Saya divonis kanker payudara bulan Februari thn 2006. Saat itu saya masih kuliah di Semarang. Saya kaget, takut, sedih, kalut semua ngumpul jadi satu. Sepanjang perjalanan pulang dari rumah sakit saya cuma bisa nangis sendiri karena orang tua saya ada di Jambi. Terlebih dokter yang memeriksa saya tidak ramah dan terkesan cueks, tidak ada memberi motivasi sedikit pun.
Saya sempat minum obat herbal hampir 1 thn lebih, tapi saya tidak punya keberanian untuk cek up lagi.
Sejak saya sakit, saya tidak kuat jalan jauh, berdiri agak lama atau bawa tas dan beban di bahu saya. Karena akan membuat saya merasa lelah dan cape, seringkali akan terasa sakit dipayudara saya jika saya kelelahan. Apakah semua orang yang terkena kanker, daya tahan tubuhnya akan merosot drastis??
Saat ini saya minum obat herbal sarang semut, saya tidak tau apakah ada perubahan atau tidak. Karena saya tidak punya keberanian untuk periksa lagi. Dan saya memilih untuk berhenti mengkonsumsi daging dan makanan yang sekiranya berlemak tinggi.
Saya bingung dan masih down saat ini, terlebih saya masih single. Apakah yang harus saya buat, saya ingin sembuh dan percaya diri tentunya. Trima kasih sebelumnya.
best regards
Ariany


Cerita Sejenis:
Sudah 21 sahabat yang menanggapi
Ariany sayang,
Saya berharap sekarang kamu telah berkumpul lagi dengan keluargamu, atau setidaknya memiliki kerabat dan sahabat dekat yang care, untuk membantumu menghadapi sakit yang kamu derita. Karena kanker harus dihadapi secara “team”, akan terlalu berat kalau kamu menghadapinya sendirian.
Jadi, yang pertama harus kamu lakukan adalah membentuk “team pejuang kanker”-mu. Kemudian bersama team itu hadapilah kankermu, pertama-tama dengan kembali konsultasi dengan dokter untuk mengetahui perkembangannya kemudian menentukan langkah pengobatan yang diperlukan. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pengobatan dokter perlu dikombinasi dengan metode2 pengobatan lain, baik alternatif, spiritual, emosional, olahraga, diet, dan lain-lain.
Jangan bingung lagi ya. Kembalikan masalahmu kepada Tuhan, karena rencana-Nya pasti baik untuk kita, hanya, kadang tidak mampu kita pahami
LEBIH BAIK ANDA CEK UP LAGI MUNKIN AJA MULAI MENIPIS,JIKA MAKIN PARAH SEGERA DI OPERASI,DAN BILA TIDAK MEMPUNYAI UANG UNTUK MEMBIAYAIN BANYAK-BANYAK MINUM AIR PUTIH KURANG LEBIH 8 GELAS SEHARI.
Dear Aryani,
jatuhnya vonis th 2006 berdasarkan apa? apakah sudah dibiopsi? kalau diagnosis itu benar, berarti sampai saat ini kamu telah berhasil survive selama 2 tahun. Terus … bagaimana kondisimu sekarang?
Karena dari pengalaman saya, selama daya tahan tubuh kita masih cukup kuat untuk melawan sel-sel kanker, insyaAllah harapan untuk sembuh masih besar sekali.
Nah, yg penting dipahami adalah bagaimana caranya supaya daya tahan tubuh kita bisa tetap tinggi?
Cara yg umum dilakukan oleh penyitas kanker (kanker survivor) adalah dengan mengatur pola makan (utk menjaga keseimbangan asam-basa tubuh) usahakan banyak mengkonsumsi buah & sayur serta menghindari zat2 karsinogen, olah raga rutin utk meningkatkan stamina, memupuk semangat untuk terus berjuang dan selalu menjaga ketenangan hati.
Khususnya mengenai ketenangan hati ini, bisa dilakukan dengan menjauhi faktor penyebab stres, usahakan selalu pasrah dan ikhlas dlm menjalani hidup. Setelah itu, jangan lupa berdoa kepada Allah, memohon ampunan segala dosa dan kesalahan, bersyukur atas nikmat yg telah kita terima dan mohon kesembuhan yg hakiki, kesembuhan yang menjadikan kita makin sujud dan makin bersyukur kepada sang Pencipta.
Demikian Ariany … ini sekedar sharing saja, sesuai yg sy jalani dan masih terus sy perjuangkan.
Oh,ya … ada kabar buat teman2 lain juga, coba lihat TPI tiap Minggu pagi jam 5-6 judul acaranya Duet Tausyiah Bengkel Hati (ini acara baru – mulainya sekitar 1 bln yll), topik perbincangan setiap tayangan bisa bermacam-macam, tapi sy perhatikan banyak membahas mengenai asal-usul penyakit dan cara menyembuhkannya yang didasarkan pada perbaikan akhlak kita. Selama acara berlangsung, bisa bertanya via telp atau sms. Banyak sekali pertanyaan tentang kanker yg diajukan oleh pemirsa. Jadi saya sarankan pada teman2 disini, barangkali dari tausyiah tersebut ada pelajaran yg bisa kita ambil untuk mencapai kesembuhan.
sebaiknya anda periksa kembali…
lakukan lah pemeriksaan melalui USG payudara dan mammograph karena hasilnya lbh akurat dr pd pemeriksaan melalui tangan.
krn awal bln lalu sewaktu anak saya diajak sepu2 untuk melakukan USG payudara hasilnya positip, ada tumor di payudara kirinya, pdhl dia rutin melakukan pmrksaan dgn tngan stiap bln nya.
dokter pun menganjurkan untuk mammograph sblm melakukan operasi, karena dgn mammograph kita bisa mengetahui lbh jlas, sudah sejauh mn kista/tumor/kanker tsb menjalar.’
saat ini pun anak saya mengkonsumsi makanan regenerasi yg swktu itu pernah dikonsumsi KK saya sewaktu ia divonis terkena kanker payudara.
PS. jika kita mengkonsumsi suatu suplemen/ herbal jika dlm wktu 2-3 bln tdk menunjukan adanya perubahan, sebaiknya anda buang karena hal ini hanya dpt merusak lever dan menghabiskan uang kita.
mribka25@yahoo.com
Kl bs ariany cb cek ulang.Jgn pernah menyerah.Saat ini sy jg sedang berobat krn cancer usus.Kt pst bs menang melawan penyakit.
Ariany,sy seorang penderita kanker payudara dan saat ini berkecimpung di kelompok kanker,saran saya berobatlah terus ke dokter ,itu yang pasti,pegang benjolan itu,membesar atau tidak,lembek atau keras,lalu bergeser atau tidak,cerita itu ke dokter,jangan terlalu cemas,justru itu yang membuat makin membesarnya benjolan,coba cari suplemen yang cocok buat kamu untuk menambah stamina,kamu merasa lemas mungkin karena pikiran,jadi agar pasti periksa saja ke dokter,pengobatan sudah canggih,saya ada benjolan mulai pertengahan 2006,lalu operasi dan kemoterapi,sekarang sudah kembali menjalani kehidupan normal,percayalah dalam semua hal selalu ada hal positif yang bisa kita ambil,bila Tuhan ijinkan sesuatu terjadi pada kita,berarti Dia tahu kita pasti kuat dan Dia pasti akan memberi kelancaran.
Dear Aryani, saya ikut prihatin atas peristiwa yg anda alami. Dari pengalaman saya seperti pernah saya muat tgl 13 Des 2007, saya sarankan anda JANGAN CEMASKAN penyakit anda. Bila anda takut utk periksa, nggak apa, serahkan semuanya pada Allah yang maha kuasa. Makanlah makanan yang bergizi, bergembiralah selalu. Kecemasan akan membuat penyakit semakin ganas. Obat yang paling manjur : Banyaklah berdoa dan berbuat baik, jangan cemas, pasrahlah pada Allah. Salam.
dea aryani
saat ini mama saya juga mengalami tumor/kanker payudara, divonis sejak november tahun lalu, kami sudah berobat dengan memakai obat jepang gitu seharga 5 juta rupiah untuk 2-3 minggu. saat ini mama saya tidak mau terikatm dengan kemoterapi dan rumah sakit, beliau hanya mengandalkan iman, berdoa dan berserah. tpi harus diakui mama saya pun bisa down dan putus asa, saat ini yg kami lakukan sekeluarga ialah beriman dan berdoa, kalau dilihat dari sisi keuangan.. keluarga saya pun kelabakan, pengen banget bisa memberikan yg terbaik utk mama saya. saya saat ini bisa merasakan kesedihan yang kamu rasakan. saya pun sedihhh tapi saya tahu kesedihan awal dari rasa pesimis dan itu tdak akan pernah baik di hidup kita
sabar menghadapinya yah! smua ada hikmahnya. di dunia ini kita diuji dgn berbagai cobaan untuk dilihat siapa yang bersabar menghadapinya atau bahkan bersyukur atas musibah yang menimpanya.
Dear Aryani,
Sabar dan ikhlas adalah kunci awal kesembuhan, tapi tidak mudah untuk menjalaninya. Saya tahu karena saya juga kena kanker payudara, sudah dioperasi sempat kemoterapi 3 kali tapi saya putuskan untuk berhenti dan sekarang terapi nutrisi dan berserah diri. Coba baca buku “MELAWAN KANKER” yang ditulis oleh Anne E & David J Frahm – ini tentang penderita kanker para stadium lanjut dan bahkan sudah menjalani transplantasi sumsum – dokternya give up – akhirnya dia menjalani terapi nutrisi dan detoksifikasi – dalam 5 minggu sel kanker bersih dari tubuhnya. Yang penting TETAP SEMANGAT – sedih adalah awal dari frustasi dan putus asa. Coba juga KELADI TIKUS – cari di geogle.
kayanya mending periksa lagi ja deh…
ga usah takut^…
kan dengan periksa kamu taw keadaan kamu gemana…
kamu jangan nyerah dulu..
kamu harus tetep semangat,
karena dengan semanagt itu kamu bisa ngelawan penyakit itu…..
semangat ya…
Hi Riany,
Bulan Januari 2008, saya menemukan sendiri benjolan di payudara. Tapi baru Mei 2008 saya berani ke dokter Evert di JBC Jakarta untuk memeriksakan diri. Ternyata ga cuma 1 benjolan, tapi dua. Setelah melakukan USG, positif tumor jinak. Tiga minggu kemudian, operasi dan sekaran masih tahap recovery. Saya tahu persis rasanya takut dan panik, akhirnya cuma bisa nangis. Tapi jawabannya ga disana. Selama kita masih bisa menemukan cara untuk sembuh. Selama itu pula kita harus berusaha. Kamu masih punya cita-cita tinggi kan? Taruh itu dalam gantungan hidup kamu, sementara kanker itu cuma 1 ganjalan aja kok. Tetap semangat yah, jangan pernah putus asa. Nangis boleh, tapi hidup tetap harus berjalan
kalau boleh tahu, di kota bandung kemana baiknya (yg terbaik )kita periksa kanker payudara. Apakah ada yg tahu nama dan alamat dokter spesialis/dan Rumah Sakit tsb ( tanpa mengenyampingkan dokter2/RS yg lain ). Terimakasih sebelumnya atas jawabannya
Sejak akhir 2005 saya temukan benjolan dipayudara sblh kiri,tp saya br periksa pd 20 okt 2008 itupun keklinik herbal, sang tabib blng klu itu tumor stlh dia pegang kl itu keras dan bkn kelenjar..Saya curhat ketmn dia menyarankan u/ kedokter kmdn saya buka2 internet cr tau ttng tumor/kanker payudara,bnyk pndpt mkn bkn kpala pusing..Mgkn saya akan kedokter nanti stlh suami terima gaji akhr bln ini..”dah ga punya duit nih”. Payudara saya yg ada benjolannya tdk berkerut,tdk mengeluarkan nanah dan tdk begitu nyeri spt ciri2 yg saya bc diinternet ttng KaPa pd stadium lanjut..Saya mohon masukan pd yg pengalaman dan rujukan Dokter&RS yg bagus krn yg saya tau dokter skrng bnyk krng mau mdengar keluhan2 pasien aplg diRS pemerintah yg biaya brobatnya murah,lokasi rmh saya diPasar Rebo Jakarta timur.
Saya menyambung apa yang disampaikan oleh saudari Rini, yaitu pengobatan kanker yang dibahas di acara bengkel hati. Menurut ustadz Danu, penyakit kanker payudara pada Wanita belum bersuami disebabkan oleh rasa Jengkel yang disimpan, gak berani disampaikan, terutama pada ibu atau ayah. Oleh karena itu sebaiknya saudari aryani perlu mengingat kembali apakah pernah tersimpan rasa jengkel tersebut. Setelah itu ceritakanlah kepada orang tua anda mengenai perasaan anda dan mohon maaflah kepada mereka dengan tulus dan ikhlas. Mudah-mudahan orangtua anda memahami dan mendoakan anda.
Hal ini sepertinya sepele, tapi yakinlah bahwa akhlak kita terhadap orangtua sangatlah terkait dengan segala sesuatu dengan kondisi kita. Tentunya al quran telah memberikan obat terbaik.
Setelah itu, berdoa, mohonlah kepada Allah,(seperti contoh doa oleh Ustadz Danu) “Ya Allah, ampuni kesalahan dan dosa kami kepada ayah ibu, saudara, umat, dan makhluk ciptaan-Mu, Ampuni hamba yang telah bersikap zhalim aniaya,
Ya Ghoffar, Ampuni kami, mohon ampun jika ada kesalahan pada diri kami, sembuhkan penyakit agar kami kembali ke jalan Mu
Ya Allah, Kami mohon ampun , berikan kesembuhan atas ijin-Mu, kami akan mematuhi perintahMu
Ya Allah, jadikan kami orang yang sabar dan mulia, jauhkan dari godaan setan dan siksa neraka
Mudah2an Allah memberikan kesembuhan
Hiii Mba Titah, maafkan aku lama gak online, ujung-ujungnya klasik banget alasannya.Sakit, he-he-he tapi sakit biasa….ini baru mulai gak lemes he…
@ Untuk Yuni…
Kalo untuk deteksi dini yang relatif murah di daerah Pasar Rebo paling dekat ke YKI (Yayasan Kanker Indonesia) yang di lebak bulus. Saya gak hafal alamatnya yang dilebak bulis, tapi coba telp. ke 021-3152603 atau 3920568
Hii Ani, sakit apa sih kok mpe lemes? Cukup serius nih kayaknya sakitnya. Cepet sembuh ya
tgl 28 des ’08….
aku temuin benjolan di pydr knanQ…
dr smua yang Q tw.. cm ad 3 kmungkinan. 80% mgkn kanker/tumor.. 20% hnya kelenjar biasa.
q t’msuk yg krg mampu..
hal yg Q lakuin tnp k dokter saat ne hny lah makan makanan yg bs mengobati kanker. cm kol n toge…
tp gw ttp smangat dlm hidup ne..
skrg ne Q kul smster 3…
klo Q bs smangat… knp lo g’???
semangaaaaaattt….
yakin lah kalo tuhan slalu ksh yang t’baek…
hlo.Ayani,
mudah2 an kamu masih punya semangat tk sembuh..yakinlah bahwa segala penyakit itu dari Allah dan Allahlah yg menyembuhkan..berdoa dan Optimislah bahwa qmu akan sembuh. tentunya dengan tetap berusaha..mungkin hanya semangat yg bisa qu berikan..
saranku coba qmu nonton acara bengkel hati tiap hari minggu jam 5 pagi di TPI
dear ariany…
tahun 2005 saya pernah di vonis tumor kelenjar ma dkter. Saat itu dunia terasa gelap buat aq, sama dengan apa yang km lkukan, saya hanya bisa menangis.
Tapi kmudian saya sadar, saya harus bangkit..
Thun 2006 sya di operasi, q kira itu dh sembuh pi pe sekarang penykit itu terus muncul.
Dear…
jngan menyerah ya, ingat man jadda wa jada, siapa yang bersungguh-sunnguh pasti Allah ngasih jalan. Jangan putus asa cz Allah lebih pinter dari manusia
saya ikut prihatin mba, sedikit saran dari saya. mumpung ini masih bulan romadlon saya sering liat di TPI acara bengkel hati yang diasuh oleh ustad danu tiap senin-jumat pukul 22.00 dan minggu+senin pagi pukul 05.00. ada pula yang penyakitnya mirip punya mba. intinya perbaikan diri atas kesalahan2 kita pada masa lalu. yg konsultasi bukan cuma muslim, coba aja nda ada salahnya. hal ini akan membantu mengungkap masa lalu mbak, mungkin pernah punya salah sama ortu, bikin jengkel ibu ato anda sendiri yang jengkel. semoga membantu dan cancer segera lenyap dari tubuh mba. amin
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)