Dear friends….
Ini sudah pesan saya yang kedua, tadinya saya menulis tentang tante yang takut dikemo. Sebagai pengganti kemo dia menjalani pengobatan alternatif mengkonsumsi supplement Tianshi dan makan segalah jenis sayuran dan buah2. Awal Maret setelah dilakukan biopsi hasilnya dia menderita tumor yang jenisnya ganas. Kata DR itu harus segera dikemo. Setelah diberitahu tentang harga kemo tentunya tante saya kaget dan juga kami keluarga. Akhirnya adik, kakak, dan tante saya balik ke rumah, dan kami sekeluarga mencoba mencari jalan keluar.
Saya, sebenarnya sudah meyakinkan tante untuk melakukan kemo dan tentunya semua biayanya menjadi tanggung jawab saya. Tapi dia tetap ngotot tidak mau. Tiga hari setelah dia mengkonsumsi suplement Tianshi, dia mengalami rasa sakit yg peri dan sekarang mulai keluar cairan yang berbau tidak sedap. Adik dan kakak saya terpaksa mengambil keputusan untuk menanyakan lagi tentang harga kemo yg sudah pernah Doker sampaikkan pada kunjungan pertama. Menurut DR , tante saya harus dikemo minimum 6 X tapi , kemungkinan kemo ke 3 sudah bisa dioperasi, kalau lukanya sudah mulai mengering dan selanjutnya harus menjalani kemo lagi. Harga kemo yang DR berikan: 1 kali kemo Rp 11 .000.000.- plus Rp. 1.000 000.- jasa dokter. Berarti sekali kemo Rp 12 jt jadi totalnya memakan biaya @ Rp 72 Jt.- di luar biaya operasi dan obat2an.
Seingat adik saya, pada kunjungan pertama DR pernah menyinggung harga paket, pada waktu pemeriksaan pertama kali. Tapi setelah adik saya tanya tentang harga paket tersebut, pada saat kunjungan ke dua, dia mengelak tidak pernah ada harga paket yg perna dia berikan. Malah meyakinkan adik saya dengan kalimat: “Ya begitulah kanker… kalau punya duit bisa sembuh tapi kalau tidak ya pasrah saja pada Tuhan dan menunggu mujizat.” Kalimat tersebut membuat saya benar-benar sangat , sangat kecewa atas pelayanan seorang Dokter yg profesional! Akhirnya, adik saya memutuskan tetap deal dengan Dokter itu karena mengingat keadaan tante yang tidak bisa di tundah lama lagi.
“ADA DUIT ADA OBAT” menurut kata dokter, mengharuskan adik saya membayar total semua jumlah yg dia minta. Anehnya adik saya menanyakan untuk membuat bukti pembayaran dokter tersebut sempat tidak menyetujui.Tapi akhirnya diberikan juga.
Perjanjian untuk melakukan kemo hari Kamis. Tapi tiba2 Selasa pagi DR telpon adik, kalau obatnya belum ada juga, ada keterlambatan pengiriman. Dan adik diberi pilihan. Katanya: kalau mau ada yang harganya lebih mahal lagi…!!!!! Apa sebenarnya maksud dokter…?? Kami bingung memikirkaan, menganalisa maksud dokter tersebut.
Kami sempat menceritakan kejadian ini ke salah satu famili kami yang kebetulan juga berprofesi sebagai dokter. Dia mengusulkan untuk memberi waktu satu minggu. Akan tetapi, dokter tersebut mulai menakut-nakuti atau tidak tahu pasti apa maksudnya, meyakinkan adik saya, kalau kemo sudah harus secepatnya dilakukan tidak boleh mengulur waktu lagi. Jadi kami tidak punya pilihan lain selain membayar obat kemo yg lebih mahal lagi…. dari harga yang sudah dia berikan.
Bincang2 dengan teman lama, kebetulan ketemu di FB, dia cerita kalau kakaknya juga meninggal dengan penyakit yg sama, dan ditangani dokter yang sama pula. Dengan tidak ragu2 saya menceritakan pengalaman adik dan tante saya dengan dokter itu, dan akhirnya dia juga menyatakan kalau keluarga mereka sangat, sangat kecewa dengan pelayanan dokter tersebut. Akhrinya saya dan keluarga memutuskan untuk tidak menjalani kemotherapy!
Bersamaan waktu, saya mendapat kabar dari saudara dekat yang kebetulan tinggal di Jakarta, ada teman dia yg mengalami penyakit yg sama dengan tante saya, berobat di rumah sakit Gatot Subroto, dengan system yang baru tanpa kemo akhirnya bisa sembuh. System itu adalah mamasukan cairan langsung ke pembuluh darah jadi tidak merusak organ yg lain (mohon maaf saya sendiri kurang memahami) krn baru saja mendapatkan infromasi tersebut. Sekarang saya sangat membutuhkan informasi tentang cara pengobatan tersebut. Sekiranya ada teman yang tahu lebih banyak tentang system tersebut, mohon dibagi infonya. Saya ucapkan terimakasih atas bantuan dan perhatian anda semua.
@ Mba Titah many, many thanx for you..!!
Salam Yoan

Cerita Sejenis:
Sudah 11 sahabat yang menanggapi
Dear Yoan,
Hubungan pasien-dokter pada kanker adalah hubungan kerjasama jangka panjang, karena itu sebaiknya hubungan ini “mesra” dan harmonis, dalam arti kedua belah pihak sama-sama sreg untuk bekerjasama dalam waktu lama. Kalau salah satu pihak merasa tidak sreg (dalam hal ini pihak keluarga Yoan), sebaiknya jangan diteruskan. Cari saja dokter lain.
Yoan bisa membaca-baca blognya Sima, di sana ia menceritakan pengalamannya dengan beberapa dokter/rumah sakit dengan berbagai kondisi layanannya, di mana dan bagaimana caranya bisa membeli obat kemoterapi dengan harga murah, dll. Sima juga mengidap kanker payudara stadium 4, mungkin kondisinya agak mirip-mirip dengan tante Yoan.
Memang pada kanker stadium 4 waktu sangat berharga, apalagi mumpung kondisi organ-organ tante anda masih bagus, itu modal yang sangat berharga dalam bertindak cepat memilih pengobatan.
Saya belum tahu tentang pengobatan yang Yoan maksud di RS Gatot Subroto itu (semoga ada yang menjelaskannya), tapi saya harap Yoan tidak salah mengerti. Cairan yang dimasukkan langsung ke pembuluh darah itu akan mencapai dan mempengaruhi SEMUA organ tubuh tanpa kecuali (organ tubuh mana yang tidak dilewati darah, coba?). Bahkan kemoterapi pun dilakukan dengan memasukkan cairan langsung ke pembuluh darah, kan?
Dear
Maksudnya yang langsung mungkin TACI:Targeted Cemoteraphy atau TACE: Transarterial chemo intervention.
Yang perlu diperhatikan, setahu saya DOKTER DILARANG MENJUAL obat. Tolong diingatkan dengan keras. Atau bikin surat ke POI(perhimpunan ongkology indonesia). Ini temuan yang nyata terjadi di sekitar kita.
Dalam hal penanganan kanker, sudah bukan rahasia lagi bahwa YKI (yayasan kanker indonesia) membantu pasien kanker dengan discount yang cukup besar untuk hanya dengan menunjukan kartu pasien kanker. Jadi sangat tidak beralasan dokternya itu alias mengada-ada.
Silahkan Yoan gabung di CISC (Cancer Information & Support Center) untuk mendapatkan informasi semacamnya. Gratis. Teman-teman akan sangat terbuka untuk membantu, atau tanyakan ke YKI….
Dear Yoan,
Mungkin yang Yoan maksud adalah TACE (Trans Arterial Chemo Embolisation) TACE termasuk therapy chemo, tetapi dilakukan dengan cara menyumbat aliran darah ke arah tumor. Caranya, catheter dimasukkan dalam pembuluh darah, biasanya dari paha, menelusuri pembuluh darah arteri diarahkan menuju lokasi tumor. Kemudian pembuluh darah di sekitar tumor disumbat, tetapi sebelum disumbat dimasukkan obat chemo terlebih dahulu. Cara ini akan membunuh tumor dengan dua cara sekaligus. Membanjiri tumor dengan obat chemo yang dapat membunuh sel-sel kanker, sekaligus menyumbat aliran darah ke arah tumor agar tumor tidak dapat asupan makanan.
Setahu saya cara ini digunakan untuk membunuh tumor yang ada di hati, karena susunan arterinya memungkinkan untuk dilakukannya teknik ini. Tetapi entahlah jika tumor berada di lokasi lain, mungkin saja bisa dilakukan sejauh susunan arterinya mendukung. TACE biasanya dilakukan untuk membunuh tumor primer (primary tumor) atau setidaknya membuatnya mengecil sehingga memungkinkan operasi pengangkatan.
Kelebihan dari teknik TACE adalah obat chemo dilokalisir di area tumor berada, sehingga tidak banyak mempengaruhi organ tubuh yang lain dan dampaknyapun dapat diminimalisir. Berbeda dengan jika obat chemo dimasukkan dalam pembuluh darah dan menyebar keseluruh tubuh, maka bukan hanya sel-sel kanker saja yang mati, tetapi beberapa organ tubuh juga terpengaruh, antara lain sistim kekebalan tubuh jadi melemah karena banyak yang terbunuh oleh obat chemo. Keunggulan TACE tentu pula memiliki kelemahan. Karena obat chemo hanya berada dilokasi tumor berada, maka jika kanker sudah pada stadium lanjut dimana sel-sel kanker sudah menyebar keseluruh tubuh, maka TACE jadi tidak efektif lagi. Kelemahan yang lain TACE hanya bisa diterapkan jika susunan arterinya mendukung. Mungkin dokter akan menyarankan untuk dilakukan pengobatan secara bertahap. Pertama tumor primernya dilumpuhkan dulu, kemudian pada tahap selanjutnya dilakukan chemotherapy untuk mengejar sel-sel kanker yang sudah menyebar ke seluruh tubuh.
Biasanya teknik TACE dapat dilakukan di rumah-sakit yang memiliki fasilitas bedah jantung, karena alatnya (catheter) biasanya dimiliki oleh bagian bedah jantung misalnya untuk memasang ring atau balonisasi (balooning) pada arteri yang mengalami penyempitan. Di Jakarta selain di RS Gatot Subroto bisa juga dilakukan di RS Cipto Mangunkusumo yang merupakan RS rujukan nasional. Mudah-mudahan pengetahuan saya yang terbatas dapat membantu, dan tante segera sembuh. Salam.
Thanks penjelasannya Ani & Pak Tri
Dear Friends,
Terimakasih yang tak terhingga atas infromasinya… saya saya sangat menghargai bantuan anda lewat menanggapi pesan saya ini.
Khusus untuk Ani, sekali lagi terimakasih.
INFORMASI YANG BENAR2 SANGAT BERARTI…¨!
Hari ini saya mendapat informasi dari adik, kalau dia diberikan resep obat kemo oleh Dokter.
Pada umumnya lokasi tempat praktek dokter tidak jauh dari apotik atau malah ada yang lokasinya di gedung yang sama.
Demikian juga dengan tempat Dokter itu, bersebelahan dengan apotik.
Langsung saja adik saya ke apotik itu.
Tapi sayang sekali apa kata pegawai apotik itu ? Katanya, resep obat kemo tersebut tidak ada di daftar obat yang mereka jual.
Padahal menurut dia(pegawai apotik) tersebut, mereka punya perjanjian, kalau DR itu harus memberikkan resep obat sesuai dengan apa yang tercantum didaftar. Anehnya, DR sempat pesan ke adik saya, kalau tidak ada tolong beri tahu saya ya.Soalnya, saya punya yang lebih bagus lagi tapi agak mahal…???
Merasa tidak puas dan kurang yakin Adik saya bekunjung lagi ke apotik yg lain.Tapi sayang sekali tetap mendapatkan hasil yang sama.
Bingung benar2 bingung atas sikap Dokter …??!!
Bagaimana kami bisa melanjutkan hubungan kami dengan dokter tersebut..?
Sekedar teman2 tahu aja kalau kami di Manado tidak ada Dokter special Tumor selain dokter itu.
Beliau juga pernah bilang, kalau sebenarnya harga obat yg dia berikkan sudah termasuk murah karena dia beli langsung.Belinya dari mana, kami keluarga kurang tahu dan memang tidak kami tanyakan.(Tidak tahu kalau DOKTER DILARANG MENJUAL OBAT).
Seingat saya Pada saat pembayaran dilaksanakan, adik saya pernah tanya, kalau boleh minta copy resep, katanya: oh tidak boleh, nanti kamu berurusan dengan polisi…!
Saya cuma bisa berdoa semoga Dokter itu bisa berubah dan di gerakkan hatinya untuk bisa lebih bagus lagi dalam melayani pasien2nya.
Terimakasih sekali lagi atas infromasinya.
Kalau masih ada diantara teman2 yang tahu Dokter yang kami bisa hubungi please… sangat di harapkan Entah di rumah sakit Gatot Subroto atau Cipto. Kami keluarga sudah sangat dilemah dengan sikap Dokter itu.
Salam
Yoan
Dear yoan..
Mungkin kita senasib denganmu..alm papa juga sakit kanker.cuma selama ini kalau kemo kita beli obat kemonya di YKI.dokternya memberi kita resep.soalnya kalau beli di apotik obatnya jauh lebih mahal.bisa beda sekitar 2-3juta.kalau mau coba berobat dokter di jakarta.silahkan coba aja ke DR dr Aru W Sudoyo,Spd,KHOM.FACP..coba deh dtang ke beliau..soalnya banyak pasien yg beliau tangani berhasil..ok..
Sabar ya..Semua pasti ada jalan..Tuhan ga akan kasih kita cobaan yg melebihi kemampuan kita…
hallo yoan…
setiap dkter memiliki pengalaman klinis masing2 sehingga kemungkina pengbatannya berbeda2.
Setahus saya untuk pengobatan kanker memang ada beberapa protokol pengobatan sesuai dengan jenis penyakitnya.
Nah kalau boleh nyaranin sepertinya di manado ada dokter konsultan hematology onkology kan ?
Coba anda tanyakan ke ybs sebagai second opinion.
Semoga membantu
Dear Yoan
mungkin saya bisa memberi info,semoga bermanfaat.kanker bisa disembuhkan dgn mengikuti pola hidup sehat yg diterapkan oleh Wellness Centre Medan.sudah banyak pasien yg sembuh mengikuti pola tersebut.bahkan yg sudah stadium akhir.
hi sis yoan, salam kenal… ibu saya penderita kanker payudara yg sudah bermetasis ke paru, thorax dan saya takutkan akan menyebar ke tulang karena terdapat rasa keluhan nyeri di tulang dan pengobatan medis sudah dilakukan dari kemotrapi infus, kemudian beralih ke kapsul dikarenakan keterbatasan biaya. tetepi sekarang obat kapsul sudah tidak mempan lagi ke sel kanker ibu saya, Dokter menyarankan untuk penyinaran di thorax yg menghabiskan dana sekitar 10 jt, wah besar sekali menurut saya, sehingga saya berpikir tuk beralh ke penobatan terapi ular, apakah ada yang bisa memberikan masukan pada saya mengenai pengobatan yg tepat untuk kanker yg sudah bermatase, dan apakah ada yg telah mencoba terapi ular tsb? jika ada boleh disharing pengalamnannya, trims. Nely (n3ly_17@yahoo.com)
@Yoan
Sudah coba hubungi CISC, silahkan kontak Ibu Yuniko di Jakarta 0816822868,Yoan bisa share untuk pengobatan di Jakarta, karena saat ini saya di Yogya
@Untuk Semua…..Ada Messsage dari Pak Hendarta (Bandung Cancer Society)
Hai,teman2. Saya dapat pesan dari sdr.Widodo(bdg) utk meng hibahkan
110 cap 0bat Xeloda utk orang yg sangat perlu. saat ini sedang dicari
orang yg butuh melalui BCS bandung dan belum ketemu. Bila ada yg urgent hubungi CISC atau BSC.thanks
Kontak bisa melalui CISC Bu Yuniko
Ass.www saya Hasan Abdullah ,Saya ingin menanyakan atau informasi mengenai besarnya Biaya Pengobatan kanker Payudara melalui metode tace,di RSUD Gatot Subroto,mengingat ibu saya yang menderita kenker payudara pada saat ini berusia 78 tahun dan saat inibertempat tinggal di Gorontalo,menderita kanker payudara sejak 4 tahun yang lalu dengan kondidsi saat ini sudah membengkak dan mengeluarkan darah,mohon inf,thanks
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)