Cerita Sejenis:

Sudah 5 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
Titah menanggapi pada tanggal February 6th, 2009 jam 9:34 pm

Dear Sugianto,
Dalam dunia pengobatan alternatif, kadang perdarahan dan bisul dikatakan sebagai pertanda bahwa tubuh sedang mengeluarkan racun dan penyakit yang ada dalam dirinya, karena itu ditafsirkan juga sebagai pertanda akan datangnya kesembuhan (healing crisis). Pengobatan alternatif menyikapinya dengan “wait and see”.
Berbeda dengan sudut pandang medis, yang cenderung menganggap perdarahan dan bisul sebagai suatu kegawatan, karenanya perlu segera dihentikan dengan segala cara.

Tentang perdarahan yang dialami ibu anda, mungkin saja itu suatu pertanda kesembuhan, mungkin juga pertanda kondisi yang memburuk di dalam sana. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan pengobat yang memberikan ramuan pada ibu. Tetapi jika perdarahannya cukup banyak (bukan sekedar vlek-vlek) sebaiknya anda membawanya ke dokter. Dokter akan memberikan obat untuk menghentikan perdarahan itu, karena kalau tidak, ibu anda akan kekurangan darah dan kondisinya lemah lagi.

Tentang bisulnya, selain berharap itu pertanda kesembuhan, sebaiknya anda juga mewaspadai kemungkinan diabetes. Kalau kanker baru sih, mudah-mudahan bukan. :)

mygif
Sugianto menanggapi pada tanggal February 8th, 2009 jam 3:05 pm

Ibu Titah,

Terima kasih atas penjelasannya. Waktu saya menulis email terdahulu, saya belum bertemu ibu secara langsung karena masih tugas di luar kota.. Ini saya baru saja bertemu Ibu. Alhamdulillah “bisulnya” sudah pecah dan mengeluarkan darah kotor. Oleh perawat yang datang kerumah diberi pembalut penyerap darah dan kotoran. Ibu juga mulai terasa nyaman, karena selama bisul “njarem” [membengkak] memang rasanya kata ibu nyut-nyutan luar biasa seperti umumnya bisul.

Mengenai darah yang keluar dari vagina, menurut ibu bukan darah segar. Tetapi darah yang menggumpal kehitam-hitaman, ada yang agak menkristal seperti butiran pasir, dan terahir malah seperti kerak-kerak hitam. Menurut tabib yang memberika terapy ibu, bisul dan darah beku mengkristal yang keluar dari vagina itu pertanda obatnya sudah bekerja membasmi akar kankernya, ibarat pohon kalau akarnya udah dipotong maka perlahan-lahan dahannya layu, busuk, kering dan mati. Mudah mudahan diagnosa pak Tabibnya pertanda positif bagi kesembuhan total ibu kari kanker. Mohon doa dan dukungan morilnya.

Terima kasih Rumah Kanker

mygif
Titah menanggapi pada tanggal February 9th, 2009 jam 9:00 pm

Semoga benar apa yang dikatakan tabib itu, yang tampak sebagai darah menggumpal kehitam-hitaman itu adalah sel-sel kanker yang telah mati, dengan begitu kondisi ibu semakin baik dan sehat. Saya percaya kita semua di sini saling mendukung, saling mendoakan, dan sungguh-sungguh saling mengharapkan kesembuhan satu sama lain. Iya kan, Sugi?

mygif
Rahma menanggapi pada tanggal February 21st, 2009 jam 1:03 pm

Dear Pak Sugianto,

Bagaimana kabar ibu Anda sekarang? Apakah sudah lebih membaik? Cerita ttg beliau amat sangat mirip dengan apa yang dialami oleh ibu saya.
Sekitar awal-pertengahan tahun lalu ibu saya mengalami kondisi paling kritis (kanker rahim stadium 4), namun alhamdulillah tanpa dugaan, beliau membaik. Namun, hingga saat ini kondisinya terus naik turun, hingga terakhir timbul bisul bear di atas lokasi kankernya. Hanya saja, saat ini ibu saya sedang dalam ketakutan yg sangat karena bisul yg tumbuh di atas lokasi kanker rahimnya, tengah pecah dan menyebabkan nyeri yang teramat sangat.

Kami tunggu cerita berikutnya ya, semoga beliau segera sehat.

Rahma

mygif
nova menanggapi pada tanggal September 13th, 2011 jam 7:28 pm

saya ibu rmah tngga yg msih mnyusui anak,skrg anak sy udah 1 thun lbih..
yg sy rskan saat ini ada benjolan mrip bisul di daerah payudara kanan sy,,
rasanya sngat nyeri,apa lg klo dsnggol sdkit hmm,skit bgt.
sy sdah ke dokter,tp kata dokter itu hnya bisul. tp udh smggu kok blom kmpes jg..
mohon kejelasan tntang pnyakit sy…
trimksi

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)