Cerita Sejenis:

Sudah 15 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
budiono menanggapi pada tanggal January 10th, 2010 jam 5:17 am

apakah sudah menghubungi RSUD dr.Soetomo Surabaya? sebagai RS terbesar di Indonesia Timur mungkin ada bagian tulang

mygif
Titah menanggapi pada tanggal January 10th, 2010 jam 7:53 pm

Dear Saefudin,
Anda bisa bertanya lebih jelas pada dokter yang merawat saudara anda, mengenai memungkinkan-tidaknya operasi penggantian tulang; apa saja prosedurnya, dan di mana operasi bisa dilakukan. Sekedar gambaran samar, saudara teman saya pernah akan melakukan operasi penggantian tulang di RS Dr. Soetomo (Surabaya), ternyata tulang penggantinya harus diimpor dari India. Harga tulangnya Rp 40 juta (tulang kaki), sudah dipesan, tapi entah karena masalah apa ternyata tulang tersebut tidak dapat didatangkan ke Indonesia.

Sangat bisa dimengerti kalau saran amputasi membuat shock, namun perlu dipertimbangkan dengan tenang untung-ruginya melakukan amputasi atau tidak. Kaum ibu banyak yang terselamatkan nyawanya setelah merelakan payudaranya yang terkena kanker diangkat seluruhnya. Ibu-ibu yang berani itu berprinsip: untuk apa mempertahankan payudara yang berpenyakit kalau beresiko kehilangan nyawa? Bagi mereka kelanjutan hidup mendampingi keluarga lebih berharga daripada mempertahankan kelengkapan payudara. Mohon maaf kalau analoginya kurang tepat, saya doakan saudara Anda dimudahkan Allah untuk mendapatkan kesembuhan, amin…

mygif
Omri menanggapi pada tanggal January 19th, 2010 jam 1:52 pm

Bung Saefudin, menurut saya, amputasi tulang tidak pernah akan menyelesaikan masalahnya. Transplant yang anda maksudkan juga kurang jelas untuk apa? Apakah maksudnya setelah diamputasi kemudian dicangkokkan tulang baru disana, atau hanya ditransplant sebahagian dari tulang? Kalau sudah diamputasi, nantinya pasien perlu menggunakan protese. Untuk penyembuhan dunia kedokteran orthodox, menurut pengalaman saya hanya begitulah caranya. cara lain, akan disebut alternatif dan anda bisa mencari terapi apa yang cocok dengan keyakinan anda, sebab ada sekitar 150 macam terapi kanker sekarang ini yang masih berkiblat pada ilmu pengetahuan[kedokteran].
Salam

mygif
unie menanggapi pada tanggal February 25th, 2010 jam 3:13 pm

sebaik nya ikuiti saja anjuran dr
karena saya memiliki pengalaman ibu kandung saya yang terkena kanker,,hal yg terbaik adlh amputasi karena dgn cra itu qt tetap dapt melihat senyum saudara kita lagi,tanpa ras sakit.dgn diamputasi tdk menutup kemungkinan dpt d tolg dgn kaki atw tangan palsu

mygif
Beni menanggapi pada tanggal March 8th, 2010 jam 5:06 pm

Saat ini saya juga mengalami hal yang kurang lebih sama dengan saudara kandung saudara Bung Saefuddin, walaupun belum final tetapi sangat berat untuk saya memikirkan akan kehilangan 1 kaki.
Bung Saefuddin, bolehkah berbagi dengan saudra anda, mengingat kami punya penyakit yang sama.
Terima kasih.

mygif
indra paula menanggapi pada tanggal April 19th, 2010 jam 1:42 pm

hai bung saefudin n bung beni..sedikit saya jelaskan,bahwa untuk penyakit cancer (100 jenis +)operasi/amputasi bkanlah suatu penyelesaian yang baik,setelah operasi masih banyak yang harus dipertimbangkan physick n phycisx.hare gene masih operasi..wah..sepengetahuan saya mestastasis,proliferasi pd cancer gak bisa dioperasi,bisax hanya di inhibise/blokir termasuk agen2 inflamasix/peradanganx.kalau boleh tau sy mo tanya..apa sdh diambil sum2 tlg blkang?

mygif
Beni menanggapi pada tanggal April 20th, 2010 jam 5:45 pm

Bung Indra, mungkin operasi/amputasi bukan solusi, tapi yang ditawarakan dokter. Kalau boleh bertanya, diambil sumsum tulang untuk pemeriksaan apa ya bung?
Terima kasih.

mygif
indra paula menanggapi pada tanggal April 26th, 2010 jam 1:47 pm

BMP-trop 5 n Blas dilakukan di medis dg melakukan pgeboran tlang blkang untk memeriksa sumsumx,gunax tuk mengetahui sjauhmana kanker merusak tlang n metastasisx.tuk blas digunakan tuk mengetahui tingkat kekuatan osteoblasx.ada 2 mtod BMP-TROP 5;1,hasil analisa saja,2,hasil analisa dg angka.yang ke 1;digunakan conventional mds .2;biasax digunakan modern medis/NATUROPATHY Mds digunakan juga sebagai tolokukur terapi,baik dg pharmasertikal,nutrasertikal terapi lainx,bila angka2 tsb cndrung trun maka terapi tersebut baik tuk ditindaklanjuti nbila naik g a g a l.prosedur ini jg dilakukan pd penderita leukemia.KANKER brhub dg IMPLIKASI KLINIK suatu penyakit keganasan/sel2 kanker yg ganas bermetastasis ksluruh tubuh tnpa kcuali mel peredaran darah n mencari tmpat tinggal dimana dia suka,kanker g bisa dioprasi yg dioprasi hanya luka,borokx aja sdgkan proliferasi,metastasisx tak bisa dioprasi..yang lagi dicari mdis n pasien adalah Mr X yang bisa bkrja sbgai INHIBITOR proliferasi n metastasis menghancurkan DNA sel kanker serta precursorx.atau Mr X yang brfungsi sbgai INHIBITOR MUTAGENESIS N KARSINOGENESIS.

mygif
Beni menanggapi pada tanggal April 26th, 2010 jam 2:58 pm

Bung Indra, saya sangat terterik sekali dgn Mr. X ini, bisa cerita lebih lanjut secara detail? saya yakin informasi ini akan sangat berguna bagi para pasien lain.
Terima kasih.

mygif
Ani menanggapi pada tanggal April 27th, 2010 jam 7:04 am

Saya setuju dengan pertimbangan Pak Omri dan Pak Indra. Kanker tidak semata-mata diselesaikan yang terlihat oleh mata saja, namun secara holistik/menyeluruh (maksudnya bukan melalui pengobatan holistik yang dipromosikan lho…namun lebih jauh lagi-bisa kita bahas tersendiri). Selama di yogya saja banyak bertemu pasien kanker tulang yang banyak juga tidak tertolong,dan dari hasil pengamatan saya mereka secara psikis sangat tersiksa dengan amputasi dsb.dsb. Ada satu cerita yang menarik, seorang teman yang sampai saat ini masih bertahan justru karena dia tidak lagi ke dokter. Memang dia masih mengurung diri (tidak mau menemui semua orang selain keluarga kecuali saya he he he he GR),tapi satu hal yang saya salut tentang bagaimana dia memandang kanker yang menggerogoti kakinya.Dia meyakini bahwa dengan diet yang sangat ketat (sekarang enema kopi juga he he he) pelan-pelan dia kelihatan lebih segar dan lebih positif. Dia mengatakan pada saya begini “Ani, nggak di infus artinya juga sembuh kan?” Subhanallah….begitu pandai dia memaknai sembuh, meski dia tahu dokternya sudah mengatakan bahwa dia tidak mungkin sembuh.
Cerita saya ini nyata adanya dan saya ingin kita para penyintas kanker mencoba untuk memandang kanker dari perspektif yang berbeda.Maaf jika komentar saya ini nggak nyambung.

mygif
Andre laksono menanggapi pada tanggal April 28th, 2010 jam 2:03 pm

Dear All..
Kisah Dr. Lorraine Day, 15 years on the faculty of the University of California, San Francisco, School of Medicine as Associate Professor and Vice Chairman of the Department of Orthopedics. She was also Chief of Orthopedic Surgery at San Francisco General Hospital and is recognized world-wide as an AIDS expert yg pernah menjalani lumpektomy utk mengangkat tumornya tetapi dlm waktu singkat tumornya tumbuh agresive kembali dan membesar dlm 3minggu dan akhirnya dia menjalani therapy alami dan menolak therapy medis spt kemo,operasi, radiology kiranya bisa dijadikan referensi bagi kita semua.. klik link
http://www.drday.com/tumor.htm

Salam,
Andre laksono

mygif
JIGA menanggapi pada tanggal February 22nd, 2011 jam 9:41 am

dear all,

adik saya juga mengalami osteosarkoma. pada saat itu kami sudah tidak bisa berbuat apa2 karna sudah stadium lanjut dan amputasi. namun setelah amputasi badan adik saya kesakitan, khususnya di pergelangan tangan sebelah kiri,matanya agak membengkak sebelah kiri, suara hilang dan tenggorokan berlendir sehingga sulit untuk menelan makanan. terkadang keringat dingin sebelah kiri saja. buat teman2, ada saran bagi saya?? dokter mengatakan tidak ada penyakitnya, dan disarankan untuk di biopsi.

mygif
Titah menanggapi pada tanggal February 27th, 2011 jam 11:46 pm

dear JIGA,
dulu lokasi osteosarkoma adiknya di mana? gangguan2 yg kini dialami adikmu (sakit di pergelangan tangan kiri, mata kiri bengkak, suara hilang, tenggorokan berlendir, dsb) kemungkinan disebabkan karena penyebaran kankernya. kalau dokter mengatakan “tidak ada penyakitnya” hmmm… kayaknya perlu cari dokter lain atau alternatif penyembuhan lain deh. jangan putus asa, tetaplah memohon pada Tuhan. :)

mygif
Eddie Boentoro menanggapi pada tanggal May 5th, 2011 jam 2:48 pm

Kalau saya boleh memberikan masukan, sebaiknya diamputasi saja krn apabila tidak dikuatirkan penyebaran ke organ lain, dan itu akan lebih membahayakan si pasien.
Apabila sdh diamputasi kemudian kemotherapy kemungkinan besar perpanjangan hidup lebih lama bahkan bisa sembuh setelah cel cancernya dibuang (amputasi) Saya banyak mendengar dari cerita mereka yg kel.nya menderita kanker tidak stertolong dikarenakan tidak menyadari mengidap kanker tulang atau juga tidak mau di amputasi .
Sayapun mengidap kanker stadium 2B ,dan sudah diamputasi 2 tahun yl. Skrg setelah pemeriksaan rutin selama 2 tahun terutama ctscan bag.paru2, puji Tuhan tidak ada cel2 ganas , bersih. Saya doakan agar kakak dari pak Saefudin diberikan pencerahan dari Tuhan YME untuk memutuskan yg terbaik sesuai rencana Nya . Amin. Jangan takut ,apabila sdh diamputasi beban kita sdh hilang sebagian, tinggal belajar memakai kakai palsu, it,s OK . Saya sdh berusia 62 thn, masih semangat utk melakukan pekerjaan2, sebagaimana biasa . Doa kami sekali lagi Tuhan memberikan kekuatan kepada keluarga . Amin.

mygif
beni menanggapi pada tanggal May 10th, 2011 jam 11:33 am

@Pak Eddie, sekali lagi saya tersentuh oleh cerita bapak mengenai perjalanan dalam pengobatan kanker. Saya sudah mengirim email ke bapak seperti yg bapak berikan di web http://www.kankertulag.com tapi belum ada balasan? saya ingin sekali berbagi cerita dan konsultasi dengan bapak kalo bapak bersedia. Terima kasih.

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)