Salam,
Nama saya Shinta, usia 35 tahun, belum menikah. Hari Minggu lalu, secara tak sengaja saya merasakan adanya benjolan kurang lebih sebesar bola pingpong (agak kecil sedikit) di payudara sebelah kanan saya. 2 atau 3 minggu sebelumnya timbul benjolan di ketiak sebelah kanan, agak nyeri rasanya. 1 bulan sebelumnya saya memang merasa seperti ada perubahan pada bentuk payudara saya, tetapi setidaknya seminggu sekali saya melakukan sadari, dan selama ini sepertinya tidak ada kecurigaan yang berarti.
Ibu….
Saat ini saya sungguh-sungguh merasa takut dan cemas, apakah sudah terlambat buat saya untuk diobati??? Apakah memang ini tumor? Atau sudah menjadi kanker yang menyebar??? Apalagi mengingat biaya yang tentunya tidak sedikit. SAYA TAKUT. Rencananya minggu depan saya akan periksa ke dokter. Jika benar ini adalah kanker ganas dan sudah menyebar, apakah ada kemungkinan atau kisah nyata kondisi parah dapat disembuhkan??? Langkah terbaik apakah yang saya harus ambil??? Pengobatan apa yang terbukti lebih berhasil dalam penanganan penyakit ini???
SAYA MAU SEMBUH BU, tolong bantu saya mendapatkan informasi mengenai hal ini. Sebagai informasi juga, 1 orang adik ibu saya terkena kanker di bagian perut, saya lupa tepatnya dan telah meninggal dunia kurang lebih 10 tahun lalu, 2 bulan lalu adik ibu saya yang lain, juga menderita tumor payudara ganas (kanker) dan telah dioperasi pengangkatan payudara, saat ini masih menjalani pengobatan di Jakarta. Atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terimakasih.


Cerita Sejenis:
Sudah 18 sahabat yang menanggapi
Dear Shinta,
Panik dan cemas adalah reaksi kebanyakan orang ketika menemukan benjolan tidak wajar di tubuhnya. Maka sungguh bisa dimengerti kepanikanmu menemukan benjolan hampir sebesar bola pingpong di ketiakmu. Tapi sayang, jangan panik dulu. Kan Shinta bahkan belum tahu benjolan apa itu. Belum tentu kanker, kan, bisa saja cuma peradangan kelenjar akibat adanya infeksi di bagian lain tubuh Shinta.
Nah, kalau Shinta tanya apa langkah terbaik yang harus kamu lakukan, jawabnya adalah tenangkan dirimu, dinginkan hati, dan carilah jawaban atas apa yang mengganggu pikiranmu: periksalah ke dokter. Untuk sementara singkirkan segala pikiran dan bayangan buruk, dan tidak usah mengingat-ingat dua adik ibu yang terkena kanker, tapi ingat-ingatlah puluhan anggota keluargamu yang lain, puluhan sahabat dan teman-temanmu yang kesemuanya sehat walafiat. Kemungkinan besar dan semoga Shinta termasuk bagian keluarga yang sehat. Okay?
Hiiii Shinta….saya salah satu breast cancer survivor yang masih bisa hidup normal hingga saat ini. Bahkan banyak hal yang bisa saya lakukan dengan lebih baik dibandingkan sebelum saya berkenalan dengan kanker. Pola makan, pergaulan, pekerjaan, dan banyak lagi yang saya temukan setelah melewati jurang “kanker” in my path….
Saya dulu juga merasakan ketekutan dan frustasi yang luar biasa. Beruntung saya tidak putus asa melewati semua itu. Memang…. kadang down dan depresi datang dan pergi, tapi tak ada salahnya berpikir positif.
Apa yang terjadi pada Shinta…adalah awal sekali. Do’a dan harapan saya itu bukan kanker, amin. Cari tahu dulu apa itu? Cari juga informasi tentang “penyakit dan penanganannya” Kemudian melangkah dengan tidak melupakan Tuhan. Jadikan Tuhan beserta dalam hidup kita… Takut karena Tuhan, senang pun karena Tuhan….semuanya lebih indah….lebih damai. Kadang kita takut mati…sebenarnya mungkin bukan takut mati, tapi takut karena belum bertaubat. Banyak kisah sukses dalam perjuangan melawan penyakit maut, dan itu bukan cerita bohong.Optimis….do’a kami menyertai….
sore mbak,
mbak saya mau tanya,dah seminggu ini diketiakku ada benjolan nyeri bngt.saya takut mbak apa itu kanker?
Dear Ani….wah nama kita sama nih…
Saya bukan dokter lho…saya cuma pengen sharing pengalaman aja. Dulu…waktu saya terdiagnosa kanker sampai dengan mastektomi (diangkat), saya sama sekali tidak merasakan sakit atau nyeri. Jadi…jangan cemas dulu.
Pengalaman adik sepupu saya, dia pernah suatu ketika menemukan benjolan di ketiak dan menurutnya sangat tidak nyaman, bahkan sesekali sakit datang dan pergi. Dia ke dokter karena ingin tahu apa itu. Setelah USG 4 dimensi (termasuk payudara), ternyata semuanya normal…ujung cerita berakhir bahwa dia sedang stress berat menghadapi ujian tesisnya dan fisiknya drop. Karenanya….setelah masalahnya semua selesai dan kembali beraktifitas normal, makan sehat, tidur cukup dan olah raga teratur alhamdulillah benjolan itu pun hilang…
jadi….jangan cemas dulu ya…coba renungkan pengalaman sepupu saya.
hai juga ani, thanks ya pngalamannya
emang dah seminggu ini kondisi fisikku lagi ga stabil,makanya aku cukup panik setelah tau diketiakku ada benjolan. soalnya dah serem duluan,dah mulai ga sakit sih.rencana aku mau periksa hari senin besok,biar ketahuan jelasnya
Jadi stress tau gara2 ini,doain aja ga kenapa2
Ass.
Saya, juga sekarang sedang dihadapkan pada cobaan yg berat. 3 hari yg lalu saya di vonis dokter tumor di payudara kiri. sempat bingung mau dioperasi apa gak,.saya berdoa semoga saya mendapat pilihan yang terbaik. Alhamdulillah sekarang saya mantap mo mencoba pengobatan alternatif dulu selama beberapa bulan baru kemudian saya cek lagi ke dokter. saya sekarang mencoba kunir putih dan pijat refleksi, mudah2an cocok. untuk Shinta, coba periksa ke dokter dan coba untuk tidak panik, mudah2n ada jalan yang terbaik.
kalau menurut agama saya “setiap penyakit pasti ada obatnya” jadi shinta harus “YAKIN” dan mantap.
@ ani
kalau benjolannya muncul mendadak apalagi nyeri dan lokasinya di ketiak, lebih mungkin itu pembengkakan kelenjar limfe deh an (istilahnya orang jawa “nglanjer”). kemungkinan ani lagi ngalami infeksi di daerah yang gak jauh-jauh dari situ, misalnya lengan, pinggang, dada…. contohnya aku kalo lagi sariawan ato radang tenggorokan cukup berat, suka “muncul benjolan” yang nyeri di bawah rahang. sebenernya sih benjolan itu sudah lama ada, cuman sekarang membengkak, meradang, dan disentuh sedikit aja nyeri banget…
coba periksa ke dokter umum dulu aja ya, jangan stres dulu
@ Ana
Mudah-mudahan kunyit putih dan pijatnya cocok ya An. Jangan lupa hindari protein hewani dan lemak, diganti tahu, tempe, atau sari kedelai saja. Setelah 2-3 bulan dicek perkembangannya ya…
Hiii Ana
Boleh ya nambahin dikit. Selain menghindari protein hewan dan lemak, terkadang ada yang masih suka telur. Sebaiknya jika makan telur putihnya aja ya (direbus jangan digoreng) karena kuning telur dari banyak referensi yang saya baca kurang baik untuk orang yang memiliki gangguan hormonal.
Selanjutnya, pengawet, penyedap dan perasa jangan lagi ya! Lain dari itu, teh juga memiliki kafein tinggi lho, jadi sebaiknya kalo minum teh pilih teh hijau saja dan jangan pakai gula, lebih baik pake madu atau tawar saja. Banyakin air putih, sayuran(masaknya jgn kematengan)dan buah-buahan, ok?! Do’aku semoga Tuhan senantiasa menjaga kita semua, amin.
Hai Shinta,
Bagaimanapun Shinta harus percaya sama yang DIATAS (apapun agama Shinta). Ubahlah mulai sekarang dari cara berdoa! Jangan minta kesembuhan, tetapi berterima kasih dan bersyukur bahwa saat ini saya sudah merasakan bahwa Sang Pencipta telah berbuat baik dan berkarya menyembuhkan anda… (Secara efek psikologis ada perbedaan antara meminta dan sudah merasakan hasil karya Sang Pencipta).
Silahkan mencoba “Benalu Pohon Sawo/buah Sawo”, daun benalu di keringkan lalu di rebus dengan perbandingan 3:1 3 gelas air menjadi 1 gelas, diminum rutin minimal 2x sehari, Insyaallah berhasil, saya berdasarkan pengalaman tetangga yg terkena kangker rahim, saudara di Bandung yg terkena tumor.
Dear Arief,
Thanks infonya ya… Bisa diperjelas lagi kan, seberapa banyak (berapa gram) benalu sawo yang harus direbus dengan 3 gelas air itu? Merebusnya dengan api besar atau api kecil? Mengeringkannya boleh dijemur atau diangin-anginkan saja? Dan setiap kali minum 1 gelas atau setengah gelas?
Dear Shinta,
Sabar ya dalam menghadapi masalah yang anda alami.
Mungkin pengalaman saya ini bisa berguna. Saya ibu rumah tangga, punya 3 orang anak. pada thn 2000 s/d 2004 saya mondar mandir berobat di RSCM bag. kebidanan. saya menderita mioma,sering pendarahan, payudara kiri suka nyeri, muncul polip di vagina ( sudah 3 kali diangkat )hasil lab. alhamdulillah tidak ada tanda ganas. thn 2004 saya merasakan perut bagian bawah sebelah kiri terasa tidak enak. Agustus 2004 saya sudah siap operasi, berkat rahmat ALLah saya tidak jadi operasi. Saya makan obat-obat terus selama 4 thn.
Waktu itu saya berdoa terus agar ALLAH memberikan jalan ke luar nya. Alhamdullilah dikabulkan, saya hingga kini sehat tidak seperti dulu lagi tanpa minum obat.
Yang saya lakukan adalah:
1. Selalu berdoa mohon kesembuhan
2. Sesuai saran dokter saya menghindari makan
berlemak, penyedap rasa, pengawet, pewarna makanan, makanan instant, dan banyak makan sayur-sayuran, tahu, tempe, ikan.
3. Rutin minum suplement kesehatan.
Salam kenal bagi seluruh pembaca.
Dear Shinta
Bu,mgkn saran saya ini bs ibu pertimbangkan ya.Ibu bs mengkonsumsi lingzhi(ganoderma),lingzhi sdh terbukti bs menyembuhkan kanker payudara.Krn lingzhi sdh terbukti scr medis.
Mbak Ani yang survive dari kanker payudara. Ibu saya kena kanker otak stadium 3 sekarang lemes dan seharian tidur aja di rumah sakit tp belum koma. Bagaimana agar dia bisa punya daya tahan, maksudnya vitamin / obat apa yg bagus buat ningkatkan daya tahan pasien kanker otak stadium 3 yg sudah kondisi drop & tidur3an. Sekedar asal bisa bertahan hidup 2 s/d 3 minggu saja, sebab ingin kami bawa ke luar negeri tapi takut meninggal di pesawat maka kami butuh tingkatkan daya tahan dg vitamin dsb.
Mohon apabila ada yg sembuh dr kanker otak, menghubungi kami di
Eka Dharma Pranoto,
Jln. Kemetiran Kidul no 6, Yogya, 55272
Telp. 565844 (silakan dikonfirmasi itu benar nomer rumah saya)
HP. 089 941 031 02 (HP adik saya, Tina namanya)
Jika ibu saya bisa sembuh, saya bersedia memberi imbalan sepantasnya.
Terima kasih banyak sebelum & sesudahnya.
Ass mba Eka.Mba coba ke Prof.Padmo di RSCM.Specialist otak beliau terkenal yang operasi bayi kembar bernama yuli dan yuliana.kaka ipar ku juga di operasi dengan beliau dan sempat sembuh.cuman nama nya umur di tanggan Allah SWT ipar ku akhir nya meniggal karena jantung.Coba yah mba mudah2 bisa sembuh..
wassalam
oya…
Allah menjanjikan bahwa setiap penyakit ada obatnya. Tinggal bagaimana kita berusaha, selain juga berdoa adalah yang utama.
kondisi psikologis penderita juga ikut memicu kanker– karena kanker kan sifatnya hormonal, jadi usahakan tetap optimis, tetap bahagia. jangan dibawa stres. banyak doa karena (kalo dalam Islam, mhon maaf sebelumnya sy gak tahu agama anda)– dalam islam, berdzikir adalah salah satu terapi utk kesembuhan berbagai penyakit selain juga dibantu dg obat baik medis atau alternatif.
jadi, pertama kita harus yakin dulu bahwa kita akan baik-baik saja– kita gak sendiri, sangat banyak wanita penderita kanker di seluruh dunia dan nyatanya mereka memilih utk melawan (tidak menyerah). krn esensinya hidup adalah perjuangan.
So, keep struggle!
kalo ada pertanyaan silakan^^
Dear Eka Darma…
Maaf ya saya baru reply sekarang,bagaimana kondisi ibu saat ini? Mudah-mudahan ada kabar baik, semoga, amin…Jika perlu sekali untuk kontak langsung dengan saya, silahkan email di ani@solusimedia.co.id. Insya Allah saya akan segera balas email eka dan atau teman-teman yang lain. Thx
Dear all….
Bagi para pembaca atau yg ingin berikhtiar mengenai kangker, tumor, bisul dll, cobalah dengan Benalu Pohon Sawo. Benalu (daun dan dahan yg kecil2x dikeringkan) setelah kering di rebus dg jumlah secukupnya dg takaran 3 gelas menjadi 1 gelas, 2x sehari. Insya Allah tumor, kangker rahim, payudara bahkan bisul yg meradang bisa sembuh. Untuk kangker rahim tetangga saya sembuh, tumor saudara sepupu dan bisul saya sendiri yg menggunakannya.
semoga bermanfaat,,,
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)