dear bpk/ibu
saudara sepupuku terkena penyakit kanker darah, lalu dia dibawa ke singapura untuk dirawat. dia dioperasi sumsumnya dan dikemoterapi, tetapi hasilnya malah membuat tubuh dia kurus dan yang lebih aneh (dan aku gak habis pikir kenapa) tumbuh JAMUR di dalam darahnya. akhirnya tubuh dia makin melemah, makin kurus, dan darah putihnya semakin memakan darah merahnya. karena mahalnya biaya, lalu papanya membawanya ke jakarta. papaku biasanya menjaganya waktu dirawat, mamanya sangat sedih, dan mamanya berdoa sangat tekun sampai menginap di vihara. saudaraku yang sakit itu juga sedih dan kelaparan. lalu, keajaiban terjadi! dia bisa bergerak, berbicara, dan trombositnya meningkat (mungkin juga gara gara diberi darah tambahan), tetapi dia ngedrop lagi, trombosit darahnya menurun lagi, tetapi mamanya mulai pasrah dan berserah kepada-Nya, tak sesedih saat dia pertama sakit.
akhirnya karena di rumah sakit tidak memberi hasil apa-apa, dokter menyuruh dipulangkan saja. mereka kembali ke kalimantan. sekarang, dia di kalimantan di rawat dirumahnya, dan tiap hari dijaga suster kalimantan, aku tidak tahu informasinya lagi.
elisa


Cerita Sejenis:
Sudah 3 sahabat yang menanggapi
hai lis,
di tubuh kita memang banyak jamur yang pada kondisi normal hidup tanpa menimbulkan gangguan/penyakit. tetapi pada kondisi2 tertentu seperti daya tahan tubuh yang lemah, diabetes, konsumsi antibiotik jangka panjang, kanker, transplantasi organ tubuh, kemoterapi, jamur tersebut dapat tumbuh tak terkontrol di seluruh tubuh kita sehingga menimbulkan infeksi, misalnya di paru-paru, di otak, mulut, usus, alat kelamin, kulit, dsb.
saudara sepupumu terkena kanker darah, dioperasi dan dikemoterapi (transplantasi?) sumsum tulangnya, dan kondisinya makin lemah; ini memudahkan jamur untuk berkembang biak dan terbawa dalam darah. sayangnya, rupanya operasinya belum berhasil. semoga ia tidak putus asa, karena dokter bukan satu-satunya kepanjangan tangan Tuhan dalam menyembuhkan penyakit. contohnya bisa kamu baca di sini.
Dear Elisa….tentang kekuatan do’a saya mengalaminya….saat kanker datang dan pergi dalam kehidupan saya. Please, jangan putus berharap sama Tuhan. Ketika kepasrahan kita ada di titik tertinggi, Kuasa Tuhan rasanya tanpa hijab/batas untuk kita. Semoga itu juga tercurah pada sepupu Elisa dan keluarganya, amin. Jangan lupa…jika Elisa berkenan mendo’akannya…insya Allah campur tangan Tuhan juga akan lebih besar untuk sepupu Elisa, amin
Dear elisa..
Turut prihatin dengan apa yang dialami saudaramu..
Memang pengobatan kanker tidak murah.
Tapi seandainya sekarang Ybs sudah tidak ada biaya untuk terapi medis..
Bukan berarti Ybs tinggal diam, pasrah saja.
Masih ada terapi alternatif (herbal) yang biayanya terjangkau.. banyak di internet.
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)