Saat ini kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan kanker dengan penderita terbanyak di Indonesia. Kanker ini jarang ditemukan pada stadium dini, kecuali jika kita rutin melakukan pap smear. Padahal seperti kita tahu, kanker jenis apa pun semakin dini diketahui akan semakin mudah diobati.
Namun, sedini apa pun, biaya pengobatan kanker tidak pernah murah. Selalu dibutuhkan uang berjuta-juta, berpuluh-puluh juta, bahkan beratus-ratus juta juta rupiah, tergantung jenis pengobatan yang dipilih. Taruhlah ada yang memilih pengobatan gratis dengan menggunakan fasilitas Jamkesmas dari pemerintah, tetap saja pengobatan kanker itu mahal. Hanya, pemerintahlah yang menanggung beban biaya itu.
Sesungguhnya yang paling murah tetaplah upaya preventif. Namun, bisakah kanker dicegah? Bisa! Terutama kanker serviks yang sering juga disebut kanker mulut rahim. Ingin tahu bagaimana caranya?


