Cerita Sejenis:

Sudah 8 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
Ani menanggapi pada tanggal April 1st, 2009 jam 7:07 am

Hiiii….Pak Omri (lagi)

Saya setuju dengan anda, dan sedikit menambahkan. Untuk menuju sehat kita menjadi “makhluk aneh”. Kita menjadi minoritas dan asing di lingkungan terdekat kita sekalipun.

Contoh : Anak saya Awan di sekolahnya seringkali beredar “JUNK FOOD” baik untuk acara ulang tahun ataupun outbond sekolah. Ketika saya mencoba sosialisasikan bahayanya “junk food” ujungnya justru debat kusir tidak berbobot dengan mengatasnamakan “hak asasi”. Ha-ha-ha…aneh bin nyata.

Begitupun ketika coolerbox Awan berisi 2 gelas jus buah segar. Teman-temannya malah memainkan blu ice yang ada di tasnya…. ha-ha-ha nyata dan ada. Tidak tertarik pada jusnya, tapi pada minuman kotak & kaleng yang lain.
Bersyukur….Awan bisa punya sikap. Bener-bener Awan luar biasa di mata saya meski “aneh” dimata banyak orang…..maaf nggak nyambung….

mygif
omri menanggapi pada tanggal April 1st, 2009 jam 12:42 pm

Bu Ani, saya jadi ingat serial di TV “Jamie Kitchen” yang berperang merubah menu anak2 sekolah di Inggris [membuang Junk Food], dan setelah berjuang lama ia berhasil dan diterapkan diseluruh sekolah di Inggris. Kapan kita bisa begitu ya? Sementara ini kita perlu Awan Awan yang banyak dan Ibu Awan Ibu Awan yang lebih banyak lagi untuk membangun keluarga sehat.

Anak saya tertua bekerja sebagai petani Sayur Organik, tetapi dalam soal makan dia ngakunya Carnivora. Berarti saya masih punya PR yang belum selesai….

Salam, Omri

mygif
Titah menanggapi pada tanggal April 3rd, 2009 jam 12:59 pm

@ omri
Thanks untuk artikel yang bagus. Mari kita lakukan, Pak!

@ Ani
Salut, peluk, cium buat Awan. Bener-bener karena dia punya kesadaran, kan? :)

mygif
Yoan menanggapi pada tanggal April 4th, 2009 jam 1:03 am

Buat Pak Omri…
Terimakasih untuk waktu bapak.
Artikelnya bagus sekali. Aku benar2 salut..!

Salam
Yoan

mygif
Dewi menanggapi pada tanggal April 5th, 2009 jam 11:40 am

Saya sempat mengup-load beberapa tulisan pak Omri di blog saya…Hmmmm… satu diantara seribu!
Sama kayak “kita-kita” yang bisanya berjuang liwat GERILYA. Banyak buanget musuhnya! Sementara di belahan dunia lain orang-orang dah pada mau pinter, kita malah pengin jadi goblok dengan mengatasnamakan HITECH dan ILMU PENGETAHUAN!

Ada buku yang lumayan bagus dari AGUS MUSTOFA mengenai kesehatan (biasanya sih backroundnya memang agama dan iptek, tapi kali ini dia nyamperin kesehatan hitek pula) Lumayan buat baca-2 dan kembali pada kefanaan diri kita sendiri…

mygif
omri menanggapi pada tanggal April 5th, 2009 jam 2:39 pm

@ Yoan, saya bersimpati dengan usahamu untuk menolong saudara2mu. Mudah2an berhasil dan saya ikut mendoakan.

@ Ibu Dewi, terimakasih. Buku Agus Mustofa itu kalau boleh tau, judulnya apa Ibu? Mudah2an bisa menambah informasi untuk kita semua. Salam. Omri

mygif
Diah Saraswati menanggapi pada tanggal May 14th, 2009 jam 7:20 pm

Maret 2009, saya baru operasi pengangkatan payudara sebelah kiri setelah divonis mengidap kanker payudara ganas (angiosarcoma), saat ini saya menjalani diet (terapi agar sel kanker menjadi mati)dan berobat herbal, selalu mencoba bersikap positif. 2 minggu yll. saya dirujuk oleh dokter untuk menjalani sinar radiologi di RSPAD tapi sampai saat ini belum saya jalani karena saat ini saya dalam keadaan bimbang ? mengingat efek dari terapi tersebut. Saya memiliki 3 org anak yang masih kecil. Tk.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal May 14th, 2009 jam 8:19 pm

Halo Diah,
Saya bisa memahami kebimbangan anda. Memang radiasi memiliki efek samping yang tidak sedikit, tapi apa pengobat herbal bisa menjamin bahwa anda akan sembuh total dan kanker anda tidak kambuh lagi?

Saat ini dokter sudah semakin terbuka, dan mulai banyak yang mengakui bahwa tindakan operasi dapat merangsang kanker lebih aktif membelah diri. Jadi kalau dioperasi, seyogyanya memang dilanjutkan dengan kemoterapi atau radiasi. Herbal dan diet tetap harus dilanjutkan untuk mengurangi efek samping radiasi sekaligus menjaga atau mempercepat pemulihan kondisi tubuh. Hanya, jadwalnya perlu disesuaikan dengan terapi medis.

Tetap positif dan jaga semangat ya Diah, semoga cepat sembuh. Anda harus mengawal anak-anak sampai dewasa dan berkeluarga, kan? :)

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)