,tepatnya di ruangan RBA..
colostomy bag tersebut bisa di ganti-ganti hanya dengan kantung pelastik..
yang berukuran sedang….
saya berumur 17 th dan saya seorang pelajar,saya sudah lumayan lama menggunakan sabuk colostomy tersebut….
Mohon maaf baru bergabung. Mohon info teman2 semua. Sekitar tahun 2006, ibu saya menggunakan CB merk Dansac, bentuknya oval, plastiknya bening, dan perekatnya kuat. Ibu saya sangat nyaman dengan CB ini. Namun sekarang, kami tidak dapat menemukan kembali barang yang sama. Yang ada hanya CB dengan merk yang sama (Dansac), plastiknya berwarna coklat tetapi perekatnya sangat tidak kuat, membuat ibu saya tidak nyaman. Ada yang tau bisa kami dapatkan dimana CB yang kami maksud? (Dansac dengan plastik bening). Terima kasih.
prtama kali saya dngar vonis dokter suami saya kena kanker usus & harus dicolostomy saya shock,dioprasi tggl 17 feb 2010 tp alhmdulillah skrg keadaan suami saya baik2 aja bahkan sprti orang sehat,makan lebih banyak,sehat,berat badan naik,,,ttg kantong colostomy yg mahal,suami saya pake cara lain tp ttp mnjaga spya jgn smpai bocor,prtama beli karet kolor,kletekan & gelang plastik(biasa dipake anak kecil),ukur lingkar pinggul, kemudian jahitkan karet kolor & gelang disisinya,beri kletekan supaya bisa lepas pakai,untuk plastik suami saya pake plastik es biasa,tapi ttp pake kasa& cairan NACL’nya,,,alhmdulillah cara ini ampuh menekan prekonomian kami, walaupun smua biaya khidupan rmh tgga kami ditanggung mertua,apalagi usia prnikahan kami baru 5thn anak kami msh kecil,tapi saya mau nanya apakah kanker usus bisa sembuh???,klo saya nanya kedokternya jawabannya bisa bisa aja,,,,
dear Ayurky,
jawabannya memang BISA, asal disiplin dalam menjaga pola hidup sehat, disiplin menjaga kebersihan pikiran & hati, banyak mensyukuri nikmat Tuhan, banyak makan buah segar dan sayur segar, banyak minum air putih; dan yakin akan sembuh.
Ibu saya Bulan Desember 2010 di operasi karna kena kanker rectum, dan sekarang harus menggunakan kolostomi permanen. Ternyata biaya amatlah mahal, karna kami menggunakan CB dengan harga 40rb, yang harus di ganti setiap dua hari,,,,
buat teman2 yang ada rekomendasi CB yang sehat dan murah,, tolong bagi2 informasi nya ya,,, trimakasih.
dear hera,
untuk mendapatkan colostomy bag dengan harga murah hera harus bisa menemukan distributornya; coba cari alamat distributor alat-alat kesehatan di buku kuning (yellow pages), lantas telpon ke bererapa toko untuk membandingkan harganya. Kalau sempat mampir saja ke:
Klinik Stoma Yayasan Kanker Indonesia
Jl. Dr. Sam Ratulangi 35-37,
Jakarta 10350
di sana selain bisa beli CB hera juga bisa belajar membuat sendiri. Jauh lebih murah.
Ibuku baru dioperasi rectum dan sekarang menggunakan colonostomy permanen,buat temen2 yg punya pengalaman merawat ibunya saya ingin bertanya sekarang ibu saya mengalami nyeri dan kotorannya tidak keluar yg keluar hanya cairan padahal hr sebelumnya sdh d bawa k rs dan dilakukan irigasi oleh dokter,siapa yang bs beri saran
dear dila,
untuk membantu kotoran keluar upayakan ibu minum banyak air putih, banyak makan buah dan sayur (terutama buah pepaya atau pisang ambon), dan tiap hari minum susu fermentasi (sebangsa yakkult). juga ibu perlu banyak gerak. selain itu ibu tetap menjalani pengobatan untuk menghentikan perkembangan sisa-sisa sel kankernya. semogalekas sembuh, ya!
Slm kenal..saya mau tny 2thn ini saya menderita fistel enterokutan apa penyakit ini bs smbuh dan cb merek apa yg bgs dpkai..trims
saya punya stoma kolostomi satu (tidak bercabang) tapi dokter menyatakan bukan permanen, dan bisa disambung, benarkah begitu, tolong beri saya informasi apakah dokter hanya menyenangkan hati saya
Wardah, tergantung kondisi masing-masing, memang ada orang yang ususnya bisa disambung kembali sehingga stoma bisa ditutup, namun ada juga yang stomanya bersifat permanen karena usus tidak mungkin disambung lagi.
saya punya Colostomy bag merk Dansac
sisa alm bapak saya yang belum terpakai
dan mau dijual harga Rp.20.000 /pcs
mungkin ada yang berminat
saya gk pd n bingung krna dah sjak 2006 ada clst d prut saya.saya gk brani nyari kerja’
mhon nasihatnya.
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)