Cerita Sejenis:

Sudah 6 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
baharazwar menanggapi pada tanggal December 20th, 2008 jam 1:25 pm

Fibrosis terjadi akibat radiasi (apakah dosis atau lama), terhadap sel normal dan sesungguhnya merupakan suatu usaha pemulihan, seperti parut akibat luka. Akibat radiasi bisa datang cepat (akut) atau terlambat (late). Bila akut maka perbandingan antara sel normal yang bertahan dengan sel normal yang rusak masih seimbang hingga pembaruan dapat terjadi atau dapat sembuh. Bila late, sel normal yang rusak luar biasa banyaknya hingga pembaruan tidak mungkin terjadi dan terjadilah pembentukan jaringan ikat yang disebut fibrosis. Selain itu pada late juga terjadi nekrosis (kematian jaringan( borok dlsb. Keadaan ini tidak dapat disembuhkan tetapi di tempat tertentu dapat diakalin dengan operasi by pass. Misalnya bila terjadi di anus akibat radiasi kanker rahim, dapat dilakukan kolostomi (mengeluarkan feses dari perut); di trakea, trakeostomi(memasukkan udara langsung ke saluran napas); esofagus (saluran makan), gastrostomy (memasukkan makanan langsung ke lambung) dlsb.
Semoga Refli dapat meneimanya dan makasih pada Mbak Titah atas kesempatannya.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal December 20th, 2008 jam 6:34 pm

Terima kasih dr. Bahar atas keterangannya, semoga ayah Refli segera mendapat penyelesaian/kesembuhan terbaik untuk gangguan pernafasan dan gangguan menelannya…

mygif
Ani menanggapi pada tanggal December 21st, 2008 jam 4:12 pm

Wah, efek radiasi lumayan juga ya…. apakah ada pencegahan dini untuk efek semacam itu ya?? he-he-he

mygif
baharazwar menanggapi pada tanggal December 23rd, 2008 jam 5:16 am

Tidak ada pencegahan dini Ani karena late effect atau datangnya sesudah beberapa bulan atau tahun.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal December 23rd, 2008 jam 2:37 pm

Maaf dr. Bahar saya ingin menawar, kalau sebelum dan sesudah radioterapi kita mengupayakan berbagai cara agar kondisi tubuh kita bisa sebagus/seoptimal mungkin, bisakah hal itu mencegah atau meminimalisir terjadinya late effect?

mygif
Ani menanggapi pada tanggal December 25th, 2008 jam 1:32 pm

He-he-he…Mba Titah nawar, aku juga ikutan nawar dong! boleh ya Dok! Gini aja deh, sejauh ini (dari diskusi teman-teman yang menjalani radisi) hampir 90% dari mereka (maksudnya 15 orang yang gak ngerti 13 orang he-he-he)pasien yang menjalani radiasi, sama sekali tidak dijelaskan oleh dokternya secara JELAS tentang efek samping semacam ini. Jadi….tawaran saya bagaimana kalo mulai sekarang Dokter Bahar bantu kami-kami untuk mengkomunikasikan ini ke dokter-dokter yang berkompetensi di bidangnya. (Ini bukan nawar ya Dok, tapi nyuruh!!!! he-he-he Maaaaaffff beribu maaf)

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)