peduli, berbagi, saling mendampingi
14
Feb
21
Jan
Dalam rangka hari jadi PPKS ke-1, melalui kegiatan Xtra Peduli bagi Xtra Perempuan, kami mengundang para perempuan untuk mengikuti Pap Smear Gratis bagi 2.000 perempuan di Jabotabek. Acara pap smear gratis tersebut akan dilaksanakan pada:
Hari : Selasa-Jumat
Tanggal : 26-29 Januari 2010
Pukul : 08.00-15.00 wib
Tempat : 1. YKI Pusat – Jl. Sam Ratulangi no. 35, Menteng, Jakarta Pusat; 2. YKI DKI – Gedung Graha YKI, Jl. Sunter Permai Raya no. 2, Jakarta Utara; 3 YKI Lebak Bulus – Jl. Lebak Bulus Tengah no. 9, Jakarta Selatan
Syarat mengikuti pap smear gratis adalah perempuan sudah menikah/sudah melakukan hubungan seksual yang tidak sedang mengalami haid.
INFO PENTING buat temen2 yang ingin mendaftar (apalagi rombongan) mohon untuk mengisi data2 sbb :
1. Jumlah orang (dilengkapi dengan nama peserta, usia, alamat, telp yang bisa di hub)
2. Pilihan lokasi pap smear (YKI Sunter / YKI Pusat (menteng) / YKI Lebak Bulus)
3. Tanggal ikut pap smear (pilihannya 26 s/d 29 Jan 2010)
Mohon sebarluaskan informasi ini yaaa… agar para perempuan dapat mendeteksi secara dini kanker serviks. Terima kasih.
Rgds,
Krystina Sibuea
9
Jan
Malam sahabat dunia maya. Saya berharap ada yg memberi solusi krn saudara kandung saya terkena osteosarkoma alias kanker tulang. Diagnosa dokter RS memberikan alternatif amputasi. Kami shock dan terkejut sekali. Sehingga kami keberatan dan ingin menempuh cara lain shg tidak dgn amputasi. Saya berharap ada yg memberi masukan kalo mau operasi katakan implant tulang atau rekontruksi tulang tapi jgn sampe amputasi kira-kira harus kemana? Terima kasih.
Saefudin
9
Jan
Beberapa bulan yg lalu (kira2 bulan Juni 2009) Bapak saya mengeluh badan terasa ngga enak. Karena sebelumnya beliau mempunyai gula darah yg tinggi, maka seperti biasa beliau pun melakukan check gula darah di puskesmas terdekat. Dari hasil test itu petugas puskesmas bilang bahwa kadar gula darah bapak masih normal.
Setelah beberapa bulan kondisi badan Bapak saya tidak semakin baik, bahkan beliau sering tiba2 berkeringat dingin (kaya orang demam) saat tidur malam hari. Selain itu juga Bapak sering mengalami mual yg luar biasa. Lagi2 beliau periksa ke puskesmas & mendapat obat maag. Keadaan tidak semakin membaik. Pada bulan September 2009, kira2 pas lebaran Bapak bilang ada bisul di punggungnya, tapi bisul itu tidak juga pecah. Kata orang puskesmas lagi, bisul yg tidak kunjung pecah tsb disebabkan krn Bapak saya punya gula darah yg tinggi. Seiring itu, kaki (lutut) Bapak mulai terasa sakit, bahkan untuk sekedar gerak (di sekitar lutut juga terdapat 2 benjolan).
9
Jan
Saya Ning, ingin berbagi cerita dan meminta info untuk penyembuhan sakit kakak saya. Berawal dari batuk yang berkepanjangan pada kakak saya, selanjutnya dokter mengatakan kakak saya terkena tbc. Paru-paru kanan kakak saya mengelaurakan cairan. Awalnya disedot hingga 1,9 liter, kemudian dilakukan serangkaian tindakan berupa bronkoskopi, CT Scan, terakhir pelioroskopi. Diagnosa ditegakkan bahwa kakak saya menderita Kanker Paru stadium akhir (IV) jenis adenokarsinoma tipe NSLC. Dokter mengatakan usia hidup kakak saya tinggal 6 bulan lagi. Selama 1,5 bulan kakak saya dirawat dengan terpasang wsd di paru-paru kanannya. Karena sdh tidah tahan di rs, kakak saya meminta pulang paksa untuk dirawat di rumah, namun didampingi oleh perawat dari rs yang tiap hari berkunjung ke rmh.
9
Jan
Dear all,
Nama saya Pram 31 th, saya berencana akan menikahi seorang wanita umur 28 th yang divonis kanker payudara stadium 1B semenjak bulan February 2009. Sampai saat ini calon saya tersebut belum menjalani operasi dan hanya melakukan perawatan therapy tradisional menggunakan ramuan. Memang akhir2 ini sudah terlihat kemajuan, tapi kanker itu masih ada.
Pertanyaan saya,
1) apakah calon saya tersebut nantinya boleh hamil & menyusui anak atau tidak?
2) apakah ada perlakuan khusus yang tidak diperbolehkan setelah pernikahan, selain pantang makan-makanan?
3) apakah kanker tersebut nantinya akan menurun pada keturunan nanti?
4) apakah ada pengobatan terbaik selain operasi yg biayanya cukup mahal?
Saya berniat menikahinya dalam beberapa bulan ke depan, mohon bantuan informasinya agar dapat dilakukan penyembuhan dengan segera. Terima kasih..
Pramandhana Aditya Putra
22
Nov
nama saya tyus punya calon istri (Dini) umur 30th, dia sudah pernah 3
kali operasi kista mamae. yang terakhir november 2008, sekarang sudah
ada lagi kistanya.
saya mau tanya:
1. apa calon istri saya bisa kena kanker?
2. dalam keadaan calon istri saya seperti ini, tidak ada orang tua
lagi apa dokter selalu berkata jujur tentang keadaaannya yang dokter
bilang baik2 aja saat konsultasi? karena hasil test dari kista yang di
angkat tidak ganas. saya tanya ke dokternya apa bisa menjadi kanker
dia bilang tidak, apa benar?
3. dokternya bilang kalau nanti sudah menikah akan hilang kistanya,
dan dia menganjurkan pakai KB agar hormonnya stabil, apa
benar? dokternya bilang kistanya muncul terus karena hormon.
saya tidak akan meninggalkan dia, saya akan tetap menikahinya tahun
depan apapun yang terjadi. terimakasih
Saya mempunyai seorang ibu yang saat ini terbaring di rumah sakit. Pada tanggal 5 September 2009 yang lalu, dilakukan operasi pengangkatan kanker payudara sebelah kanan di rumah sakit di Palembang. Sebelum dilakukan operasi tersebut, ibu saya telah menjalani kemoterapi sebanyak 6x dengan selang waktu 3 minggu. Pasca operasi, kondisi ibu saya sebelumnya baik-baik saja walaupun memang secara fisik masih lemah. Setelah kurang lebih satu bulan setengah, kondisi ibu saya makin hari makin menurun. Tangan kiri mengalami stroke ringan, kondisi tubuh hilang keseimbangan, emosi tinggi dan gampang marah, tidak bisa tidur nyenyak dan gelisah. Kami sekeluarga sepakat memeriksakan ibu ke dokter spesialis syaraf (rawat jalan).
29
Oct
Dear Ibu Titah Rahayu,
Salam kenal. Saya Laksmi dari Bali. Usia 30 tahun. Keluarga saya punya riwayat keturunan kanker. Yang ingin saya tanyakan , dapatkah kita melakukan pengecekan adanya bibit kanker sejak dini? Pengecekan apa saja yang harus dilakukan? Mulai umur berapa sebaiknya melakukan pengecekan? Mohon infonya, agar dapat dilakukan pencegahan atau pengobatan sedini mungkin. Terima kasih.
Rgds,
Laksmi
20
Oct
Reach to Recovery Surabaya (RRS) adalah sebuah support group khusus bagi penderita kanker payudara, dengan tujuan memberikan dukungan secara psikologis, emosional, dan informasi bagi para penderita kanker payudara beserta keluarganya, sehingga dapat membuat keputusan yang tepat terkait dengan treatment yang akan dan sedang dilakukan, serta termotivasi untuk dapat sembuh dengan quality of life yang optimal.
Sebagai wujud partisipasinya dalam upaya penanggulangan kanker payudara khususnya di Surabaya, RRS menyelenggarakan beberapa program secara rutin. Antara lain gathering rutin dan diklat (workshop) tahunan bagi para pasien maupun survivor (mantan pasien) kanker payudara, juga masyarakat umum yang concern terhadap kanker payudara.
RRS kembali akan mengadakan workshop:
Waktu : Sabtu-Minggu, 24-25 Oktober 2009
Pukul : 09.00 – 16.00 WIB
Tempat : RS Onkologi Surabaya, Jl. Arif Rahman Hakim 182
Materi:
1. Overview Kanker Payudara (dr. Wiwien Ristanto, SpB)
2. Peran Pemeriksaan Patologi Anatomi dalam Penanganan Kanker Payudara (dr. Sindrawati SpPA)
3. Rehabilitasi Medik Pasca Terapi Kanker Payudara (dr. Indra Tjahjono, SpRM)
4. Kemoterapi (dr. Ami Ashariati, SpPD, KHOM)
5. Radioterapi (dr. Ulinta P. Pasaribu, SpRad (K) Onk
6. Nutrisi Selama Terapi Kanker Payudara (Ludy Andang W, ahli gizi)
7. Aspek Psikologis Pendampingan (Dra. Astrid RS Wiratna, psikolog)
Biaya hanya Rp 60.000 sebagai pengganti hand out, sertifikat, makan siang, serta doorprize. Anda berminat? Segera hubungi Irmaya (031-7046-0500) atau Budiono (0812-1748-941). Tempat sangat terbatas, lho…
Theresia Pangemanan
9
Oct
GRATISSSS…………
Pertemuan support group CISC (Cancer Information & Support Center) Semarang:
Datang yah, smoga yang datang buanyak… jangan lupa doa dan slalu dukung CISC Semarang. Bravo CISC!!!
Naning – CISC Semarang
08122552220
15
Sep
Dengan hormat,
Ibu kami (59 tahun) mempunyai rencana untuk berobat di Rumah Sakit Darmais. Kondisinya ada benjolan dirahang. Statusnya saat ini sudah dioperasi di Rumah Sakit Umum Sukabumi beberapa bulan yang lalu, dan dinyatakan jenis kanker ganas. Berobat jalan dengan dokter spesialis bedah di Sukabumi sudah kami lakukan selama 7 bulan, tetapi tidak ada kemajuan. Selanjutnya dokter menyarankan untuk dilakukan injeksi (kemoterapi ?).
Yang ingin kami tanyakan apabila berobat di Dharmais (kemoterapi ?) adalah :
1. Apakah perlu rawat inap atau bisa rawat jalan?
2. Apabila perlu rawat inap diperlukan berapa hari?
3. Berapa perkiraan total biaya yang diperlukan?
4. Bagaimana prosedurnya? Apakah kami bisa langsung datang ke rumah sakit atau harus membuat janji terlebih dahulu?
5. Sehubungan dengan kemampuan keluarga kami, apakah ada prosedur untuk meminta keringanan biaya?
Demikian kami sampaikan, kami harap dapat memperoleh balasan sesegera mungkin. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Saya,
Yanti Yuniawati
Blog ini ibarat teras samping Rumah Kanker, tempat kita berbincang santai, saling berbagi, saling mendengarkan, saling membantu, dan saling mendukung. Informasi dalam blog ini bukan dimaksudkan sebagai pengganti konsultasi dan nasehat dokter, harap dicerna dan digunakan secara bijaksana.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « May | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||