Cerita Sejenis:

Sudah 14 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
Ani menanggapi pada tanggal September 10th, 2009 jam 5:25 pm

Dear Deeean…
Saya cukup perihatin dengan kondisi papamu, tapi saya ingin yakinkan dirimu, bahwa peristiwa yang sedang kamu alami adalah LADANG IBADAH yang luar biasa. Saya yakin, para malaikat mencatat semuanya. Kesabaranmu, pengndalian emosimu dan ketulusanmu akan mendapatkan point prioritas dari Tuhan. Jangan menyerah Deean…nanti ada hikmah yang akan kamu dapatkan. PASTI…
Untuk menghadapi papa….
1. Coba diskusikan dengan pastur atau siapa yang memiliki kompetensi secara agama untuk menyadarkannya. Datangkan mereka ke rumah…jika papa tidak berkenan, Deean bisa mengatakan bahwa kunjungan mereka adalah kunjungan pelayanan,bukan atas permintaan siapapun.
2. Deean…sesekali kamu harus refreshing…tarik nafas sejenak, karena kondisimu sedang hamil, jika terus menerus stress, kasihan janinnya.
3. Coba hubungi CISC di Jakarta, kontak Bu Yuniko atau Bu Sri,0816822868,teman-teman di Bogor juga ada, mereka dengan rela hati akan mengadakan kunjungan mendatangi pasien yang sedang membutuhkan dukungan secara GRATIS.Mereka adalah survivor dan keluarganya. Deaan bisa curhat dengan mereka lewat telfon atau ketemu langsung.
Ok Deean, kamu juga perlu untuk lebih ikhlas dan menenangkan diri serta lebih ditambah sabarnya…
Doa kami menyertai…..

mygif
Menur menanggapi pada tanggal September 10th, 2009 jam 7:45 pm

Deean,
Menghadapi orang, khususnya dengan penyakit kanker memang tidak semudah yang kita bayangkan. kita harus tahu, bukan hanya fisik mereka saja yang sakit, namun banyak tekanan psikis yang membuat emosi mereka cenderung tidak stabil, malah kebanyakan menjadi sangat sensitive (seperti ayah Deean). saya memang bukan penderita kanker, tapi kalau boleh berpendapat, cobalah ajak Ayah Deean untuk bergabung dengan Yayasan pemeduli kanker (seperti YKI, atau yayasan pemerhati lainnya- maaf saya kurang hapal). komunitas ini biasanya memang diperuntukkan bagi para penderita kanker yang membutuhkan motivasi. mangapa saya bilang begitu?? karena tidak sedikit loh pasien-pasien kanker yang kondisinya jauh lebih buruk dari bapak Deean, namun berkat dukungan moril dari para relawan kanker, semangat mereka muncul kembali dan itu sangatlah membantu mereka dalam menumpas penyakit menyebalkan ini. selain itu, Bapak Deean juga bisa sharing dengan sesama penderita kanker ataupun para mantan penderita kanker yang sudah sembuh dari penyakit ini. singkatnya, berbagi pengalaman dan motivasi merupakan salah satu kunci penderita kanker untuk survive dan melupakan sejenak tentang penyakitnya.
buat bapak Deean, saya harapkan yang terbaik selalu untuk kesembuhan Bapak. semoga saran saya dapat sedikit bermanfaat untuk Deean dan keluarga. tetap semangat dan selalu berpikir positif. “bukan kanker yang akan mengalahkan kita tetapi kitalah yang akan mengalahkan kanker”…

mygif
Andre Laksono menanggapi pada tanggal September 10th, 2009 jam 10:48 pm

Dear Deaan…
Kekuatan doa spt sharing mba Titah http://blog.rumahkanker.com/2008/06/kesembuhan/kekuatan-maaf/
dan cerita nyata di http://www.cerita-kristen.com/joomla/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=86 sangatlah luar biasa..

Menurut saya hal utama dan pertama dlm menangani kanker adalah kehidupan religi/spiritual, pikiran/sikap mental yg positif/menerima/murah hati/pemaaf, tdk stress/terlalu capek, doing sport/relaksasi, dan makan minum/diet sehat..

Semoga Sharing mba Tita/ cerita nyata di diatas dpt menginspirasi Deaann dan papa Deann..
Salam,
Andre

mygif
Andre Laksono menanggapi pada tanggal September 11th, 2009 jam 9:19 am

Deaan..Ttg kegalauan Deaan pada Papa Deaan akan harta duniawi, 3 hari yl saya beli buku rohani bagus berjudul “Kata-Kata Pedas Bernas” ditulis oleh Surip Stanislaus OFMCap yg salah satunya membahas Sabda Allah “Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum drpd seorang kaya masuk ke dlm kerajaan Allah” ( Mrk 10:25// Mat 19:24// Luk 18:25 ) yg diuraikan oleh penulis secara pas,mengena, menjadikan kita sadar ttg iman,keduniawian..
Semoga buku tsb bisa menjadi inspirasi bagi Deaan dan Papa Deaan..
Salam,
Andre

mygif
Titah menanggapi pada tanggal September 11th, 2009 jam 1:57 pm

Dear Deean,
Saya mengerti perasaan Deean, memang begitu banyak persoalan-persoalan pelik yang menyertai kehadiran kanker. Bukan hanya butuh pengobatan, tapi kanker benar-benar mengubah seseorang (dan keluarga/lingkungannya) secara fisik, psikologis, ekonomis, sosial, dan juga spiritual.

Tentang papa Deean yang tidak mau ke gereja karena takut jatuh, menurut saya itu bukan alasan yang mengada-ada. Karena fisik orang yang terkena kanker kebanyakan sangat merosot. Deean sendiri menulis papa sering sesak nafas, jatuh, kehilangan keseimbangan, kan? Jadi lebih baik seperti yang dianjurkan Ani saja, coba undang pemuka agama atau teman-teman gerejanya untuk berkunjung ke rumah. Kalaupun papa menolak diingatkan untuk mendekatkan diri pada Tuhan, untuk sementara biarkan dulu. Mungkin papa sedang mengalami depresi pada fase “marah”; pada fase ini papa akan marah pada siapa saja, baik pada dirinya sendiri, pada keluarganya, pada dokter, maupun pada Tuhan. Fase ini pasti akan lewat kok… Kalau papa bisa mengeluarkan kemarahan-kemarahannya dan ada yang bisa mendengarkan/menampungnya secara bijak, papa akan lebih cepat keluar dari fase ini.

Menurut saya, menghadapi hal yang sulit ini Deean jangan terbawa marah. Deean tahu tidak, kalau tanpa kita sadari batin kita itu sesungguhnya berkomunikasi dengan batin-batin lainnya? Jadi, batin Deean diam-diam berkomunikasi dengan batin papa. Kalau Deean memendam kemarahan dalam hati, tanpa Deean keluarkan pun sinyal kemarahan itu ditangkap dan direspons oleh batin papa. Apa yang terjadi? Ya sikap papa yang sulit didekati dan diajak bicara itu.

So, coba ubahlah rasa marah itu dengan rasa kasih sayang dan kelembutan hati. Lihatlah lagi, tidakkah tubuh tua yang lemah dan sakit-sakitan itu dulu adalah tubuh tempat kamu bergelayut manja dan merawat kamu penuh kasih sayang ketika kamu masih kecil dan begitu merepotkan? Ingat-ingatlah lagi, tidak pernahkah kamu dulu mengabaikan kata-katanya; dan siapa yang mencukupi segala kebutuhanmu ketika kamu belum dewasa?

Saya yakin, kalau batin Deean penuh kasih dan lembut terhadap papa, batin papa dapat menangkap dan merespon getar kasih itu. Papa pasti akan lebih lembut dan mudah didekati. Tentunya sambil Deean terus berdoa semoga Tuhan mengampuni papa, melembutkan dan membuka hati papa untuk menerima hal-hal yang baik bagi dirinya.

Dalam suasana yang penuh kasih, papa pasti bisa diajak bicara mengenai apa pun. Deean bisa berterus terang kalau Deean dan adik sudah mengalami kesulitan keuangan, sambil menanyakan apa rencana papa dengan uang tabungannya (kok tidak boleh digunakan untuk pengobatan. Siapa tahu papa memang punya rencana yang lebih penting?). Tapi inget ya, membicarakan hal ini harus dalam suasana yang penuh kasih, pengertian, lembut, dan hati-hati. Jangan ada pemaksaan-pemaksaan.

Saya mengerti kamu penat sekali menghadapi situasi ini. Maka sekali waktu keluarlah dari situasi ini, mungkin dengan jalan-jalan sama teman, renang, pergi ke spa, atau melakukan apa pun yang kamu sukai; kemudian kembalilah ke rumah dengan pikiran dan perasaan yang lebih segar. Seberat-beratnya situasi yang Deean pikul, masih lebih berat situasi yang papa hadapi. Tidak percaya? Coba aja tanya dirimu sendiri, mau tidak “bertukar tempat” dengan papa? Tidak kan?

So, tetap semangat ya Deean. Kamu bisa kok mengatasi masalah ini dengan baik. :)

mygif
d3121i86@yahoo.com menanggapi pada tanggal September 12th, 2009 jam 12:05 am

Dear deaan,,

Saat Tuhan menjawab doamu, Dia menambah Imanmu
Saat Tuhan menjawab belum doamu, Dia menambah kesabaranmu
Saat Tuhan menjawab doamu, dan tak sprti keinginanmu
Dia memilih yang terbaik untukmu,
Tetaplah berdoa, karena berdoa menjadi penghubung antara kita dengan Sang Pencipta……

mygif
ocekojiro menanggapi pada tanggal September 13th, 2009 jam 10:45 pm

dear deean.
saya survivor cml.
sudah lima tahun hidup dengan leukemia.
saya beritahukan sebuah rahasia pengobatan saya
dan gratis. kunjungi :
http://ocekojiro.wordpress.com/my-secret-teraphy/
trimakasih

mygif
eduardus adu menanggapi pada tanggal September 14th, 2009 jam 9:46 pm

teman..
aku juga mengalami hal yang sama sekarang..Bapakku mengalami kanker lidah udah nggak tahu lagi mau buat udah menghabiskan uang banyak..tapi tak ada perubahan..hanya pasrah saja pasa tuhan yesus..moga dia memberikan kekuatan baut kamu dan aku juga

mygif
wiwien menanggapi pada tanggal September 26th, 2009 jam 12:13 pm

teman…
menjaga dan merawat orang tua yang kena kanker memang bukan hal yang mudah, bahkan akan menjadi sangat sulit ketika kita diujung putus asa, dan ujungnya yang kita tahu adalah kembali pada-Nya…saya melewatinya dengan ibu saya yang terkena kanker ovarium bertahan selama 2 tahun, ibu saya meninggal 20 maret 2009 setelah melewati pengobatan yang panjang, melelahkan dan memakan biaya yang tidak sedikit…satu hikmah yang bisa saya petik dan ingin saya bagikan pada teman…jangan pernah menyerah, terus bertahan, jadikan itu semua sebagai ladang ibadah dan bakti kita kepada orang tua, karena akan jauh…jauh lebih indah ketika kita masih bersama orang tua meski sakit daripada kita kehilangan mereka…saya bersyukur masih bisa menemani ibu saya diakhir hidupnya, melihat ibu saya pergi dengan tenang dan tanpa melihat rasa sakit yang sudah lama diderita…

mygif
elisa menanggapi pada tanggal October 17th, 2009 jam 10:00 pm

dear dean
aku tahu itu pasti cobaan yang berat banget buat kamu, aku hanya memberikan saran, berdoalah supays pspamu dilembutkan hatinya, supaya Tuhan menjamah papamu, dan pasti tetaplah berdoa dan percaya pada rencana-Nya, Tuhan pasti tidak akan memberikan cobaan melebihi kekuatan umat-Nya, malah dia akan membantu menguatkan kita dan dari kejadian ini tersisip rencana Tuhan yang paling indah yang kita tidak ketahui, percayalah dan imanilah….

mygif
M,Taufik menanggapi pada tanggal October 21st, 2009 jam 9:39 pm

Tak usah sedih,bimbang dan takut, jika sesuatu urusan kita tak mampu untuk mengurusnya, maka serahakan saja pada yang Maha Pengurus, tapi jangan pasrah dan berputus asa,dunia ini hanya tempat bermain-main saja,ngak lama koq yang paling lama tak sampai 125 th ananda kami hanya bermain selama 11 th 4 bulan dengan kanker dibatang otak ia menghadap Illahi pada tgl 19 Oktober 2009 Namanya Maulana Mahendra Haq lahir 29 Juni 1998, sekarang istri saya juga udah bisa nerima .sedih tak perlu dibuang, air mata tak perlu ditahan , kehidupan harus tetap berjalan Allah telah memberikan deposito kepada keluarga kami ..Alhamdulillah….innalillahhi wainallillahi rajiun , dua kalimat yang mestinya kita satukan dalam setiap cobaan . jadi intinya mbak Dean jangan berprasanka buruk pada Tuhan.yakinlah bumi ini kecil kalau ngak percaya lihat aja dari bulan,apalagi kita yang melata diatasnya………sedih tetap sedih..duka tetap duka tapi sedih dan duka bukanlah sesuatu yang buruk sebaliknya gembira belum tentu sesuatu yang indah . mari tetap Sujud padaNYA

mygif
deni prasetyo menanggapi pada tanggal October 23rd, 2009 jam 10:10 pm

Innalillahi wa innaillaihi rajiun,, Yang sabar yapak, saya turut berduka cita. Smoga arwah anak bapak M.Taufik diterima disisi-Nya. Amin

mygif
Peni Saraswara menanggapi pada tanggal January 15th, 2010 jam 5:45 pm

Dear Dean..mungkin saya tidak bisa membantu apa2. Saya hanya ingin mencoba membantu menguatkan…disetiap yg diberikan oleh Tuhan selalu ada rencana baik di belakangnya…jadi bersabarlah selalu.
percayalah Tuhan punya rencana baik & indah untuk Dean sekeluarga pada waktunya rencana itu akan jadi nyata. tetep semangat ya Dean.

mygif
bowo menanggapi pada tanggal February 1st, 2010 jam 10:17 am

Sejak 5 tahun lalu, LGK atau CML telah ada obatnya.
Glivec atau GLEEVEC terbukti ampuh dapat menyembuhkan leukemia (LGK) sekitar 13% penderitanya dan selebihnya tetap tidak bisa bertahan karena kerasnya obat jenis ini.
Mahalnya obat ini juga bisa membuat penderita leukemia (LGK) mati berdiri, bayangkan harga sebutir glivec berkisar antara 220.000 hingga 260.000 Rupiah perbutir, padahal seorang penderita LGK bisa mengkonsumsi 6-8 butir glivek dalam sehari.
Obat yang digunakan bagi penderita LGK sebelumnya adalah HYDREA, namun sulitnya mendapat hydrea di jakarta dan seluruh indonesia membuat para penderita LGK bergelimpangan.

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)