Dear Mbak Titah dan teman-teman…
Salam kenal… Mo numpang curhat ya…
Nama saya Lili, Umur sy 24 thn, blm married. Februari 2007, dari hasil USG diketahui di ovarium sblh kanan saya terdapat kista berukuran 15×12 cm. Saya tidak merasakan nyeri dan gangguan apa-apa karena kista ini, karena siklus menstruasi lancar dan nyeri saat menstruasi selalu normal dan ga pernah ada gangguan.
Awalnya, saya ketauan ada kista wkt saya ga sengaja ke dokter umum, karena sakit flu. Wkt pemeriksaan, dokter curiga ada benjolan aneh di perut saya, lalu menyarankan saya USG. Ternyata benar dari hasil USG, tdpt kista multiple di ovarium kanan saya, 1 kista besar, tp di dalamnya terdapat beberapa kista lainnya yg lebih kecil. Saya konsultasi ke beberapa dokter, tp semua dokter menyarankan saya untuk menjalani laparotomi (operasi besar untuk mengangkat kista dan ovarium kanan), krn ukuran kistanya sudah terlalu besar dan keadaan ovariumnya sudah tidak baik, tidak mungkin berfungsi lg, jd ga mgkn dgn laparoskopi.
Wkt itu dokter bilang, “Kamu ga perlu takut n khawatir..kan masih ada yg sebelah lg, masih bisa pny anak koq..” April 2007 kista tsb mjd 17×12 cm, kemudian saya dioperasi kista dan akhirnya ovarium sblh kanan saya dibuang.
Setelah operasi saya sudah menjalani check up rutin USG 4X, Mei 2007, Juni 2007, September 2007, terakhir 8 Oktober 2008. Dari semua hasil USG, sampai trakhir, ovarium kiri saya baik dan tidak ada kista lg.
Tanggapan org2 sekitar saya ttg yg saya alami, bnyk yg blg, “Kasian ya masih muda, belum married, tapi harus ngalamin ky gn.. Mending kalo udah married n pny anak ya..” (Hehe..so sad ya..) Tp saya pikir.. ah udah lha.. emg gn kehendak Yg Di Atas.. gpp.. udah jalannya.. Moga2 ke depannya ga akan ada masalah lha.. Tuhan jg ga akan tutup mata koq..
Awalnya saya masih percaya diri sama keadaan saya, karena buat saya.. ya ovarium kiri kan masih ada n masih baik sampai skr, brarti masih bs pny anak jg.. Masih untung Tuhan msh sisain 1 n masih dijagain ampe skr, brarti Tuhan masih sayang. Sampe bbrp hari lalu, mamanya teman dekat saya melarang anaknya untuk berhubungan lbh serius dgn saya karena tau keadaan saya. Beliau tau saya masih ada kemungkinan untuk pny anak dgn sebelah ovarium saya, tapi mgkn beliau ga mau ambil risiko klo anaknya sama saya tkt nanti saya sulit pny anak atau tkt kalo2 ovarium saya yg sebelah lg ke dpnnya bermasalah lg. Ini membuat saya jg sgt down n kehilangan rasa percaya diri.
Saya skr masih bingung, ga tau harus gmn.. Saya skr banyak2 cari info n konsultasi, supaya saya bnr2 tau keadaan diri saya. Saya mulai khawatir dgn masa depan saya.. Saya takut org menolak saya lg n ga bisa terima saya apa adanya. Saya pgn berjuang n pgn buktiin klo saya bukan org yg cacat secara keseluruhan n infertil, saya masih bisa pny anak dgn sebelah ovarium saya n doa krn anak jg urusan Tuhan yg ngatur. (Salahkah??)
Saya pgn berdiri lg, tegar lg, n percaya diri lg, kalo masih ada masa depan yg jelas buat saya. Mba n teman2 tolong kasih saya support n informasi ttg problem saya ya…
Thanks a lot… Seneng bisa share..
Best Regards,
Lili


Cerita Sejenis:
Sudah 58 sahabat yang menanggapi
Dear Lili….
Keinginanmu untuk berdiri lg, tegar lg, n percaya diri lg adalah sebuah POIN yang sangat bagus untuk bisa melangkah lebih jauh dari sekedar keinginan itu sendiri. Kamu pasti BISA
Orang lain adalah orang di LUAR diri kita. Mereka boleh menilai apa saja tentang diri kita, baik yang positif ataupun yang negatif. Ini seleksi alam. Banyak orang-orang yang tetap menyayangi kita dalam kondisi apapun (contohnya : suami saya tetap tidak berkeinginan menduakan saya meskipun ada banyak kekurangan saya secara fisik). So….baca di rumahkanker.com (Pengantin Baru Seumur Hidup, banyak lagi cerita tragis yang justru memberikan pelajaran “Sahabat sejati kita temukan pada saat kondisi kita MINUS”. Kalo’ kita lagi banyak duit, hura-hura…akan sangat gampang mendapatkan teman, tetapi kalo’ kita lagi tak berdaya….siapa teman kita yang datang? Nah yang datang itulah yang namanya TEMAN.
Soal lahir, hidup, jodoh dan mati itu HAK TUHAN. Berserah diri dan memohon padaNya, insya Allah kita akan diberikan yang terbaik. Pendapat saya (jika salah minta maaf), buat apa kita memaksakan diri agar orang menerima kita. Cukup jelaskan alasan yang masuk akal, selebihnya hak orang yang bersangkutan untuk terima kita atau tidak. Apapun yang diawali dengan keterpaksaan akan tidak baik di akhirnya. Lili pengen menikah sekali saja seumur hidup kan? Jangan berdiri dengan ketakutan diri sendiri. Takutlah pada Tuhan. Bukan pada calon pasangan hidup kita atau orang lain yang di sekitar kita. Tolong dipertimbangkan pendapat saya.
Sakit hati, marah, merasa dilecehkan….dengan berjalannya waktu akan berlalu. Maafkan diri sendiri & maafkan orang lain, insya Allah hidup ini akan lebih indah, jadi…Tidak ada alasan untuk terpuruk dan frustasi. Oke?? Do’a kami untukmu…
Lili sayang,
Wajar kamu khawatir dengan perubahan sikap mamanya teman dekatmu. Tinggal sekarang bagaimana sikap temanmu, aku berharap dia dapat memberikan pengertian pada mamanya untuk tetap menerima kamu apa adanya; kalau perlu kamu ikut bicara langsung dengan mamanya.
Tetapi seperti kata Ani, tidak ada gunanya kita memaksakan diri agar orang menerima kita. Kitalah yang harus menerima diri kita, menyayangi diri kita, menghormati diri kita, dan menjaga harga diri kita. Kalaupun –ekstrimnya– dengan teman yang sekarang kamu terpaksa akhirnya jalan sendiri-sendiri, pasti akan ada orang lain yang menemukan mutiara dalam diri Lili, menyayangi dan menghargai Lili secara tulus.
Kamu benar, dengan satu ovarium kamu masih bisa punya anak. So, jangan khawatirkan soal anak dan jangan merasa cacat. Lagian, walaupun seseorang punya dua ovarium yang sehat, belum tentu dia ditakdirkan punya anak lho.
Yang penting jangan pernah menyesali apa yang telah terjadi, karena masa lalu telah lewat dan tak mungkin kembali lagi. Jangan juga merisaukan masa depan, karena kita tak pernah tau apa yang akan terjadi esok. Lebih baik nikmatilah hari ini, dan lakukan hal terbaik yang dapat kamu lakukan. Okay?
Asswrwb Lili sayang……
Saya juga seperti kamu…Tahun 2004 Ovarium saya yang kiri sudah diambil karena ada kistanya yg lumayan besar….
Waktu itu ketahuannya pas operasi usus buntu dan saya sama sekali tidak tahu kalau ada kista…
Setelah operasi, barulah dokter tersebut memberitahu kalau ovarium kiri sudah diangkat …
Saya sangat depresi waktu itu…apalagi kata Dokter saya harus segera menikah…karena indung telur saya tinggal 1…
1. saya sempat pesimis apakah nanti Calon Suami saya bisa menerima keadaan saya??
saya sempat bingung & putus asa karena waktu itu saya sama sekali belum punya Calon
2. Kemudian apakah nanti saya bisa hamil dgn keadaan seperti ini?
Tapi saya percaya Alloh Maha Segala-galanya…setiap malam saya lakukan sholat tahajud dan sholat hajat…
Insya Alloh , Alloh SWT memudahkan segala urusan saya…Alhamdulillah di Tahun 2006 saya menemukan orang yg baik dan soleh yang bisa menerima saya apa adanya ….Alhamdulillah Lili…rasanya saya mau menangis ketika ia mengutarakan keinginannya utk melamar saya..kami tidak pacaran..hanya proses selama 3 bulan saja kemudian menikah …
Sewaktu menikah, saya sempat khawatir apakah saya bisa hamil /tidak …
Alhamdulillah Lili sayang….
Alloh Maha Besar & Maha Baik memberikan saya rezeki kehamilan …2 bulan setelah menikah saya sempat kosong, kemudian hamil…
Saya sangat bersyukur sekali ….walaupun akhirnya kandungan saya hanya bertahan 2 bulan …Saya keguguran….
Tapi itu membuktikan bahwa Saya Bisa Hamil
dan Kita tak perlu takut dgn keadaan kita yg seperti ini…
Kamu tahu kan artis Shahnaz Haque??Dia juga ovariumnya 1 …dan alhamdulillah anaknya bisa 3…
So Don’t Worry Be Happy…
Tetap Optimis & Terus Berdoa
Saran saya lebih baik kamu cepat MENIKAH…
Kalau kamu muslim bisa ditambah Sholat Hajat
Tetap Optimis ya
(mungkin nnti kita bisa tukeran email)
Lili sayang,
Menanggapi perubahan sikap Mama Teman Dekat kamu yg berubah Kamu tak usah khawatir …
Mungkin dia bukan jodoh kamu …
Insya ALloh kalau memang sudah jodohnya maka dia dan keluarganya akan menerima kamu apa adanya
percayalah Alloh selalu memberikan yang terbaik
dearest lili….
Ass… aku cuma bisa kasih kamu semangat dan doa agar ALLOH memberikan yang terbaik, qta harus ikhlas dan bersyukur dalm menghadapi setiap cobaan karena semua yang ada pada diri kita hanya titipan yang sewaktu waktu bisa diambil. jika memang dia bukan jodoh kamu maka km harus yakin kalo masih banyak nikmat yang akan Alloh berikan kepada qta salah satunya adalah jodoh yang lebih baik, maka kita harus ikhtiar dan berdoa. coba km pahami surat Ar Rahmaan (Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?)Alloh tidak akan memberikan cobaan kepada hambaNya melampaui kemampuan hambaNya.
mudah mudahan kamu bisa lebih optimis dalam menghadapi masalah kamu ini..
Semangat…… Cayooo….
Lili yang baik..
aku jg punya pengalaman.. saat ini, calon istriku bilang bahwa beliau kena kista ovarii sebelah kiri, ditambah kista uteri.. saat ini sedang terapi..(mohon doanya ya..).. saya sangat sayang sama dia. saya nda peduli apa yang terjadi nanti..
saya selalu ingin bersamanya.. dan tetap memintanya untuk menjadi bagian diri ini.. aneh memang.. saya juga kadang berfikir begitu..tapi hati ini nda bisa dibohongi. bahwa saya tetap sayang dia apapun adanya.. semakin sayang malah.. aneh ya.. tapi.. begitulah, saya juga nda mengerti..
Dear lili, saya cuma mau beri komentar sedikit, saya operasi kista pada saat hamil 4 bulan, indung telur saya diangkat sebelah, tapi saya kemudian hamil lagi padahal saya program kb, jadi jangan takut tidak hamil karena kista, tapi yang jelas menurut dokter yang menangani saya bahwa kista itu sebaiknya dibuang agar tidak mempenagruhi kepada kesuburan dan saking suburnya saya dan takut banyak hamil, setelah anak ketiga saya steril, ok, jadi tetap tegar dan serahkan semua permasalahan pada yang diatas, thx
Dearest Lili;
Ibu cuma mau sedikit memberi nasihat; kamu beruntung cepat diketahui penyakitmu dan langsung diambil tindakan.
Kamu tidak boleh takut karena diambil satu indung telurmu…….percayalah Tuhan pasti punya rencana yg indah buat kamu.
Saat ini pengobatan di negara kita juga dokter2 nya sudah sangat canggih.
Ibu akan berdoa untukmu agar semua baik2 dan percayalah TUHAN pasti akan selalu mendengar doa2 mu………serahkanlah semua kekuatiranmu padaNYA.
GOD BLESS YOU….
assalamu’alaikum…….
Menitik air mataku membaca curhatanmu, serta masukan dari teman2. (baru kali ini nemu web ini).
Allah maha pengasih dan penyayang kok dek. Saya juga pernah mengalami kejadian seperti adek.
5 September 2006, siang2 saya merasakan sakit perut, lama2 semakin menjadi2. Saya pikir cuma magh, karena memang saat itu saya sedang puasa. Menjelang sholat asar, saya nggak kuat lagi, akhirnya tumbang saat mau ke kamar mandi. Dengan dibantuin pembantu di rumah, saya masuk kamar, dikeriki, diberi makan, dikiranya masuk angin. Sampai maghrib sakitnya nggak reda juga, malah pindah2, di tiga bagian perut. atas, kanan bawah dan tengah bawah.
Karena kami tinggal di desa, bapak saya manggil bidan, sementara itu tetangga yang dukun bayi masuk, pegang perut saya, dia komentar gini “maaf ni ya, kalo orang sudah berumah tangga, kok sepertinya sudah hamil 3 bulan”. Ku cuma bisa senyum, meski hati deg2an, apalagi ibuku, apa kata dunia kalau aku sampai hamil?
Bidan datang, diperiksanya aku, diraba perut kanan, katanya usus buntu, yang atas magh, trus yang tengah apa ya? Beliau juga sempat bilang “kalau cirinya sih seperti hamil diluar kandungan”. Dunia langsung terasa gelap, dengan memohon petunjuk Allah, saya katakan “ya kalau Memang Allah menghendaki saya hamil, ya gimana lagi, yang jelas saya belum pernah berhubungan sama laki2″
Sampai rumah sakit, melihat saya sangat kesakitan, dokter langsung menyuruh operasi saat itu juga. Tanpa USG dan tes laen, karena yakin itu usus buntu (saya nggak sempat bilang kalau perut tengah juga sakit). Saat operasi berlangsung, tiba2 ada darah yang muncrat ke wajah dokternya. Sempat terjadi kepanikan juga. Darah apa ini? dokter dan perawat curiga hamil, kakak saya yang kebetulan ikut masuk ke ruang operasi minta di tes dulu, ternyata negatif, ya udah dibersihin aja sekalian.
Satu minggu kemudian baru keluar hasil lab, dan ternyata darah yang muncrat kista. Dua minggu kemudian saya baru dikasih tau kalau ovarium saya dipotong satu. Takuttt banget nggak bisa punya anak.
Alhamdulillah dua bulan kemudian ada yang melamarku, kami nggak pacaran. Ibuku menceritakan kondisiku dan beliau bisa menerima. Beliau minta langsung nikah aja, tapi karena baru dua bulan operasi, ibu minta ditunda dulu. 3 bulan kemudian kami menikah, sempat haid satu kali, dan kemudian hamil.
Alhamdulillah sekarang kami sudah punya seorang putra, 11 bulan yang sedang lucu-lucunya.
Tetap tabah ya dek. Allah pasti akan memberikan jalan buat hambanya yang beriman.
wah yang tabah ya, saya juga baru saja kemarin usg ke dokter kebidanan dan kandungan dan ketahuan kalo ternyata ada kista dekat rahim kiri saya sebanyak 3 buah. sy single dan bekerja dalam penanganan bencana, jadi kalau sakit dan nyeri2 sedikit cuek sj, paling juga maag, pikirnya begitu. eh, ternyata kista tho. kata dokter suruh control saja, 3 bulan balik lagi. takut juga seh, sempat nangis sendiri di rumah sakit, mana baru pulang kerja, capek dan gak ada yang menemani. tadinya sempat mikir jangan2 hamil lagi, walau terkesan ekstrem saya dan tunangan sempat berhubungan seh, namanya juga lagi hot2nya. sekarang saya justru sendiri, pengen kasi tau keluarga, tapi takut mereka kuatir. yach berdoa saja sama Yang Kuasa, mudah2an 3 bulan kedepan akan hilang sendiri. amiin
Hiii Yuni, kenapa tidak terbuka dengan keluarga? Siapa tahu mereka punya solusi terbaik. So…tetap dipantau ke dokter ya & mulai sekarang saya sarankan untuk menjaga pola hidup sehat, termasuk mengurangi stress, olah raga dan hindari makanan berlemak tinggi. Ok….salut dengan afirmasi dirimu…mudah-mudahan akan hilang beneran ya!
Yuni, memang kista sering bisa hilang sendiri. So, tunggu aja 3 bulan terus periksa lagi ya. Jangan takut n stres, malah enggak baik lho buat perkembangan kesehatanmu
Hi,Lili…Aku nangis membaca ceritamu..aku jg punya kisah yg sama kayak km.pertengahan bulan Sept’08 aku periksakan diri ke dokter internist krn sdh 1 bln terakhir pinggang atas kananku sakit bgt ampe ke perut atas kanan..takutnya ada batu ginjal or batu empedu..terus disuruh USG perut dan rahim krn mau lihat saluran kemih jg..ternyata hasil USG perut normal dan saluran kemih jg normal,tp ternyata di ovarium kananku ada kista yg kata dokter radiologinya sdh besar ukurannya hampir 8cmx8cm..di ovarium kiri gak ada katanya…aku shock bgt dan takut berbahayakah itu..padahal selama ini kalo haid tdk ada keluhan sama sekali,teratur 1 bln sekali 3 – 5 hari lama haidnya..nyeri haid tdk begitu sakit hanya di hari pertama aja..makanya kaget kok bisa udah sebesar itu ketahuannya..akhirnya oleh dokter internist aku dirujuk ke dokter kandungan,kesimpulan dokter internistnya ttg rasa sakit di pinggang atas kananku adalah otot tegang,krn setelah di rontgen tulang belakang hasilnya normal hanya ada sedikit ketegangan otot.pas konsul ke dokter kandungan,aku pikir bisa diterapi obat2an dulu siapa tau mengecil,tp ternyata kalo kista ovarium diatas 5cm jalannya hanya diangkat melalui operasi besar laparatomi..aku sdh ke 2 dokter kandungan..krn aku gak mau kista itu jd berbahaya utk tubuhku dan semakin membesar,ditambah badanku selama 2 minggu setelah USG tsb mulai gak enak bgt..maka 30 Okt’08 lalu aku menjalani operasi tsb,angkat kista beserta ovarium kananku..krn dr hasil USG,ovarium kananku sdh tdk sehat lg krn dicover oleh kista yg besar itu..sedih bgt rasanya..aku benar2 tau bgmn perasaan km,Li..skrg aku sedang pemulihan sambil menunggu hasil PA dr kistaku itu minggu dpn..semoga Allah SWT memperkenankan hasilnya normal2 saja tdk berbahaya..Amin..aku blum menikah,tdk punya pacar dan umurku hampir 28th…namun kita harus percaya Allah SWT telah mengatur semuanya dgn sempurna dan jika kita sabar dan tabah hadapi cobaanNya,Insya Allah,akan ada kado besar terindah menanti kita di dpn sana..tetap semangat dan tawakkal ya,de Lili…
Dear Lili,
Halo, selamat siang, kebetulan nama saya juga Lily, walau hanya berbeda y dan i saja hehe
Saya juga mengalami hal yang sama dengan anda, umur saya 30 thn jg blm menikah. Saya malah baru saja dioperasi,bulan mei 2008 lalu dengan diangkat ovari yang sebelah kiri karena kista nya udah terlampau besar uk 24x17x brapa gt saya ga gt inget.
Dokter dan tim operasi malah mengatakan bahwa saya ada kankernya, tapi semuanya dengan iman dan doa Puji Tuhan tidak ada apapun.
Hasil tes di dokter ahli di kota saya dan di singapore menunjukkan hasilnya bagus, walau sempat ada ketakutan dan bahkan sampai sekarang saya kadang masih ada sedikit rasa takut, cemas khawatir campur aduk tapi kita harus berjuang, bersemangat, penuhi dirimu dengan hal yang positif, tetap ceria dan percaya; masa depan sungguh ada.
Sampai saat ini , saya percaya, dokter dan tim boleh mengatakan apa saja, tapi saya percaya Tuhan sanggup menyembuhkan,tiada yg mustahil, perbanyak doa saja ,Lili.
Tuhan Memberkati
Dear Lili ….
Kita punya story yang mendekati sama. Ovarium kiri saya diangkat karena tumor, beratnya 1,5 kg ( hehe..sekarang perut saya jadi six pack ). Setelah diperiksa ke Lab, ternyata jenis tumornya ganas, jadi digolongkan ke kanker. Apesnya lagi, pada saat operasi ada kebocoran pada tumor, walaupun telah dibersihkan tapi yang namanya cairan pasti ada yang sudah jalan-jalan melanglang buana di dalam tubuh apalagi ternyata jenisnya ganas. Dokter menyarankan untuk chemo. Saya sempat mencari-cari informasi tentang chemo, akhirnya saya mengambil keputusan ” saya tidak akan chemo!”. Bukan bermaksud melawan anjuran dokter, hanya saja yang ada dalam pikiran saya waktu itu adalah mental saya belum siap dengan efek yang akan saya dapatkan jika saya chemo. Sebagai perempuan saya diciptakan Tuhan sempurna…lengkap adanya dan dalam perjalanan hidup saya, saya membuat keputusan yang akhirnya membuat saya menjadi tidak sempurna ( pendapat saya waktu itu lho ). Saya ingin menebus rasa bersalah itu dengan tidak akan menyakiti tubuh saya.
Akhirnya tiap akhir pekan saya therapy dan tiap hari mengkonsumsi obat alternatif.
Setelah 6 bulan berjuang bersama ( saya, keluarga, pacar, sahabat ), saya mencoba untuk periksa ulang ke Laboratorium. Puji Tuhan, hasil Penanda Darah serta USG normal! Mujizat luar biasa yang saya rasakan.
Lili sayang …
Saya juga sempat merasakan kebimbangan hubungan dengan pacar, walaupun dia mau menerima kondisi saya tetapi bagaimana dengan keluarganya?
Prinsip saya, jika ada satu orang saja dari keluarganya yang tidak berkenan atas kondisi saya….saya akan mundur. Saya masih diberi kesempatan hidup oleh Tuhan dan saya tidak mau menyia-nyiakan hidup saya untuk memikirkan hal seperti itu. Banyak hal lebih penting lainnya yang dapat saya lakukan. Niat saya menjalin hubungan adalah baik, dan itu tulus adanya.
Puji Tuhan, keluarganya dapat menerima saya apa adanya dan hubungan kami berdua berjalan dengan baik sampai sekarang. Bagaimana dengan pernikahan? akankah saya menikah dengan dia??
Tuhan punya rencana atas hidup kita….dan semua adalah baik adanya…apapun itu bentuknya.
Lili …
yang ingin saya katakan ( seperti yang dikatakan seorang teman kepada saya ), bukan semata-mata mencari obat untuk lekas pulih…tetapi bagaimana kita bisa menerima dengan ikhlas kondisi kita, itu adalah obat yang mujarab. Dengan bisa menerima kondisi kita sendiri maka kebahagiaan kita tidak akan bergantung pada pasangan hidup, pernikahan, keturunan, dll.
Coba Lili perhatikan….banyak orang-orang disekitar Lili ( orang tua, keluarga, sahabat, teman ) yang begitu tulus menyayangi Lili. Lili sungguh berarti bagi mereka.
Dan yang terpenting….segala sesuatu adalah indah pada saatnya. Yakin deh!!!
Tetap semangat ya Li !!!
Dearest Lily,
saya mau sharing sedikit ya dengan kamu, 3 tahun yang lalu pacar saya (sekarang sih udah jadi istri. )
Pertama kali, dulu kejadiannya karna istri saya mengalami mens yang abnormal, sebulan bisa dua kali dan waktu nya lebih lama, kemudian dia periksa dengan ginekolog di bandung, yang katanya ada kista dan harus diangkat segera, dan diangkatlah tanpa ada acara ba bi bu lagi.. plus pas diangkat, ada tambahan juga usus buntu yang harus dangkat.
kemudian hasil saya tunggu 3 hari sampai 1 minggu tidak keluar.. mulai kawatir lah saya, dan akhirnya keluar itu hasil dan dibawa ke dokter ginekolog itu, saya sudah duga sepertinya ada yang aneh, dan bener ada kanker…
sedih rasanya hati saya mendengar jawaban itu, apalagi istri saya saat itu? dan lebih kagetnya lagi dokter itu seolah cuci tangan dan bilang tidak ada apa-apa.
kemudian dengan perjuangan sana-sini, kita semua mencari jawaban dan internist yang bisa membantu, akhirnya didapat jawaban istri saya harus kemoterapi.
pada awalnya istri saya menolak katanya buat apa kemo kalau hanya untuk mati? lah kemudian saya jawab, MEMANG KAMU BISA TELPON TUHAN?
dia marah dan nangis sejadi-jadinya.
udah ovarium diangkat, divonis kanker, harus kemo, sakit, dll.
akhirnya istri saya mau dikemo, dia pilih hari kemonya setiap Jumat biar saya bisa cuti dan temenin saat dia kemo. (Saya di jakarta dan dia di Bandung).
setiap habis kemo, seninnya langsung tusuk jarum untuk membantu mengurangi rasa mual dan membantu peredaran obat. dan hasilnya memang terbukti.. dia bisa tidak mual dan mau makan.. tapi kalau urusan rambut mah pasti rontok.
Kemo demi kemo dijalani, sampai kemo ketiga dan setelah periksa darah, ternyata hasil nya tidak memuaskan, dimana kadar CA masih tinggi, dan dokter yang menangani istri saya (saya berikan applaus buat beliau) walau sudah tua, dia tidak segan untuk komunikasi dengan koleganya baik dalam maupun luar negeri. Beliau menyarankan untuk operasi pembersihan sekali lagi, baru kemudian dilakukan tindakan berikutnya.
Maka kembali dia menghubungi dokter ginekolog yang pertama membedah istri untuk bekerja sama dengan dokter bedah onkologi, namun jawabnya sungguh membuat dia marah karna si dokter itu tidak mau bekerja sama karna merasa sudah bukan tanggung jawabnya lagi.
Hancur lagi istri saya? TIDAK! dia tidak pernah patah semangat dan tidak pernah menangis lagi.
dan ini membuat kita jadi semangat lagi..
maka kita cari dokter yang mau membantu, dan didapat pilihan di Singapore, China, Belanda, Thailand.
Akhirnya kita pilih Belanda karna di sana ada kerabat istri serta dokternya juga banyak komunikasi dengan koleganya disana.
berangkatlah dia ke BElanda, dengan semua harapan sekaligus perpisahan (GILA ya kedengerannya.
memang bener karna disana sudah didampingi rohaniwan dari mulai datang hingga selesai perawatan.
Tiba hari H dia dioperasi, saya menunggu di JAkarta dengan doa selama operasi berlangsung.
dengan dua hasil yang bertolak belakang, yakni ovarium kedua harus kembali diangkat dan hasilnya cukup memuaskan karna bersih.
Tapi dokter disana dan tim kembali melakukan uji klinis terhadap hasil tersebut, dokter Blanda menyatakan sangat menyesal dia harus membuang ovarium kedua, dan ternyata istri saya juga mengidap TB Perut dan ini memang gejalanya mirip dengan Kanker namun kejadian ini jarang terjadi.
Yang saya sesalkan kenapa dokter ginekolog pertama tidak melakukan penelitian lengkap? menganggap enteng dengan hanya melakukan cek darah saja.
tapi ya sudah, mau diapain lagi? mau marah ama tuh dokter? tidak akan kembali lagi kan?
istri kembali ke jakarta dengan tegar dan dia menerima semua takdir ini dengan ikhlas.
kemudian beberapa bulan setelah itu, dia mengajak ngomong serius tentang hubungan kita saat itu, dia meminta kita putus saja, dengan syarat dia mau melihat calon pacar/istri saya terlebih dahulu.. saya bilang buat apa? iya buat saya…LOH KENAPA? dia bilang saya pasti pingin punya anak, sementara dia adalah orang cacat? mana pantes hidup dengan saya, bagaimana dengan keluarga saya?
saya jawab demikian…..
dalam hubungan pernikahan, anak itu bukan segalanya.. yang kita cari apa dalam pernikahan? dan apa tujuan kita menikah? tujuan kita hidup adalah membahagiakan orang lain dan hidup kita berguna untuk orang lain..
dan untungnya keluarga saya terutama mama saya, malah nanya, kapan mau merit dan nasehatin saya..saya bilang ke mama saya dan istri memang dari dulu, saya tidak pernah memikirkan anak dalam hidup perkawinan.. anak adalah bagian dari rencana Tuhan yang tidak bisa ditanya apa maksud dan tujuannya..
karna pasti Tuhan punya rencana yang begitu indah untuk kita…
Untuk Lily, jangan kawatir ya, Tuhan pasti punya rencana indah buat kamu….
untuk istri saya, Meli… I love you..
untuk keluarga saya terutama mama, I love you mom…
notes : istri saya sekarang masih kontrol dengan dokter di jakarta, dan hasilnya masih terus dipantau namun sudah ke periode 1 tahunan. semoga hasilnya terus menggembirakan..
Hi all,
Terima kasih atas support yang luar biasa dan tulus kepada Lili. Semoga Lili bisa segera tersenyum bahagia lagi, ya
Haiiii Puriiiiiiiiiii…….
Aku sampai menangis membaca kisahmu dan Meli. Sungguh KEKUATAN CINTA MENGALAHKAN SEGALANYA.Itu juga aku dapat dari lelaki setiaku IWAN dan buah cinta kami AWAN. Salam buat Mama & Meli tercinta ya….
So buat Lili….
Hidup ini indah…..tetaplah bersyukur karena pasti ada hikmah yang akan kita dapat.Amin
Sorry maksudku Eds…..bukan Puri. Buat Puri jua, prinsip hidupmu luar biasa….SaluuuuuuT
Dear lili….
Salam kenal semua..saya echa,ya…saya ikut bergbung dsni juga ingin bercerita sedikit,cukup tragis ya cerita orang yg pny kista,lebih tragis lagi kepada orang yang belum menikah?tapi harus gimana lagi?sudah jalan hidup begini,!mba lili yang tabah ya?kita pnya kisah yg gak jauh berbeda koq,saya juga pernah punya kista d ovarium sebelah kiri,dan udah d angkat,pastinya yg d takut kan kalau menikah tidak punya anak?begtu kan?saya juga begitu mba,saya punya pacar yang sangat sayank sama saya tp it sepertinya dulu,sekarang sudah berubah setelah dy mengethui ovarium saya telah lenyap,kami sebenarnya sudah ad rencana untuk menikah!tp blum yg seriuz amat sech..hny janji berdua,mungkin karna dy mengira saya tdk bs mmbrikanx keturunan sekarng dy udah menghindar dari saya,tapi saya maklun koq,dngan kondsi yg tdk memadai sepertinya keadaan bersamany jvga tdk memadai buat saya,kita hadapi sama” ya?mba gk sendiri koq…semangat..
Chaayyooo…chayyooo…
hai lili saya sangat terharu dengan cerita kamu, krn hampir sama d apa yang aku alami tepatnya tadi sore aku check up ke dokter kandungan untuk periksa kandungan karena udh satu athun aku nikah tp belum di kasih momongan sama Alloh tp ternyata aku di vonis kista sma dokter dan katanya jalan satu – satunya hars operasi, sedih banget…nangis tentunya aplgi bca tentang cerita kamu pasti dan takut bngt nanti kalau susah dpt keturunan apalgi sama suamiku yang sangat aku sayangi.sampai saat ini belum tau apa yang akan aku lakukan karena sampai saat ini masih bingung dan syok berat tapi aku yakin Alloh pasti punya jalan dan rencana yang indah buat kita. Walaupun kadang kita berat untuk menerimanya…percayalah Alloh pasti selalu bersama kita dan mendampingi kita.
Give On to All….specially to lili….
Yang perlu kita ingat adalah BAHWA KITA DILAHIRKAN OLEH SANG MAHA PENCIPTA DI DUNIA INI UNTUK MENJADI SESUATU YANG BERARTI BAGI DUNIA,paling tidak buat keluarga kita.
Pernah dengar cerita tentang orang yang tidak memiliki kedua kakinya tapi mampu mendaki gunung himalaya? karena dia yakin dan ingin berkarya untuk membanggakan orang tuanya yang telah melahirkannya dengan cacat di tubuhnya.
So..lili masih diberi fisik yang baik dan Tuhan tidak memberikan cobaan yang umatnya tidak sanggup menjalaninya.Dalam arti Tuhan pasti kasih yang terbaik buat lili dan Tuhan ingin lili berkarya dengan segala kondisi yang lili alami sekarang.
Jadi…banyak-banyaklah berdoa dan berpikir selalu kita sehat! Yakinkan dirimu kalo kamu bisa menjalani semua ini dengan baik.
Untuk hamba Allah yang terpilih, lili
salam kenak dariku dan aku akan bercerita tentang kisahku sendiri yang tak jauh berbeda denganmu. Waktu aku berusia 15 thn aku merasa jadi sering sakit. meriang. panas dingin, dan mudah lelah. Selain itu aku juga merasakan nyeri pada bagian perut kiri. Orang tuaku awam dengan kondisiku dan mereka memanggil tukang urut untuk mengurut perutku karena mereka pikir aku turun berok. Tukang urut pertama tak merasakan hal yang aneh pada diriku tapi karena orang tuaku merasa tak ada perubahan mereka lalu memanggil tukang urut yang kedua. Dari tukang urut kedua ini beliau merasakan seperti ada tumor di perutku dan takut untuk mengurutku. Saat mendengar itu aku shock apa mungkin aku yang saat itu masih dibilang ingusan menderita tumor. Akhirnya setelah berobat ke dokter kandungan ternyata di ovariun kiriku ada kista sebesar genggaman tangan orang dewasa dan dioperasi, diangkat ovariumnya. Jadi bisa dibayangkan aku hidup dengan 1 ovarium sejak SMP dan bayangan masa depan terus-menerus menghantuiku setiap saat. Setelah kejadian itu aku berusaha meyakinkan diriku sendiri “I am oke” sampai aku kuliah dan bekerja. Di tempat kerja Allah mempertemukan aku dengan seorang pria yang sabar yang kini menjadi suamiku. Sebelum menikah aku utarakan riwayat kesehatanku padanya dan jawaban darinya sungguh nemnbuat aku menangis “Tinta kehidupan manusia telah kering, pena telah diangkat, takdir manusia telah digariskan dan kita sebagai manusia hanya berusaha menjalaninya. Yakinlah bahwa Alloh maha tau yang terbaik untuk kita..” Akhirnya aku menutuskan untuk menerima pinangannya. Tetapi Alloh rupanya masih mengujiku sebulan sebelum menikah ternyata ada kista lagi di ovarium kananku. Aku menangis sejadi-jadinya..Ya Allah apakah aku termasuk orang yang sabar dalam menghadapi ujianMu?… Tapi suamiku tak peduli dengan keadaanku dan ia tetap ingin menjadikan aku pendamping hidupnya. Suamiku adalah pelipur lara yang Allah kirimkan untukku. Aku sungguh bersyukur menjadi istrinya. Sampai setahun lebih pernikahanku Allah belum memberikan amanahNya pada kami berdua. Kadang ejekan, sindiran, cemoohan kerap kami terima. Kami dibanding-bandingka dengan pasangan yang cepat dapat momongan. Cuma sabar yang dapat kami lakukan. Satu hal yang kami yakini bahwa Allah tidak akan memberikan ujian di luar kemampuan hambaNya. Dan mudah-mudaham Allah tengah mempersiapkan hadiah yang luar biasa nan indah untuk kami.
Jadi buat lili sayang jangan menyerah, mari kita berjuang karena Allah tidak menyukai hamba yang tidak mau berusaha untuk menjadi lebih baik. Buat saudaraku yang membaca tulisanku ini, aku mohon doa..
salam kenal…
aku juga pernah operasi kista endometriosis ukurannya hampir 11 di bulan mei 2007, tapi pada tahun 2008 ternyata kistanya balik lagi… aku kurang tahu tepatnya bulan berapa…
waktu periksa kedokter, dokter memberiku obat untuk mengahambat pertumbuhan kista dan obat agar aku tidak menstruasi dulu.. dokter bilang lihat hasilnya selama 3 bulan kalau seandainya tidak ada perubahan, aku terpaksa operasi lagi…
aku sedih membayangkannya, aku agak drop..
setelah satu bulan mengkonsumsi obat tersebut perutku di usg lagi, ternyata ukuran nya masih sama 6..
pulang kerumah aku langsung nangis lagi..
tak ada yang kurasa selain sedih, dan sedih..
tapi aku tetap pengen sembuh..
aku teringat pengobatan alternatif yang ditawarkan temenku yang pernah menderita myom, dia mereferensikan satu nama pengobat alternatif yang dia kenal, dia bilang sekarang dia sudah sembuh..
di pengobatan alternatif ini aku dikasih obat dari yang bersangkutan dan disarankan dicampur kunyit yang telah diblender ditambah sedikit air..
sekarang mungkin sudah memasuki bulang ke 4 aku mengkonsumsi obat alternatif tersebut..
aku merasa lebih baik dari yang kemaren, walaupun tabib tersebut menyarankan jika aku merasa agak baikan cobalah cek usg lagi untuk menyakinkan keberhasilan pengobatan tersebut..
tapi sampai sekarang aku belum berani untuk memeriksakan diri sebelum selesai pengobatan..
aku pun semenjak berobat ke alternatif tidak mengkonsumsi obat yang diberikan dokter lagi..
menstruasiku tidak sakit lagi..
dalam doaku walaupun aku belum menikah..
aku berdoa ingin diberikan kesempatan oleh tuhan untuk mempunyai anak yang normal dan sehat yang lahir dari rahimku sendiri…
walaupun sebenarnya segalanya sudah diatur oleh yang diatas…
dan semoga suamiku nantinya bisa menerima keadaan terburuk atasku jika memang telah digariskan oleh yang diatas…
semoga nanti aku masih bisa mempunyai sebuah keluarga yang indah.. bersama suami dan anak…
amiiin………..
Hi Lili,
Masih memiliki 1 ovarium berarti masih memiliki kesempatan untuk punya anak. Tuhan itu maha adil. orang yang punya dua ovarium, sehat walafiat saja banyak yang tidak dikaruniai anak. Jadi jangan berkecil hati ya! Soal mamanya pacar yang ketakutan nanti anaknya tidak bisa mendapat keturunan bila jadian dengan Lili..ah gak usah diambil hati. Masih banyak laki2 lain yang aku yakin akan memilih dirimu. Aku sendiri adalah penderita kista ovarium, myoma dan adenomyosis. Borongan..tapi ukuran-nya tidak sebesar kista ovariumnya Lili. Setelah operasi pertama dan disuntik hormon 3 bulan serta makan pil hormon 2 bulan, rasa sakit pada saat mens ternyata tidak berkurang juga. Dua tahun kemudian aku mengambil keputusan yang sangat berani yaitu angkat rahim (hysterectomy)!!! Alasan-nya: kista adenomyosis yang selama ini menyiksa diriku itu tumbuhnya di-dinding rahim. Mau diterapi hormon dan pengobatan herbal apapun gak mempan. Yang ada rahim makin membengkak dan mens sakitnya luar biasa. Bulan Mei 2008 aku menjalani pengangkatan rahim, tetapi 2 ovariumku tidak diangkat karena sudah tidak ada kista, meski kata dokternya ada perlengketan. Artinya aku tidak lagi mendapat mens sejak operasi tersebut, juga tidak bisa mempunyai anak karena sudah tidak memiliki rahim. Tapi aku sih happy-happy saja. Tidak pernah sedetikpun menyesali keputusan yang sudah kubuat. Karena ini adalah tubuhku dan aku berhak menentukan apa yang terbaik bagi diriku. Kalau orang lain tidak bisa menerima, kenapa harus aku pikirin? Mereka toh tidak mengalami rasa sakit yang kuderita. Jadi, jangan sekali2 pernah merasa bersalah dengan apa yang telah kamu lalui. Siapa sih didunia ini yang minta diberi penyakit? Tetap ceria dan tetap berkarya ya Lili
Hai Lili
Aku punya saudara tante ovariumnya hanya satu dan dia punya banyak anak {5orang}. Seperti kamu jg, semasa sma dulu harus operasi krn pelengketan dan kista. Sampai saat ini hidupnya bahagia dng anak-anak dan suaminya.
Aku sendiri mengalami hal yg sama, bedanya belum lama ini aku hrs operasi lg. Tapi aku bersyukur dgn ovarium satu dpt momongan, meski kini hal itu sudah tdk mungkin, dan yg terpenting hidupku jd lebih bermanfaat {paling tidak buat keluargaku}.
Okey Lili jgn takut untuk menjalani hidup apapun yg terjadi percayalah semua ada hikmahnya. Jgn lupa berdoa dan mintalah pertolongan dari Allah. Semoga lekas sembuh
lili lam kenal aja…
aq turut prihatin atas apa yg terjadi pada kehidupan mu.aq jg bs merasakan kesedihan kamu.skr ini aq hampir bernasib sama dg wanita2 yg telah kehilangan ovariumnya 1.saat ini hasil usg aq ternyata ada kista dikiri dan yg lebih menyakitkan lagi ternyata di kanan ada kista tp tdk sebesar sebelah kiri (3 cm).aq sdh menikah 2 th dan belum di karuniai anak.setelah periksa dan hasilnya yg bs membuat aq down dlm menghadapi hidup.aq kaget,sedih perasaan q sekarang kosong.aq tak menyangka garis hidup yg aq hrs jalani begitu memerlukan kesabaran yg betul2 ekstra.semua teman2 q sekarang telah memiliki anak tp aq???tp aq berusaha utk bs tegar dalam menghadapi hidup ini.saat ini aq tinggal menunggu keputusan dokter.operasi dg diangkat 2 ovarium q/ tetap pasrah dan berserah diri dg yg diatas.tp klu memang operasi jalan terakhir mungkin aq akan menolaknya.lebih baik aq berusaha dg pengobatan alternatif saja.selain aq tak sanggup kehilangan 2 ovarium q…biaya pun menjadi pikiran q.krn aq tak ingin membebani keluarga q serta suami q.walaupun mereka memberikan aq semangat utk tetap bs bertahan.aq hanya yakin pada ALLAH SWT dia yg mendatang kan penyakit dan aq berharap DIA pula yg menyembuhkan aq.saat ini aq hny mohon doa utk kesehatan q.semoga aq bisa jalani semua dg tabah.dan semoga ALLAH memberikan kesempatan pada kami utk bs memiliki momongan.AMIN
Dear all, ap kbr…..?
sy sudah 6 bln menikah,tp semenjak menikah pinggang sy terasa sakit,bdn pegel2,pusing,mual rasanya pingin muntah tp cm keluar air liur aj.. kt keluarga sih mau jadi”+. ktnya gejalanya sm,tp eh sy tetep mens jg. kejadian serupa terus berulang setiap bulannya,setiap bulan juga berturut-turut sy periksa ke Dr. salnya makin lama sakitnya makin g nahan.
Semua dokter kandungan yg sy datangi mengatakan rahim sy baik2 aj,ovarium baik, tdk ditemukan kista. malah sy dikasi obat keputihan untuk sakit pinggangnya. Damm!! sy kesal sekali karena kedatangan sy ke Dr.pengen sembuh tapi pulang sakitnya masih ad, malah keluar duit cuma2x rasanya… setiap bulannya sy rasa diberi ujian yg skitnya semakin menjadi2x. hingga akhirnya bulan ini sy merasa perut sy membuncit,kembung seperti org hamil. sy periksa ke Dr.yg pernah menangani kaka ipar yg punya kista dan tokso,tp skrng berhasil pnya anak.Alhamdulilah dari Dr.tersebut sy dpt kepastian sakit sy ini. yaitu saya mengidap kista ovarium di kanan dan kiri 6 dan 3 centi. dipikir2 rasanya sy seperti keluar dr mulut buaya,masuk mulut harimau yaa. Disatu pihak sy senang dapat kepastian semua rasa sakit yg sy alami berlarut2x ini, tapi juga mesti menerima hasilnya dan sy merasa despert>coz kata Dr.bisa susah pnya anak,n sy baca2 jg kesempatannya lebih kecil jika kedua ovariumnya kena. pdhl dah pengen bgt pnya baby Hik3x:# “HADIAH ULANG TAHUN YANG SANGAT TIDAK MUDAH UNTUK DITERIMA” But, i still trush not once Miracle” came in my life.;>> so CAAaYOOoo!!!!!
Nambah>> Sebuah babak baru Petualangan dalam hidup nih! Sebuah tantangan baru untuk dihadapi dan ditaklukan he2x (biar makin Cemanget!), Lembaran baru dalam menempuh hidup yang Baru!
Sekedar Tips juga,untuk relaksasi ngak ad salahnya nyoba senam Yoga pake backsound alam yang tenang”… mudah2x membantu n bermanfaat.
Dear all my friend,
Saya sdh menikah 1 tahun dan belum mempunyai momongan. setelah setahun saya cek USG dan ternyata ada kista di ovarium kiri 4 cm dan kanan 2 cm, saat mengetahui hasil tersebut, yang terbesit dipikiran ga karu – karuan..dunia kaya mau runtuh. Aku cek lg dibeberapa dokter di Jakarta saran semua dokter hanya membuat aku takuuuut..Dalam beberapa bulan ini aku sedang terapi alternatif dan pas cek USG ada perubahan kistanya mengecil walaupun baru sedikit, aku cukup bersyukur,harus bersabar dan tetap menjalani terapi kita semua harus yakin, kita bisa sembuh.
Dengan membaca kisah pedih dari teman – teman semua, ternyata kalian mempunyai cobaan yang lebih berat dari saya, kalian aja kuat menjalani ujian dari sang Pencipta, maka aku harus KUAT seperti kalian semua, Amin.
Love U All
saya baru didiagnosa kista kanan 5 cm. kata dktr mash observasi 3 bln lagi, tapi dktr yang lain bilang harus sgr opersai. saya mau coba yang saran dktr pertama. apa ada obat-obat yang dapat membantu tanpa operasi? trims atas info. Sy Tg secepatnya. O ya saya jg brusaha tetap tegar sebab saya tahu Tuhan pasti punya rencana yang terbaik.trims..
[...] sengaja baca tulisan lili, jadi ingin sedikit berbagi.. aku mengalami hal yang sama dengannya. yang berbeda adalah….aku [...]
gak sengaja baca tulisan lili,jadi ingin sedikit berbagi.. Aku mengalami hal yang sama dengannya
yang berbeda adalah….aku tak punya ovarium lagi maupun rahim. fiuhhh..sbenarnya agak berat membuka cerita ini lagi
karena aku selalu mencoba meninggalkan jejak kesedihan itu. menatap apa yang ada didepanku…aku oprasi kurang lebih umur 17tahun(kado disaat tepat hari ultahku), dan saat ini usiaku hampir 24 tahun. belum menikah, dan sedang menjalin hub dengan seseorang. 1 jalan terlewati, aq mengenal dia dan aku
tau dia menyayangiku apa adanya aq. keluargaku semua menyambut baik kedatangannya..yang saat ini aku hadapi, besok dia akan pulang ke kotanya dan menemui keluarga besarnya menjelaskan bahwa dia berniat serius padaku.otomatis dia akan bercerita ttg keadaanku meskipun ibunya sudah tau dan menyatakan tidak masalah…tp q blum tau apa respon dari kakak2nya. ketakutan ada, tapi alhamdulilah masih dalam tahap wajar.hehe..
kejadian dan kado terindah itu membuatku menjadi berubah. dulu yang kekanak2an saat ini menjadi lebih dewasa. yang ada dipiranku saat ini adalah…
aku tidak meminta sakit ini, ini adalah semata2 dariNYA dan aku yakin ini adalah baik untukku.mungkin dengan keadaanku sekarang ini aq lebih semangat mengejar mimpiku untuk mendirikan panti asuhan dan panti jumpo.hehe..membiayai sekolah anak2 yang kurang mampu..ato seperti yang q lakukan sekarang, menjaga dan menjadi peran ibu kedua dimata ponakan2ku.lucu ya..:) aq sedikit paham, banyak orang yang secara fisik jauh lebih tidak beruntung..tapi mereka menjalani sepenuh hati. ikhlas saja, ini adalah saat bagiku untuk lebih dekat padaNYA. hidup seperti kedipan mata..jangan pernah sedih, mengeluh..jalani saja, jadikan kekurangan menjadi kelebihan. banyak2lah bersyukur meskipun kita diberikan tidak sesuai keinginan kita..tersenyumlah!!:)
ini yang membuatku masih selalu bersyukur….
kupahami lebih tentang .. Menerima
kupahami lebih tentang .. Kehilangan
kupahami lebih tentang .. Tiada guna harta dunia
kupahami lebih tentang .. Sabar & Ikhlas
kupahami lebih tentang .. Penghargaan
kupahami lebih tentang .. Peringatan
kupahami lebih tentang .. Jalan hidup
kupahami lebih tentang .. Semua adalah pemberian-NyA. dan tentu kuyakini bahwa .. semua yang terjadi adalah yang terbaik untukku. manusia dapat merencanakan dengan baik aku punya pemikiran bahwa yg terjadi (kehilangan 2ovari) bukannya “tidak baik” tapi Tuhan diatas jelas punya rencana yg lain yg tentunya lebih sangat “baik” sekali untukku. manusia tidaklah tau rencana yg dia buat adalah yg “terbaik”
tapi Tuhan tau bahwa yang terjadi adalah yg “terbaik”.begitukah ??
Dear all,
Saya juga mempunyai kista sebesar 6 cm di sebelah kiri. Sudah menikah 1,7 tahun tapi belum juga di karunia anak. Sekarang pikiran saya pusing, takut di operasi. Untuk wulan bisa diberitahukan alamat pengobatan alternatifnya. Siapa tahu bisa mengurangi besarnya kista saya ini.
Prinsipnya kita harus berusaha dan tawakal kepada Tuhan YME karena dibalik semua ini pasti ada hikmahnya. Dan pastinya itu yang terbaik buat kita. Amin
Hi all…
aku juga pgen berbagi cerita. aku juga divonis kista diameter 10cm. kata dokter tu dah besar dan jalan satu-satunya hrs operasi. itu di indung telur tengah-tengah (g ka/ ki). aku shock, sedih, nangis….ya tp akhirnya aku mantab operasi. keluarga se7.tp kakakku mencegahku operasi, dia da info ttg pengobatan alternatif jg & dan 3x aku berobat kesana. kurasa, aku lebih baik sekarang. tapi aku juga lum berani USG lagi.yang pasti, kita tidak sendiri….keep fight!!
Assalamualaikum wrwb
SAya jg mau curhat nich….
Mbk lili masih bersyukur punya ovary masih ada 1 lg
saya 2 juni 2008 di oprasi kista ukuran 16centi di kiri dan di buang rahimnya.
setelah 6bln di oprasi ternyata tumbuh lg di rahim kanan ukurn 5centi 2 bln kemudia dsan lg membesar jadi 7centi..dan tube di saluran bekas rahim kiri yg dulu di buang jg tumbuh kista lg.
saya stres klu harus di oprasi lg.
lebih stres lg.docter bilang tiap aku oprasi sampai kapanpun kistaku bs tumbuh lg.saya sudah nikah 5 april 2008 1 bln setalh nikah langsung di oprasi.umur saya baru 22thun.dan belum punya anak.dcter bilang klu gak segera di oprasi lg makin bahay.dan klu nunggu terlalu lam bisa jadi kanker.ya Allah rejekiku koq begini amat.saya sudah pake obatan herbal setelah oprasi yg pertama.ninum kunyit putih item kuning tiap hari.minum noni tahitian.pake pembalut herbal sanitary pad AVAIL jg.tiap 3jam ganti.kog kistaku makin membesar trs ya..
tolong donk infonya aku berobat kmn lg buat kalian yg sudah pada sembuh.
kali ajh aku masih bs sembuh dan bisa mempunyai anak dari rahim aku sendiri.tapi alhamdulillah suami sy dlm keadaan apapun masih bs terima keadaanku.meski nanti kami tidak bisa punya anak dari rahim kami sendiri.Ya allah moga banyak hikmah di balik semua ini.amin.klupun nanti saya di oprasi yg ke 2 saya akan tetep pertahanankan rahim saya.meski suatu saat kista sy tumbuh lg.mudah2an ini yg terkhir oprasi n sy bs sembuh total n bs punya ank n hidup bahagia sama kelurga sy amin.
Dear all my friend,
Beribu – ribu Syukur alhamdulillah kupanjatkan kepada Allah SWT, atas karunia yang engkau berikan.
Aku hanya mau berbagi cerita kepada teman – teman semua. tanggal 7 feb 2009 aku memuat kisahku diblog ini.
Aku menjalani terapi selama krg lbh 6 bulan, pantangan yg dilarang aku jalani semua krn aku mau sembuh.Setelah aku mengikuti terapi sampai hari terakhir tanpa disangka – sangka aku sdh telat 3 hari, aku pikir..ah mungkin hormonal aja.Aku lakuin aktivitas spt biasa ternyata sdh seminggu aku telat haid, aku memberanikan diri beli tespac, keesokan harinya aku tes dirmh ternyata aku positif hamil, Alhamdulillah Allah SWT telah mengabulkan do’aku.
Keesokan harinya aku cek kedokter, ternyata aku benar positif hamil sdh 5 mgg, pas wkt USG lihat janin, kista ovarium kiri msh ada tp sdh mengecil,yg aku bingung akukan jg pny kista di ovarium kanan tp ko sdh ga ada dan dokterkukan pny report bhw aku pny kista ovarium kiri dan kanan, dia ga nyingung ttg kistaku yg kanan, yg terlihat dilayar USG hanya janin dan kista diovarium kiri, dokter blg ga apa2 kl spt ini hamil dan kl ada kista diovarium kiri yg menghambat kan msh bisa lewat ovarium kanan.Aku berharap banget dikehamilanku ini mdh2an bisa lancar dan sehat smuanya.
Untuk teman – teman semua kl bisa, kl kedokter jg hny pergi kesatu dokter aja, cr second opinion dr dokter lain, krn hal ini aku lakuin pada diriku sendiri dan ternyata….Banyak orang pintar tapi sedikit orang baik.
Untuk Rita, tempat aku terapi pas didepan pasar induk kramat jati,aku ga enak sebut namanya nt disangka promosi,itu loh ibu yg srg tampil ditv acara herbal,gampang ko crnya.
Tapi untuk kesembuhan setiap org berbeda- beda, kita hrs yakin, untuk yg muslim jgn tinggalin sholat 5 wkt,sholat dhuha & tahajut, zikir,baca al Qur’an, selalu berdo’a disetiap kesempatan, perbanyak amal dan selalu berbuat baik, mdh2an selama menjalani ini semua, teman – teman bisa sembuh atau minimal kistanya bisa mengecil. Aku bicara spt ini krn dengan ini semua aku bisa dapat karunia terbesar dari Allah SWT, walaupun perjalanan kehamilanku msh panjang aku hrs tetap menjaganya dgn baik dan selalu kuucapkan Syukur Alhamdulillah kepada Allah, SWT.
Love U All
Dear All,
Mba Titah & smua temen2, thanks buat smua supportnya, doanya…
Saya tau mgkn memang spt ini yg harus sy jalani skr..n sy percaya suatu hari Tuhan akan memberikan seseorang yg bnr2 bisa nerima sy dan keadaan saya apa adanya.. ^_^
Untuk teman2 yg mengalami hal yg sama, tetap semangat…keep praying..coz only God knows everything n what the best things for about us..
Mungkin sy ga ngerti knp sy hrs mengalami hal spt ini di usia yg ckp muda, tp yg saya percaya skr,
Tuhan menjadikan segala sesuatu indah pada waktu-Nya.. Keep believe, keep praying.. ^_^
Dear all,
Setuju ma Lili. Tuhan menjadikan segala sesuatu indah pada waktu-Nya.. Keep believe, keep praying.. Doaku slalu ‘tuk kalian semuanya. ^_^
Dear all…
Gmn kabar kalian semua…aku harap ada perubahan yg lebih baik dari sebelumnya.
Aku baru cek up kedokter kandunganku sdh 15 mgg (3 bln lbh),amin ga ada masalah…mohon do’anya mdh2 smuanya berjln lancar tanpa ada halangan.
Kalian semua jgn putus asa yaa..tetap semangat, Allah, SWT akan selalu mengasihi kita. Amin.
Love U All
Alhamdulillah, Wulan, aku berdoa semoga kandunganmu sehat, nantinya lahir lancar, dan semoga anakmu menjadi hamba Allah yang sholeh/sholihah, amin…
Dear mba titah,
Terima kasih mba titah atas do’anya.
assalamualaikum…
Dear all…
Subhanallah,,,1 kata yang hanya bisa saya ucapkan setelah membaca smuanya…
Sayapun ingin berbagi cerita yg telah saya alami, hampir sama dgn byk cerita diatas sayapun di vonis dokter kista ovarium..awalnya ketauan agustus thn lalu,tidak biasanya setelah brs mens smgg lho ko keluar lg berupa flek2 kecoklatan sp bln brktnya pdhl slm ini saya gada keluhan sama sekali,mens selalu lancar dan tidak nyeri..akhirnya atas saran tmn2 d kantor saya memberanikan diri untuk ke dr.kandungan..oia umur saya skrg 25 thn dan belum menikah,dan ternyata hsl USG dokter blg ada kista d ovarium kanan sbsar 7 cm dan pd saat itu saya d srnkan cek lab Ca 125,saya lgsg syok pd saat itu karna saya tau (saya seorang analis kshtn yg bkrj d slh satu lab klinik BUMN d bdg) Ca 125 adalah petanda kanker ovarium!pada saat itu prsaan sy g menentu sm skli..syok berat…
Keesokan harinya saya lgsg cek lab (d kantor sendiri hehe..) ternyata hslnya lebih dr normal!nilai Ca 125 sy 105 dr nilai normal < 35…hancur rasanya dunia ini,air mata tak terbendung lagi pada saat sy kmbli lg k dokter, dr. bilang dgn mudahnya " operasi ya minggu depan? "..Wow..kata2 yg mudah diucapkan seorg dokter tp sgt sulit diterima pasiennya….
Berat rasanya mengabarkan hal ini pd keluarga,tp akhirnya saya kuat menceritakan hal ini tanpa menangis…setelah mempertimbangkan byk hal dan keinginan hati ga mau di operasi saya mencoba pengobatan alternatif..oia sblmnya sy sempat mencari second opinion ke dr. lain ternyata hasilnya sama malah dr. ini blg d ovarium kiripun ada kista sebesar 2cm..
Selama pengobatan alternatif saya selalu rutin periksa USG,memang ada perubahan kistanya sempat mengecil namun tidak selamanya dan membesar lagi..Sampai akhirnya d bulan April saya mengalami spt pendarahan karna tjd stlh sy brs mens..akhirnya saya kembali k dr. pertama yg memeriksa sy, ternyata hsl USG sy dr. menjelaskan kista ovarium kanan sy spt ada massa padat yg mengarah k kanker,,dan dr. menyarankan agar sgr operasi biar ketauan pasti kanker tdkny hny dgn biopsi jaringan.
Akhirnya dgn penh kykinan dan petunjuk dariNya..Tanggal 15 Juni sy di operasi…
Alhamdulillah wa syukurillah..operasi berjln lncr dan sy tdk diliputi rasa takut apapun,sy seolah2 dberi kekuatan olehNya..Subhanallah…
Syukurku belum habis,karna ternyata hasil PA menyatakan TIDAK NAMPAK KEGANASAN…Alhamdulillah..
Namun,ternyata hasil operasi dtemukan adenomyosis dan leiomioma uteri,jadi untuk selanjutnya saya harus menjalani suntik Tapros selama 6 bln…mdh2an smua berjln lancar dan sy sehat kembali,AMIN…
Sekarang setelah Saya menemukan blog jadi tambah semangat menjalani hdp ini, ini bagaikan energi positif yg sgt besar dariNya…
waalaikum salam warahmatullah ashrie,
syukurlah ashrie, walaupun sempat mengalami “jatuh bangun” secara fisik maupun mental, ternyata tidak ditemukan adanya keganasan. walaupun begitu, ke depan lebih baik ashrie lebih hati-hati menjaga kesehatan dengan menjalani pola hidup yang benar-benar sehat. semoga Allah mengaruniakan kesehatan yang barokah dan manfaat pada ashrie, ya…
dear mba titah…
makasih ya mba doanya…doain jg mdh2an ash segera dipertemukan dgn seseorang yang telah Allah siapkan untuk mendampingi ash dunia akhirat dan bisa menerima ash apa adanya…karena ash yakin setelah kesedihan pasti datang kebahagiaan…AMIN…^_^
Assalamu’alaikum wr. wb. Buat Mbak Lili, Mbak Sari, Ummufaiz, dan semua teman-teman di sini yang memiliki problem hampir sama. Saya sebenarnya juga ingin sharing dengan semuanya. kalao boleh via e-mail saja. Salam kenal dan tetep semangat buat semuanya. Allah tentu memberikan yang terbaik buat kita semua. Ini e-mail saya : astri.taat@gmail.com
Dear Lili sayang (dan juga semua pembaca), aku terharu baca kisahmu. Wajar untuk merasa down & sedih… tapi cobalah untuk selalu mengingat, bahwa : no one can make you feel inferior without your consent. Kagum dengan semangatmu, suatu saat nanti Tuhan akan mempertemukanmu dengan seseorang yg benar2 mencintaimu seutuhnya, for better/worse, apapun yang terjadi, bersama orang itu semuanya bakal terasa indah banget
Aku juga mengalami hal yang sama seperti Wulan… baru saja kemarin, aku dapat keputusan positif hamil 4 minggu lewat tes kehamilan di klinik… tetapi disaat yang sama, setelah di-USG, ada pertumbuhan kista di ovarium kiriku. Selama ini nggak pernah nyadar ada “pertumbuhan” lain disitu. Sekarang aku masih menunggu hasil pemeriksaan dokter, karena dokternya belum mau mengambil tindakan “agresif” di usia kehamilanku yang masih muda ini. Sempat down juga sih saat pertama kali mendengar beritanya, tapi aku niatkan segera untuk kembali berpikir positif. Dalam hati, aku terus berdoa, berharap banget kistanya bisa sukses diangkat & kehamilanku bisa berlangsung lancar & sehat. Aku yakin, tuhan itu maha sempurna, maha pencipta & menciptakan semuanya dalam bentuk sesempurna-sempurnanya. Berkali-kali aku bilang ke calon baby-ku ” Nak, kalau memang kamu harus tumbuh sehat, kamu akan tumbuh sehat & kuat. Dan kita bisa ngelewatin semua ini sama-sama, ya.”
Semoga semua pembaca sehat-sehat selalu ya…
Diatas semuanya, yang membuatku sangat-sangat bersyukur adalah aku dikelilingi oleh keluarga & teman2 yang sangat suportif, serta suami yang sangat mendukung & mempedulikan keadaanku. Menurutku, penting untuk terus berpikiran positif & stay happy dalam keadaan seperti ini. Dan apapun yang nanti tuhan akan berikan kepada kita, yakinlah selalu kalau yang diberikanNya adalah yang terbaik. Kita hanya bisa berusaha… dan tetap menjaga kesehatan, tidak putus-putusnya berdoa, selalu berpikir positif, serta stay happy adalah beberapa usaha yang bisa kita lakukan
@ ashrie
insya Allah, Allah akan memberikan pendamping yang sholeh dan pengertian, yang membawa ashrie pada kebahagiaan dunia-akhirat, amin…
@ retno
Tetap semangat & positif ya Ret, pasti Retno & baby bisa menjalani takdir ini dengan baik, insya Allah…
kalian semua tetap hebat, skedar saran: ~biasakan minum air putih 20-30gelas/hari rasakan stelah 2~3hari bedanya, ~teraphi CERAGEM (maf bukan promo tapi pengalaman pribadi): cari tau sendiri ya.. maaf dan trims
Hai Lupi,
Banyak minum air putih adalah saran terbaik untuk semua gangguan kesehatan, kecuali untuk masalah2 ginjal. Tapi 20-30 gelas sehari apa tidak terlalu banyak tuh? Apa tidak kasihan ginjalnya jadi bekerja terlalu keras?
aq jg terkena kista ovari kanan dan kiri.yg kanan sudah diangkat yg kiri masih tapi aq nggk mau ikut saran dokter untuk operasi,pikirku indung telur tinggal satu harus q pertahanankan karena aq masih pengen punya anak.aq jg sdh menikah selama 4 thn lebih.skrng aq minum jamu2tradisional dan semoga tdk lama lg kista akan hilang atas kuasa tuhan.jadi jangan pernah putus berharap pada yg kuasa kita harus tetep semangat 45
mba, saya mw nanya neh.saya cowo umur 18 thn.
knp ya d PD sblh kiri saya tepatnya dbelakang puting ada kaya benjolan gitu.. klo dpencet terasa nyeri n ngeluarin cairan kaya air kelapa..
apakah itu kanker PD n ap bs dsembuhkan?
hai aldo,
kalo dilihat umurmu baru 18 taun kemungkinan besar bukan kanker, mungkin ada infeksi. bawa ke dokter aja deh, biar beliau lihat & kasih obat, ya!
Aku salut dg semangat yg ada d diri mbak lili dan tmn2, stlh membaca cerita d atas aku jd semangat lg, pdhl awalnya aku sempat down krn bln februari kmrn kata dokter d ovarium kananku ad kista ukuran 4,5cm x 3cm. Umurku skrg 21th. Aku sudah berusaha minum obat dokter, tp sampai skrg aku masih blm berani utk periksa lg, aku takut, aplgi 2mggu belakang ini aku sering sakit punggung sampai ke panggul, bdnku jg meriang dan kadang merasa kedinginan, jujur keadaan ini sdkt membuatku tidak nyaman bekerja.
Tapi bagiku setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, ikhtiar, tawakal dan pasrah. Tak ada hal yg mustahil bagi Allah.
mbak, usia saya 21 tahun dengan kondisi tinggal ovarium kiri yang tersisa karena yg kana kemarin sudah diangkat karena ada kanker (ya kanker berukuran besar; bukan kista)ovarium.
ketakutan saya kurang lebih sama.. kita pasrahkan saja semuanya pada Allah
@ uyaah
sekarang sudah baikan say? kalo belum juga, minta mama or sahabatmu untuk nemenin ke dokter yah? supaya ada kepastian, dengan begitu terapinya bisa diarahkan secara tepat.
@ lysaa
ketakutanmu bisa dipahami, tapi kepasrahanmu patut dipuji. pasrah berserah sepenuhnya, namun tak henti berikhtiar, dan perbaiki gaya hidup secara total, sehatlah, insya Allah.
Mba Titah n smuanya apa kabar ?
Mba Titah..ini aku wulan yg dl pernah nulis diblog ini (sharing kista ovarium kiri 4 cm n kanan 2 cm) udah lama g nulis diblog ini sempet kehilangan alamatnya sih, tp syukur deh sdh ketemu jd bs sharring lg..
Mba Titah,aku mau ksh kabar aku sdh melahirkan dgn selamat tgl 29 okt 2009, anakku perempuan, sehat, n normal..skrg umurnya sdh 15 bln, terima kasih ya atas do’anya.
Buat temen2 smuanya yg msh dikasih ujian sm Alloh, SWT..yg sabar ya, tetep semangat n berusaha mdh2an semuanya berjalan dgn lancar, Amin.
Love U All
Wulan
hi Wulan,
alhamdulillah.. seneng ketemu lagi dalam keadaan sehat; semoga sehatnya manfaat & membawa berkah ya. dan semoga babynya menjadi wanita sholihah penyejuk hati ayah-bundanya, amin..
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)