Cerita Sejenis:

Baru 1 sahabat yang menanggapi

Subscribe ke thread ini: comment rss or trackback url
mygif
market menanggapi pada tanggal December 6th, 2014 jam 12:04 pm

Awalnya saya menderita sariawan pada sekitar tahun 2009. Setelah diobati pakai albothil,sariawan itu kadang sembuh kemudian timbul lagi. Dan timbulnya sariawan itu tempatnya disitu situ saja. Sampai pada bulan pebruari 2014 saya melakukan biopsi di samarinda pada dokter pathologi. Hasilnya katanya hanya luka menahun. Dan bukan kanker. Saya disarankan cari dokter bedah mulut. Oleh dokter bedah mulut kemudian dianjurkan untuk cabut gigi yang menyebabkan luka dilidah itu. Sampai saya balik ke medan, kemudian 3 buah gigi sebelah kanan saya cabut. Namun karena luka dilidah tak kunjung sembuh, kemudian atas saran seorang teman, kemudian saya berangkat ke Penang untuk mendapatkan second opinion dari dokter disana. Tepatnya bulan April 2014 saya berangkat kesana. Sampai disana saya ke rumah sakit Lam Wah Eee cari Dokter Ng Hee Hu spesialis THT. Disarankan untuk operasi membuang lidah disebelah kanan samping, karena menurut beliau kondisinya dicurigai adalah kanker. Akhirnya sayapun menyetujui untuk dilakukan operasi. Sesudah operasi sampel lidah yang dibuang akan dibawa ke pathologi untuk dicek. Hasilnya sekitar 2 minggu. Sesudah itu saya balik ke Indonesia. Sampai sekitar 2 minggu hasilnya keluar. Saya diberitahu bahwa itu positif SQUAMOUS CELL CARCICOMA atau kanker lidah. Stadium 2. Jadi sebelum dioperasi dokter melakukan ct scan dengan zat contrast pada bagian leher kepala. Didapati adanya bercak pada beberapa kalenjer getah bening pada leher sebelah kanan juga. Sesudah operasi lidah dan hasilnya diketahui adalah kanker, dokter menyarankan agar kalenjer getah bening dileher untuk dioperasi dan dibuang juga. Saya dirujuk ke Kuala Lumpur menemui Proff. Mohammad Rajif Mohammad Yunus seorang ahli bedah kepala dan leher khusus tumor jinak dan ganas pada Hospital university Kebangsaan Malaysia. Namun saya tak percaya karena pada leher tidak nampak pembengkakan. Sampai pada bulan Oktober 2014, tiba tiba leher sebelah kanan bawah timbul benjolan sebesar telur. Saya tahu ini bahaya. Kemudian saya berangkat ke Kuala Lumpur mencari dokter rujukan tadi. Sampai disana saya dianjurkan untuk operasi saja. Sayapun menyetujui. Sesudah operasi, hasilnya sekitar 2 minggu baru diketahui karena harus dibawa kebagian pathology. Sesudah 2 minggu saya diberitahu hasilnya adalah memang metastetis dari kanker lidah saya atau penyebaran kekalenjer getah bening. Saya disarankan untuk mencari dokter onkologi untuk dilakukan penyinaran membasmi sisa sel kanker yang tak terangkat pada saat operasi. Sesudah sebulan akhirnya saya berangkat ke Penang lagi untuk mencari dokter onkologi. Sampai disana atas saran teman disana saya menemui Dokter Zaatar yang praktek di rumah sakit Gleanegles. Sesudah jumpa dokter, saya disarankan untuk dilakukan radiotherapy sebanyak 27 kali dibagian leher dan lidah dan chemo ringan mendampingi penyinaran sebanyak 4 kali setiap minggu. Saya baru selesai menjalani itu semua. Diberitahu untuk cek sebulan lagi. Demikian pengalaman saya semoga dapat membantu teman teman. Untuk berbagi beban dapat menghubungi saya di nomor 085272388890.

Silakan menanggapi:
(Tanggapan anda akan dimoderasi.)

 Nama (*wajib diisi)

 Alamat Email (*dirahasiakan)

 Website (*optional)