Cerita Sejenis:

Sudah 11 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
triyono menanggapi pada tanggal December 3rd, 2008 jam 11:01 am

Puisi yang sangat bagus, mendorong saya untuk tidak membuat sisa hidup menjadi sia-sia. Saya penderita kanker paru (adenocarsinoma) stadium IV yang hingga kini masih diijinkan Allah untuk tetap berjalan menapaki lorong misteri

mygif
Lili menanggapi pada tanggal December 3rd, 2008 jam 2:46 pm

Dear Mbak Siti,

Yup..Cm Tuhan yg tau yg terbaik buat hidup kita..
Seburuk apapun cobaan yg kita dapet, kita tetep harus percaya klo itu bukan artinya Tuhan tinggalin kita, Tuhan ga sayang kita..
Dia ttp pgn kita bertahan di jalan-Nya, ttp berusaha, ga nyerah, ttp percaya n serahin smuanya sama Dia.
Mbak Siti, tetep semangat ya!!! Jgn stres n ttp tersenyum ya.. Mgkn dokter bilang..kmgknan sembuh kecil, mgkn org udah nyerah, tp Tuhan bisa lakuin apapun..Tuhan mampu ngasih kesembuhan total yg ga pernah kita kira. NEVER STOP TO TRY, TO PRAY, AND TO BELIEVE.. Dia Yg Di Atas sana liat smua rasa sakit n air mata kita n bakal gantiin smuanya dgn kebahagiaan..
Just believe that you’ll never be alone n just He knows what the best thing for us… ^_^
I will always pray for u..

mygif
Siti menanggapi pada tanggal December 4th, 2008 jam 1:07 pm

Thanks All….

Puisi itu kupersembahkan untuk teman-teman khususnya penyintas kanker dan keluarganya. Tuhan punya rahasia sendiri buat kita. Dengan kanker, kita justru bisa bergandengan tangan dan saling peduli…..selalu berbaik sangkalah pada Nya. Sekarang, dengan kanker, artinya Tuhan mengingatkan pada kita untuk menyiapkan kehidupan yang abadi kelak. Semoga kita temasuk pilihanNya, amin.

mygif
aRai menanggapi pada tanggal December 4th, 2008 jam 6:57 pm

jadi inget group band titik koma … hehe

mygif
musdalifah menanggapi pada tanggal December 9th, 2008 jam 12:00 am

mbak siti dan temen-temen penderita kanker, sahabatku juga mengalami kanker tapi sekarang sudah sembuh, kalau boleh aku ingin berbagi pengalaman, mohon kirim alamat emailnya ke musdalifah27@yahoo.co.id

mygif
elisa menanggapi pada tanggal December 19th, 2008 jam 11:08 pm

god is something
who’s the greatest
who’s can’t beaten with all of us
who’s intelligent
who’s have the greatest plan for all of us

kau benar,cancer is nothing, itu hanyalah satu dari segelintir penderitaan yang ada di dunia

mygif
marsinah ummi menanggapi pada tanggal December 26th, 2008 jam 4:22 pm

Saya sangat terharu membaca puisi ini. saya tahu bagaimana rasanya menghadapi semua ini.mungkin Allah ada maksud lain dari semua ini.Mbak yang sabar aja 1!!!!!

mygif
Siti menanggapi pada tanggal December 27th, 2008 jam 4:30 pm

Hiii All….

Thanks banget untuk semua apresiasi yang diberikan untuk puisi saya. Kehidupan itu seperti roda yang berputar. Kadang di atas, kadang di bawah. Ada sakit dan sehat, ada senang dan sedih,tinggal bagaimana kita menyikapinya saja…
Sejujurnya, saya ingin memulai dari diri saya sendiri untuk mengubah sebuah persepsi tentang kanker. Selama ini di dunia kedokteran sudah melekat status “kanker adalah penyakit yang mematikan.” Memang iya…tapi bukankah kematian itu juga kehidupan yang abadi…??? Mengapa saya takut mati? Apa yang bisa saya lakukan untuk mengisi hari-hari yang tersisa menuju kehidupan yang abadi???” Sesederhana itu konsep yang ingin saya terapkan untuk diri saya sendiri. Saya tidak ingin menutup mata bahwa di luar sana banyak proses kematian yang kita lihat lebih cepat (bahkan tanpa kanker). Untuk apa kita berkecil hati dengan status penyintas kanker? Untuk apa kita menangisi nasib terlalu lama? Cancer is Nothing!!! Kita semua akan kembali pada Nya, cepat atau lambat. Tapi bukan berarti kita menyerah pada suatu kenyataan pahit yang sebenarnya bisa kita perjuangkan. Banyak jalan…banyak hikmah. Itu jika kita mau mengambil “pelajaran berharga” dari sebuah kehidupan ini….Kita bukan hanya sepotong daging bernyawa yang tanpa bernilai dan berharga. Kita sangat tidak pantas memelas dan merintih kesakitan tanpa kita menghitung banyak nikmat yang kita dapatkan dari-Nya. Dalam kondisi apapun, mari kita saling membantu dan menguatkan, uluran tangan kita akan berarti buat yang membutuhkan.
Harapan dan do’a saya….Semoga kita selalu dalam penjagaanNya. Keyakinan saya pun begitu kuat bahwa Tuhan tidak pernah Tidur…..kanker hanya sebuah sarana untuk mendekatkan diri pada Nya.
Nobody Happy with Cancer…..tapi yakinlah, ada berjuta makna dan hikmah dibalik itu semua….

mygif
Azwar Hamid menanggapi pada tanggal April 14th, 2009 jam 4:11 pm

Aniroh, puisinya sangat menyentuh. Masih ingat aku khan? Kakak kelas mu di UII. Apa alamat emailmu.

mygif
Ani menanggapi pada tanggal April 16th, 2009 jam 9:15 pm

Hiii Bang Azwar, ya ingatlah……
he-he-he emailku ani@solusimedia.co.id. Thx untuk emailnya lewat matabumi….salam untuk Ted & keluarga Abang……

@Mbakyu Titah
Bang Azwar ini teman kuliah waktu di UII dulu…..

mygif
Antonius Nicolas menanggapi pada tanggal May 22nd, 2009 jam 8:52 am

Perlu juga untuk menyikapi sebuah penyakit dengan instrospeksi diri. Namun semua itu kembali kepada kepribadian kita masing2 untuk dapat menyadarinya, apakah sebuah penyakit itu merupakan hukuman ataukah cobaan tetaplah diperlukan instrospeksi diri yang lebih dalam. Dan lebih legawa dalam menerima semua permasalahan dalam keluarga maupun dalam masyarakat. Seperti ajakan dalam menu Blog ini Bersikap Positif, Yuk!!

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)