Salam,
Dear all… senang sekali saya menemukan blog ini untuk berbagi beban berat yang saat ini kami alami sekeluarga.
Ibu Mertua (45 tahun) saya mengalami gangguan kesehatan yang sanagt drastic di awal tahun 2009 ini. Dari saat lebaran haji lalu sampai sekarang. Segala usaha telah kami lakukan untuk orang tua kami, beberapa rumah sakit di Cilacap (kota asal kami), Jogyakarta, dan Solo telah kami rambah untuk mengusahakan kesembuhannya. Terakhir ini, dari 3 dokter special yang menangani yaitu dokter paru, syaraf, dan tulang menyatakan bahwa ada tumor pada paru yang telah menjalar ke tulang belakang sampai mengalami kerusakan di ruas 8-10, terakhir ini merusak ke ruas 7. Paru-paru juga dipenuhi dengan cairan, walaupun test cairannya tidak terdapat apa2. Tetapi hasil ct-scan menunjukan adanya tumor. Hasil MRI menunjukkan kerusakan pada ruas 8-10. Dokter juga menyatakan dengan kondisi sekarang, kemungkinan sudah mencapai stadium 3 atau 4.
Rencana ke depan ini, kami akan membawa pulang orang tua kami. Kami masih berharap ada alternative pengobatan dan harapan untuk ibu kami. Apakah ada di antara teman2 sekalian yang dapat memberikan informasi ke mana kami dapat berobat? Obat apa yang mungkin dapat membantu?
Terima kasih untuk perhatian dari teman-teman sekalian.
Harjono


Cerita Sejenis:
Sudah 89 sahabat yang menanggapi
Dear Bp.Harjono,
Mungkin Bp.bisa mencoba menggunakan pengobatan dg propolis.Obat ini sudah terbukti bagus untuk mengendalikan pertumbuhan sel kanker & juga bagus digunakan sebagai support/back up untuk para pasien yg sedang menjalani Kemo ataupun telah selesai Kemo.
Terimakasih
Dear Harjono,
Anda bisa coba konsultasi dengan Dr. Budi Sadjarwa, mantan Kepala RS Paru Dr. Goenawan Partowidigdo Cisarua, Bogor. Selain dokter spesialis paru, beliau juga mempraktekkan pengobatan alternatif kanker menggunakan singkong yang pertama kali dikembangkan oleh alm. Dr. Goenawan Partowidigdo. Siapa tahu cocok untuk ibu mertua anda. Silakan cari info tentang praktek beliau di RS tersebut atau telepon ke rumah beliau di (0251) 8254361.
Untuk menjaga kesehatan penderita bisa menggunakan Mahkota Dewa, terutama bagian cangkang. Menggempur tumor atau kanker stadium lanjut, bisa dengan Keladi Tikus. Sedangkan menjaga paru-parunya sendiri bisa digunakan Cakar Ayam. Tanaman lainnya yang berkhasiat untuk stadium lanjut bisa dengan temu Putih sebagai antibiotik.
Salam dan tetap semangat!!!
Dear Harjono.
Saya juga mengalami nasib yang sama seperti bpk.
ibu saya (52 thn) mengalami penyakit kanker stadium 4.
sedangkan saya anak bungsu dari 3 bersaudara dan saya masih sekolah kls 3 di smk.
awalnya saya putus asa dengan penyakit yang di alami ibu saya.
Saya hanya memberi usul kepada bapak kalo bisa bawa saja ke RS hasan sadikin bandung dan temui Dr Heri Fadjari.
mudah-mudahan info saya bermanfaat.
kita sama-sama mendoakan orang yang kita sayangi bisa sembuh.
Amin…
Dear all
Ass wr Wb.
Kami tidak menanggapi namun menganulir keluah di atas, terutama untuk ibu saya usia (75 th) menderita tumor ganas dari analisa dokter si Jogya stadium 4, tumor/kanker menurut analisa dokter mencuk dari hati terus naik ke atas, paru2 dan muncul di pundak berupa benjolan dan sekarang sudah membesar hingga leher. pernah dioperasi diambil sample utk di test lab dan hasilnya tumor ganas, dokter sarankan dioperasi tapi kami tidak tega…maka kami cari obat alternatif benalu teh, sarang semut dan kunyit putih dan kami rebus untuk di minum airnya.. namun tetap saja tumor tersebut membesar hingga sampai saat ini dirasakan rasa sakit yang mengganggu sekali saat tidur. kemudian kami beri lagi herbal teh , namun sakit tersebut dirasakan ibu saya. kami bingung kira-kira obat apa lagi ya yang harus diberikan untuk ibu kami tersebut. terima kasih..dengan harapan semoga saran info dan petunjuk yang diberikan dapat menyembuhkan penyakit ibu kami tersebut, amin wass. wr. wb.
Assalamualaikum Efrianti,
Untuk kanker stadium 4 rasanya operasi tidak banyak membantu penyembuhan, kecuali untuk keperluan paliatif (mengurangi keluhan). Untuk mengatasi rasa sakit yang mengganggu Ibu, coba Efri konsultasi ke Poli Paliatif di RS Dr. Sardjito, di sana pasti ada solusinya.
Jangan lupa pengobatan herbalnya dikombinasi dengan diet ya. Untuk urusan ini Efri bisa konsultasi dengan Dr. Andry Hartono SpGK di RS Panti Rapih, beliau ahli gizi yang mempunyai perhatian khusus terhadap kanker.
Trus psikis dan spiritualnya perlu mendapat perhatian juga, jangan sampai terganggu karena hal ini besar sekali pengaruhnya. Efri bisa mengajak ibu nonton acara pengobatan spiritual Bengkel Hati (di TPI tiap Minggu & Senin jam 04.30 pagi), pengasuhnya adalah Mas Danu yang berasal dari Jogja. Lebih lanjut Efri bisa coba konsultasi tentang pengobatan yang berlandaskan taubat ini di Wijilan 37A Yogya, telp 380301. Semoga Allah memberikan jalan kesembuhan bagi ibu Efri, amin…
dear all..saya juga mau share..ibu saya usia 55 tahun jg divonis mendetita kanker paru (malignancy) jenis adenokarsinoma tipe solid (ini hasil Patologi Anatomi). Memang dari ahsil CT scan juga mengatakan ada pemadatan (efusi pleura massive) di apru kanan. memang blom di MRI tetapi sejauh ini organ intra abdomen baik (ginjal, hati, jantung). Paru kiri juga baik..sekarang lagi onmae di RSCM Jakarta. Saya masih terus bergumul untuk pengobatannya, seperti kita ketahui kemo dan raditerapi ada resiko, demikian juga operasi. Ada juga advise mengtakan jangan buru-buru dioperasi malah nanti lebih beresiko, ada juga yang menawarkan pengobatan herbal di dekat BSD (Bumi Serpong Damai)..disana ada dokter praktek herbal. Dulunya dia dr. pemerintah tetapi resign dan mendalami pnegobatan herbal di Cina dan sekarang buka pengobatan di Indonesia. Saya masih butuh advice dan informasi untuk pengobatan ibu saya. Terma kasih sebelumnya
dear anita sitio,
memang kalau salah satu keluarga kita terkena kanker, banyak sekali keluarga, kerabat, dan sahabat yang ikut memperhatikan serta ingin memberikan sumbangsaran untuk kesembuhannya. begitu banyaknya, sampai kadang-kadang membuat kita bingung dan terus-menerus bimbang.
dengan menimbang semua masukan, potensi, dan resiko yang ada, sebaiknya anita mengadakan rapat keluarga untuk menentukan pengobatan mana yang dipilih. jangan lupa ibu diikutsertakan juga, karena beliau yang paling berhak memilih pengobatan yang akan dijalani. sekali sudah memilih, jalani dengan mantap dan keyakinan penuh bahwa pilihan tersebut adalah yang terbaik bagi ibu. tentu, perkembangannya harus terus dipantau dari waktu ke waktu.
kalau setelah beberapa bulan tidak ada kemajuan, pertimbangkan untuk beralih atau mengkombinasikan dengan metode pengobatan lain. yang jelas apa pun pilihan metode pengobatannya, ada satu ramuan yang tidak boleh ditinggalkan: doa+ikhlas+syukur+sabar. salam buat ibu ya, semoga cepat sehat lagi.
Cobalah untuk berobat pada pengobatan herbal.tapi Untuk mendapatkan hasil maksimal jangan lupa pertimbangkan juga kondisi tubuh pasien, ( termasuk penyakit lain ) serta riwayat kesehatannya. tiap jenis tanaman memiliki pengaruh yang berbeda pada tubuh. inilah yang paling sering menjadi penyebab gagalnya pengobatan dengan herbal. Selain itu harus ada perubahan pola hidup ke arah yang lebih baik pula tentunya.
Ass.wr.wb…
Bagi penderita kanker, baik stadium awal maupun lanjut kami lebih sepakat menggunakan terapy Herbal. Sedikit cerita bahwa ada penderita Kanker stadium 4 lanjut yang melakukan kemoterapy di Singapura seminggu sekali selama 5 tahun akhirnya minta berhenti karena rasa sakit yang luar biasa setiap habis kemo dan kankernya ternyata tak kunjung sembuh. Selain efek samping dari kemoterapy akan merusak sel-sel yang lain, rasa rasa sakit yang luar biasa pasca kemo, mahalnya biaya kemoterapy dan minimnya tingkat keberhasilannya. Mudah-mudahan metode kemoterapy sungguh-sungguh salah satu metedo pengobatan medis dan bukan hanya sekedar sejenis proyek Profit Oriented yang dilakukan RS atau dokter. Wassalam.
Salam sejahtera, keluarga saya benar-benar sedang mendapat cobaan berat tahun ini. Mulai dari ibu saya yang sakit kanker rahim stadium 1C, sudah dioperasi dan sedang menjalani kemo. Kemudian bapak mertua saya yang divonis kanker paru stadium IV dan tidak diterapi apapun krn kanker sudah menyebar ke jantungnya juga. Saat ini mereka hanya kita berikan obat herbal yang kita percaya dapat mengurangi efek kemo dan mengurangi rasa sakit. Terima kasih.
kalau boleh tau alamat email lidya apa ya?
mbak lidya kalau boleh saya juga minta alamat email mbak. karena saya juga punya kasus yang sama. ibu saya juga menggunakan obat herbal. semuanya sudah dicoba. dan hasilnya ada tapi sangat lambat. bahkan pernah mengeluarkan darah dari benjolan – benjolannya di payudaranya. dan sekarang sedang terapi di alternatif di cibinong (jabar ) menggunakan obat herbal. alhandulillah ada perkembangan.
met sore mbak.. saya punya kakak yg menderita penyakt kanker paru-paru stadium 4 dokter mengatakan kalau ingin menambah umurnya harus melakukan kemo.. namun saya tahu kalau kemo akan membuat dy makin sakit.. mbak tlong bantu saya secepatnya karna dokter sudah mengatakan kakak saya hanya berumur paling lama 6 bulan
terima kasih
riena
Dear all, mohon bantuan dari teman-teman kiranya dapat memberikan informasi mengenai pengobatan yg tepat untuk mama saya. Mama saya divonis kanker paru stadium 4 dengan jenis Adenokarsinoma.
Setelah menemui dokter paru2 dan dokter cancer, kami disarankan untuk mencoba obat TARCEVA yg mahalnya bukan main 20an juta/bulan. mama sy telah mencoba obat ini 17 hari dan reaksi obat tersebut spt diare, jerawat, kulit kering dan perut kembung.
Entah sampai kapan kami akan sanggup dg biaya obat yg mahal..
sebagai anak tunggal dan tulang punggung keluarga,saya bingung, stres dan sedih juga teramat sakit hati krn mama sy sakit kanker paru ini krn faktor utama papa sy yg perokok berat.
mohon info pengobatan alternatif (herbal&medis) terima kasih atas pertolongan teman2. salam, meita
@ lidya
Saya doakan semoga ibu dan ayah mertua Lidya membaik ya. Obat herbal tidak hanya mengurangi efek kemo dan rasa sakit, tapi bisa membunuh sel kanker juga lho. Tapi memang harus diatur pola makan, pola pikir, dan pola hidup keseluruhannya. Pokoknya tetap optimis dan fokus pada kesembuhan, di atas segalanya tetap minta perkenan dari Tuhan. Tidak ada yang tidak mungkin, Lid.
@ riena
Kalau pengin kakakmu sembuh, yang pertama2 jangan percaya pada ramalan dokter bahwa umur kakakmu tinggal 6 bulan. Kemudian kakakmu harus membulatkan tekad untuk sembuh, sembuh, sembuh, dan mau menempuh segala cara untuk bisa sembuh. Tapi harus ada keikhlasan dan kebesaran hati dalam menempuh semua ikhtiar itu, jangan ada rasa kecil hati, pesimis, bosan, dan putus asa. Percayalah Tuhan akan memberi jalan kesembuhan. Andai pun memang sudah waktunya kakakmu menghadap-Nya, semua upaya itu tidaklah sia-sia, karena akan diterima Tuhan sebagai ibadah, insya Allah.
@ Meita
Saya bisa mengerti kalau Meita bingung, sedih, dan stres menghadapi kondisi mama. Tapi jangan sakit hati ya… karena memang demikianlah yang digariskan Tuhan untuk Meita dan mama jalani. Meita harus ikhlas menjalani cobaan ini, maka rasa bingung, stres, sedih, dan sakit hati itu akan hilang, sehingga Meita bisa lebih fokus dalam mencari upaya pengobatan mama.
Kalau memang Tarceva dirasa terlalu memberatkan, cari alternatif lain yang lebih murah supaya mama bisa menjalani pengobatan sampai tuntas. Banyak alternatif obat kanker ditawarkan, kalau dilihat cara kerjanya sih sepertinya nggak jauh beda kok. Tapi ya gitu, obat aja nggak cukup, harus dibarengi dengan batin yang tenang, ikhlas, dan pasrah sepenuhnya pada kehendak Tuhan. Pasrah bukan berarti putus asa lho ya. Tetap harus optimis dan semangat. Tetap ceria dan bersyukur. Pasti Tuhan akan membukakan jalan. Semoga.
suamiku jg brusan divonis kanker paru stadium 4 yg metas ke tlg blakang.sdh ops tp msh blm bisa jalan sampai sekarang.terapi yg sdh dilakukan radiasi dan minum tarceva tab.sampai sekarang berarti sudah 2 bln dia rwt inap.tlg sy dong hrs berbuat apa?mau beralih ke alternatif sy bingung mau yang model apa?akupunktur,atu herbal mana yang lbh baik.please sarannya saya tunggu
dear mba novi,
kebayang banget deh kebingunganmu… apa sekarang radiasinya sudah selesai? kalau sudah, sebaiknya suamimu dirawat di rumah saja. tentu sebelumnya mba novi & anggota keluarga yang akan merawat di rumah belajar dulu pada dokter & perawat tentang bagaimana merawat suami yang belum bisa jalan, apa saja yang perlu diperhatikan, keluhan apa yang mungkin timbul, dll.
soal berobat alternatif, sebaiknya herbal & akupunktur berjalan bersama karena akan saling membantu. selain itu kondisi kejiwaannya perlu dibangun supaya tetap semangat & optimis, kondisi spiritual juga ditata sedemikian rupa sehingga tetep ikhlas, tawakkal, & dekat dengan Tuhan. jangan lupa pola makannya diatur juga.
semoga Tuhan memberikan pertolongan & kemudahan pada novi & suami dalam berikhtiar, insya Allah akan jadi ibadah yang diterima Allah, amin…
kepada mbak meita dan lydia . saya minta alamat email nya atau send email ke slash_kd@yahoo.com terima kasih….
kepada mbak reina minta email nya atau send mail ke slash_kd@yahoo.com
andy,
kalau ada informasi yang bermanfaat untuk meita, lydia, juga reina, bisa langsung di-share di sini supaya bisa diambil manfaatnya oleh teman-teman yang lain, termasuk saya.
Hi semua… salam kenal, saya defi. Saat ini mama saya menderita kanker paru-paru stadium IV, seluruh badannya gemetar, jalan sudah tidak kuat lagi. Pernah sih berobat ke sinshe gitu di daerah muara karang, cuma mahal sekali,akhirnya bulan ini di putuskan untuk berhenti berobat ke sana karena tdk ada biaya nya. Barusan cari2 info ttg penyakit kanker paru2, katanya bisa di obati dengan sarang semut yah?? apa ada yg sudah mencoba pengobatan dengan sarang semut?? hasilnya gimana?? di mana yah saya bs mendapatkan sarang semut tersebut?? kl ada info ttg pengobatan alternatif apapun mohon sekiranya bisa di sharing ke saya di : defi.tjen@yahoo.com. saya tunggu yah infonya, terima kasih.
puji syukur pd allh swt yg saat ini kta msih bnyak mendapt karunianya,walau ada sbgian sdr kita yg saat ini dibri ujian berupa sakit,tapi tdk mengurangi keagungannya serta limpahan rezqinya,satu tetep sabar,optimis dan berjuang dlm menjemput kesembuhan,sebab setiap penyakit pasti ada obatnya. amien
Dear, All
Semoga Artikel ini bisa membantu
Buah Sirsak, Pembunuh Kanker
Sejak 1976, Graviola/Sirsak telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.
Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola,mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!
Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat t id ak tersentuh/terganggu . Graviola t id ak seperti terapi kemo yang t id ak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul effek negative: rasa mual dan rambut rontok.
Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker: Prostat, Pankreas, dan Paru2.
Setelah selama kurang lebih 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga2 tsb.diatas.
Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budi dayakan dan dipanen oleh orang2 pribumi Brazil , kini bisa diperoleh di Amerika.
Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai free special bonus terbitan Health Sciences Institute.
Saya sebagai warga negara indonesia ada yang saya ingin tanyakan , 1. bagaimana cara pencegahaan kanker payudara . 2. dan bagaimana cara supaya kanker payudara tidak dapat melekat pada seorang wanita terutama , wanita yang belum menikah . 3. apa resikonya kalau seorang wanita yang belum menikah terkena kanker payudara
Dear Sulis,
Pada dasarnya upaya pencegahan semua penyakit itu hampir sama, yaitu hiduplah secara sehat, seimbang, dan secukupnya. antara bekerja, olahraga, istirahat, harus seimbang. makan makanan yang sehat dan bergizi, namun jangan berlebihan. pikiran positif, jiwa yang sehat, kehidupan sosial dan spiritual yang baik, semuanya harus berjalan bersama-sama. pasti deh penyakit apa pun akan jauh dari kita.
Resiko wanita yang belum menikah kalau terkena kanker payudara ya tergantung bagaimana kondisinya saat sakit dan terapi apa saja yang dijalani. Terapi tertentu menghendaki wanita menunda kehamilannya (untuk sementara waktu).
Mbakyu Titah & Sulis
Sebagai info tambahan bahwa wanita yang tidak menikah memiliki risiko besar terkena kanker payudara yang kaitannya dengan hormon yang berfungsi di tubuh seseorang. Di CISC saya memiliki teman lebih dari 5 orang yang terkena kanker payudara dan mereka memang tidak menikah.
Ass.wr.wb mungkin teman teman ada yg punya info mengenai tumor intraabdomen dan pengobatannya. Terims kasih
Dear Lia…
Tumor intra abdomen setahu saya tumor yang kaitannya dengan organ yang ada di dalam perut. Letaknya sangat bervariasi dan bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui pengobatan yang tepat mengingat organ di dalam perut kita juga banyak.Coba konsultasikan lagi ke doktermu.
Dear all,
Saya domisili Bandung. Ibu saya menderita kanker payudara terdeteksi sejak pertengahan 2007. Atas saran seorang teman, ibu saya dianjurkan untuk mencoba terapi herbal. Sejak Juli 2007, ibu saya menjalani terapi herbal oleh dr. Paulus W. Halim di Serpong.
Pertama kali saya datang ke tempat prakteknya, penuh sekali dengan pasien yang kebanyakan memang kanker. Saya tanya2 dulu bagaimana pengobatan di sana.. rata2 puas dan merasakan kemajuan yang sangat berarti. Tidak sedikit juga pasien yang stadiumnya sudah lanjut.
Memang kalau orang yang awam, mungkin akan sedikit heran dengan cara dokter Paulus mendiagnosa pasiennya. Tapi belakangan saya tau bahwa itu namanya teknik radiestesi.
Kalau teman2 tertarik untuk mencoba, di sini saya cantumkan alamatnya :
dr Paulus W. Halim
Jl. Suplir Blok F1/13 Sektor I.5
Bumi Serpong Damai
Tel. 021-5380639
Praktek setiap Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu terakhir
Jam 08.00 – 12.00
Jam 14.30 – 16.00
Waktu pertama-tama konsultasi ke dr. Paulus, kami berangkat sekitar jam 4 pagi. Sampai Serpong sekitar jam 6.30-7.00. Langsung daftar dulu, tulis nama pasien di kertas yang sudah disediakan di depan tempat praktek dokter (supaya dapat nomer urut kecil). Jam 8 pagi, tempat prakteknya buka.. dibagikan nomor (kalau dipanggil namanya, tapi tidak ada, akan dilewat/digeser). Konsultasi biasanya tidak makan waktu lama & tidak bayar. Cuma bayar biaya untuk tebus resep obatnya saja.
Memang terapi herbal lebih lambat dalam penyembuhannya, tapi cenderung lebih tidak menakutkan (dibanding operasi & jadwal2 radiasi & kemoterapi). Asal rajin makan obat & ikut pantangan dokter, pasti bisa dirasakan hasilnya.
Berikut ini saya attach links mengenai nutrisi untuk penderita kanker menurut dr. Paulus (nemu dari blog lain dan suara karya online) :
http://meli14.wordpress.com/2007/06/29/nutrisi-tepat-untuk-penderita-kanker/
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=175405
Semoga cepat sembuh juga ya
Kakak saya berusia 38 tahun divonis dokter terkena adeno carcinoma stadium 4A,terdapat cairan di paru kanan efusi plura, tapi saat ini cairan sudah banyak berkurang, menurut dokter apabila cairan sdh 50cc per 24 jam baru alat yang terpasang tsb dapat dicabut, yang jadi masalah cairan tsb diproduksi oleh sel kankernya, sehingga berproduksi terus. Karena kondisi kakak saya krg stabil, saya tidak berani melakukan kemotrapy. Saat ini saya mau konsul ke Dr. Pudjo astowo di rs Gading Pluit, saya dgr, ada metode pengikatan sel kanker tanpa operasi, namanya metode TacI…sebelumnya kakak saya di rawat di rs persahabatan dan di rawat oleh Dr. Elisna ( spesialis tumor/kanker paru ) apakah ada temen2 yang punya info dengan metode Ta Ci…serta berapa biayanya…tolong masukan apakah ada alternatif dengan herbal…saat ini kakak saya juga sudah mencoba minum jus mengkudu serta saya coba juice buah merah..adakah alternati lain ? semoga temen2 bisa memberikan info..tks
Salam,
Tulisan di atas sebenarnya menjadi introspeksi bagi kita semua bahwa kita harus tetap tegar dan tidak putus asa untuk berobat manakala kita diberi cobaan berupa penyakit termasuk kanker misalnya.
Saya katakan demikian karena saya yakin bahwa Allah menciptakan suatu penyakit selalu dengan obatnya atau penawarnya. Obat atau cara berobat tersebut bervariasi ada yang cocok ada pula yang tidak. Namun banyak sekali kejadian dimana obat atau pengobatan Alternatif dapat menyembuhkan penyakit yang tidak bisa diobati secara medis atau bahkan operasi. Sebagi contoh : Akupunktur, tenaga dalam, terapi suara, sengat lebah, Air Mineral Bambu Eul-eul, dan banyak lagi.
Menurut saya yang paling penting di sini kita selalu berusaha disertai do’a dan keyakinan. Satu hal lagi yang jauh lebih penting adalah menjaga kesehatan kita dengan cara menghindari segala hal yang dapat menggangu kesehatan tubuh kita dan keluarga.
Semoga bermanfaat.
Terima kasih.
@ Betul Yuda….thanks yaaa
ppku jg mengalami kanker paru stadium 4,lg diobname.untuk kalian semua.aku mendptkan info bahwa daun sirsak 10lbr dicuci bersih,direbus,dgn 3gelas air,lalu digodok menjd 1gelas diminum 2 kali pagi dan sore.katanya hbs minum badan tersa hangat.sangat bagus.coba baca aja manfaat daun sirsak,sangat berkhasiat.jgn lupa doa sama Tuhan semoga cpt sembuh,Amin
Salam kenal..
Mau ikut sharing & tukar pendapat nih..
Krn mama sy jg menderita kanker paru2, menurut dokter sih sudah stadium 4, pusatnya d paru2 sebelah kanan yg mengakibatkan timbulnya cairan terus menerus, sampai sudah dipasang selang d dada sebelah kanan yg tembus k paru2nya..
Saat ini sih cairannya sudah berkurang jd sementara sdh boleh pulang dr rmh sakit.
U/ pengobatan alternatif yg kami ambil sih sementara hanya meminumkan jus Noni rutin setiap hari.
Membaca opini kawan2 d atas, byk sekali obat herbal alternatif yg sudah d sampaikan.
Mohon bantuannya u/ mendapatkan obat2an herbal tersebut bisa d dapatkan dmn ya..?
Diatas jg banyak d sebutkan terapi herbal, terapi herbal itu terdiri dr apa saja ya..?
Dan yg terpenting sih bgmn cara mendapatkannya…
Mohon bantuan kawan2 smua..
Terima kasih,
Wisnoe
@ rini
info yang banyak beredar di internet akhir2 ini tentang daun sirsak terasa agak dilebih-lebihkan. mungkin benar daun sirsak berkhasiat, tapi siapa yg benar2 sudah membuktikan khasiatnya? juga, tidak semua orang boleh minum daun sirsak (atau daun2 lainnya lho).
@ wisnoe
karena kondisi tiap orang tidak sama, cara aman untuk mendapatkan herbal adalah dari dokter ahli herbal, yang melakukan metode pengobatannya dengan standar medis (penegakan diagnosa, wawancara, pemeriksaan penunjang, evaluasi efek samping, cek & recek hasil pengobatan, dll).
dear all..Ass.Wr.Wb saya mo ikutan share..kakak perempuan saya yang berusia 35 tahun yang saat ini sedang opname di Rs.Adi Husada Surabaya jg divonis menderita kanker paru (malignancy) jenis adenokarsinoma, kata dokter sih uda stadium 4,ada cairan di paru kanan efusi plura, tapi saat ini cairan sudah berkurang,,dan keluhannya hanya nyeri punggung saat tidur, sesak nafas maupun batuk juga tidak,,nafsu makan nya sempat turun drastis, dan seminggu ini saya memberikan tahitian noni, nafsu makannya lumayan meningkat drastis,hanya saja beberapa hari kemarin saat BAB mengeluarkan darah beku berwarna hitam pekat sebesar seruas jempol orang dewasa, itu yang membuat saya khawatir, saya juga memberikan ramuan kunyit putih juga, mungkin ada dari teman teman yang mengetahui dokter ahli herbal di surabaya, atau pengobatan alternatif lainnya, sejauh ini saya selalu pompa semangat kakak saya untuk tetap bersemangat dan optimis untuk sembuh dan berdoa..atas pengobatan yg sekarang ini sedang di jalani.
Mohon saran dan bantuan dari teman2, terimakasih..
Tika.Surabaya
Dear Tika,
Kakaknya silakan diajak konsultasi ke dr. Soeharso di Jl. Ngagel Jaya Selatan I/15 Surabaya, buka praktek mulai jam 13. Atau ke Poli Obat Tradisional Indonesia di RS Dr. Soetomo. Salamku buat kakak ya, semoga sabar, tetep semangat, n cepat sembuh.
Stress banget seluruh keluarga mendengar bapak terkena kanker paru stadium 4, sementara biaya pengobatan yang mahal membuat dana kami terkuras ,saat ini bapak tengah dirawat di RS.sardjito . mohon saran dan pengobatan herbal yang bisa kami lakukan di wilayah karsidenan Banyumas.
Asslm wr.wb…
Sebelumnya saya sangat bersyukur atas adanya forum ini,tulisan diatas sedikit banyak memberikan semangat kesembuhan untuk pasien dan keluarganya.Hampir sama dgn cerita teman-teman lain, ayah saya hampir 4th ini menderita kanker paru-paru.Awalnya diketahui saat menjalani pemeriksaan kesehatan calon haji.Sebelumnya tidak pernah ada keluhan dari beliau,tapi saat menjalani rontgen,ditemukan tumor ganas pada paru-paru.Diagnosa tsb membuat ayah saya drop walaupun sebelumnya dia tdk merasa sakit.Usaha pertama ke RS.Persahabatan (Biopsi dan pemeriksaan lainnya) dan dilanjutkan ke RS.Gatot Subroto.Bulat tekad ayah untuk menjalani operasi, semua persiapan sdh dilakukan namun akhirnya stlh mendengar banyak cerita ttg pasien yang gagal stlh menjalani operasi, ayah memutuskan utk tdk melakukannya.Beliau mencoba banyak sekali pengobatan alternatif termasuk ke Sinshe di Kelapa Gading, namun karena biaya yang cukup mahal dan pantangan makan yang memberatkan ayah,pengobatan dihentikan(berat badannya turun drastis)akhirnya sampai saat ini ayah saya hanya minum Go chi/Goji himalayan juice (sejenis supplemen)Yang membuat sedih,belakangan ini banyak sekali keluhan ayah,terutama nyeri di dada dan punggung yang setiap saat menyakitkan.Beberapa waktu,saat bab,darah turut serta keluar.Hari ini saya banyak mendengar tentang buah Sirsak, apakah sdh ada teman yang mencobanya? dan bagaimana hasilnya? Untuk diketahui bahwa ayah tdk ingin menjalani kemo,operasi dan sejenisnya.Kakek,Nenek dan juga paman saya jg menderita kanker dan akhirnya meninggal dunia setelah menjalani operasi.
Terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian teman-teman dan mohon do’anya.Wassallam.
Sorry,saya lupa mencantumkan bahwa ayah berdomisili di Tanjung karang,Bandar Lampung.Thank’s all.
Wa alaikum salam Rafika,
Mengobati kanker sepertinya tidak cukup dengan hanya mengkonsumsi satu jenis minuman suplemen ya. Perlu obat2an (medis/herbal) untuk membasmi kankernya secara langsung, perlu pola makan yg tepat dan bergizi tinggi, perlu jiwa dan pikiran yg positif, bersih, semangat, ikhlas, penuh syukur, perlu cukup istirahat & banyak minum air putih, dan banyak lagi lainnya. Kalau ayah tidak ingin berobat secara medis, tak mengapa mencoba nonmedis, tapi carilah ahli yg kemampuannya benar2 bisa dipertanggungjawabkan. Dan jangan lupa banyak istighfar, banyak bersyukur, dan banyak berdoa kepada Allah. Semoga Allah memberikan jalan dan kemudahan, amin.
Dear, all. Bpk saya jg divonis dokter menderita kanker paru stad 4, jenis adenokarsinoma. Bertahan hdp max.6bln. Bpk sy org yg sgt sibuk, sehat dan kuat. Hingga pd bln Juli 2009 ia tampak pucat dan sesak saat menjenguk rekannya di RS dmn hrs menaiki tangga.Stlh pemeriksaan,tnyata ada efusi/cairan di pleura paru kirinya. Saat itu lsg diopname, disedot cairannya, didiagnosa kanker paru stad.4, kemudian dikemo 3 seri/6x.
Saat itu kondisi fisiknya msh baik,shg efek kemo hanya membuatnya sdkt mual. Stlh itu bpk sy kembali bekerja, bahkan byk melakukan kunjungan2 kerja keluar. Cairan mmg bbrp kali hrs kembali disedot cm kemudian trs berkurang. Dokter sempat heran krn mestinya cairan tsb bsifat progresif. Hingga pd bln Jan y.l dokter menyatakan negatif. Namun selang seminggu kemudian bpk sy mengalami sesak. Dan hrs diopname lg. Cairan muncul lg,shg dilakukan pembedahan kecil untuk memasang selang guna mengeluarkan cairannya. Kondisinya naik trn bahkan sempat wajahnya dan sebag.tubuhnya membengkak.Puji Tuhan, berangsur bpk sy kembali baik.Walaupun mll ct-scan diketahui ada massa tumor 3cm di paru kirinya dan diagnosa dokter kembali spt semula.Bpk sy kini menjalani perawatan dirmh, msh menggunakan bantuan O2 utk mengurangi sesaknya. Awalnya kami sekeluarga syok dg kondisi bpk yg sgt menurun,tp Pj Tuhan saat ini lambat laun kondisinya membaik. Kami meyakini Tuhan sdg memproses kami trutama bpk sy untuk menjadi pribadi2 yg disempurnakan lg. Smg bs menjadi kekuatan bg penderita kanker maupun keluarga penderita bhw dg perkenan Tuhan tdk ada hal yg mustahil. Mohon ampun pd Tuhan u sgl dosa, berserah total (bkn menyerah!),tetap semangat menjalani hdp. Btw, seorg tmn merekomen seorang terapis herbal, dr.alvin, di pejaten barat. Adakah rekan2 yg mengetahui?trmksh. Gbu!
@ titah ttg dr.suharso di ngagel, blio memberikan terapi alternatif jg? Terapi apa n bgmn? Thx a lot
Martha,
Dr. Suharso itu seorang dokter spesialis jantung di RS Dr. Soetomo, tapi di tempat prakteknya beliau memberikan terapi berupa berbagai ramuan jamu yg sudah direbus. Kadang ada yg dianjurkan kombinasi dgn terapi cara medis, kadang juga tidak. Penanganan pada setiap orang berbeda-beda.
dear all…
ketika saya menemukan blog ini seakan ada kekuatan dan semangat baru dalam diri saya untuk terus berusaha menemukan pengobatan alternatif buat kakak saya. Minggu lalu kakak saya didiagnosa mengindap penyakit kanker hati stadium lanjut. Informasi yang kami terima, virus telah menyebar ke organ lain (kaki kanan) yang menyebabkan kondisi kakak saya saat ini tidak dapat beraktivitas. Pihak rs telah menyerahkan sepenuhnya kepada keluarga. Saat ini kakak saya mengkonsumsi nexafar 2x sehari. Mll media ini, mohon info mengenai tempat pengobatan alternatif untuk penderita kanker stadium lanjut. tks
dear all,,,
ayah saya baru saja didiagnosa suspect tumor paru, sudah dilakukan rontgen 3 x, hasilnya masih belum jelas, dan akhirnya dilakukan CT-Scan Thorax, dan hasilnya adalah ada sedikit cairan dan massa di dalam paru” sebelah kiri, kemudian ayah saya dirujuk ke RS. Persahabatan untuk melakukan bronchoscopy/endoscopy… bisa tolong rekomendasi dokter spesialis paru yang bagus di sana?dan dokter bedah spesialis thorax yang bagus,, thx
dear all,
artikel ini di email oleh teman2 ku,
semoga bermanfaat.
Dalam kondisi darah dengan pH basa, sel kanker tak bisa tumbuh, atau pun berkembang.
Ada beberapa kasus yang terjadi dan sangat penting. Mohon baca dengan sabar dan sampaikan kasus tersebut kepada orang lain. Jika anda sudah membaca, ulangi baca kembali, terutama menu berkaitan dengan makanan yang ber pH asam dan ber pH basa. Bacalah beberapa kali supaya bisa mengingat menu makanan tersebut. Sekali lagi mohon baca dengan penuh sabar. Ini sangat bermanfaat untuk kesehatan Anda sendiri dan juga keluarga.
30 tahun yang lalu, Mr. Zhang berkerja di Departemen Penjualan Umum, PT. Taipei Brewery. Beliau telah mengikuti Ujian Seleksi untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri, dan beliau lulus dengan nilai tertinggi. Kasihan, sebelum beliau berangkat dilakukan pemeriksaan kesehatannya di rumah sakit umum dan ditemukan tumor ganas di dalam paru-parunya, sebesar kepalan tangan seorang anak. Dengan demikian, harapan melanjutkan pendidikan di luar negeri pupus.
Mr. Zhang merasa sangat kecewa. Dia menduga bahwa hasil pemeriksaan itu mungkin bisa salah. Jadi dia lalu pergi ke rumah sakit lain untuk memeriksakan kembali tetapi hasil pemeriksaan kali ini pun positif juga. Maka Mr. Zhang, yang masih muda, putus harapan setelah dikonfirmasi bahwa dia benar-benar terkena penyakit kanker paru-paru. Dia pun menelpon beberapa kali kepada Mr. Wei, teman sekelasnya, yang bertugas sebagai sekretaris Walikota Daerah Huangsun, Pemerintah Wilayah Taidong.
Setelah mendengar berita sedih dari Mr. Zhang, kemudian Mr. Wei pun langsung berangkat ke Taipei pada hari minggu menemuinya. Mr. Zhang, dengan putus harapan dan sangat pesimis, memberitahukan Mr. Wei hal penyakit yang buruk itu dengan panjang lebar, dan meminta temannya membantu mengurus hal-hal pribadinya jika dia meninggal dunia. Mr. Wei lalu teringat teman baiknya, Dr. Lu, yang memimpin Rumah Sakit Maijie pada tahun 1949-55. Beliau adalah seorang peneliti dan spesialis penyakit kanker.
Dia minta Mr. Zhang menjumpai Dr. Lu untuk perobatan dengan segera. Pada awalnya Mr. Zhang tidak mau berkonsultasi dengan dokter lagi karena hasil pemeriksaan baru akan menambah kesengsaraan untuknya. Tetapi kata Mr. Wei sudah buat janji dengan Dr. Lu. Jadi Mr. Zhang pun merasa wajib menemui Dr. Lu didampingi Mr. Wei.
Waktu bertemu, Dr. Lu berkata,”Mr. Wei adalah teman baik saya. Boleh dikatakan perkenalan ini merupakan satu pertemuan yang sangat baik. Saya mau bertanya kenapa penyakit kanker adalah yang mematikan?” Mr. Zhang dan Mr. Wei tidak bisa menjawab.
Dr. Lu menjelaskan,” Sampai saat ini cumah ada 2 cara digunakan untuk mengobati penyakit kanker. Yang pertama harus menghilangkan (mematikan) bibit penyakit kanker. Yang kedua meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit kanker. Nah, walaupun Cobalt 60 atau obat-obatan lain digunakan, mengherankan sekali, sebelum sel kanker mati, obat-obatan itu terlebih dahulu mematikan sel yang sehat. Kemudian apapun gizi atau suplemen yang dimakan, sel kanker dengan cepat mengabsorsi gizi atau suplemen tersebut sebelum sel sehat mengabsorsinya. Ini mengakibatkan sel kanker berkembang cepat dalam tubuh. Dengan demikian, boleh dikatakan kedua cara pengobatan ini akan gagal dan menyebabkan kematian.”
Dr. Lu meneruskan,”Manusia adalah makhluk yang paling cerdas dan telah sukses mengantar angkasawan ke bulan. Kenapa tidak ada seorang pun yang bertanya kedua cara pengobatan penyakit kanker tersebut yang gagal dan menyebabkan kematian dan tidak mengusahakan dengan cara pengobatan yang ke 3 ? Waktu saya buat penelitian klinis di Rumah Sakit Majie, ada banyak kesempatan untuk saya berkerja sama dengan kolega yang sering membantu saya. Pendapat saya dari hasil pemeriksaan tersebut bahwa darah pasien kanker menujukkan 100% pHnya asam.
Ternyata rahib dan nun budda yang tinggal dilingkungan alam dan hanya makan sayur selama hidupnya, darah mereka rata-rata dalam kondisi darah ber pH basa yang rendah dan tidak ada satu pun diantara mereka dideteksi penyakit kanker. Dengan demikian, saya berani berpendapat dalam kondisi darah ber pH basa yang rendah, sel kanker tidak akan tumbuh atau pun berkembang.
Mr. Zhang, saya sarankan bahwa mulai sekarang kamu mengurangi makanan daging dan mengkonsumsi makanan sayur-sayuran. Kamu bisa makan ganggang hijau dan sup kenari. Mengubah kondisi tubuh dan mencoba serius cara hidup didalam lingkungan alam. Jika kamu akan hidup dalam 5 tahun ini, kamu sudah aman. Kamu akan bernasib baik.”
Mr. Zhang mengikuti nasehat Dr. Lu dengan serius untuk merubah kebiasaan pola makan. Setiap hari dia makan ganggang hijau, minum sup kenari dan membuat dia optimis melakukan olahraga yang cukup. Satu tahun kemudian, dia melakukan pemeriksaan kesehatannya di rumah sakit yang sama. Dari hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tumor kanker tidak bertambah besar tetapi semakin mengecil. Ini adalah satu keajaiban untuk staff rumah sakit yang memeriksa dia. Lima tahun kemudian, tumor kanker hampir hilang seluruhnya. Sekarang sudah hampir 40 tahun, kesehatan Mr. Zhang benar-benar sudah normal dan kehidupannya sangat menyenangkan.
Setelah kasus Mr. Zhang, Pak Chen Tianshou, seorang mantan Kapala Admintrasi Umum di Rumah Sakit Provinsi Taidong, juga didiagnosa terkena penyakit kanker paru-paru. Saat diketahui Mr. Wei, dia menceritakan kepada Pak Chen apa yang terjadi kepada Mr. Zhang. Pak Chen pun mengikuti rekomendasi Dr. Lu untuk merubah pola makan sama seperti yang dilakukan oleh Mr. Zhang. Dan akhirnya, Pak Chen pun sembuh dari penyakit kanker.
Pada saat itu, Dr. Lu dan keluarganya sudah migrasi ke Amerika. Waktu dia pulang ke Taiwan dan bertemu Mr. Wei, diberitahkan kabar kesembuhan Mr. Zhang dan Pak Chen. Mr. Wei mengusulkan kepada Dr. Lu supaya Mr. Zhang dan Pak Chen melapor sendiri tentang kesembuhannya. Diharap Dr. Lu bisa menerbitkan satu pelaporan mengenai metode penyembuhan penyakit kanker dengan merubah pola makan.
Dengan rendah hati, Dr. Lu menjawab,” Saya sudah usia tua dan tidak ada catatan klinis dua kasus ini. Beritahukan aja kepada teman-teman dan pamili, dan jika mereka setuju, mereka dapat menyampaikan juga kepada orang lain.”
Siapa pun harus menjaga sendiri kesehatannya dan juga mau peduli dengan kesehatan orang lain. Sebanyak 85% pasien penyakit kanker, darahnya menunjukkan ber pH asam yang tinggi didalam tubuhnya.
Darah orang sehat dinyatakan dangan ber pH basa yang rendah, yiaitu pHnya 7.35 – 7.45.
Darah bayi juga begitu, dalam kondisi ber pH basa yang rendah.
Dengan bertambahnya usia, maka orang dewasa darahnya menjadi lebih ber pH asam tinggi secara alami.
Kondisi darah ber pH asam mengambarkan hal-hal berikut:
1. Kulit tidak bersinar.
2. Penyakit kaki karena kutu air.
3. Cepat merasa lelah setelah olahraga ringan dan mengantuk setelah naik bis.
4. Setelah naik turun tangga terengah-engah.
5. Gemuk dengan perut buncit.
6. Lamban bergerak dan lesu.
Mengapa kondisi darah dalam tubuh bisa berubah menjadi ber pH asam?
1. Terlalu banyak meminum susu dan memakan mentega dan keju.
a) Daging, makanan seperti susu, mentega, keju, telur, daging sapi, daging babi asin, dll adalah makanan yang ber pH asam.
b) Terlalu banyak makanan ber pH asam akan menyebabkan pH darah asam dan kental, sehingga peredaran darah tidak lancar ke ujung pembuluh darah , mengakibatkan kaki/lutut dingin, bahu berat dan susah tidur.
c) Untuk orang-orang muda boleh mengkomsumsi daging dengan porsi yang wajar tetapi untuk orang-orang tua, agar mengkomsumsi sayur-sayuran dan ikan dengan porsi kecil.
2. Kehidupan tidak teratur menyebabkan kondisi pisik tubuh dengan darah ber pH Asam.
a) Kehidupan tidak teratur menyebabkan tekanan terhadap pisik dan mental.
b) Menurut statistik, orang yang terlambat tidur kemungkinannya mengalami penyakit kanker 5 kali lebih besar dibanding dengan orang yang tidur tepat waktu.
c) Manusia pada dasarnya adalah hidup secara teratur di dunia ini. Tidak boleh mengakumulasi tidur dalam waktu yang lama dan memakan makanan dalam jumlah yang banyak dan tidak mungkin hidup menantang ritme alam.
c) Organ-organ dalam tubuh manusia dikontrol oleh syaraf autonomi. Pada siang hari adalah aktivitas utama dari syaraf simpatik dan pada waktu malam hanya syaraf para-simpatik yang berfungsi. Jika aturan ini terganggu dan diputarbalikkan, maka akan menghadapi semua jenis penyakit.
3. Tensi naik mengakibatkan emosi.
a) Tekanan sosial.
b) Tekanan mental atau yang berkaitan dengan pekerjaan.
c) Untuk orang yang menderita tekanan mental, kemungkinan bisa mengakibatkan kematian. Ini adalah sindrom fungsi korteks adrenalin tidak sempurna.
4. Tekanan pisik.
a) Sebelum operasi, perlu memeriksa apakah korteks ginjal berfungsi secara normal. Jika korteks adrenalin bocor atau tekanan yang diakibatkan oleh operasi melebihi kemampuan korteks adrenalin maka akan mengakibatkan kematian atau dampak yang berlawanan.
b) Jika muka pasien gembung, perlu menanyakan secara rinci kepada pasien riwayat penyakitnya dan status pengobatannya. Untuk pasien yang dalam pengobatan hormon korteks adrenalin, perawatan ekstra perlu diperhatikan ketika menjalani perawatan akupungtur.
c) Menghidari tekanan oleh karena terlalu capek bekerja atau berolahraga, atau pun bermain judi dan menyetir sepanjang malam, dll.
Lampiran: Bahan makanan yang ber pH asam/basa
1. Makanan yang ber pH asam tinggi: kuning telur, keju, roti manis, telur ikan, minyak ikan, dll.
2. Makanan yang ber pH asam sedang: daging (paha) babi yang diasinkan (ham), daging babi yang diasin dan dikukus (bacon), daging ayam, ikan cumi-cumi, daging babi, belut, daging sapi, roti, gandum, mentiga, daging kuda.
3. Makanan yang ber pH asam rendah: nasi putih, kacang, bir, alkohol, tahu goreng, rumput laut, remis besar (kerang), ikan gurita, ikan janggut (berkumis), etc.
4. Makanan yang ber pH basa rendah: kacang merah, lobak, apel, sayur kubis atau kol, bawang, tahu, dll.
5. Makanan yang ber pH basa sedang: lobak kering, kacang kedele, wartel, tomat, pisang, jeruk, labu, buah delima, putih telur, prem kering, jeruk limun,bayam, etc
6. Makanan yang ber pH basa tinggi: buah anggur, daun teh, minuman anggur, taoge laut, ganggang laut, dll. Khususnya jenis ganggang hijau mengandung banyak zat hijau daun (chlorophyl) sebagai makanan kesehatan yang sangat baik dan ber pH basa tinggi. Jangan terlalu banyak minum teh tetapi sebaiknya minumlah teh pada pagi hari.
Adalah menjadi berkat bagi Anda jika menyampaikan atau mengirimkan artikel ini kepada teman-teman, family.
Semangat terus dan positif thinking!!!!!!!!
Saudara-saudaraku semua.
Menanggapi cerita,saran,masukan semuanya saya akan ikut berpendapat disini.Saya divonis Ca Mamme th 2004,pengobatan medis sdh saya jalani semua,th 2008 terjadi kambuh dan saya jalani semuanya lagi secara medis(operasi,kemo dan saya berobat pula ke Guangzhou Cina) dan juga beberapa pengobatan alternatif.
Dari perjalanan hidup saya bergelut dengan kanker banyak hal yang dapat kami petik,yang jelas saya lebih bisa memaknai hidup ini.Dan…barangkali obat yang paling efektif menurut saya adalah manakala kita iklas menerima ketentuan Allah.Yang ada dalam hati dan pikiran saya adalah bahwa saya lakukan ihtiar semaksimal mungkin dan berdoa/bermunajat memohon kesembuhan dan yakin bahwa Allah pasti mernolong kita.Alhamdullilah waktu tahun 2008 Ca saya stadium 3b sekarang saya sehat.Barangkali sharing saya ini dapat bermanfaat bagi saudara-saudara semua.Salam..Anung Semarang.
@ Anung Suprihati
Alhamdulillah… makasih Mbak Hanung sudah berbagi & menyemangati sahabat-sahabat kita. Boleh dong cerita lengkapnya dibagi untuk sahabat-sahabat di rumahkanker.com?
Dear All,
Saya ingin ikutan sharing dan minta pendapat/saran dari temen2 semua.
Om saya saat ini sedang mengalami koma akibat kanker paru-paru stadium IV. Sebelumnya sudah menjalani pengobatan alternatif dan kemoterapi juga, tetapi hasilnya hanya sesaat.
Dengan kondisi yang seperti sekarang ini, dokter sudah menyerah dan minta agar pihak keluarga mendoakan dan mengikhlaskan saja.
Bagaimana sebaiknya kami menyikapinya?
Mohon sarannya…
Dear Astuti,
Semoga bisa menjadi pertimbangan.Ayah saya awal Februari 2010 dinyatakan dokter (dari hasil bacaan Ctscan)menderita kanker paru stadium 4 dengan penyebaran ke hati(tampak beberapa massa) dan oleh dokter paling lama bertahan 3-6 bln,dan tidak mungkin bisa sembuh lagi krn metastase dan lekositnya di atas 50.000.krn dokter sudah menyerahkan ke keluarga maka saya berikan obat china “ji gu cao wan” dg dosis 3×4 kapsul dan dikonsumsi sejak bulan lalu,minggu lalu di-usg dikatakan tidak ada penyebaran di hati namun fatty liver??apakah ini suatu kemajuan saya juga tidak paham namun ada perbaikan dlm nafsu makannya.obatnya sekitar 20 ribu saja perbotol
obatnya dapat dibeli di toko obat china tanpa resep sinshe
@ Eka Yulianti
Sorry agak lama mbalasnya. Gimana kabar Om-mu sekarang? Di blog ini ada kisah beberapa kawan yang pernah berada dalam kondisi seperti Om-mu (sorry lupa di bagian mana ya?), saat dokter sudah angkat tangan dan menyuruh mendoakan serta mengikhlaskan, ternyata ketika dilakukan dengan sungguh2 oleh seluruh keluarga, doa itu dijawab Tuhan dengan kesembuhan. Ada juga koq yg sudah koma, bahkan dokternya sudah meramalkan akan meninggal besok-nya, dengan doa ternyata bisa sembuh dan bertahan sampai 12 tahun (akhirnya meninggal karena penyakit lain). Dokter tetaplah manusia yg punya keterbatasan, sebaliknya Tuhan memiliki kemampuan yg tak terbatas. Memintalah kepada-Nya, dan percayalah keputusan-Nya itu pasti yang terbaik. Salamku, ya.
ayah saya 57 th jg mengidap kanker paru,sdh dioperasi dan mlkkn radiasi 15 kali dan kemoterapi 14 kali,tp ternyata kanker muncul lg diantara hati dan ginjal,sdh dlkkn kemoterapi tp hasilnya kanker tetap besar.skrng dktr menyarankan untuk kembali melakukan radiasi sbnyk 25 kali.tiap hari bapak merasakan kesakitan yang amat sangat.mohon bantuan teman2 kalo ada info tentang pengobatan alternatif di daerah jogja khususnya..terima kasih
Assalamualaikum..
Saya merasa ada pencerahan setelah menemukan blog ini dan membaca komentar teman2. Saya merasa tidak sendirian. Ibu saya divonis kanker paru2, namun tidak dilakukan sampling sehingga tidak tahu persis stadium berapa. Pun ibu saya tidak mengetahui perihal kondisi kesehatan yg sebenarnya. Hal ini merupakan keputusan keluarga,mengingat usia ibu saya yang sudah 72 tahun.
Sebelumnya, ibu saya tengah melakukan pengobatan paru2 beberapa tahun terakhir; diduga terkena TB dengan gejala yg menunjukan hal itu. Beberapa terakhir juga muncul benjolan di pundak yg kemudian diduga tumor. Namun,saran dokter agar tumor ini tidak perlu diangkat, karena operasi akan beresiko pada ibu saya. Yg lebih mengejutkan saya dan seluruh keluarga adalah vonis kanker paru2 di 3 bulan terakhir ini.
Setelah saya membaca komentar teman2, saya berasusmsi bahwa benjolan tersebut adalah gejala kanker paru2 dan ibu saya selama ini sebenarnya tidak mengidap TB, namun kanker paru2.
Seperti kebanyakan teman2, keluarga saya pun tidak melakukan operasi atau pun kemoterapi. Akhirnya, kami sepakat untuk menjalani terapi herbal dengan seorang doket di R.S. Hasan sadikin (Dr. Iwan).
Terapi sudah kamu lakukan hampir 4 bulan. Namun kondisi ibu saya masih saja sama. Malah sering merasa sakit di bagian tubuh tertentu yangmenjalar dan berpindah2; di betis, paha, lutut, perut, pinggang, dan saat ini di tangan kiri. Dr Iwan juga menrekomendasikan agar dilakukan terapi energi melalui seorang ahli di Purwokerto. Menurut beliau, ibu saya tidak perlu hadir jika tidak memungkinkan. Cukup membawa fotonya saja. Hal itulah yang akan kami lakukan sekarang.
Alhamdulillah..secara psikologis, ibu saya cukup pasrah, tawakal dan optimis. Dibarengi doa, beliau tidak pernah tinggal sholat (kami sekeluarga muslim). Walapun kadang2 juga suka mengeluh ketika ibu saya merasakan sakut yg sangat di bagian tubuhnya.
Demikian pengalaman yg saya ingin ‘sharen ke teman2 disini. Barangkali ada cara pengobatan lain yg dapat membantu kesembuhan kanker paru2 ini mohon informasinya melalui elga.ahmad@gmail.com
Terima kasih dan semoga diberi kesembuhan oleh Allah kepada semua yg tengah diberi ujian melalui kanker ini. Amiiiin.
Dear Ega & Catrin,
Beberapa hari lalu saya membaca daun sirsak bisa membantu menyembuhkan kanker paru. Dosisnya, 10 lembar daun sirsak yang cukup tua direbus dengan 3 gelas air sampai tinggal 1 gelas, diminum 3 kali sehari. Tapi sebaiknya tanyakan ke dr. Iwan dulu ya, takutnya kontradiktif dengan obat yang beliau berikan. Semoga cocok & cepat sembuh ya, doaku selalu.
assallamualaikum….dear all
sy butuh masukan untuk papah sy yg terkena kanker paru stadium IV saya bingung pengobatan apalagi yg harus di tempuh?berbagai pengobatan alternative sdh di jalani namun tak ada perubahn….karna papah saya tdk bs menelan mkanan bahkan air pun tak bs dan muntah apabila mkn dan muntah dan smua pengobatan hrs dimkn dan diminum…kami bingung hrs pakai cara apa pengobatanya jika mkn dan minum saja tdk bisa..?tolong info teman2 pabila da pengobatan alternatif yg tdk hrs minum dan mkn…trima kasih…
dear erni,
mau tanya sekarang kondisi ayahnya bagaimana ya?obat cina nya bagus ga ya?thx.
Ya Allah..
Dear all..
Saat saya menulis ini sy berada disamping papah saya yg sedang terbaring lemas di RS..papah bru saja di diagnosa kanker ganas..sungguh cobaan berat bagi saya.mngingat sy sdh tdk memiliki ibu yg mnggal 5thn yg lalu krna diabetes.sy hny 2 brsaudara..dan saat ini sy bngung tdk tau hrs bgmn.
Sy pasrah dan iklas pada Allah,sy hnya memohon padaNYA agar beliau tdk diberikan pnderitaan yg sangat..
Trmksh untuk blog ini..smoga kita smua diberikan jalan yg trbaik..
Teman”klo u/dimalang alternatif yg bagus u/kanker paru dmn?mhn infonya.
@ Evan
Doaku untuk papah dan seluruh keluarga, semoga segera diberi jalan untuk kesembuhan yang sempurna. Karena makanan dan minuman tidak bisa masuk, tentunya perlu diinfus di RS. Kalau memungkinkan sambil dilakukan terapi akupunktur dan reiki, mudah-mudahan bisa membantu.
@ Fajar Nugroho
Saya tidak tahu kalau di Malang, di Surabaya bisa menghubungi Yayasan Kanker Wisnuwardana di Jl Kayoon, atau dr. Soeharso di Ngagel Jaya Selatan 1/15. Semoga Tuhan berkenan memberikan kesembuhan kepada papah ya!
tanya aja di CISC gak usah bingung disana banyak yang berbagi pengalaman bukan hanya anda sendiri yg menderita disana buanyak yg lebih parah tapi tetap gembira karena hati yg senang adalah obat percaya deh sama yg kuasa umur orang ada kontraknya dgn yg diatas
saya pun mengalami hal yang sama dengan teman2
papi saya ketahuan menderita kanker paru sudah stadium 3b dan dalam waktu 3 minggu jadi satium 4 akhirnya tgl4 oktober papi meninggal dunia
namun penderitaan belum selesai karena sekarang adik kandung saya sedang terbaring di rumah sakit menurut diagnosa dokter menderita kanker paru stasium 4 tapi saya selalu berharap semoga TUHAN memberikan keajaiban untuk adik saya agar dapat sembuh
ada mengajarkan saya untuk memberikan jus sirsak atau daun sirsaknya lima lembar di rebus dan airnya di minum ..
saya hanya ingin bertanya apakah ada yang pernah mendengar atau mempunyai pengalama dengan daun dan juice sirsak..
Dear sdr Pipien, saya juga pasien kanker tulang dan mengkonsumsi juga rebusan daun sirsak setelah kemo selesai. Tapi kok saya tidak merasakan gejala-gejala seperti perut terasa panas n keringat deras. Apakah papi anda mengalami gejala2 spt itu setelah minum rebusan daun sirsak?
Mbak Titah, diatas disebutkan bahwa ada bbrp pasien yg telah berhasil mencoba daun sirsak ini.
Bolehkah dishare ke kita?
Dear Pipien & Ruben,
Sejak merebaknya kabar tentang daun sirsak yang konon khasiatnya 10.000 x kemoterapi, beberapa kawan yang saya kenal ikut mencobanya, namun di antara mereka belum ada yang menunjukkan perbaikan signifikan, bahkan ada yang malah berpulang. Pendapat saya, bisa jadi daun sirsak dapat membantu menyembuhkan kanker, namun seberapa dosis yang tepat dan mencukupi untuk tiap jenis kanker? Selain itu tetaplah perlu dibarengi dengan memperbaiki pola hidup, menata hati, mendekat pada Tuhan, dan melakukan hal2 lain yg mencegah berkembang-biaknya kanker..
dear all,
Ibu Mertua sy pun dvonis kanker paru std4, pdhl bliau bkn prokok n tdk dlm lingkungan prokok. Dokter mduga itu akibat lingkungan pkerjaan. Perlu diketahui kl ibu mertua sy memiliki ketring shg tiap hr brada didapur. Saat ini betul spt yg dikatakan tulisan diatas, byk saran utk ibu kami,sampe kami bingung yg memunculkan sikap pts asa akibat tllalu byknya saran..tapi kami memantapkan hati mgunakkan satu obat crypto….(saya lupa) tapi baru 3 hr shg blm tau efeknya,dan pnanganan medis. Tp sampe hr ini dokter blm mlakukan apapun(obat,kemo,dll). Sy bkesimpulan:1.beda orang beda pula penanganannya,jd doa trs kpd Tuhan spy DIA buat jalan, shg kt tau dan kita pake jalan itu. 2. Jaga MAKANAN,kalo mau bnr2 smbuh, doa aja pcuma kl makan msh smbarangan,kembali ke pola makan di taman eden, yaitu sayur n buah. 3. pasien hrs tetap senang hatinya, krn mnurut pnelitian,saat kita ttawa dan hati snang,itu akan mbuat tubuh memproduksi antibodi yg bguna mlawan pyakit apapun..
Jgn lupa, kt sbagai org2 disekelilingnya jg hrs intropeksi, sapa tau pasien bisa sakit gara2 kita yg slalu bikin kesal mlalui ucapan2 kt yg mnyakitkan, sdikit demi sdikit kekesalan yg tdk kluar bisa berbuah kanker..who knows??
tp yg bikin sy bngung n jg bsykur,mertua sy msh spt orang sehat pd umumnya,msh bkerja, sy pun smpat bpikir apa hasil scan salah??
Trimakasih atas masukan2 diatas, itu sgt mbantu kami.
Dear Meita,
Mama saya juga sakit kanker paru-paru stad akhir, Dr sich pernah bilang udah engak usah diapa-apain, percuma aja, tapi kita2 engak pernah menyerah apapun & obat apapun kita coba. Pertama mama saya minum obat Iressa sampai 2 thn, ttp mama saya menyerah karena engak tahan dgn efek sampingnya.nah sekarang saya mau tanya mamanya minum obat Tarceva tsb apakah ada perubahan??? karena mama saya juga dianjurkan minum obat tsb. Tolong ya saya diberitahu. Terima kasih…
dh all,
saya sedang mencari informasi kesembuhan bagi seorang sahabat yang terkena kanker paru stadium 4. sudikah diantara rekan2 disini yang bisa berbagi informasi lebih akurat, misalnya; adakah yang terbukti sembuh dan bersedia share metode pengobatan yang dijalani hingga tercapai kesembuhan? saya sangat berterima kasih sekali
saya iksan bapak saya umurnya 58 tahun dan difonis kangker paru stadium 4 dan sudah menjalar di bahu kiri dan kaki kiri. saya tinggal di surabaya. setelah dari rumah sakit Dr sutomo surabaya yang sudah tidak bisa lagi memberikan solusi atas penyakit yang diderita oleh bapak saya saaat ini kami bawa bapak kami ke klinik herbal spesialis TMC harapan baru surabaya. semoga ada hasil yang signifikan. amin.
Assalamu’alaykum Wr Wb,
Dear all,sy jg pengen share dg teman2 disini,awal sept 2009 yll sy mengalami batuk2 & napas sesak,setelah di foto thorax dan konsul ke dr paru,disimpulkan ada massa di paru kiri sy dan sy di rujuk ke RS Persahabatan untuk bronchoscopy & biopsi.setelah mendengar saran dr bbrp teman agar tidak buru2 di biopsi krn mnrt mereka tindakan biopsi beresiko meningkatkan keganasan sel cancer,
akhirnya sy putuskan utk tdk di biopsi dl,& atas saran mereka sy cb berobat ke RS Holistic di Purwakarta.Dari hasil Bio Resonance Scan di RS Holistic terdeteksi sy menderita Bronchogenic cancer yg malignant serta terdeteksi penyebaran di hati & kelenjar getah bening.Setelah menjalani perawatan selama 3 minggu di RS Holistic sy merasakan peningkatan kondisi fisik yg signifikan.
Skrg sy msh menjalani rawat jln sebulan 2 kali ke sana.itulah sedikit share dr sy,mhn saran & do’a dr teman2 agar km diberi kesembuhan oleh Allah SWT Amiin
@ pujo
kisah-kisah kesembuhan dari kanker paru bisa dibaca di sini, juga di sini
@ iping, mesuanti, iksan, ilhamdi
semoga Allah segera memberikan kesembuhan dan pahala yang banyak atas ikhtiarnya, amin..
mohon maaf barangkali anda bisa datang ke Gading Pluit Cancer center ke tempat kami bekerja untuk bertukar pikiran (sharing) barangkali kami dapat membantu anda menangani masalah anda
Saya adalah penderita kanker paru yang sudah divonis stadium 4. Bulan juli 2010 paru kiri saya terrendam air sehingga harus disedot. Hasilnya selama 2 minggu saya mengeluarkan 7 liter air berwarna seperti jus semangka tapi warnanya lebih pekat/kehitaman. Hasil PA dan CT scan mengatakan bahwa saya terkena kanker std 4 tadi. Akhir cerita saya selanjutnya dirawat oleh onkologis dari RS Hasan Sadikin Bandung yaitu dr. Heri Fadjari. Saya di kemoterapi memakai gemzitabine dan carboplatin selama 14x. Hasilnya paru kiri yang tadinya seluruhnya dipenuhi dengan tumor yaitu NSCLC (non-small cell lung cancer) maka kemudian hanya tinggal 1 sel saja beukuran sekitar 1 cm.Untuk sementara kemoterapi dihentikan dan digantikan dengan monitoring bulanan (setiap tanggal 17, biar gampang ngingatnya)berupa evaluasi berdasarkan photo rontgen untuk paru-paru dari arah depan dan samping kiri. Dari bulan Januari hingga September 2011 hasilnya baik, artinya sel tumor tersebut tidak aktif, baru sejak Oktober 2011 ini hasil CT secan menunjukkan bahwa sel tumor mulai tumbuh tapi lambat sekali yaitu kini ukuran diameternya sekitar 1,3 cm. Maka sejak itu sampai sekarang saya menjalani kemoterapi lagi menggunakan kombinasi obat naveldine dan gemzitabine. Selama pengobatan kemoterapi sejak awalnya dulu saya diminta oleh dr. Herri agar pasrah, kalau kita berserah pada Tuhan, artinya kita terus bersemangat untuk tetap survive/bisa hidup maka niscaya kesembuhan kanker itu tinggal 60%, sisanya yang 40% adalah upaya kita mencari kesembuhan dengan berbagai cara. Jadi disela-sela waktu selama kemoterapi saya tetap melakukan aktivitas penelitian ke seluruh penjuru Indonesia, tentu saja ada keterbatasannya yaitu kondisi badan. Kini saya saya masih tetap berjuang, percaya kepada Tuhan sang pencipta dan pemelihara hidup saya. Semua itu pasti ada jalannya. Kemoterapi yang saya lakukan tiap rabu di RSHS Bandung itu biayanya bukan main (sekitar 18 juta lebih sekali kemo), tapi dokter saya kebetulan sangat bijak, beliau carikan kombinasi obat yang ampuh tapi bisa ditanggung ASKES (saya PNS). Bersyukur akhirnya ada kesepahaman antara pihak Rs dan Askes sehingga pengobatan berjalan seperti yang diharapkan. Rasanya selama kita pasrah dalam pengharapan terhadap Tuhan (tentu saja dibarengi dengan tindkan upaya) maka semua itu dimudahkan oleh Tuhan. Perlu dicatat bahwa untuk mencegah efek yang tidak jelas maka selama ini saya belum menggunakan jasa pengobatan alternatif, takutnya kalau ada efek negatif di badan asaya maka akan sulit merunut penyebabnya, sehingga dokter menyarankan saya untuk memilih satu cara dulu dalam pengobatannya, apakah secara klinis atau herbal. Besok kalau untuk maintenance mungkin bisa dicoba dengan cara herbal, sebab seperti dibanyak publikasi bahwa efek pengobatan herbal lebih lambat dibanding klinis. Kebanyakan obat herbal hanya dibuktikan melalui testimoni saja yang dialami si penderita dan tidak disertai dengan hasil pengujian secara klinis. Inilah sedikit pengalaman saya yang mungkin bisa memberikan sedikit wawasan berpikir atau pertimbangan dalam memutuskan suatu rencana tindakan pengobatan terhadap badan kita atau saudara kita. Salam dan tetap semangat, jangan mau kalah dengan kanker.
Assalamu’alaikum Wr Wb,
Mohon bantuan sarannya. Mertua saya hari ini divonis menderita kanker tulang dan seperti penderita kanker pada umumnya dianjurkan untuk kemo. Hanya saja dari beberapa informasi di dapat katanya kemo hanya menghambat pertumbuhan sel kanker dan juga sangat menyakitkan. Apa tindakan kami sebagai keluarga untuk mengambil langkah pertama yang tepat juga kalo ada proses penyembuhan secara herbal kita harus kemana. Saya berdomisili di malang. Mohon bantuan informasinya dan terima kasih.
@ Kunto Purnomo
Terima kasih sharingnya Pak Kunto. Dokter Anda benar, karena secara empirik terbukti kondisi psikologis & spiritual pejuang kanker sangat besar pengaruhnya pada keberhasilan pengobatan. Pendapat saya sebaiknya anda mengombinasikan pengobatan medis & herbal untuk meminimalkan efek samping pengobatan medis (tidak perlu menunggu muncul efek samping dulu). Obat herbal ada juga kok yang didukung riset ilmiah. Salah satu contoh Tahitian Noni Juice yang sudah menjalani 15 kali uji klinis double blind. Sebagian risetnya terkait kanker yang sudah mendapatkan paten di berbagai negara bisa Anda telusuri di link ini.
@ Giri Asmoro
Wa alaikum salam wr wb. Kalau salah satu anggota keluarga divonis kanker, jangan panik. Pertama2, carilah ionfo sebanyak-banyaknya tentang kanker & penanganannya dari sumber-sumber yang bisa dipercaya. Metode pengobatan kanker banyak sekali, masing2 punya kelebihan dan kekurangan. Setelah cukup banya informasi yg didapat, bicarakan aneka pilihan pengobatan itu dgn keluarga dan terutama dgn si pejuang kanker sendiri; lalu putuskan mana yg paling sesuai dgn keinginan si pejuang maupun kondisi keluarga. Setelahnya jalani pilihan itu dengan mantab dan dukungan penuh dari keluarga.
Jika ingin herbal, saya menganjurkan Tahitian Noni Juice. Sebagian testimoni ada di link ini. Kalau berminat hubungi saya di 0853 3678 0999. Wassalam.
terimakasih infonya..
wahai …untuk saudara- saudaraku semua makhluk adalah pana, dan yang abadi itu adalah tuhan, tuhan berjanaji untuk menjawab setiap do’a yang dimohonkan kepadanya, dan tuhan pun akan menjawabnya dengan cara yang terbaik. Ibu saya pun sama seperti rekan – rekan lain, diponis kanker paru st.3. tapi kami disamping berusaha secara lahuir, juga kekuatan doa;pun tak kalah penting, karena segalanya akan kembali kepada kehendakNYA.kita selalu diwajibkan berusaha tapi tuhan pulallah yang menjawabdengan caraNYA. amin ..amin..amin
Papa saya berumur 50 tahun terkena penyakit kanker paru2 stadium 4. Papa say baru di sinar sekali sudah drop banget. kira2 ada tidak pengobatan alternatif yang mampu mengurangi penyakit yang papa saya derita. mana saya tak sanggup pula untuk biaya perawatan papa saya di RS. mohon informasinya yah saudara2.
Salam kenal untuk semua…
Saya akan sedikit berbagi pengalaman dengan temen-teman semua. Saat ini saya sedang dapat cobaan dari Tuhan, istri saya (31 th) divonis kanker paru stadium 3b. Saya bingung, beberapa waktu yang lalu sudah opname di RS Tlogorejo semarang…. saat ini mengkonsumsi rebusan daun sirsak…dan hasilnya lumayan, dulu pulang dari RS selang 2 minggu, cairan di paru kanan sangat banyak dan disedot… sekarang sudah hampir 2 bulan sangat berkurang drastis cairannya walaupun masih kelihatan ada. Namun berdasarkan hasil rontgen terakhir massa dalam paru (tumor) belum mengalami perubahan. Mungkin bagi temen-temen yang tahu dokter herbal (khusus kanker) di Semarang bisa sharing lokasinya dimana. Terima kasih
Bung Ryan, coba baca artikel ini http://kesehatan.kompasiana.com/alternatif/2012/04/12/sembuhkan-kanker-dengan-cara-pengobatan-alternatif/
Mungkin bisa mendapat informasi tambahan
Mas Dzikin,
Mengobati kanker itu dengn jalan medis saja tidak cukup, perlu juga dilakukan cara-cara non-medis supaya hasilnya lebih maksimal. Mengenai pengobatan alternatif yang anda tanyakan, apakah papa sudah mengkonsumsi Tahitian Noni? Sila lihat infonya di web terapi kanker.
Bu Dewi,untuk resep nya,Cakar ayam untuk menjaga paru-parunya,cakar ayam yang dimaksud cakar ayam ( hewan ) atau tanaman cakar ayam ( tanaman )
Dear Titah,
Terima kasih atas perhatiannya. Saat ini oleh dokter ybs naka saya sdh 3x berganti obat. Minggu depan akan dicoba kemo memakai obat ICE (akronim). Beberapa teman di internet memberi saran penggunaan obat alternatif, sekarang saya sdg mempertimbangkan dua obat herbal yaitu Xamthone dan Ace maxs. Apakah aa diantara teman2 yang punta pengalaman pribadi tentang penggunaan kedua obat herbal tersebut. Terima kasih dan saya tunggu komentar teman2 (KP)
koq sepi, gak ada yang nanggapi postingan saya?
Dear Pak Kunto,
Maaf saya tidak ada pengalaman dengan Xamthone dan Ace maxs, jadi tidak bisa komentar mengenai keduanya. Kalau Tahitian Noni, saya tahu banyak yang berhasil karena saya pribadi berkecimpung di dalamnya. Sila lihat contohnya di situs ini
Assalamualaikum Wr Wb,
Alhamdulillah maha besar Allah, dengan membaca blog ini ada perasaan terharu yang mendalam semoga siapapun yang mengalami Penyakit Kanker ini selalu merasa bersabar dan penuh tawakal kepada Allah, karena apapun yang ada didunia ini dari Dia dan Kembali kepada Nya, sesungguh saya sendiri jujur sedang dalam keadaan sedih yang mendalam, karena Ibu saya sekarang ini dalam kondisi yang kurang baik, dan hipotesa sementara Dokter dengan hasil ct scan terdapat Tumor di paru-paru, sungguh hal ini syok buat saya, tapi biar gimanapun saya mencoba untuk tetap kuat dan hanya bisa memohon kepada Allah untuk kesembuhan Ibu saya, seiring waktu saya juga terus mencoba mencari melalui dunia Net ini hal-hal yang bisa menyembuhkan penyakit ibu saya dan saya menemukan xamthone yang menggunakan kulit manggis, dan saya mau tahu aja mungkin dalam blog ini kita bisa share, mungkin salah satu dari kita ada yang pernah menoba pengobatan herbal ini, mohon bisa dishare pengalamannya. Terimakasih. Wassalammualaikum Wr.Wb
Dear all,
Ibu saya saat ini berusia 67 tahun juga sedang berjuang melawan penyakit-nya. Hasil CT Scan dikomentari Dokter Spesialis Paru, ada tumor. Dan dia mereferensikan biopsi sebagai langkah selanjutnya. Tetapi saat ini kami seperti memperoleh mukjizat, ada yang memberitahu merebus daun sirsak+daun sirih merah dan dikombinasikan kapsul keladi tikus.
Baru sekali coba, ada penurunan frekwensi batuk serta dahak mulai mengental.
Barangkali bisa jadi masukkan untuk kebaikan serta doakan ibu saya dapat sembuh total.
Salam hangat dan terus berdoa serta berserah kepada-Nya.
ibu saya (55 th) kena tumor paru yg sudah menyebar ke liver dan tulangnya. sudah segala obat kami coba tapi tampaknya tidak ada perubahan. apa yg harus kami lakukan???
untuk memberi ramuan jamu tradisional seperti keladi tikus kami tidak berani karena sudah susah makan…
apa keladi tikus berbahaya untuk lambungnya???
terima kasih
dear ratna,
maaf saya tidak tahu bagaimana reaksi keladi tikus ke lambung. yang jelas, selain mempertimbangkan efeknya ke lambung, pertimbangkan juga kondisi ginjalnya bagaimana, masih baik atau tidak? karena kalau kondisi ginjal terganggu, sangat berbahaya memberikan obat herbal sembarangan.
Coba dengan terapi urine, bisa menyembuhkan banyak penyakit, termasuk kanker. Silakan browsing untuk mecari tahu manfaat lebih jelas dari terapi urine. Semoga bermanfaat.
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)