Dear friends, saya mau berbagi cerita.
Awal kesedihan ini berawal dari February 2011. Ayah saya mengalami sumbatan di otak kiri. Beliau tidak ada masalah fisik, hanya mengalami kesulitan bicara. Jadi dia tau nama barangnya tapi susah untuk menyebutkan apa namanya.
Lalu saya menemui dokter Laskmi Asanti, dan puji Tuhan berangsur2 membaik. Lalu pada bulan Juni 2011,tepatnya tanggal 4 Juni Ayah saya mengalami diare selama 1 minggu dan badannya menguning. Saya bawa beliau ke Rumah sakit, dan direkomendasikan ke RS Medistra Jakarta, dengan Prof. Lesmana. Disana di test, ternyata di temukan adanya tumor ganas di saluran pencernaan
, CA 19 nya sampai di angka 800. Lalu oleh Prof. Lesmana dipasang selang untuk menurunkan kuningnya.
Lalu pada tgl 20 Juni, saya coba test darah lagi dan hasil CA 19 nya sampai di 1800
Sampai saat ini saya belum menceritakan kepada ayah saya mengenai penyakitnya karena takut beliau drop. Saat ini selain minum obat dokter, saya juga memberikan Tahitian Noni, dan obat vitamin lainnya. Saya sangat bingung apa yang harus saya lakukan. Banyak yang menyarankan untuk berobat ke luar negri, tapi saya tidak punya biaya sebanyak itu untuk berobat ke luar. Bahkan di Jakarta pun biayanya sudah mahal. apalagi kalau di luar negri,
Apakah teman2 ada saran? Barangkali ada yang punya pengalaman mengenai tumor saluran pencernaan? Apa bisa bantu sharing dan bisa membantu saya kasi solusi? Thanks friends…
Maya


Cerita Sejenis:
Sudah 4 sahabat yang menanggapi
Hallo Maya
Turut prihatin dengan kondisi ayah anda sebagai penderita kanker prostat metastase saya hanya menyarankan agar anda menghubungi RS kanker untuk terapi paliatif agar bisa mendapat penjelasan lankah langkah yang harus anda lakukan khusunya menerangkan kondisi kesehatan kepada ayah anda. Perlu diingat bahwa memerangi kanker tidak hanya melulu melalui terapi pengobatan akan tetapi kesiapan mental si pasien sendiri juga mempengaruhi. Mudah2an ayah anda dapat menerima dengan ikhlas.
Salam
Aryono
Dear Maya,
Yang penting kendalikan emosi/jiwa Maya dan keluarga dulu. Tenangkan pikiran, tenteramkan perasaan, setelah itu baru pikirkan bersama apa yang akan dilakukan. Pengobatan yang mahal bukan satu-satuya cara untuk sembuh. Tidak sedikit yg sembuh dengan rempah-rempah dari kebun, dengan bersikap ikhlas dan positif, dengan doa, dengan mengubah pola makan, dengan yoga & meditasi, dan banyak lagi cara lain. Tetapi Tuhan merahasiakan cara mana yang akan menjadi jalan kesembuhan bagi ayah Maya dan sahabat2 pejuang kanker lainnya. Mengapa? Karena Tuhan ingin memberikan pengampunan, menambahkan pahala & kemuliaan, lewat setiap ikhtiar yg Maya & keluarga jalani. Itulah rahasianya. So jangan bingung lagi ya Say, jalani dengan sabar. Baca juga artikel-artikel di rumahkanker.com untuk tambahan referensi. Doaku menyertai selalu.
salam pa aryono..saya ingin bertanya,penyakit tumor paru-paru untuk pengobatan menggunakan teh daun sirsak bisa atau tidak?
selain teh daun sirsak, herbal apa aja yg bisa digunakan sebagai alternatif pengobatannya.
mohon jawaban dari pa aryono
permisi mbak Maya, mau nanya, gimana kabar ayah anda sekarang? numpang ngasih saran. untuk mengatasi suatu penyakit baik ringan maupun kronis, ada beberapa cara pengobatan yang bisa digunakan. di antaranya dengan cara pengobatan kimia dan pengobatan herbal. pengobatan herbal tentu membantu dan lebih aman karena lebih alami. tetapi harus didampingi dengan perawatan yang lainnya karena proses alami dari tubuh adalah mengisi asupan nutrisi dan membuang toxic yang ada. dengan begitu regenerasi sel setiap organ akan membantu tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. ini yang dilakukan para ilmuwan yang tergabung dalam Gerson Institute sejak tahun 1977, dan terbukti alhamdulillah mereka berhasil dalam menangani berbagai penyakit. mereka tidak menjual obat atau produk tertentu, tetapi menawarkan cara pengobatan yang bisa dilakukan secara mandiri oleh pasien.
Utk web Gerson institute bisa merujuk ke link ini
http://gerson.org/gerpress/).
semoga bermanfaat.
Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)