Cerita Sejenis:

Sudah 15 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
dani menanggapi pada tanggal December 30th, 2008 jam 10:59 pm

jangan putus asa mas. selalu ada harapan dengan berdoa dan coba nikmati hidup apa adanya. syukuri apa yg sekarang ada. semoga rahmat Allah menyertai kita.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal December 31st, 2008 jam 8:19 pm

Dear Arlizar Rivai,

Respons tiap orang pada pengobatan tidak sama, baik efektivitas maupun efek sampingnya. Terlebih pada stadium IV yang kondisinya lebih kompleks. Karena itu evaluasi selalu dilakukan, apakah pengobatan yang diberikan direspons bagus (bisa dilanjutkan) atau tidak (sehingga perlu diganti). Biasanya evaluasi dilakukan setelah pengobatan dijalani pada kurun waktu tertentu; misalnya untuk obat herbal setelah 2-3 bulan, untuk kemoterapi setelah satu siklus (enam kali). Kalau sebelum waktu itu sudah dihentikan, tentu saja tujuan pengobatan tidak tercapai.

Pengobatan kanker memang cukup berat dalam segalanya, baik dari segi biaya, waktu, stamina, maupun secara psikologis. Menurut pengalaman sahabat2 yang sukses menaklukkan kanker, salah satu kuncinya adalah menjaga optimisme dan semangat untuk tetap berjuang walaupun efek samping yang dirasakan cukup berat. Selain itu juga mengkombinasikan pengobatan medis dengan upaya-upaya nonmedis.

Semoga Arlizar segera menemukan obat yang tepat dan sehat kembali ya…

mygif
ellysurjati menanggapi pada tanggal January 3rd, 2009 jam 12:08 pm

tetap semangat ya mas. obat apapun kalau tidak disertai dengan semangat dan optimisme untuk menaklukkan penyakit kita, pasti akan sia-sia. seperti papa saya juga mengindap penyakit kanker stadium 4 di saluran empedu, meninggal karena efek samping dari kemoterapi. kisah selanjutnya simak di penderitaan papa melawan kanker di http://www.ellysurjati.blogspot.com thanks.

mygif
rina menanggapi pada tanggal January 10th, 2009 jam 11:12 pm

mungkin bisa dikombinasikan dgn 4life factor ini adalah immunorehabilitation yang dikembangkan sejak 50 thn lalu di rusia….dan juga tetap semangat terus untuk kesembuhan ya mas

mygif
Fika menanggapi pada tanggal January 16th, 2009 jam 3:06 pm

PAk Arlizar,

Memang dokter2 disini mempunyai kecenderungan utk selalu menawarkan berbagai macam metode penyembuhan, tetapi mereka sendiri tidak bisa memberikan kita solusi ato saran yg terbaik utk para pasiennya. Sehingga membuat pasien mencoba semua metode dan tidak fokus, yang akan b’ujung dengan biaya. Tetapi dari pak Arlizar sendiri, bagaimana?sudah melakukan perubahan pola hidup yg lebih baik?seperti istirahat yang cukup ,stress, dan juga mungkin merokok. Karena byk para penderita yg karena mereka confused, membuat mereka tetap merokok.
DOa kami selalu menyertai bapak dan keluarga. Semoga berhasil dgn metode yg terbaik ya pak..dan fokus utk terus berobat.

mygif
andryhart menanggapi pada tanggal January 22nd, 2009 jam 4:22 am

Apakah anda ingin mencoba salah satu terapi herbal yang murah, aman (karena biasa digunakan sebagai makanan)dan disebutkan dalam buku terapi komplementer pada kanker khususnya untuk kanker paru dan kandung kemih.
Tanaman herbal yang saya maksudkan itu adalah daun pepaya yang konon mengandung acetogenin, salah satu zat kemoterapi yang poten tetapi masih dalam taraf penelitian.
Cara membuatnya: Beberapa helai daun pepaya dengan tangkainya direbus dalam dua liter air hingga tinggal satu liter. Air rebusan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam gelas atau botol kaca dan disimpan di lemari es selama 4 hari. Air rebusan yang keruh (karena fermentasi) dibuang. Air rebusan yang jernih digunakan sebagai obat dengan takaran 3 x 50 ml per hari.
(Cara pengobatan ini diceritakan oleh Harold W. Tietze dalam bukunya Papaya The Medicine Tree).

mygif
Titah menanggapi pada tanggal January 22nd, 2009 jam 8:46 pm

thanks resepnya ya, andry… :)

mygif
cherry menanggapi pada tanggal January 30th, 2009 jam 6:06 pm

Pak Arlizar,

Saya tetap percaya bahwa masing-masing terapi (medis dan herbal) ada manfaat positifnya, hanya memang kadang kita dijerumuskan oleh OKNUM /orang-orang yang tidak prof dan menambah berat beban kita.

Kanker, bukan penyakit mudah.. tetapi bukan juga tidak dapat diatasi.

Saya percaya bahwa TUHAN setia… masalah berat seperti kanker,.. mungkin sesungguhnya solusinya sederhana. Alam kita mengandung kekayaan yang luar biasa dan manusia dikaruniakan Tuhan akal budi yang amazing.

mygif
chong menanggapi pada tanggal February 10th, 2009 jam 7:06 pm

Pak, bapak konsumsi Iressanya sehari 3 kali? berarti sehari 3 butir ya? Ayah saya juga menderita kanker paru stage 4 dan sudah menyebar ke tulang, skg beliau dianjurkan utk memakai iressa, dan hanya konsumsi 1 butir sehari, dan efek sampingnya hampir tidak ada, hanya badan pegal2. Untuk hasilnya, setelah konsumsi Iressa, hasil cek CEA turun dari 138 menjadi 59. Hasil CT-Scan menunjukkan ga ada pembesaran ukuran tumornya tetap seperti bulan lalu.

mygif
omri menanggapi pada tanggal March 19th, 2009 jam 10:53 am

Pak Arlizar dan Bung Chong, obat Iressa dan semacamnya akan menimbulkan dampang samping yang serius bila dipakai dalam waktu panjang, yaitu kerusakan lever atau hati. Anda bisa brwosing di internet dan menemukan kasus2 kematian akibat pemakaian Iressa. Tolong berhati hati. Sebagai tambahanuntuk pak Arlizar, saya anjurkan untuk merubah pola hidup dan makan secara keseluruhan agar daya tahan tubuh anda meningkat dan bisa melawan penyakit ini. Pemakaian obat herbal cukup baik, tpi terutama bukan untuk “mengobati”, tetapi harus dilihat dari perbaikan kondisi tubuh secara keseluruhan. Bapak bisa baca artikel saya di “Rumah Kanker” yaitu Gerson Therapy, untuk sekedar tambahan informasi.

Mudah2an cepat sembuh pak.

mygif
dwi menanggapi pada tanggal April 28th, 2009 jam 10:01 am

dear Arlizar,
Coba ke DR Husen – RS Holistik Purwakarta… 2 minggu belakangan aku ke sana tuk ngobatin anakku yang kena teratoma. Alhamdulillah ada kemajuan. Pengobatan pure herbal n perubahan pola hidup/makan. Jd efek sampingnya malah positif banget. Moga bermanfaat…

mygif
wenny menanggapi pada tanggal August 3rd, 2010 jam 1:57 pm

Dear all,
saya juga penderita kanker paru stage iv sejak feb 2009, sejak itu saya diet makan, supolemen,sejak oct 2009,saya mulai gerson therapy dipantau oleh practitioner spore, tubuh saya baik, fungsi hati,gin jal,lambung dan selera makan ok, cuman bulan kmrn aku pet scan ulang dan tjadi spread ke kaki bg bawah,so tpaksa skrg lg radio,dan oleh dr omcolog diminta saya minum iressa 1 butir per hari…
dalam kasus saya, saya tetap akan ikutin saran dr untuk minum iresa, jg jg akan lanjutkan gerson terapynya buat immun dan metabolisme tubuh agar tetap baik…

mygif
Titah menanggapi pada tanggal August 3rd, 2010 jam 11:14 pm

Setuju dengan pilihan pengobatanmu Wen, maju terus, semoga responsnya baik ya! Salam dan doaku untukmu. :)

mygif
agnes menanggapi pada tanggal November 7th, 2011 jam 1:29 pm

Bu Titah, Ayah sy terkena kaaker paru 2 tahun yang lalu stadiumnya 3, trus karena keterbatasan biaya kami berobat herbal pada seorang dokter , pernah mengalami perbaikan, tapi akhir akgir ini benjolan di parunya membesar 2 kalinya, sedangkan kami sudah mulai pusing dengan biayanya, dapatkah Ibu Titah memberikan perkiraan kasar berapa besar biaya yang diperlukan bila ayah saya perlu melakukan kemoterapi, terima kasih sebelumnya

mygif
Titah menanggapi pada tanggal November 17th, 2011 jam 11:41 pm

dear agnes,
biaya kemoterapi variatif sekali tergantung obat apa yang diberikan. kadang obatnya tunggal, kadang dikombinasikan 2-3 macam oleh dokter. kisaran biayanya antara 2-15 juta sekali kemo (sekali lagi tergantung kombinasi obat dan kelas perawatannya). kalau tadinya pengobatan direspon baik lalu mendadak memburuk, coba dievaluasi adakah masalah pada kondisi kejiwaannya?

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)