Cerita Sejenis:

Sudah 11 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
Titah menanggapi pada tanggal August 29th, 2008 jam 2:59 pm

Dear Fajar,
Kemoterapi memang menyisakan efek samping yang besar, maka wajar kalau Fajar mencari pengobatan yang minim efek samping. Dan Fajar menemukan keladi tikus. Yang menjadi masalah sekarang, ternyata lambung ibu bengkak sehingga tidak bisa makan dan minum, bahkan air putih saja maksimal 2 sendok makan tiap jamnya. Lalu bagaimana Jar? Keladi tikus itu diminum dalam bentuk apa? Rebusan? Kapsul? Masih bisa enggak memenuhi “syarat” maksimal 2 sendok makan tiap jam?

Menurut pendapat saya, kalau memang ibu hanya boleh minum maksimal 2 sendok makan dan tidak bisa makan, ibu perlu diinfus untuk memasukkan zat-zat makanan dan cairan yang dibutuhkan oleh tubuhnya (apa dokter tidak menganjurkan begitu?). Kalau tidak, akibatnya bisa lebih fatal lagi. Dan untuk kondisi saat ini mungkin kemoterapi bisa dipertimbangkan lebih serius. Memang efek sampingnya besar, tapi kemoterapi bisa mengurangi massa kankernya (ah ya, bengkak di lambungnya karena apa? kanker atau bukan?).

Di sini kita harus berhitung-hitung, kalau menjalani kemoterapi besar mana manfaatnya dengan efek sampingnya? Dan kalau tidak kemoterapi, besar mana kerugiannya dengan keuntungannya tidak merasakan efek samping? Coba didiskusikan lagi dengan dokter dan keluarga ya Fajar. Doaku untuk ibu dan semua keluargamu…

mygif
Ani menanggapi pada tanggal August 30th, 2008 jam 5:18 pm

hiii Fajar….

Boleh ya saya memberi masukan.
Berobat herbal juga harus ditimbang betul seperti halnya berobat medis. Baik medis ataupun herbal ada kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kadang-kadang dalam kondisi panik kita menjadi gegabah. Seperti halnya kemoterapi….(kemo ada protokol/kombinasi obatnya)herbal pun demikian. Pengalaman saya…dulu saya pernah sok tau sekali (jaman masih kuliah) minum kunyit putih karena katanya bisa ngilangin jerawat he-he-he. ternyata yang terjadi lambung saya ancur….dokter cuma geleng-geleng kepala! “Ini namanya sok pinter” katanya…Dia begitu bijak menjelaskan ke saya. Kunyit putih bisa memang bersihin jerawat, tapi coba cari pasangannya yang bisa menyembuhkan mag kamu dulu….begitu. Mungkin cerita ini bisa diasumsikan ke dalam kisah si keladi tikus, dimana dia bisa sangat klop dengan orang tertentu, tapi belum tentu klop dengan tubuh Ibumu…Thx. Do’a kami selalu….

mygif
jojo menanggapi pada tanggal September 8th, 2008 jam 1:35 pm

Duh.. kalo baca komennya Mbak ani jadi tambah bingung deh!! punya informasi tentan ahli herbal dijakarta yang bisa memberikan resep herbal yang tepat gak??

mygif
Ani menanggapi pada tanggal September 9th, 2008 jam 5:50 am

Hai Jojo… jangan bingung, pengalaman orang kan beda-beda….kalo mau tau info ahli herbal yang saya pakai, hubungi saya di ani@solusimedia.co.id. Mungkin kita bisa berbagi secara personal. Thx u….

mygif
yuli menanggapi pada tanggal September 16th, 2008 jam 12:39 pm

Jojo & fajar saya turut prihatin dengan keadaan ibu anda.terus beri semangat dan ajak untuk berfikir positif,memiliki hati yg tenang & pemaaf,berserah sepenuhnya kpd Tuhan,hirup udara segar dialam,olahraga rigan,berjemur di bawah matahari pagi,hindari makanan dari hewani (daging,ayam,ikan,telur,susu)krn bsifat asam yg membuat sel kanker berkembang biak lbh cepat.banyak konsumsi sayur & buah (sifat basa/alkalin)smoga pola hidup yang sehat bisa diterapkan dan bisa membantu kesembuhan ibu anda

mygif
romy menanggapi pada tanggal December 4th, 2008 jam 6:53 pm

di cek dulu ke penagn apa betul kanker atau radang akibat virus

mygif
kheng menanggapi pada tanggal September 25th, 2009 jam 11:34 pm

VIVAnews – Ada kabar baik dan harapan baru untuk para penderita kanker ovarium. Baru-baru ini, ditemukan obat baru yang dapat membantu memperpanjang usia penderitanya.

Para peneliti menguji temuan obat baru yang dapat membantu memperpanjang usia penderita kanker ovarium.

Obat, yang memiliki kode nama CNTO328 ini sudah diuji di pusat Experimental Cancer Medicine – bagian dari Rumah Sakit Barts dan London School of Medicine and Dentistry. Sejauh ini, hasilnya sangat menggembirakan.

Sekelompok wanita yang terdiri dari 18 pengidap kanker ovarium diberikan obatini sejak 2007. Sel-sel kanker pada delapan penderita di antaranya tidak lagi berkembang, dan justru menyusut. Tujuh dari 8 pengidap tersebut masih bertahan.

Para peneliti juga menemukan, bahwa obat tersebut tidak menimbulkan efek samping layaknya yang disebabkan kemoterapi, seperti rambut rontok, mual-mual dan kelelahan kronis.
Sebelum penemuan ini, belum ada penemuan baru diperkenalkan untuk mengatasi penyakit ini selama lebih dari satu dekade.

Professor Iain McNeish, seorang professor dari gynaecological oncology di rumah sakit Barts, London Inggris, berkata:

“Hasilnya amat menjanjikan. Harapan dari kelompok pasien ini adalah untuk memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker, meningkatkan kualitas hidup, dan memperpanjang usia penderitanya.

“Kami sudah berhasil melakukan hal itu. Jika hal ini bisa dijadikan perawatan, penemuan ini bisa jadi penanganan terbaru dan paling efektif untuk menangani oenderita kanker ovarium.”

• VIVAnews

mygif
Iim Muslimah menanggapi pada tanggal September 28th, 2009 jam 12:56 pm

Untuk Pak/Ibu Kheng.
kakak Ipar Saya Menderita Kanker Rahim, sekitar 2 Bln lalu kakak menjalani operasi di jakarta, rahim, indung telur & usus buntu sudah di angkat dan tgl 8 agustus 2009, kakak sudah kembali ke kampung halamannya di kota singkawang, Pontianak Kalbar, sekitar 2 minggu kemudian kakak mengalami demam dan gejala awal penyakit yang lama Perut membesar mulai kembali, sekarang kakak lg di rawat di RSUD Pontianak, bagaimana cara saya mendapatkan informasi atau mendapatkan obat CNTO328.

mygif
agus sixman menanggapi pada tanggal October 22nd, 2009 jam 11:09 am

sudah tiga bulan bapak saya tergorek sakit entah itu saki apa, karena pertama bapak saya sakit dokter mangatakan bahwa bapak saya lambung yang kronis/maag. tetapi setelah beberapa hari pengobatan sakit tidak kunjung sembuh kemudian dokter menyarankan untuk periksa darah. setelah diperiksa darah ternyata bapak saya menderita penyakit liver. kemudian saya bawa ke dokter spesialis penyakit dalam dan diberi obat liver. beberapa hari kemudian bapak saya merasa sehat. tetapi tiba-tiba bapak saya muntah-muntah dan perut terasa sakit kemudian saya bawa ke rumah sakit. kemudian di rumah sakit dokter melakukan ronsen dan USG katanya liver bapak saya baik dan katanya dihati bapak saya ada benjolan setelah 5 hari di RS bapak saya pulang dan karena penasaran saya bawa lagi ke dokter spesialis penyakit dalam dan dirujuk untuk di USG lagi setelah di USG ternyata bapa saya katanya terkena tumor ganas pada hati.tetapi yg saya heran mengapa dokter waktu selesai meng USG bapak katanya minta diulang kembali karena kurang jelas dengan hasil ini, tapi dokter akhirnya memutuskan bahwa ini adalah tumor ganas.
lalu saya mencoba mencari informasi di internet saya ingin tahu bagaimana gejala pendertia tumor ganas itu dan gejala yang saya lihat berbeda dengan informasi yg saya dapatkan. gejala/sakit yg bapak saya rasakan adalah
1. sakit pada perut yang berpindah-pindah kadang terasa di sebelah kiri atas perut kadang di kanan atas perut.
2. badan terasa cape
3. sering terasa mual dan kembung
4. dan yang anehnya setiap malam telapak kaki bapak saya terasa panas sedangkan bagian kaki lainnya tidak.
saya mau bertanya saya harus bagaimana dengan bapak saya? sakit apa yang bapak saya alami ini ? terima kasih atas perhatiannya saya minta jawabannya segera

mygif
Titah menanggapi pada tanggal October 23rd, 2009 jam 4:43 pm

Dear Agus,
Sepertinya cukup jelas diagnosa dokter, bapak memiliki tumor ganas (= kanker) pada hati. Gejalanya memang tidak selalu sama antara orang yang satu dengan orang lainnya. Rasa sakit yang tidak jelas asalnya (terasa berpindah2) itu menunjukkan adanya gangguan pada organ dalam tubuh. Badan mudah cape dan lemah termasuk ciri khas orang yang terkena kanker. Mual dan kembung juga ciri khas gangguan liver. Kalau telapak kaki panas saya belum tahu apa sebabnya. Kalau sekedar hangat sih… biasanya orang yang sedang tidur memang telapak kakinya cenderung hangat.

Saran saya, ikuti terapi yang dianjurkan dokter. Juga, banyak2 baca rumahkanker.com, di sana banyak artikel tentang bagaimana mengatur pola makan, terapi “nonmedis” apa yang harus dijalani untuk mendukung kesembuhan, juga banyak artikel2 lain yang mendukung. Semoga ada manfaatnya untuk membantu kesembuhan bapak.

mygif
Atih menanggapi pada tanggal March 28th, 2010 jam 9:42 am

Saya juga ada masalah dengan rasa panas ditelapak kaki rasanya seperti kena cabe, tadinya hanya yang kiri sekarang yang kanan juga rasa kecabean. Gejala sakit apa ya? Kalo ada pengobatan cara herbal atau pijat tolong info ya. Terimakasih

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)