Ini merupakan cobaan yang sangat sulit secara manusia utk kami hadapi, karena orang tua saya keduanya tervonis kanker pada saat yang bersamaan.
Awalnya ayah saya (H. Sianipar) mengalami gangguan di bagian mulut (rahang atas yang menonjol) sejak 2 thn lalu, tp krn ketidaktahuan kami hanya berobat ke dokter gigi tp tdk pernah jelas & tuntas penanganannya. Shg kemudian diangkat di RSPAD bulan Des’09. Namun krn informasi yg kami terima tdk jlas (tanpa hsl PA yg dijlaskan lgs dsrh sinar saja), kami priksakan ulang di RS penang-malaysia jan’10, skrg sdg dlm prwtn radiasi. krn tiba2 dlm perjalanan wkt smakin membesar kembali, skrg ada prbhn rawatan dgn dtambah kemo disana (info 2/03-2010).
Sedangkan ibu saya (Marthalena Siahaan) ketika ct scan di penang ada cairan di paru2, yg slama ini sjak bln mei dkluhkan suka ada serangan spt sulit bernafas (tp bkn sesak nafas lho), yg dlm 5 menit berangsur hilang dan kambuhnya bisa 2-3 bulan sekali saja. sdh dpriksakan di bbrp RS jkt tdk ada petunjuk yg berarti. baru di penang disedot dan diperiksa ternyata divonis Non sel Lung Cancer diagnosa ganas dan stadium lanjut krn sdh berdifusi pada paru, dan sulit dibiopsi benjolannya krn dkt ke jantung. Skrg sdh menjalani 2A (ke-3x) kemotrapi dgn obat Gemzar dan Carboplatyn dgn dr. Noorwaty di RSKD.
