Asslamualaikum.
Langsung saja saya punya seorang teman cewek, teman cewekq punya seorang kakak angkat yg juga cewek sebut saja namanya Andisyah, yang sekarang lagi berjuang melawan kanker di negeri kanguru. Dia menderita leukimia,, cobaan dari Allah sangat berat.
Dalam tahun 2008 ini cobaan tidak hanya itu. Awal 2008 adiknya cowok yang juga sahabat saya, panutan saya, kakak saya dia pergi ke hadapan Allah karena leukimia juga. Beberapa bulan sesudah itu Kak Isya rumah tangganya retak dan cerai. Sesudah itu ayahnya meninggal karena suatu penyakit. Ibu Kak Isya sudah lama pergi krn leukimia. Ya Allah di dunia ini dia sudah sangat kesepian. Hanya aku yg bukan apa2nya, tidak ada hub. keluarga apapun. HANYA aku dan temanq cewek yg sudah dianggapnya sebagai adik sendiri.
Dia sebenarnya sudah janji mau pulang lebaran ini, kalo tidak pas Desember atau Januari waktu tahun baru. Malah kmrn sblm puasa tepatnya 29 September dia nelp dari Ausie katanya mau nyadran/nyekar ke makam keluarganya. Tapi apa daya dia malah bilang bahwa dia sudah sangat parah,dan saya disuruh jaga adiknya apabila Kak Isya nanti tiada. Di hati kecilku sesunggahnya sy tidak terima apalagi dia janji mau pulang ke Indonesia nanti. Dan dia juga sudah janji apabila kelak adik angkatnya menikah (insya Allah dengan saya) maka dialah yang jadi saksi dan yang mendampingi.
Sebenarnya saya gk mau menceritakan hal ini. Saya menceritakan hal ini cuma agar orang yang membaca tulisan sya ini ikut membantu saya. Khususnya yang muslim. Tolong bantu saya. Bantu saya dengan do’a. Ya Allah sebenarnya saya tidak mau mendikte Engkau…Aku yang hina ini, yang selalu berbuat kerusakan dimuka bumi. Hanya mau meminta agar engkau mau memberi Kak Isya kesehatan dan umur panjang agar dia bisa menepati janjinya. Sesungguhnya aku tidak berhak memintamu memanjangkan umur seseorang karena takdir umur ada ditangan-MU tapi tolong ya ALLAH jangan dulu, jangan ambil dulu kakakq. Dia memang milikmu, tapi pinjamkanlah dia padaku sebentar. Panjangkanlah umurnya agar dia bisa beribadah padamu lebih lama.
Aku yakin segala sesuatu ada jalan keluarnya, seberat apapun penyakit ada obatnya. Dan cobaan adalah bagian dari kasih sayng Allah. Obat buat leukimia Kak Isya bukannya belum ditemukan, sudah ada obatnya yaitu Yassin, doa, dzkir. Tolong sodara2 ku sesama muslim. Bantu saya…bantu saya buat mengobati kakakq tercinta. Sukron. Wass.
Fullan


Cerita Sejenis:
Sudah 6 sahabat yang menanggapi
Insya Allah Fullan, saya selalu mendoakan semoga semua sahabat Rumah Kanker dirahmati Allah, dimudahkan ikhtiarnya mendapatkan kesembuhan, diberi keikhlasan, kesabaran, takdir yang baik, dan khusnul khatimah. Amin…
Hiii Fullan, insya Allah kami turut mendo’akan.
Boleh saya berpendapat? Jika salah lebih dulu saya minta maaf.
Selain pasrah, kita bisa belajar dari banyak kisah sukses melawan kanker dari banyak penderita yang stadium lanjut/tak tertolong (menurut medis) tetapi masih bertahan hidup dan bahkan kehidupan mereka (insya Allah) dalam derajat yang lebih tinggi.
Menanggapi soal do’a dan dzikir, semua do’a adalah permohonan. Dan saya yakin Fulan jauh lebih tau dari saya. Namun, kadang kita bertanya, kenapa do’a kita tidak dikabulkan? atau belum dikabulkan? Banyak faktor yang mempengaruhinya.
Selanjutnya, tentang Q.S Yasin.Banyak pendapat memang mengatakan bahwa itu salah satu surat yang istimewa. Ini sharing sedikit, bahwa saya mengikuti terapi penyembuhan Al Qur’an, dan pembimbing saya tidak menyarankan untuk mengandalkan satu surat saja dalam Al Qur’an, karena konstruksi tubuh seseorang berbeda dengan yang lainnya.
Sebenarnya tidak terlalu rumit, cobalah sekarang membaca dulu dari juz 1-30.Semampunya, tapi coba cari waktu yang konsisten. Misal setiap jam 7 pagi bertadarus atau kapan saja waktu yang nyaman dan benar-benar bisa konsentrasi. Dalam menyelesaikan setiap juz, coba untuk direnungkan, apa yang terjadi….nah dari 30 juz itu, insya Allah akan ada satu jus yang istimewa (setiap org berbeda). Setelah menemukannya, Juz yang istimewa itu insya Allah akan bermanfaat untuk menolong kita dalam penyembuhan penyakit (fisik/psikis)
Jika ingin informasi lebih banyak, nanti bisa saya hubungkan ke pembimbing saya….
assalamua’laikum fulan
apa yang fulan rasakan sama seperti yang saya rasakan, bahkan lebih karena yang menderita kanker adalah umiku yang paling kusayang..sudah 2 tahun ini dia didiagnosis kanker usus besar..tahun kemaren sebenarnya dia harus operasi tapi saat itu beliau dan keluarga belum siap..nah tahun ini beliau rencananya akan dioperasi tetapi kondisinya tidak memungkinkan lagi karena sudah stadium lanjut..rasanya tak mungkin menyesali yang lalu..kini kami sekeluarga pasrah & ikhlas..ketakutan yang saya rasakan lebih dari ketakutan yang fulan rasakan..rasanya saya yang tidak punya semangat hidup..perlu diketahui saya jauh dari umi..karena harus bekerja diluar kota..terkadang ingin mengambil keputusan berhenti kerja..tapi situasi belum memungkinkan..doa-doa yang fulan panjatkan untuk sahabat fulan adalah doa saya untuk umi…selama ini kami sekeluarga mengobatinya melalui konsumsi obat herbal & pengobatan alternatif..namun belum ada peningkatan lebih lanjut untuk kondisi umi..saya sebagai anak tertua seperti kehilangan semangat hidup..saya takut kehilangan umi..saya takut menjadi tidak sabar & ikhlas lagi,..yang saya butuhkan adalah informasi berobat non medis namun syari..karena secara medis umi belum bisa dilakukan apapun terhadapnya dulu…dan yang saya butuhkan pula adalah temen buat curhat atas penyakit kanker umi…mohon doanya agar saya sabar..oia ini email saya mar_yhana@yahoo.co.id..saya tunggu email yang mau berbagi cerita
dear yana,
saya boleh menanggapi ya?
kalau rasa takut kehilangan umi itu muncul, ingatlah bahwa umur seseorang itu telah ditentukan Allah sejak sebelum ia lahir. kalau memang umi belum waktunya dipanggil, maka beliau pasti akan sembuh, insya Allah. Bacalah cerita tentang mukjizat Allah ini dan komentar ewith bahar di bawahnya, semoga bisa membangkitkan semangat yana lagi.
tetapi yana, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Semua penyakit ada obatnya, kecuali maut.” maka jika saatnya maut telah tiba, tidak akan ada satu obat pun yang dapat mencegahnya. kewajiban kita adalah berikhtiar semaksimal mungkin, dan kita mendapat pahala karenanya. jika sembuh alhamdulillah, dan jika tidak berhasil tak ada penyesalan karena upaya terbaik telah dilakukan.
semua yang sudah terjadi termasuk dalam garis takdir Allah, tak ada yang perlu disesali. semoga umi dan yana senantiasa dirahmati Allah dengan kesabaran, keikhlasan, dan khusnul khatimah, amin. jangan takut lagi, ya..?
Untuk Yana
Allah bersama hamba2 nya yang berserah diri . Terkadang kita menyikapi setiap kejadian dengan logika, untuk kali ini, mari gunakan keimananan dan keyakinan bahwa ujian / cobaan itu akan segera usai. Ikhtiar , Ibadah dan DO’A yang tulus semoga menjadi Washilah / Sebab datangnya pertolongan Allah SWT. Bersedekah lah dengan cara yang terbaik, Insya Allah Jawaban akan segera kita dapatkan dari Sang Pencipta alam jagad raya ini , Allah SWT.
Assalammu’alaikum Fulla,
Tanpa diminta pun kami selaku uamt muslim wajib saling mendoakan kaum muslimin&muslimat juga kaum mukminin&muminat. Tapi seandainya Fullan beritahu aja nama panjang Kak Isya pasti doa yang kami panjatkan akan lebih khusus. Ibarat mengirim surat jika alamatnya lengkap akan segera sampai.
Siapa tau pada saat acara pengajian rutin dirumah kami, dapat kami teruskan doa khusus utk kesembuhan Kak Isya.
Salam utk Kak Isya agar selalu optimis dalam hidup dan berpikir positif kepada Allah,SWT.
Apapun yang diberikan Allah itu pastilah yang terbaik utk umatNya.
Bagi pembaca dan komentator marilah kita sama-sama baca surat Al-Fatihah,untuk saudara kita Kak Isya khususnya dan penderita kanker lainnya agar selalu diberikan jln yang terbaik utk kesembuhan dirinya….amiiiin…., AL-fatihah…..
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)