
Seminar Kanker Otak IPB 2009
Nah, siapa yang mau ketemu saya di Bogor? Demi ketertiban, ikuti prosedur yang ditetapkan panitia di bawah ini, ya.
I. PENDAFTARAN ONLINE
* Mengirimkan uang pendaftaran ke Bank BNI Cabang Bogor, rekening nomor 013-260-2937 atas nama Risqiana Dewi
* Mengirimkan konfirmasi via email ke semaripb@yahoo.co.id, tuliskan nama lengkap Anda dan nomor rekening yang anda gunakan pada saat transfer. (Cantumkan juga apakah Anda mahasiswa atau umum)
* Konfirmasi via SMS ke salah satu contact person pendaftaran
* Tanda bukti pembayaran harus dibawa pada saat acara
II. PENDAFTARAN ON THE SPOT
* Kunjungi ticket box kami di koridor Faperta pada tanggal 15 – 29 Mei 2009
* Atau hubungi langsung contact person pendaftaran yang tercantum di bawah
* Office: Ruang CREBs, Student Center Fakultas MIPA, Kampus IPB Darmaga, Bogor – Jawa Barat
(Kapasitas: 300 kursi)
III. CONTACT PERSON PENDAFTARAN
* GANEP :085718855869
* BINA :085711509191
Detail acaranya bisa dilihat lebih lengkap di:
http://semaripb.wordpress.com/


Cerita Sejenis:
Sudah 21 sahabat yang menanggapi
Wah tindak Bogor mbakyu? Mampir
Mudah-mudahan, Pak Tri.
selamat datang di bogor, bu titah…
ditunggu ya…
ditunggu juga teman2, mas2 dan mba2 yang mau ikut seminar. insya alloh manfaat…
harapanku:
semoga sukses ya mbak…
smoga tambah laris jadi motivator hehehe…
dengan begitu akan makin banyak yang merasa terbantu…
God Bless Mbak Titah and rumahkanker.com
@ ganep
sampai ketemu di Bogor.
@ harry
makasih harry. miss u so much.
Wah selamat, selamat mulai go nasional ya bu Titah,
Sukses selalu,
sayang jauh jadi ga bisa ikut,
Salam
Makasih Bu Tuti. Kita gathering di ITS atau di RSOS aja Bu.
assalamu’alaikum
ibu….alhamdulillah tiket peserta sudah habis terjual.
terbukti banyak yang ingin mengetahui kanker lebih lanjut dan banyak juga yang menanti Ibu di Bogor…
have a nice journey, Ibu Titah…
asslm
tgl 31 kmren saya ikutan seminar ini,
saya jadi tertarik dengan penyakit kanker,,,,
trima kasih……
wah..sayang sekali sy ngga bisa ikut seminarnya, pd tgl itu sy d jkt mendampingi ibu yg kanker otak metastatic k hati dan tulang. mbak titah dokter sdh bicara apa adanya ttg kondisi ibu, pilihan terakhir pemberian irressa, jd baru hari ini sy cari info ttg obt itu, sdh baca sdkt ulasan dr blog ini tp tetep msh bingung. sebaiknya dicoba tdk irressa?takutnya malah memperburuk..
hy dok,
knlin nma aqu pu3..
qu da mslah nie,,
tntang nykit,,
jdi co qu pnya pnykit..
dy pnya pnykit knker paru2…
dan mamah qu pnya pnykit kista..
ksh solusi’a dunk….
mksh yua,,,,
dear all,
Pada bulan Oktober 2008 lalu bapak saya di panggil yg Kuasa krn penyakit tuanya,saat itu sepertinya dunia saya gelap dan tidak ada semangat untuk melakukan apapun tetapi ternyata Allah masih mau menguji saya.
Tujuh hari setelah kematian Bapak saya,Allah juga Memanggil suami saya menyusul Bapak.Setelah diketahui ternyata suami saya mengidap penyakit kanker otak sebelah kiri yang sudah menekan jalur nafasnya,hingga malam itu tim dokter sudah tidak bisa lagi menolongnya.
Dunia gelap dan separuh nyawa sayapun sperti ikut terbawa..kalau saja saya tidak ingat anak saya yg msh kecil itu.Tp saya beruntung telah mengenal orang yg paling baik yg pernah dikirim Tuhan utk saya.Walaupun hanya 8 tahun bersamanya..
Dan saat ini,Ujian itu ada lagi..
Ibu saya,terdiagnosis pula menderita kanker paru-paru stadium 4.Krn tdk mungkin dilakukan operasi atw Kemo maka beliau hrs menjalani penyinaran sebanyak 35 kali..
Ya Allah..saya hanya meminta di berikan tambahan kekuatan dan ketabahan lagi untuk menghadapi ini.
Thanks utk yg sdh membaca Curhat saya,
Dear Dini….kami turut berduka…tapi percayalah bahwa Tuhan tidak mungkin menguji hambaNya di luar kemampuannya. Banyak hikmah yang insya Allah akan dapat Dini petik.
Banyak orang di sekitar kita yang kondisinya jauh lebih menyedihkan. Jangan berkecil hati Dini, memohonlah pada yang Kuasa atas segala sesuatunya. Masih banyak kesempatan untuk Dini menolong ibu dan juga keluarga, yang terpenting, kuatkan diri sendiri, insya Allah banyak jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Jangan berlarut-larut dengan kesedihan. Kami akan selalu bersedia untuk berbagi….ok?!
@ Selamat ya Mbakyu Titah….
Maafkan saya tidak dapat hadir dalam acara tersebut he-he-he….alasane berderet, salah satunya saya pulang kampung karena bapak sakit. so….di sana nggak bisa online…
Selamat & Selamat….saya yakin Tuhan akan menghadiahi mbakyuku segalanya yang terbaik, amin.
@ ganep
wa alaikum salam wr wb,
alhamdulillah & terima kasih telah memberi kesempatan pada saya untuk berbagi di kampus cantik IPB Bogor. terima kasih juga untuk para peserta yang begitu antusias hingga seminar selesai jam 16.00 lebih. seluruhnya benar-benar luar biasa…
@ ratna dianita
terima kasih atas kehadirannya. semoga seminarnya bermanfaat dan ketertarikan ratna pada kanker juga bermanfaat bagi banyak orang.
@ reno renaningtias w
respons tiap orang nggak sama, sih. jadi nggak bisa diprediksi akan bermanfaat atau memperburuk. kalau kondisi keuangan dan kondisi ibu masih memungkinkan, mungkin ada baiknya mencoba irressa. diadakan rapat keluarga aja untuk memutuskan akan dicoba atau tidak. semoga respons ibu baik. tolong disampaikan salamku untuk ibu, ya, reno.
@ putri
solusinya… ya ajak ke dokter/rumah sakit put, mana bisa secara online begini?
@ dini
sesungguhnya Allah sedang menambah kekuatan dini dan mendekatkan dini pada-Nya dengan berbagai cobaan itu. sesungguhnya Allah sedang menghapus dosa-dosa serta menambah tabungan pahala dini, ayah dini, suami dini, dan ibu dini dengan cobaan sakit dan kehilangan itu.
ya Allah, berilah dini kekuatan, kesabaran, keikhlasan, ketakwaan, dan rasa syukur pada-Mu, di dalam seluruh takdir yang Engkau tetapkan di jalan hidupnya, amin…
@ Ani
Makasih An. Gimana keadaan bapak? Sudah sehat lagi? Semoga…
Alhamdulillah bapak dah membaik, sempat kritis bahkan sangat kritis, tapi Tuhan masih mengijinkan beliau sehat kembali, alhamdulillah…thx ya do’anya…
Hallo semua,
Anak saya umur 7 tahun terkena leukemia, L2 waktu
umurnya 4,5 thn. Dia menjalani kemoterapi lamanya 2,5 thn. Bulan mei lalu merupakan bulan terakhir dia menjalani kemoterapi,setelah di bone morrow alhamdulilah, hasilnya sudah tidak ditemukan lagi sel2 ganasnya.Sekarang yang bikin saya bingung,gmn caranya ngasih tau penyakitnya ke anak saya,soalnya yang dia tau penyakitnya kan biasa aja,padahal dia kan sudah banyak pantanganya baik makanan atau kegiatan sehari dia juga ga boleh terlalu capek.Saya takut ngasih taunya bahwa penyakitnya itu termasuk kronis dan berbahaya.tolong masukannya ya, thx a lot.
Bu Sofie….
Saya punya sahabat penyintas kanker (leukimia) sejak kecil dan sekarang dia sudah dewasa, dia bergabung di CISC namanya Mba Rini. Dia sangat ringan tangan membantu teman-teman dan keluarga para penyintas, silahkan bisa hubungi di 08176389956, bilang dari ani-CISC(saya juga bilang. Mungkin ibu bisa sharing bagaimana menghadapi si kecil.
Mbak Sofie,
Anda bisa minta bantuan psikolog atau psikiater mengenai cara-cara berkomunikasi dengan si kecil, khususnya psikolog/psikiater anak. Cium saya buat si kecil, semoga dia sehat selalu, ya.
Halo,
sudah habis2an mengeluarkan biaya terutama untuk kemoterapi setiap 3 minggu sekali yg mahal sekali… mau proses SKTM (Surat Ket Tidak Mampu) / Jamkesmas, namun dapat informasi dari RS bahwa sudah tidak ada/tidak bisa lagi… ada yg bisa bantu informasi atau apapun? terimakasih sebelumnya…
mau minta informasi/bantuan supaya bisa dapat keringanan/bantuan pengobatan utk Mama sy sudah menderita kanker payudara selama 13 tahun bertahan, sudah di-operasi , disinar, kemo oral maupun kemo suntik/infus, namun masih harus terus di-kemo entah sampai kapan..
Dear Ade,
Supaya kemonya memberikan hasil baik dan nantinya bisa dihentikan, jangan lupa mamanya memperbaiki pola makan, memperbaiki kondisi spiritual & kejiwaannya, dibantu juga dengan banyak makan sayur beserta kuahnya, buah, dan herbal ya. Kamu bisa membuat sendiri obat herbal yg murah dari kunyit (putih/kuning), temulawak, mahkotadewa, itu semua bisa membantu kesembuhan mamamu lho…
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)