Dear Rumah Kanker,
Ibu saya penderita kanker Rahim stadium 4. Sudah dioperasi dua kali. Operasi yang kedua dilanjutkan dengan kemo selama enam kali. Dokter awalnya sudah “menyerah”, kondisi ibu sempat kritis sekali. Setelah kemo dilanjutkan dengan minum berbagai ramuan alternatif, dari mengkudu, buah merah, sampai air seni sendiri. Dan Alhamdulillah atas pertolongan Allah, meskipun sampai saat ini belum sembuh total tetapi hasil lab terakhir angka CA125-nya sudah jauh dibawah ambang batas. Dan Ibu berangsur-angsur kuat beraktifitas, dan makannya mulai banyak.
Tetapi yang jadi kekhawatiran kami, sudah sebulan ini Ibu kami keluar darah seperti mens, tidak banyak, tetapi rutin. Selain itu dibawah perut juga muncul benjolan besar seperti bisul, kata ibu rasanya sakit dan terus mendorong keluar. Seperti bisul mau pecah. Mohon penjelasan, apakah bisul tersebut merupakan bentuk kanker baru atau sebagai efek dari obat-obatan tradisional yang menandakan bahwa kanker ibu akan sembuh? Karena dari penelusuran saya diinternet, ada beberapa orang yang pernah sembuh dari kanker payudara diawali dengan tumubuhnya bisul, dan setelah bisul pecah kankernya sembuh. Mohon penjelasannya.
Terima kasih sebelumnya.
Salam
Sugianto


Cerita Sejenis:
Sudah 5 sahabat yang menanggapi
Dear Sugianto,
Dalam dunia pengobatan alternatif, kadang perdarahan dan bisul dikatakan sebagai pertanda bahwa tubuh sedang mengeluarkan racun dan penyakit yang ada dalam dirinya, karena itu ditafsirkan juga sebagai pertanda akan datangnya kesembuhan (healing crisis). Pengobatan alternatif menyikapinya dengan “wait and see”.
Berbeda dengan sudut pandang medis, yang cenderung menganggap perdarahan dan bisul sebagai suatu kegawatan, karenanya perlu segera dihentikan dengan segala cara.
Tentang perdarahan yang dialami ibu anda, mungkin saja itu suatu pertanda kesembuhan, mungkin juga pertanda kondisi yang memburuk di dalam sana. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan pengobat yang memberikan ramuan pada ibu. Tetapi jika perdarahannya cukup banyak (bukan sekedar vlek-vlek) sebaiknya anda membawanya ke dokter. Dokter akan memberikan obat untuk menghentikan perdarahan itu, karena kalau tidak, ibu anda akan kekurangan darah dan kondisinya lemah lagi.
Tentang bisulnya, selain berharap itu pertanda kesembuhan, sebaiknya anda juga mewaspadai kemungkinan diabetes. Kalau kanker baru sih, mudah-mudahan bukan.
Ibu Titah,
Terima kasih atas penjelasannya. Waktu saya menulis email terdahulu, saya belum bertemu ibu secara langsung karena masih tugas di luar kota.. Ini saya baru saja bertemu Ibu. Alhamdulillah “bisulnya” sudah pecah dan mengeluarkan darah kotor. Oleh perawat yang datang kerumah diberi pembalut penyerap darah dan kotoran. Ibu juga mulai terasa nyaman, karena selama bisul “njarem” [membengkak] memang rasanya kata ibu nyut-nyutan luar biasa seperti umumnya bisul.
Mengenai darah yang keluar dari vagina, menurut ibu bukan darah segar. Tetapi darah yang menggumpal kehitam-hitaman, ada yang agak menkristal seperti butiran pasir, dan terahir malah seperti kerak-kerak hitam. Menurut tabib yang memberika terapy ibu, bisul dan darah beku mengkristal yang keluar dari vagina itu pertanda obatnya sudah bekerja membasmi akar kankernya, ibarat pohon kalau akarnya udah dipotong maka perlahan-lahan dahannya layu, busuk, kering dan mati. Mudah mudahan diagnosa pak Tabibnya pertanda positif bagi kesembuhan total ibu kari kanker. Mohon doa dan dukungan morilnya.
Terima kasih Rumah Kanker
Semoga benar apa yang dikatakan tabib itu, yang tampak sebagai darah menggumpal kehitam-hitaman itu adalah sel-sel kanker yang telah mati, dengan begitu kondisi ibu semakin baik dan sehat. Saya percaya kita semua di sini saling mendukung, saling mendoakan, dan sungguh-sungguh saling mengharapkan kesembuhan satu sama lain. Iya kan, Sugi?
Dear Pak Sugianto,
Bagaimana kabar ibu Anda sekarang? Apakah sudah lebih membaik? Cerita ttg beliau amat sangat mirip dengan apa yang dialami oleh ibu saya.
Sekitar awal-pertengahan tahun lalu ibu saya mengalami kondisi paling kritis (kanker rahim stadium 4), namun alhamdulillah tanpa dugaan, beliau membaik. Namun, hingga saat ini kondisinya terus naik turun, hingga terakhir timbul bisul bear di atas lokasi kankernya. Hanya saja, saat ini ibu saya sedang dalam ketakutan yg sangat karena bisul yg tumbuh di atas lokasi kanker rahimnya, tengah pecah dan menyebabkan nyeri yang teramat sangat.
Kami tunggu cerita berikutnya ya, semoga beliau segera sehat.
Rahma
saya ibu rmah tngga yg msih mnyusui anak,skrg anak sy udah 1 thun lbih..
yg sy rskan saat ini ada benjolan mrip bisul di daerah payudara kanan sy,,
rasanya sngat nyeri,apa lg klo dsnggol sdkit hmm,skit bgt.
sy sdah ke dokter,tp kata dokter itu hnya bisul. tp udh smggu kok blom kmpes jg..
mohon kejelasan tntang pnyakit sy…
trimksi
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)