Saya Ning, ingin berbagi cerita dan meminta info untuk penyembuhan sakit kakak saya. Berawal dari batuk yang berkepanjangan pada kakak saya, selanjutnya dokter mengatakan kakak saya terkena tbc. Paru-paru kanan kakak saya mengelaurakan cairan. Awalnya disedot hingga 1,9 liter, kemudian dilakukan serangkaian tindakan berupa bronkoskopi, CT Scan, terakhir pelioroskopi. Diagnosa ditegakkan bahwa kakak saya menderita Kanker Paru stadium akhir (IV) jenis adenokarsinoma tipe NSLC. Dokter mengatakan usia hidup kakak saya tinggal 6 bulan lagi. Selama 1,5 bulan kakak saya dirawat dengan terpasang wsd di paru-paru kanannya. Karena sdh tidah tahan di rs, kakak saya meminta pulang paksa untuk dirawat di rumah, namun didampingi oleh perawat dari rs yang tiap hari berkunjung ke rmh.
Saya membaca beberapa artikel ada beberapa jenis obat yang disarankan untuk pasien kanker paru stadium akhir seperti iressa, nirmotuzumab, namun karena biaya yang cukup tinggi dan efektifitas obat belum semuanya terbukti. Ada lagi obat yaitu ernotlib, hanya efek samping yang luar biasa dibanding kanker walaupun ini jenis targeted therapy. Atas saran temen2 saya mendapat info ada therapi berupa TACI yang dilakukan di RS Gading Pluit, berupa metode pengikatan sel kanker dengan cara cateterisasi dimana obat kemo disemprotkan langsung ke pusat kanker, tindakannya tidak memakan waktu lama, dan hanya perlu dirawat di rs selama kurang lebih 3 hari, hanya biaya yang relatif tinggi. Saya mencoba melakukan metode ini dengan harapan penyebaran sel kanker dapat dilokalisir dan dimatikan… karena kakak saya tidak sanggup menjalani kemo ataupun radiotherapy. Saat ini paru-paru kakak saya sdh tidak lagi mengeluarkan cairan. Setelah di-TACI dilakukan kemo intra pleural…saya lihat cukup efektif. Hanya saja menurut dokter Taci tidak bisa dilakukan sekali, mesti 2- 3 kali….
Saya bingung karena biaya yang cukup besar, dan biaya perawatan kakak yang harus ditanggung sendiri…. Saat ini juga sedang dilakukan teraphy obat herbal sebagai pendamping medis, selain obat2 yang diberikan dokter. Hanya saja batuk kakak saya masih terus walaupun kadang sedikit berkurang. Apabila diperlukan saya memberikan ventolin expectorat untuk melegakan nafasnya.
Trus saya pernah dengar keladi tikus itu bisa berguna.. sampai dimana efektifitasnya? Saat ini saya juga mau mencoba memberikan jus buah merah yang dikirimkan dari Jayapura. Saya baca khasiat buah merah ini bagus untuk orang penderita kanker.
Saya menyerahkan semua kepada Allah SWT, karena Dia yang Maha Penyembuh dari segala penyakit. Kondisi kakak saya saat ini berat badannya turun cukup drastis, hanya setelah di-TACI saya liat nafsu makan lumayan bagus, hanya yang bersangkutan mengalami dygsia atau kesulitan menelan. Untuk diet vegetarian saya tidak lakukan… karena tanpa dietpun makannya sedikit apalagi dibatasi.
Saya ingin memberikan pengobatan yang terbaik u kakak saya. Saya berharap dapat masukan dari teman-teman yang mungkin mengalami masalah yang sama, semoga informasi tsb dapat membantu saya mencari solusi dari kondisi yang dialami kakak saya. Terima kasih sebelumnya.

Cerita Sejenis:
Sudah 4 sahabat yang menanggapi
Dear Ning,
Luar biasa upaya yang anda lakukan untuk kakak. Segala upaya anda lakukan, walaupun biayanya sangat besar. Tapi sayang ya nafsu makannya tidak terlalu bagus dan mengalami kesulitan menelan pula. Padahal diet itu besar lo pengaruhnya untuk efektivitas pengobatan. Beberapa jenis makanan dapat menyuburkan kanker, sebaliknya jenis-jenis yang lain bisa menghambat kanker. Apa gunanya pengobatan yang mahal kalau pada saat yang sama kita “memupuk” sel-sel kanker dengan makanan yang tidak tepat? Sorry ya Ning…
Semoga kakak anda segera mengalami perbaikan yang signifikan, dan anda sendiri diberi rejeki yang cukup untuk membiayai pengobatannya. Tetap semangat ya, jangan terpengaruh oleh ramalan dokter ttg perkiraan usia kakak anda. Dokter toh bukan Tuhan.
Dear ning, papa sy jg divonis kanker paru2 stadium 4, hari ini, sy baru diberitahu dokter kl papa sy sudah stadium4, malah dr paru2 menjalar ke hati dan ginjal… padahal pp sy ini gk ada gejala sama sekali…
kata dokter, selama thn jd dokter, kali ini kasus yg apling janggal, krna kanker nya tumbuuh di luar ginjal, sehingga gk ada gejala sama sekali… kl misal didalam ginjal, mgkin bisa tau gejala nya…
saat ini, sy belum melakukan apa2, sy shock, bagaimana seharus nya yg saya lakukan? sy anank 1 1 nya, keluarga kecil, ibu, ayah dan sy… sy ingin tau apa manfaat keladi tikus.. apa yg harus dilakukan.. mohon saran…
apa stadium 4 sudah tdk ada kemungkinana sembuh??? sokter menyarankan kemoterapi, tp sy belom tanya biaya nya, apa bisa digambarkan berapa biaya nya?
mohon doa, semoga pp sy bisa sembuh dr kanker, karena semua kuasa Tuhan…
Dear Ning,
Saya Yanti, saya divonis kanker paru stadium 4 meta hepar (sama dg kakak anda) dan otak. Saya menjalani kemoterapi 7x dan radioterapi 10x. Alhamdulillah metastase ke otak saat ini sdh hilang melalui pengobatan radioterapi. Setelah 3 bulan dari kemo siklus 1 saya cek up, ternyata terjadi malignancy pada paru saya (=kambuh/banyak lagi nodul2 kecil kanker). Saat ini saya diberi pilihan untuk melakukan terapi kemo atau minum iressa.
Saya mo’ tanya bagaimana efektifitas TACI? berapa biayanya per sesi?
Smoga Allah SWT memberikan kesembuhan pada kakak anda dan juga saya. Amiin
berapa biaya TACInya mba ning? ma2 saya sama NSLC pdhl ma2 sy ga merokok, bingung jg awal terdeteksi, pas dijkt 1 rs pun ga ada yg bisa deteksi, ktmnya di rs penang krn abis ct scan ada cairan disedot baru diperiksa baru ktauan.
kalo sdh dpt info ttg penyakit tlg dshare bareng ya mba tq. SMoga Tuhan m’brikan mujizat ya bagi kel. kita smua amiin. salam knal
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)