Bapak saya didiagnosa kena kanker anus. Menurut dokter, akan dilakukan pengangkatan dan anusnya mau dipindah (colostomy..klu gak salah), tapi waktu nunggu jadwal operasi, Bapak saya kena serangan jantung. Untuk serangan jantungnya, sudah dilakukan balonisasi. Sedangkan untuk kanker, pertama dilakukan colostomy kemudian dilakukan operasi pengangkatan. jadi ada dua tahapan operasi. Bapak saya menginginkan operasinya dilakukan satu kali jalan, apakah itu mungkin? Saya bingung.
Sulita Veronica


Cerita Sejenis:
Sudah 13 sahabat yang menanggapi
Dear Sulita…
Untuk kanker yang juga memiliki komplikasi dengan penyakit lain adalah sesuatu yang harus di tangani dengan serius dan ekstra HATI_HATI. Untuk mengetahui kemungkinan operasi dilakukan sekaligus atau tidak….yang tahu persis adalah tim medis yang menanganinya. Anda bisa diskusikan ini dengan tim medis yang saat ini menangani bapak. Jika diperlukan, 2nd opinion atau bahkan 3rd opini jauh lebih baik karena kanker adalah penyakit yang sangat unik dan karakteristik, tidak dapat disamakan dengan penyakit lain, terlebih jika sudah ada komplikasi dengan penyakit lainnya.
So….selama menunggu keputusan tindakan medis yang tepat, kondisi psikis pasien sangat berperan dalam menjaga stamina fisik. Kurangi stress dan atur pola makan dengan lebih bijaksana.
ve….suamiku setahun yg lalu juga penderita kanker rectum dan udah dioperasi diangkat anusnya serta dibuat anus buatan diperut, dilakukan sekali jalan. Opersi hampir 4 jam sangat mendebarkan. Alhamdulillah operasi berjalan lancar meskipun tiba2 jantungnya ada sedikit gangguan, pdhl pada pemeriksaan awal pra operasi semua baik2 saja. Tapi alhamdulillah masa kritis cepat berlalu.
setahun sudah….meski gak mudah akhirnya bukan hal yg penting kehilangan anus…yg patut disyukuri masih diberi kesempatan utk bernafas….
Ve….dukungan keluarga sangat berarti…utk yg kau sayangi sangat perlu utk menimbang pendapat beberapa dokter yg kau yakini sebelum keputusan operasi….tp ve klo dokter nyaranin segera ……sebaiknya jgn terlalu lama menunda. Mudah diberi kesembuhan dari Yang Maha Menyembuhkan ……….
Dear Sulita,
Setiap dokter pasti menginginkan yang terbaik untuk pasiennya, dan setiap tindakan operasi itu sangat unik tergantung kondisi yang dihadapi di ruang bedah nantinya. Dokter tahu pasti, bahwa dua kali operasi akan memperbesar kemungkinan komplikasi. So, kalau memang satu kali operasi bisa dilakukan, dokter pasti mengambil pilihan itu. Sebaiknya galilah informasi sebanyak-banyaknya dari dokter, mengapa operasi perlu dilakukan dua kali?
Sebelum melakukan operasi pun dokter menyiapkan beberapa kemungkinan, ada Plan A, Plan B, Plan C, dsb, tergantung situasi apa yang ditemui dokter setelah pembedahan dilakukan. Apa yang dilakukan dokter saat melakukan operasi, kadang berbeda dengan rencana awalnya. Karena ya itu tadi, kondisi tiap orang sangat unik dan berbeda. Saya doakan operasinya lancar, dan bapak cepat sembuh, ya.
Hai Vero,…
Aku sekarang kurang lebihnya dalam kondisi yang sama dengan Bapakmu. Sedang mencoba memenangkan pertarungan melawan kanker rectum/colorectal.
Tentang Skenario apa yang akan dilakukan dokter dalam proses pembedahan nantinya, memang benar seperti apa yang uda di sampaikan oleh Mbak Titah dan Mbak Ani. Sangat tergantung pada kondisi pasien setelah dibedah.
PAda kasus saya, setelah dilakukan penyayatan, dokter akan memanggil masuk salah satu dari keluarga untuk masuk keruang operasi dan menjelaskan kondisi pasien dan menjelaskan juga (based on that condition) langkah seperti apa yang akan dilakukan dalam upaya pengobatan. Minimal ada 3 kemungkinan yang dilakukan dokter dalam kasus opersi pembedahan Ca. Colon ini. 1. Dilakukan pengangkatan tumor/kanker dan sekaligus dilakukan penyambungan kembali bagian usus yang dianggap sudah bersih dari kanker. Hal ini dilakukan biasanya jika kanker masih berifat lokal dan tidak ada penyulit(istilah dokter “belum ada pelengketan”) 2. Pembedahan dilakukan dengan membuat stoma dan tidak dilakukan pengangkatan terhadap tumor/kankernya secara langsung. Selanjutnya pasien dirujuk untuk melakukan kemoterapi atau terapi lanjutan lainnya dengan harapn terapi tersebut memberikan respon yang baik dan selanjutnya akan dilakukan operasi pengangkatan tumor/kanker dan menutup stoma. 3. Pembedahan dengan mengangkat bagian poros usus secara permanen sehingga colostominya juga permanen.
Saya sudah pernah menjalani cara yang pertama dan yang kedua. Karena kanker saya relaps (residive). Sekaligus juga masukan bagi Hani dan penderita Ca. Colorectal yang sudah selesai menjalani pengobatan atau yang masih berproses, bahwa jika anda telah selesai menjalani pengobatan dan dinyatakan sembuh oleh dokter, itu bukan berarti anda terbebas sepenuhnya dari ancaman serangan berikut nya. Saya adalah contoh nyata dari kondisi tersebut. Saya lengah dan beranggapan bahwa ketika saya sembuh maka itulah akhir dari cerita. Tapi ternyata tidak. Dan sekarang saya mau tidak mau harus mengulang menjalani proses pengobatan yang merampas segalanya.
Dalam kasus kanker, pengobatan memang elemen yang sangat penting bagi kesembuhan. Tapi lebih penting dari itu adalah merubah pola hidup. Sekali lagi MERUBAH POLA HIDUP.Anda mau atau tidak akan bersikap keras dan lebih disiplin terhadap diri anda sendiri jika anda tidak ingin kanker tersebut kambuh berulang dan berulang lagi. Karena jika anda sekarang sedang menderita ataupun telah sembuh dari kanker, berarti ada yang salah dengan pola hidup anda. Dan itu harus segera anda rubah.
Salam q untuk bapak dan smoga Tuha memberikan kesembuhan.
(as_umam@yahoo.com)
Salam kasih vero…
Saat ini mama sayapun sdh di diagnosa sama dokter kalau mama sy kanker usus besar, hasil patologi namanya sih keren.. intramukosal adeno karsinoma.. tp artinya dahsyat, bikin hati kami tersayat sayat.Kami sekeluarga msh takut untuk melakukan tindakan operasi untuk mama,tp kami jg sdh melakukan serangkaian chek up kesehatan mama, dr tes darah, paru2,jantunglengkap,usg abdomen nah skr masih ada yang kurang kata dokternya msh hrs di scanning.. sambil menunggu proses kelengkapan pra operasi mama saya jg pergi ke alternatif, saya berharap semoga ada mukzizat stlh alternatif sblm proses kelengkapan pra operasi mama saya slesai, kl alternatif ini berhasil nanti sy kirim alamatnya, semoga bapak vero sgr diberikan ksembuhan, kt sm2 saling mendoakan.. untuk orang2 yg terkasih dan tersayang, wass..
semoga anda mendapatkan ketabahan dan kesabaran
Nuwun sewu Mbak Titah,.. Numpang lewat,..
Untuk Mbak Anie dari Balikpapan yang sedang mendampingi sang suami yang sedang dirawat di Jakarta karena Ca. Colon saya mohon maaf sbesar-besarnya karena saya berulang-ulang-ulang kali membalas e-mail anda tapi sampai saat ini gagal terkirim. Jika anda membaca tulisan ini anda bisa kontak saya di 08123271255. Salam untuk suami tercinta, smoga lekas sembuh.
Umam
Nenek n pakde aku juga mengalami kangker usus. Beliau dioperasi di sby, nenek aku udah stadium 2n pakde aku dah stadium 4 yg artinya dah metasis ke paru2 n hati, Alhamdulillah setelah dilakukan opersi n beberapa kali kemoterapi beliau2 sehat malah semakin gemuk, tak terlepas dari disiplin makanan. Aku sendiri sedang berjuang melawan kangker servikku melaui pengobatan china n terapi nutrisi, Alhamdulillah kondisi makin membaik. Usahakan untuk selalu minum jus n makan sayur, klo bisa jadi vegetarian n kurangi konsumsi gorengan. Pagi hari usahakan minum jus wortel, tomat n apel, juga minum madu, itu sangat membantu proses penyembuhan. Minimal 1 liter jus tiap hari. Perbanyak makan buah pepaya karena didalam buah pepaya terdapat enzim papain dimana enzim tersebut mampu melawan sel kangker dengan merusak antigen dari sel kangker sehingga sel kangker akan merusak jaringan sendiri. Perangi kangker dengan nutrisi n pola makan yg benar n sehat.
buat teman teman…operasi kolostomi sebenarnya untuk menyelamatkan, supaya pasien tetap bisa makan dan minum seperti semua. penyebab harus dioperasi kolostomi , yg harus diselesaikan. kalo mau info lebih lanjut tentang perawatan stoma, bisa kontak di http://www.wocare-clinic.co.cc
@Chinta
Tengkiyuuu infonya, semoga kamu dan orang-orang yang kamu cintai semakin membaik kondisinya, amin.
hy…
kok penyakit nya sama yg diderita mama…
tapi setelah dioperasi, benjolan d anusnya masih ada. walaupun skrg anus nya udah ditutup n dpindahi bagian perut….
gmana Ya solusinya???
ada yg Tau..Thx ya
hy mega,
setelah dioperasi harus ada pengobatan lanjutan yang dijalani mama, baik kemo, radioterapi, atau terapi2 lain (herbal dll). selain itu mama juga harus mengubah pola hidup secara total dengan menjalani pola hidup sehat baik jiwa maupun raga, dan ini cakupannya luas sekali. silakan baca artikel-artikel di rumahkanker.com untuk keterangan yang lebih jelas, ya!
Ass..
sekedar info bagi pengidap kanker..
bagi pengidap kanker silahkan coba terapi herbal menggunakan daun sirsak karna byk hasil penelitian dr brbagai lembaga penelitian yg menyatakan bahwa daun sirsak 10.000 lebih ampuh dari kemotrapi dalam menyerang sel kanker namun tidak mmberi efek samping seperti kemotrapi…
caranya : rebus 10 lbr daun sirsak dlm 3 gelas air menjadi 1 gelas, minum 2 kali sehari..sebaiknya d minum tdk lebih dari 12 jam sejak d rebus agar efekny lebih baik..apabila anda pengidap kanker maka setelah 2 hari s/d 3 hari efeknya pada tubuh anda akan terasa nyeri n panas namun itulah itulh efek dari pengobatan, namun setelah 4 hari dan selanjutnya akan tidak terasa lagi..byklah brbuat baik n brdoa prtolongan dr ALLAH SWT & smoga ALLAH mmbantu kita, Amin…smoga bermanfaat & selamat mncoba,WSLM…
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)