Bapak saya juni lalu tervonis kanker colom stadium tiga. Sekarang sudah melakukan pengobatan kemoterapi di RS DR Kariadi Semarang, sudah tiga kali proses kemoterapi. Namun pada proses kemoterapi ke-3 ditawari oleh dokter untuk mengunakan alat kesehatan chest-port yaitu semacam lubang di bawah kulit di dada. Infonya cairan tersebut langsung bisa menembus pembuluh vena ke jantung.
Yang ingin saya tanyakan, sudah umumkah pengobatan tersebut? karena beberapa info yang saya terima, jenis pengobatan tersebut sudah banyak digunakan di Singapura dan baru pertama kali digunakan di RS Dr. Kariadi.
Kedua, bagaimana dengan sistem Askes. Karena sebelum pemasangan alat tersebut Askes menyatakan men’cover’ pengobatan. Namun stelah pemasangan tiba2 menolak dengan alasan pemasangan bukan dilakukan oleh ahli yang tepat.
Info yang saya terima dari Askes, pemasangan alat tersebut harus dilakukan oleh ahli bedah kardiovaskuler. Namun, info dari kalangan dokter2, di Semarang hanya dr …… (dr radiologi) yang ahli memasang alat chest-port tersebut. Mungkin ada yang bisa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alat chest-port dan kesulitan pembayaran askes.
NB: Adakah yang bisa berbagai prosedur trik untuk mencari kamar di rg VIP RS Dr. Kariadi karena setiap 2 minggu selalu melakukan kemoterapi di tempat yang sama. Pencarian sudah cukup menyita waktu dan kondisi psikologis.
Terima kasih
Puteri Rosalina


Cerita Sejenis:
Sudah 3 sahabat yang menanggapi
Dear Puteri,
Memang pada pengobatan menggunakan askes ada aturan, prosedur, dan sistem rujukan yang harus dipatuhi semua pihak demi kesinambungan program dan kebaikan seluruh pengguna askes. Hendaknya hal ini dipahami, dan jika ada penggunaan yg di luar aturan tentu harus lapang dada untuk memikul resikonya (membayar sendiri).
Dear Putri.
Saya setuju dengan mbak Titah,,, jika aturannya harus seorang kardiovaskuler yg mengoperasi ya harusnya diterima saja, bukan malah mencari dokter lain yg (katanya2) lebih jago dan hebat.
Juga trik trik untuk mendapat kamar VIP dengan lebih mudah seperti yg ditanyakan putri,,, sungguh pertanyaan itu sangat menyayat hati saya yang berkali kali dirawat dirumah sakit hanya sanggup menempati kelas ‘kambing, bahkan pernah juga dirawat beberapa hari di selasar(lorong) rumahsakit sambil menunggu kamar kelas ekonomi ada yg kosong karena ketika itu lagi musim DBD.
Perlu juga anda tahu,,, orang tua saya juga seorang abdi negara, bahkan pangkatnya sebagai pegawai negeri sudah mentok alias tidak ada lagi kepangkatan yg lebih tinggi diatasnya dan dia berhak mendapatkan askes perawatan kamar VIP, namun berkali kali bapak saya harus menunggu hingga dua hari dua malam tergeletak diruang UGD hanya untuk menunggu kamar KELAS EKONOMI ada yg kosong, hiks…
Mohon maaf jika saya sedikit terbawa emosi, dan semoga ayah anda mendapat anugrah dari Allah berupa kesembuhan, amin.
kok sama ya mb puteri, bpk saya jg br saja operasi tumor colon yg setelah di PA hasilnya stadium 3. bapak jg hrs menjalani kemoterapi tp di sebuah rs swasta di semarang (bapak jg pake askes pns), pengen sharing sm mb putri, boleh tau brp biaya 1x kemo dgn menggunakan askes pns? trimakasih
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)